Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN TENTANG S.T.A.B.L.E PROGRAM PADA BAYI PASCA RESUSITASI Fitriati Sabur; Afriani Afriani
Media Kesehatan Politeknik Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.434

Abstract

Asfiksia merupakan penyebab kematian bayi baru lahir oleh karena perlu perhatian dan penanganan yang efektif dan berkualitas sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan S.T.A.B.L.E Program dalam menangani bayi asfiksia pasca resusitasi yang bertujuan memastikan kondisi bayi dalam keadaan baik selama proses rujukan guna mencegah meningkatnya angka kesakitan dan timbulnya jejas (sequele) akibat asfiksia bayi baru lahir. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan Kampili pada tanggal April s/d Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 44 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Data di analisis menggunakan Uji t Paired test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi di Puskesmas Kampili dan Somba Opu Kab. Gowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi selama proses rujukan guna mencegah meningkatnya angka kesakitan dan timbulnya jejas (sequele) akibat asfiksia bayi baru lahir. Kata kunci: Edukasi, E-Modul, Pengetahuan, Quizizz
PENGETAHUAN TENAGA KESEHATAN TENTANG S.T.A.B.L.E PROGRAM PADA BAYI PASCA RESUSITASI Fitriati Sabur; Afriani Afriani
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.434

Abstract

Asfiksia merupakan penyebab kematian bayi baru lahir oleh karena perlu perhatian dan penanganan yang efektif dan berkualitas sebagai upaya menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menerapkan S.T.A.B.L.E Program dalam menangani bayi asfiksia pasca resusitasi yang bertujuan memastikan kondisi bayi dalam keadaan baik selama proses rujukan guna mencegah meningkatnya angka kesakitan dan timbulnya jejas (sequele) akibat asfiksia bayi baru lahir. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah diketahuinya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre eksperimental dengan one group pretest – posttest. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Somba Opu dan Kampili pada tanggal April s/d Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 44 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Data di analisis menggunakan Uji t Paired test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengetahuan tenaga kesehatan melalui edukasi penggunaan aplikasi E-modul dan quizizz melalui google form tentang S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi di Puskesmas Kampili dan Somba Opu Kab. Gowa dengan nilai p=0,000. Diharapkan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan S.T.A.B.L.E program pada bayi pasca resusitasi selama proses rujukan guna mencegah meningkatnya angka kesakitan dan timbulnya jejas (sequele) akibat asfiksia bayi baru lahir. Kata kunci: Edukasi, E-Modul, Pengetahuan, Quizizz
HUBUNGAN PARITAS DAN PENGETAHUAN TENTANG TEKNIK MENYENDAWAKAN TERHADAP KEJADIAN REGURGITASI PADA BAYI USIA 0-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BELOPA KABUPATEN LUWU Ria Gusniati; Fitriati Sabur; Theresia Limbong; Maria Sonda
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 11 No 1: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v11i1.1604

Abstract

Regurgitasi yang terjadi di Eropa sekitar 60- 80% bayi sehat berusia 0 - 1 bulan mengalami regurgitasi minimal 1 kali dalam sehari. Regurgitasi pada bayi mengalami penurunan 40 -60% di usia 4 – 6 bulan, dan 4 – 5 % di usia 12 bulan keatas. Regurgitasi yang terjadi di Sulawesi 40-60% bayi sehat berumur 4 bulan mengalami regurgitasi sedikitnya satu kali setiap hari dengan volume regurgitasi lebih 5 ml. Frekuensi dan volume regurgitasi berhubungan dengan ketidaknyamanan bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paritas dan pengetahuan tentang teknik menyendawakan terhadap kejadian regurgitasi pada bayi usia 0-12 bulan ibu di wilayah kerja Puskesmas Belopa,kabupaten Luwu tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah study analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi berusia 0-6 bulan, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 31 orang sampel sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pengumpulan data mengguna kan kuesioner yang telah disiapkan kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan hasil tidak terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian regurgitasi pada bayi usia 0 – 6 bulan p-value 0,948 > 0,05 dan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang menyendawakan dengan kejadian regurgitasi pada bayi usia 0 – 6 bulan dengan p-value 0,001 > 0,05.