Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kelayakan Finansial Budidaya Udang Vannamei di Desa Parangtritis, DIY Khusnul Khatimah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.539 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.01.3

Abstract

Pada tahun 2013, terjadi perluasan lahan budidaya udang di Desa Prangtritis hingga saat ini luasnya 6,3 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan kelayakan budidaya udang dengan menggunakan analisis pendapatan, uji NPV, B/Cratio, IRR, dan analisis sensitivitas. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa budidaya udang menghasilkan pendapatan sebesar Rp99.501.439/ha/tahun dan dikatakan layak dijalankan berdasarkan uji kriteria NPV, B/Cratio, dan IRR. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa budidaya udang akan berubah menjadi tidak menguntungkan jika terjadi kenaikan harga pakan 9,26% dan penurunan produksi udang 7,53%. Berdasarkan analisis kelayakan, budidaya udang di Desa Parangtritis bukan merupakan kondisi yang ideal. Hal tersebut terjadi karena berada di wilayah lahan pasir sehingga membutuhkan biaya investasi yang cukup besar
Analisis Pendapatan Dan R/C Ratio Kentang Granola (Solanum tuberosum L.) di Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Siti Mudmainah; Khusnul Khatimah
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v7i2.23711

Abstract

Brebes Regency has a potato-producing center, precisely in Paguyangan Sub-District. The potato variety is a type of granola. Potato is a price that tends to fluctuate, and the cost of production is relatively high, causing the interest of farmers in growing potatoes to decline. The research aimed to determine the income received by potato farmers in the Paguyangan District. The analytical method used is the farm income formula to determine fixed costs, variable costs, revenues, and income. This research was held from June to August 2021. The results showed that the total cost (TC) was IDR86.858.345/ha/MT with details of a fixed price of IDR10.302.875/ha/MT and a variable cost of IDR78.560.1470/ha/MT. The revenue value (TR) of potato farming is IDR225,030,000/ha/MT. Based on the calculation, the income value of potato farming in Paguyangan District is IDR106.016,155/ha/MT.
Strategi Pengembangan Agribisnis Kentang (Solanum tuberosum L.) di Kabupaten Brebes khusnul khatimah; Wahyu Febriyono
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4867

Abstract

Brebes Regency is the third largest potato producer in Central Java. Potatoes have decreased production growth, but the amount of demand is increasing. In fact, the highlands of Brebes Regency have the potential for potatoes agribusiness. The purpose of this study to analyze the internal and external factor, and formulate the development strategy of potatoes agribusiness in Brebes Regency. Respondents consisted of potato farmers, stakeholder, and key person through in-depth interview. The internal and external factor are identified using the IFE and EFE matrix. The combination of it are used as a basis of the preparation of alternative strategies with IE and SWOT matrix by considering stakeholder and key person. The result showed that potatoes agribusiness in Brebes Regency is in a position to grow and build (cell I). The alternative strategies divided into 4 strategic groups; S-O, S-T, W-O, and W-T. The strategic priority is in the S-O strategy.
REKAYASA SOSIAL PADA PROGRAM BANK SAMPAH MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK AKSELERASI EKONOMI SIRKULAR DI DESA KUTAMENDALA KABUPATEN BREBES - JAWA TENGAH Lobes Herdiman; Eksa Rusdiyana; Winarto Winarto; Yusuf Yudhistira; Khusnul Khatimah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.682-702

Abstract

Agar tercipta desa yang bersih sampah perlu dilakukan rekayasa sosial dalam pengelolaan sampah. Rekayasa sosial, mulai proses sosialisasi secara berulang ulang dan konsisten. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah bagaimana mengubah cara pikir dan pandang masyarakat pada masalah sampah melalui rekayasa sosial. PKM ini diharapkan setiap anggota masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama terhadap pengelolaan sampah. Pengelolaan zero waste melalui Bank Sampah Tamara menjadi usaha ekonomi yang bertransformasi menjadi ekonomi sirkular. Daur ulang sampah meliputi reduce, reuse, recycle (3R) dengan memilah sampah dari rumah tangga. Tempat pengolahan sampah (TPS) di Desa Kutamendala Kecamatan Tojong Kabupaten Brebes Jawa Tengah dikelola oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) TPS3R Sapoe Boemi. Daur ulang sampah melalui inovasi teknologi tepat guna menjadi ekonomi sirkular agar lebih praktis dan efisien. Ekonomi sirkular yang holistik dan inklusif memungkinkan masyarakat yang dilibatkan dalam pengelolaan sampah oleh KSM TPS3R Sapoe Boemi dapat mengembangkan bisnis baru dengan memperpendek rantai pasok sampah melalui desentralisasi pemrosesan sampah
Rekayasa Sosial Dan Teknologi Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Sampah Masyarakat Desa Kutamendala Eksa Rusdiyana; Winarto Winarto; Lobes Herdiman; Khusnul Khatimah; Yusuf Yudistira; Randi Adzin Murdiantoro
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.2.2024.209-215

Abstract

Volume sampah yang dihasilkan masyarakat Desa Kutamendala mencapai 1,5 Ton/hari yang berasal dari sampah pemukiman, pasar, dan industri. Meskipun sudah memiliki Tempat Pembuangan Sampah dengan konsep reduce, reuse, dan recycle (TPS3R) namun terdapat kendala akses teknologi untuk pengolahan sampah, sementara kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan sampah juga masih kurang; kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) selaku produsen sampah terbesar masih membakar sampah atau membayar ke tenaga pengepul sampah. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga masyarakat (PKK) untuk memilah sampah dan menyetorkan ke TPS3R, (2) mengintroduksikan teknologi mesin pengolah sampah untuk meningkatkan kapasitas TPS3R, serta (3) keberlanjutan kemitraan TPS3R-PKK dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Kutamendala. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan tahap (1) persiapan, (2) edukasi pengelolaan sampah kepada anggota PKK, (3) Penguatan kapasitas pengurus TPS3R; (4) Introduksi mesin pengolahan sampah; (4) Focus Group Discussion (FGD) penguatan kemitraan; serta (6) Pengembangan jejaring produsen sampah dan pemasar sampah. Berdasarkan program yang telah terlaksana diperoleh hasil: (1) rekayasa sosial melalui penyadaran mitra PKK untuk memanfaatkan sampah sudah terlaksana dengan baik, peningkatan terjadi dari pengetahuan kepada praktek pemanfaatan sampah, (2) telah dintroduksikan 6 mesin yang telah diperasikan untuk mengolah sampah, serta (3) kemitraan PKK (54 RT dan 10 RW) dan TPS3R yang berkelanjutan dalam memanfaatkan sampah.
Rekayasa Sosial Dan Teknologi Untuk Meningkatkan Nilai Ekonomis Sampah Masyarakat Desa Kutamendala Eksa Rusdiyana; Winarto Winarto; Lobes Herdiman; Khusnul Khatimah; Yusuf Yudistira; Randi Adzin Murdiantoro
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.2.2024.209-215

Abstract

Volume sampah yang dihasilkan masyarakat Desa Kutamendala mencapai 1,5 Ton/hari yang berasal dari sampah pemukiman, pasar, dan industri. Meskipun sudah memiliki Tempat Pembuangan Sampah dengan konsep reduce, reuse, dan recycle (TPS3R) namun terdapat kendala akses teknologi untuk pengolahan sampah, sementara kesadaran masyarakat terkait pemanfaatan sampah juga masih kurang; kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) selaku produsen sampah terbesar masih membakar sampah atau membayar ke tenaga pengepul sampah. Berdasarkan latar belakang tersebut, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga masyarakat (PKK) untuk memilah sampah dan menyetorkan ke TPS3R, (2) mengintroduksikan teknologi mesin pengolah sampah untuk meningkatkan kapasitas TPS3R, serta (3) keberlanjutan kemitraan TPS3R-PKK dan masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Kutamendala. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan tahap (1) persiapan, (2) edukasi pengelolaan sampah kepada anggota PKK, (3) Penguatan kapasitas pengurus TPS3R; (4) Introduksi mesin pengolahan sampah; (4) Focus Group Discussion (FGD) penguatan kemitraan; serta (6) Pengembangan jejaring produsen sampah dan pemasar sampah. Berdasarkan program yang telah terlaksana diperoleh hasil: (1) rekayasa sosial melalui penyadaran mitra PKK untuk memanfaatkan sampah sudah terlaksana dengan baik, peningkatan terjadi dari pengetahuan kepada praktek pemanfaatan sampah, (2) telah dintroduksikan 6 mesin yang telah diperasikan untuk mengolah sampah, serta (3) kemitraan PKK (54 RT dan 10 RW) dan TPS3R yang berkelanjutan dalam memanfaatkan sampah.