Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Psikoedukasi Kesiapan Sekolah pada Orang Tua dalam Mempersiapkan Anak untuk Pendidikan Sekolah Dasar Widi Astuti; Dwi Iramadhani; Yara Andita Anastasya; Tri Widia Ningsih; Nurwafi Oktari
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2023
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v2i2.19

Abstract

Permasalahan yang sering muncul ketika anak memasuki sekolah dasar yaitu kemandirian,konsentrasi, masalah relasi sosial, masalahmotivasi, prestasi belajar rendah, tulisan besardan kasar, keliru menulis huruf dan angka,belum lancar membaca, dll, disamping ituterdapat pula masalah yang terkait dengan pola pengasuhan diantaranya mudah marah,memukul dan menyakiti teman.Mitra dalam pengabdian ini adalah TKIT Anak Shalih.Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk memberikanpsikoedukasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan orang tua dalam mempersiapkan anak masuk Sekolah Dasar. Kemudian juga memberikan pengetahuan orang tua mengenai langkah-langkah yang diperlukan untuk mempersiapkan anak masuk Sekolah Dasar. Psikoedukasi nantinya akan diberikan melalui metode ceramah, diskusi dan case study. Dalam penyelesaian masalah bagi mitra dilakukan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari pelaksanaan pengabdian ini yaitu diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai kesiapan sekolah anak. Luaran yang diharapkan dari pengabdian ini adalah publikasi media online, accepted jurnal nasional dan signed dokumen MOU.
Program Pelatihan Building Self Determination Sebagai Upaya Peningkatan Motivasi Pengajaran Anak Berkebutuhan Khusus Pada Guru SDLB di Lhokseumawe Widi Astuti; Dwi Iramadhani; Yara Andita Anastasya; Nurul Afni Sinaga; Altira
Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Gotong Royong (JP3KM) Juni 2024
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/jp3km.v3i2.30

Abstract

Seorang guru SLB dituntut untuk memiliki keterampilan khusus dalam mengajar dikarenakan karakteristik yang dimiliki masing-masing anak berbeda dengan anak normal. Selainitu anak berkebutuhan khusus juga memiliki waktu yang lebih lama dalam memahami suatu pelajaran. Berdasarkan hasil FGD ada beberapa permasalahan yang terjadi(1) tidak semua guru SDLB berlatar belakang pendidikan luar biasa. Ketika guru yang mengajar di Sekolah Luar Biasa tidak berlatarbelakang pendidikan luar biasa, (2) kurang mengetahui karakteristik anak berkebutuhan khusus, (3) kurangnya motivasi internal dalam mengajar dan mendidik. Dengan permasalahan tersebut, maka penulis memiliki solusi meningkatkan motivasi pengajaran dengan program building self determination. Program building self determination memiliki tujuan untuk membentuk motivasi internal. Ryan & Deci (2017) mengungkap salah satu variabel yang memberikan efek motivasi internal pada individu adalah Self Determination. Program pelatihan building self determination terbukti dapat meningkatkan motivasi siswa dalam merencanakan karir sebesar 43.8% sebelum dan sesudah diberikan pelatihan building self determination (Muna, Iramdhani, dkk , 2022). Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil bahwa adanya peningkatan motivasi guru sebelum dan sesudah diberikan program pelatihan sebesar 12%. Kemudian guru lebih mengenal kompetensi diri yang mereka miliki dan lebih menyadari bahwa jika dibandingkan relasi antara rekan kerja dan siswa, mereka merasa lebih penting relasi mereka dengan siswa. Kata Kunci: Motivasi Mengajar, Self Determination, Guru SLB
The Relationship Between Social Support And Culture Shock Among Overseas Students At Malikussaleh University Rini Julistia; Yara Andita Anastasya; Widi Astuti; Leni Maszura; Zurratul Muna; Chindy Novita Rahmadani
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49718

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah istimewa di Indonesia yang memiliki status otonomi khusus, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan culture shock pada mahasiswa rantau di Universitas Malikussaleh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan teknik insedental sampling. Subjek penelitian ini berjumlah 338orang mahasiswa rantau di Universitas Malikussaleh. Teknik pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial yang terdiri dari empat puluh sembilan aitem dan skala culture shock yang terdiri dari dua puluh enam aitem. Hasil penelitian menggunakan analisis spearman’s rho dengan nilai (r)= -0,233 dengan signifikansi (P<0.000) menunjukkan terdapat hubungan negatif antara dukungan sosial dengan culture shock yang artinya semakin tinggi dukungan sosial maka semakin rendah culture shock, begitu sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka semakin tinggi culture shock pada mahasiswa rantau di Universitas Malikussaleh. Hal ini bermakna bahwa mahasiswa rantau yang mendapatkan dukungan sosial dari keluarga, teman, dan orang lain dapat membantunya agar terhindar dari hal-hal negatif serta mengatasi gejala culture shock.