Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PADA MATA KULIAH USHUL FIQIH DI STAI DARUSSALAM LAMPUNG Fitriyah Fitriyah; Laila Nursafitri; Elly Purwanti
AS-SALAM Vol 12 No 1 (2023): AKTUALISASI PENDIDIKAN DAN HUKUM PADA MASYARAKAT MODERN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/assalam.v12i1.481

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah proses yang dapat membantu mahasiswa memperoleh pengalaman sebagai hasil dari interaksi mahasiswa dengan sumber belajar yang ada di sekitarnya. Salah satu sumber belajar yang penting untuk disiapkan yaitu bahan ajar yang mendukung proses belajar mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar pada mata kuliah Ushul Fiqh di STAI Darussalam Lampung. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Instrumen penelitian berupa kuesioner validasi dan kuesioner respon mahasiswa. Pengembangan bahan ajar melalui proses validasi yang melibatkan tiga ahli dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Uji coba bahan ajar dilakukan secara terbatas dengan melibatkan 4 orang mahasiswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan persentase (%) yang selanjutnya dikonversikan ke dalam kategori kelayakan bahan ajar. Hasil respon mahasiswa dijadikan bahan analisis formatif bahan ajar. Penelitian ini menghasilkan bahan ajar pada mata kuliah Ushul Fiqh dengan kategori layak pada aspek isi/materi dan kategori layak pada aspek desain bahan ajar.
EVALUASI PENDIDIKAN DALAM AL-QUR’AN DAN HADIS Fitriyah Fitriyah; Novi Indriani; Maulidatul Hikmah
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to discuss the evaluation of education in the Qur'an and Hadith. The research is literature, the method of data collection is documentation and the analysis used is content analysis. The results of the study state that evaluation means assessment, assessment is done to measure the results of work. Performance appraisal is an evaluation of behaviour, work performance and potential development that has been done. Evaluation includes two activities, namely measurement and assessment. One thing that characterises evaluation is that the process ends with a decision. This decision concerns the worth and usefulness of the evaluation. In Islamic education, evaluation is one of the components of the Islamic education system that must be carried out systematically and planned as a tool to measure the success or targets to be achieved in the Islamic education process and the learning process. Evaluation of education in Islam can be limited as an activity to determine the progress of a job in the process of Islamic education. The term evaluation as long as traced in the Quran there are several terms that lead to the meaning of evaluation, these terms are al-balâ, al-hisâb, al-hukm, al-qadha, an-nazar, al-imtihân, fatannâ, wazana.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM GAMES TOURNAMENT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI SISWA KELAS VII SMP INTEGRAL MINHAJUTH THULLAB WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR Umi Syadiyah; Fitriyah Fitriyah
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.11342

Abstract

ABSTRACT Low learning outcomes in Islamic Religious Education (IRE) remain a challenge in the teaching and learning process, particularly due to the use of instructional models that have not effectively encouraged students’ participation and motivation. Although previous studies have shown that cooperative learning can improve learning outcomes, the implementation of the Team Games Tournament (TGT) model in IRE learning at SMP Integral Minhajuth Thullab Way Jepara, East Lampung, has received limited attention. Therefore, this study is important to examine the effectiveness of the TGT model in improving students’ learning outcomes. The objective of this study was to improve the IRE learning outcomes of seventh-grade students through the implementation of the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 29 seventh-grade students. Data were collected through observation, interviews, documentation, and learning achievement tests, and were analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques. The results showed that the implementation of the Team Games Tournament (TGT) model improved students’ learning outcomes in Islamic Religious Education. The improvement was indicated by an increase in the number of students achieving learning mastery and a higher class average score in each cycle. These findings suggest that the TGT model creates a more active and collaborative learning environment, which positively contributes to students’ learning achievement. ABSTRAK Rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menjadi permasalahan dalam proses pembelajaran, terutama karena penggunaan model pembelajaran yang kurang mampu mendorong keaktifan dan motivasi siswa. Meskipun berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar, penerapan model Team Games Tournament (TGT) pada pembelajaran PAI di SMP Integral Minhajuth Thullab Way Jepara Lampung Timur belum banyak diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk menguji efektivitas model tersebut dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas VII melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 29 siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar PAI siswa. Peningkatan terlihat dari bertambahnya jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar dan meningkatnya nilai rata-rata kelas pada setiap siklus. Dengan demikian, model TGT efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan mendukung peningkatan hasil belajar siswa.
ANALISIS KEBUTUHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI Laila Nursafitri; Elly Purwanti; Fitriyah Fitriyah
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 01 (2021): PENGEMBANGAN KAPASITAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.543 KB) | DOI: 10.51226/pdl.v1i01.264

Abstract

Pembelajaran di masa pandemi tetap harus dilaksanakan secara optimal. Hal ini agar kualitas pembelajaran dapat terjaga dengan baik. Pembelajaran secara daring menuntut guru untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pembelajaran. Terlebih pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Guru yang harus selalu siap mengembangkan keterampilan diri serta melek teknologi agar bisa mengajar secara daring dengan optimal. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pendampingan pada lembaga mitra dalam menggali kebutuhan keterampilan guru dalam pembelajaran di PAUD. Lembaga PAUD yang menjadi mitra dalam kegiatan ini yaiu Kober Sriwijaya dan Baitul Ilmi yang berlokasi di Lampung Timur. Kegiatan ini terdiri dari lima langkah yaitu 1) Persiapan kegiatan, 3) Pelaksanaan kegiatan, 4) Analisis dan Rencana Tindak Lanjut. Berdasarkan hasil dari kegiatan maka dibutuhkan kegiatan tindak lanjut untuk memperbaiki kondisi di lembaga mitra. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Keterampilan Guru, PAUD
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT PERMIANAN EDUKATIF (APE) BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU PAUD KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Fitriyah Fitriyah; Elly Purwanti; Siti Khomsiyati; Rahmat Hidayat
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v3i2.511

Abstract

The creativity of teaching PAUD teachers is the ability of teachers who are always able to develop Educational Game Tools (APE) and are able to create an interesting and calm atmosphere and are able to modify lessons. This assistance aims to produce educational finger puppets to increase the creativity of PAUD teachers. Partner institutions consist of: PAUD Al-Ummi, TPA Baitul Ilmi and SD Islam Darurrohman. The methods used are: (1) Mapping Problems, (2) Activity Preparation (3) Activity Implementation and (4) Evaluation. This activity produces finger puppets as educational games for students in different forms. Furthermore, the results of this assistance will be used in learning in the classrooms of each school.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM KELUARGA MELALUI KEGIATAN PENGAJIAN DI MAJLIS TA’LIM DESA BUMI TINGGI LAMPUNG TIMUR Nur Indah Sari; Fitriyah Fitriyah
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v3i2.540

Abstract

Majlis Ta’lim mempunyai peran strategis dalam pembentukan karakter umat Islam khususnya bagi keluarga di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan non formal, peran penting ini perlu mendapatkan perhatian dan prioritas guna menginternalisasikan nilai-nilai penguatan pendidikan karakter (PPK) yang selama ini digaungkan oleh pemerintah. Pasalnya, program PPK tidak akan meraih pencapaian maksimal tanpa mendapatkan dukungan masyarakat sebagai bagian dari tripusat pendidikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah ceramah dan diskusi melalui aktivitas pengajian di majlis ta’lim. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan wawasan, antusias dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun karakter. Masyarakat bersama pengurus majlis Ta’lim bersedia berperan aktif dalam membangun karakter religius, nasionalis, integritas, mandiri dan gotong royong melalui kegiatan sosial keagamaan.
PEMBINAAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN METODE IQRA’ BIL QALAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN PADA PESERTA DIDIK MADRASAH TSNAWIYAH NU 14 SIDOREJO Fitriyah Fitriyah; Nur Indah Sari
Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51226/pdl.v3i2.647

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pembinaan membaca al-qur’an kepada siswa/siswi MTs. Ma’arif NU 14 Sidorejo agar dapat membaca dan menulis al qur’an dengan baik dan benar. Metode pengabdian ini adalah Community Based Research (CBR). Metode CBR yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan social demi terwujudnya keadilan sosial. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta didik belajar membaca dan menulis al-Qur’an dengan menggunakan al-qur’an tulis follow the line. Peserta didik menulis penggalan ayat al-qur’an dan membaca apa yang ditulis.Untuk kedepannya program ini akan terus berlanjut agar dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis pada peserta didik