Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN POSYANDU DESA WAY MULI DALAM MENCEGAH STUNTING DENGAN SUPLEMENTASI OBAT PENAMBAH DARAH S, Kartika; Ratih, Nala; Sari, Novita Lela; Sahasika, Syahra Putri; Putri, Tiara Mutia
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.2v.1i.85

Abstract

Program pengabdian masyarakat di Desa Way Muli berhasil mengatasi masalah stunting melalui suplementasi obat penambah darah dan edukasi gizi. Stunting, kondisi gagal tumbuh akibat kurang gizi, merupakan masalah kesehatan serius di desa ini, diperparah oleh kondisi ekonomi menengah ke bawah dan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program ini menargetkan ibu hamil dan menyusui yang berisiko tinggi melahirkan anak stunting. Hasilnya menunjukkan penurunan angka stunting dari 35% menjadi 20% dalam enam bulan. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman dan sikap ibu hamil mengenai pentingnya gizi seimbang, dengan kepatuhan konsumsi suplemen meningkat dari 40% menjadi 85%. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu juga naik dari 50% menjadi 75%, didukung oleh peran aktif kader Posyandu. Program ini juga berdampak positif pada perubahan sosial budaya, termasuk peningkatan dukungan keluarga terhadap kesehatan ibu hamil, serta potensi pengurangan beban biaya kesehatan jangka panjang. Keberlanjutan program akan diupayakan melalui integrasi ke dalam layanan Posyandu dan penguatan kapasitas kader kesehatan.
PENGEMBANGAN PROGRAM BELAJAR MEMBACA AL-QURAN PADA MURID DI TPA AL JABBAR KAMPUNG JAYA TINGGI S, Kartika; Novarianti, Dinar; Lestari, Ajeng Sri; Ragithia, Amanda Mayang
EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): EduImpact: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/eipm.2v.1i.87

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengklasifikasikan fenomena serta realitas pengembangan program belajar membaca Al-Qur'an pada murid di TPA Al-Jabbar, Kampung Jaya Tinggi, Way Kanan, dengan menjelaskan variabel-variabel terkait masalah yang diteliti. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru sangat vital dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Upaya peningkatan motivasi belajar santri di TPA Al-Jabbar diwujudkan melalui implementasi metode pembelajaran yang bervariasi untuk mencegah kejenuhan dan menjaga semangat belajar mereka. Selain mengaji, materi pembelajaran diperkaya dengan kisah-kisah Al-Qur'an dan teknik interaktif seperti bersambung ayat serta diskusi. TPA Al-Jabbar umumnya menggunakan tiga metode utama: ceramah, drill, dan demonstrasi. Fleksibilitas dalam metode pengajaran ini mencerminkan pemahaman mendalam ustaz akan peran mereka dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan efektif, selaras dengan tujuan pendidikan agama Islam untuk membentuk individu yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.  
An Analysis of Students’ Ability in Retelling Narrative Text in Written Form S, Kartika
English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris Vol 10 No 1 (2017): English Education: Jurnal Tadris Bahasa Inggris
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ee-jtbi.v10i1.878

Abstract

The objective of this research is to know how good the students’ ability in developing generic structure of retelling narrative text in written form in Senior High School. The research methodology used in this research is Descriptive Research. The result is used to know how good the students’ ability in retelling narrative text in written form which was focused in organization of narrative text. This research was conducted at MAN 1 Bandar Lampung. The sample was chosen X 5 based on the data of students’ score that is the lowest score of all classes. In collecting the data, this research used test instrument. Test instrument was written test. There are four steps for analyzing students’ ability: Assessing the students’ writing, making tabulation, finding the total average score of all students, and finding the percentage each classification of students’ score. From the data analysis, it was found the total average score of all the students in retelling narrative text shown 14 of score. If that score is classified, it is good to average score classification. If the score of each classification was put into percentage, it was found 32.26% students who got excellent to very good score classification, 41.93% students who got good to average, 9.68% students who got fair to poor score classification and 16.13% students who got very poor score classification. The highest frequency score classification of the students’ ability in organization is good to average score classification with 41.93%.
PERCERAIAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah) S, Kartika; Danti, Rahma
El-Izdiwaj: Indonesian Journal of Civil and Islamic Family Law Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/el-izdiwaj.v2i1.11254

Abstract

Perkawinan merupakan bersatunya dua insan antara seorang lelaki dan perempuan dengan suatu ikatan perkawinan yang sah berdasarkan ketentuan dari hukum Islam .Namun terkadang dalam suatu perkawinan terdapat masalah yang menyebabkan terjadinya suatu perceraian yang disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang melatarbelakangi adanya tindakan untuk bercerai banyak macamnya, namun perceraian tersebut harus sesuai dengan ketentuan hukum Islam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi adanya peningkatan perceraian pada masa pandemi di Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah, serta untuk mengetahui tinjauan dari hukum Islamnya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan di Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah. Hasil penelitian ini antara lain adalah meningkatnya angka perceraian yang terjadi di Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah disebabkan 3 faktor utama teratas pada peningkatan indeks perceraianyang terjadi disebabkan (a) faktor ekonomi keluarga yang sulit, (b) perselisihan yang terjadi secara terus menerus dan (c) faktor salah satu pihak meninggalkan pihak dia tanpa izin. Sedangkan dari tinjauan dari hukum Islam terkait meningkatnya angka perceraian, maka Pengadilan Agama Tulang Bawang Tengah memberikan hak kepada suami atau istri untuk mengajukan perceraian sesuai aturan yang berlaku. 
Perspektif Fiqh Siyasah terhadap Peran Dinas Sosial dalam Menangani Anak Jalanan di Kota Bandar Lampung S, Kartika; Yolanda, Deni; Maraliza, Helma
As-Siyasi: Journal of Constitutional Law Vol. 1 No. 2 (2021): As-Siyasi: Journal of Constitutional Law
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/as-siyasi.v1i2.11006

Abstract

The existence of street children, homeless people and beggars using the road is not in accordance with the function of the road because it can interfere with safety, security and smooth traffic. Along with the implementation of regional autonomy policies, the regions must play an active role in carrying out efforts to handle these social problems through the role of the Social Service. The research method using field research is carried out by reviewing data sourced from the research location or field. Based on its nature, this research is a descriptive study, namely a study to describe certain phenomena or symptoms. Based on the results of the research, the role of the Bandar Lampung City Social Service is in accordance with the principles of Islamic law, namely having a role to handle street children, namely by controlling the streets, which is handed over to the POL-PP for later coaching at the Bandar Lampung City Social Service. deemed disturbing, they will be arrested and brought to the Social Service and summoned by the family, a report is made in the form of an agreement as an effort to prevent it from happening again. During the coaching street children are given spiritual showers, as well as training and useful teachings. So that later street children will get provisions for a more decent life and can work with the skills that have been given.
Artificial Intelligence Awareness and Readiness among Undergraduate Students in Islamic Higher Education S, Kartika
LinguaEducare: Journal of English and Linguistic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): LinguaEducare: Journal of English and Linguistic Studies
Publisher : Cipta Pustaka Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63324/lec.2v.2i.111

Abstract

This study investigates the levels of awareness and readiness toward Artificial Intelligence (AI) among undergraduate students in Islamic higher education, focusing on English Language Education students at UIN Raden Intan Lampung. Using a quantitative survey design, data were collected from 150 students through a structured questionnaire that measured four dimensions of AI literacy: awareness, usage, evaluation, and ethics. Descriptive and inferential statistics were employed to analyze the findings. The results indicate that students demonstrated relatively high awareness of AI applications, particularly in recognizing its potential for academic support. However, their ability to evaluate AI-generated outputs was limited, with many reporting low confidence in judging accuracy and bias. Usage was moderate, showing frequent reliance on AI tools for grammar correction and information retrieval but without strategic application. Ethical awareness was also moderate, with students expressing concern about plagiarism but less knowledge of issues such as algorithmic fairness and data privacy. Differences were found across year levels and prior AI experience, with senior students and those with exposure outside the classroom displaying higher readiness. The study highlights the urgent need for targeted curriculum reform, faculty training, and institutional policies that integrate AI literacy within an ethical and culturally grounded framework.
AI and Gamification: Exploring the Integration of Generative AI in Interactive English Language Learning Apps S, Kartika
IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Vol. 8 No. 1 (2025): IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education
Publisher : Master Program in Indonesian Language Education and The Institute for Research and Community Service STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/ijlhe.v8i1.1772

Abstract

The rapid growth of artificial intelligence (AI) is reshaping education by providing innovative tools for enhancing learning experiences. In language education, AI-powered platforms, such as Generative AI, offer dynamic, real-time interactions that improve user engagement and learning outcomes. Despite the growing interest, limited research exists on integrating AI with gamification in language learning apps. This study aims to fill this gap by examining the impact of Generative AI and gamification on English language acquisition. A mixed-methods design was employed, combining quantitative and qualitative data collection approaches. The research utilized pre- and post-surveys, standardized quizzes, and semi-structured interviews to assess user engagement, motivation, and language learning improvements. A sample of 100-150 participants from UIN Raden Intan Lampung's Faculty of Syari'ah was selected to evaluate the AI-enhanced gamified system. The findings revealed a significant increase in user engagement, with a 35% improvement in session duration and a 28% rise in weekly usage frequency. Learning outcomes showed improvements in vocabulary acquisition, grammatical accuracy, and speaking fluency. The AI’s personalized feedback mechanism was highly rated, although some challenges with speech recognition and consistency in AI responses were identified. These results highlight the potential of combining Generative AI with gamification to enhance language learning experiences. The study implies that further refinement of AI features and regular content updates are necessary to sustain user engagement and optimize long-term learning outcomes.
Investigating Teachers' Perceptions of Educational Technology Philosophy in ELE Through the Flipped Classroom Model S, Kartika
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2024): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v17i1.1382

Abstract

The purpose of this study is to find out how instructors believe about adopting the Flipped Classroom approach from a techno-pedagogical philosophy when teaching English. Furthermore, this study collects data from teachers on their perceptions of the Flipped Classroom model in the English course through surveys and interviews. EFL teachers who have adopted the Flipped Classroom model provide data. This current study employed a semi-structured interview and a five-point Likert scale questionnaire as the research instrument. A mixed-method research was the research design in this study. Twenty English instructors were chosen on purpose. After collecting the data, the researcher analyzed the data using descriptive and statistical analysis. The results show that EFL teachers' opinions of the flipped classroom concept are usually positive. This study highlights the beneficial effects on students' learning, acknowledges implementation difficulties, and emphasizes how important it is to include teachers' viewpoints to develop effective teaching strategies. The popularity and possible advantages of the Flipped Classroom model in English courses are also greatly influenced by the opinions of English teachers.
Pelatihan Ecoprinting Untuk Menumbuhkan Kreatifitas Masyarakat Dan Meningkatkan Nilai Jual Suatu Barang Di Kampung Jaya Tinggi, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan S, Kartika; Fadilah, Ikhsan; Lestari, Ajeng Sri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 4 (2024): Februari
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/znskp625

Abstract

Pelatihan Ecoprinting merupakan sebuah program yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitarKampung Jaya Tinggi.Ecoprint merupakan sustainable fashionyang mendukung penciptaan produk-produk unggulan ramah lingkungan di Indonesia. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan taraf ekonomi sebagaipengembangan ekonomi kreatif dengan pembekalan pelatihanecoprint di media kain untuk warga di Kampung Jaya Tinggi. Objek PKM ini adalah ibu-ibu PKK di Kampung Jaya Tinggisehingga mereka dapat meningkatkantaraf hidup masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif.Pelatihan Ecoprinting memiliki peran penting dalam meningkatkan kreativitas masyarakat serta nilai jual suatu barang. Dalam laporan ini, kami akan membahas secara mendalam tentang pentingnya pelatihan ecoprinting dalam konteks penumbuhan kreativitas masyarakat dan meningkatkann nilai jual produk. Nilai jual suatu barang sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti keunikan desain, kualitas produk, dan kesesuaian dengan tren pasar. Dalam era saat ini yang semakin peduli terhadap lingkungan, konsumen cenderung mencari produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pelatihan ecoprinting menjadi relevan sebagai sarana untuk meningkatkan nilai jual produk melalui penggunaan teknik cetak ramah lingkungan.
Pelatihan Penjualan Produk Menggunakan E-Commerce Tiktok Affiliate Pada Ibu-Ibu PKK Kampung Jaya Tinggi, Way Kanan S, Kartika; Permana, Vio Wahyu; Intan, Anggi Sri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/qfhc6t32

Abstract

TikTok merupakan platform baru yang memiliki program untuk menunjangbisnis penggunanya yaitu TikTok Affiliate/Afiliasi TikTok. Program afiliasiTikTok ialah kerja sama antara seller/penjual dengan affiliator untuk memasarkanproduk yang akan dijual, dimana Affiliator akan mendapatkan imbalan berupakomisi jika produk yang dipromosikan berhasil terjual. Dengan adanya tiktok affiliate maka masyarakat Kampung Jaya Tinggi, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung diharapkan mampu mendapatkan pengahasilan tambahan melalui internet. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan cara memberikan pelatihan praktek secara langsung dengan mendaftar akun tiktok sebagai afiliasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, diharapkan Ibu-ibu PKK kampung Jaya Tinggi memiliki akun afiliasi tiktok serta meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK terhadap peluang bisnis afiliasi sosial media tiktok.