Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Bangun Datar di Kelas IV SDN 20 Cakranegara I Dewa Made Juniartha; I Ketut Widiada; Husniati Husniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.972

Abstract

Hasil wawancara dengan wali kelas IV di SDN 20 Cakranegara, diketahui bahwa kemampuan matematika siswa masih rendah. Hal ini didukung dengan hasil belajar matematika siswa pada kelas IV yang mencapai ketuntasan hanya 65,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi bangun datar di kelas IV SDN 20 Cakranegara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu Quasi Experimental tipe Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 20 Cakranegara yang berjumlah 55 siswa. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji independent sample t-test pada taraf signifikan 5%. Dari hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai sig 0,001 < 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak sehingga ada pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar Matematika materi bangun datar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Bangun Datar Di Kelas IV SDN 20 Cakranegara. Penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan dengan melibatkan aspek afektif dan psikomotorik di dalamnya.
Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal HOTS Pada Mata Pelajaran PPKn Kelas Tinggi di SDN Gugus V Cakranegara Ni Made Weni Utari; I Ketut Widiada; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1004

Abstract

Kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS yang dimaksud dalam penelitian ini adalah suatu keadaan yang dibuat oleh guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn kelas tinggi di SDN Gugus V Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara kepada guru. Analisis data penelitian menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn pada aspek kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS  masuk kedalam kategori sedang dengan persentase 66,67% sedangkan pada aspek kesulitan guru dalam pembelajaran PPKn masuk kedalam kategori sedang dengan persentase 66,67%. Apabila dihitung secara keseluruhan kesulitan guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran PPKn dengan skor 67% masuk kedalam kategori sedang.
PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH DAN PUBLIKASI ARTIKEL BAGI GURU GURU SD GUGUS V KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM Sudirman Sudirman; Ida Bagus Kade Gunayasa; I Ketut Widiada; Moh. Irawan Zain; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The most important part that can be done to improve the quality of education is by improving the quality of teachers because teachers are the spearhead of education so teachers must have different abilities from other professions, one of which is the ability to write scientific papers. By having the ability to write scientifically, the teacher gains many things, besides that his work can be read nationally and internationally, the teacher also gets points to be used as a requirement for promotion, class promotion, and promotion. The counseling entitled Assistance in Writing Scientific Papers and Publishing Articles for Teachers of SD Gugus 5, Selaparang District, Mataram City is part of the community service of FKIP University of Mataram, majoring in Education, which aims to improve the quality of teachers, especially in compiling scientific papers for publication . The method applied in this counseling activity is a combination of lecture, question and answer, demonstration and assignment methods. The lecture method is used when delivering counseling material, and the question-and-answer method and demonstrations are used for teachers to discuss their scientific work in their respective groups. While demonstrations are carried out when each group presents the results of scientific work that has been compiled. There are 2 targets for this dedication, namely: (1) Providing assistance in the preparation of scientific articles with the stages according to the standards and rules for writing articles; (b) Review scientific articles that have been compiled by teachers and end with publication in national journals accredited Sinta index 4.
Hubungan antara Motivasi Berprestasi dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Gugus 01 Kecamatan Praya Barat Tahun Pelajaran 2021/2022 Faizah Pramiswari; I Ketut Widiada; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i3.270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas V Gugus 01 Kecamatan Praya Barat tahun pelajaran 2021/2022. Untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan desain penelitian ex post facto dengan jenis penelitian korelasional. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi berprestasi. Setelah melakukan pengelohan data diketahui bahwa rata-rata siswa memiliki Motivasi Berprestasi sebesar 81,80 dengan kategori tinggi. Sedangkan rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 73,90 berada pada kategori sedang. Kedua data tersebut kemudian dikorelasikan menggunakan rumus korelasi Pearson atau Product Moment. Sebelum menguji hipotesis menggunakan rumus tersebut sebelumnya dilakukan uji prasyarat yakni uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov (sig=0,221 dan 0,193) dan uji homogenitas menggunakan uji Levene Statistic (sig=0,920). Berdasarkan data tersebut diketahui nilai signifikasinya kurang dari 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa data pada penelitian ini bersifat normal dan homogen. Setelah ui prasyarat dilakukan selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan hasil rhitung = 0.258 < rtabel = 0.315 tf.5% N=40. Dengan demikian dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas V Gugus 01 Kecamatan Praya Barat tahun pelajaran 2021/2022.
Problematika Guru dalam Pelaksanaan Pembelajaran Online (Daring) di SDN V Gugus Cakranegara Tahun Pelajaran 2020/2021 Ni Nyoman Windra Prajaniti; I Ketut Widiada; Ida Bagus Kade Gunayasa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i4.307

Abstract

Pembelajaran daring merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan menggunakan akses internet dalam penyampaian materi pembelajaran. Pembelajaran daring dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19. Selama pembelajaran daring dilaksanakan  banyak ditemukan masalah atau kesulitan yang dihadapi oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui tingkat kesulitan yang dihadapi guru pada proses pembelajaran mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga evaluasi pembelajaran, dan tingkat kesulitan guru secara keselruhan dalam pelaksanaan pembelajaran daring di SDN Gugus V Cakranegara tahun pelajaran 2020/202. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif  dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan angket. Analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas kesulitan yang dihadapi guru pada tahap perencanaan pembelajaran daring tergolong  dalam kategori sedang sebanyak 5 orang guru dengan presentase 50%. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran daring tingkat permasalahan yang dialami oleh guru tergolong dalam kategori sedang yaitu sebanyak 8 orang guru dengan persentase 80%. Sedangkan pada tahap evaluasi pembelajaran tingkat kesulitan guru tergolong dalam kategori sedang sebanyak 7 orang guru dengan persentase 70%.  Sedangkan apabila dilihat secara keseluruhan tingkat kesulitan guru pada pelaksanaan pembelajaran daring berada pada kategori sedang sebanyak 6 orang guru dengan persentase 60% dari 10 orang guru sebagai sampel penelitian.
Implementasi Pendidikan Karakter Muatan IPS Kelas IV SDN 1 Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Mira Mutiara Sapira; I Ketut Widiada; Moh. Irawan Zain
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i1.414

Abstract

Pendidikan karakter dimulai sedini mungkin karena penanaman karakter akan berdampak ketika dia sudah dewasa. SD merupakan tempat penanaman pendidikan karakter selain dirumah atau pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran muatan IPS siswa kelas IV di SDN 1 Kawo Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Jenis peneilitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode deskriptif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter di SDN 1 Kawo persentase 70%. Dengan sebaran: karakter religius muncul pada pengenenalan keanekaragaman suku bangsa; karakter nasionalisme muncul pada pelesetarian sumber daya dan sikap patriotisme; karakter gotong royong muncul pada sumber daya dan pengenalan bentuk alam; karakter mandiri muncul pada pengenalan bentuk alam dan karakter integritas muncul pada pelestarian sumber daya alam dan pengembangan sikap patriotisme.. Adapun faktor penghambat guru dalam proses implementasi pendidikan karakter adalah rata-rata 20% dan faktor lainnya 10%.faktor penghambat ersebut yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
Profil Kemampuan Literasi Membaca Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kuta Nuranjani Nuranjani; I Ketut Widiada; Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi membaca peserta didik kelas III SDN 2 Kuta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III di SDN 2 Kuta. Sampel penelitian menggunakan total sampel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan tes lisan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif persentase. Hasil dari penelitian ini menunjukan dari 59 peserta didik yang diteliti, diketahui kemampuan literasi membaca peserta didik paling banyak berada pada level pemula dengan persentase sebesar 28,81%. Selanjutnya dengan selisih yang tidak jauh, terdapat level cerita 2 dengan persentase sebesar 27,11%. Persentase terbesar ketiga ada level kata dengan persentase sebesar 16,94%. Kemudian ada level huruf dengan persentase sebesar 10,16%. Dan terakhir terdapat level cerita 1 dan level paragraf yang mempunyai besar persentase yang sama yaitu 8,47%. Kemampuan literasi membaca peserta didik dominan berada pada level pemula sebanyak 17 peserta didik dengan persentase sebesar 28,81%. Sehingga kemampuan literasi peserta didik masih sangat perlu untuk ditingkatkan. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah melakukan pembelajaran literasi membaca peserta didik sesuai level kemampuannya.
Analisis Kesulitan Pembelajaran IPS dalam Materi Peran Ekonomi di Masyarakat Pada Siswa Kelas V di SDN 30 Ampenan Tahun Ajaran 2022 Putri Nadilla Azhar; I Ketut Widiada; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.516

Abstract

Pada proses pembelajaran terkadang siswa mengalami suatu hambatan atau kesulitan dalam belajar seperti sulit untuk berkonsentrasi, sehingga membuat siswa sulit dapat memahami pelajaran yang berlangsung. Hambatan-hambatan dalam pembelajaran tersebut disebut dengan kesulitan belajar. Penelitian ini membahas tentang kesulitan pembelajaran IPS dalam materi peran ekonomi di masyarakat pada siswa kelas V di SDN 30 Ampenan, dengan beberapa permasalahan seperti tingkat kesulitan pembelajaran IPS dalam materi peran ekonomi di masyarakat dan upaya-upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan pembelajar IPS yang dialami siswa dalam materi peran ekonomi di masyarakat dan mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan belajar pada siswa kelas V di SDN 30 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam mengumpulkan data menggunakan metode wawancara dan angket. Kemudian data diolah dan dianalisis menggunakan teknik presentase. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas V di SDN 30 Ampenan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu, tingkat kesulitan siswa dalam memahami materi sebesar 58,82% (cukup tinggi), tingkat kesulitan belajar siswa dalam aspek pemecahan masalah sebesar 50% (cukup tinggi), tingkat kesulitan siswa dalam aspek keterampilan berdiskusi sebesar 47,06% (cukup tinggi), tingkat kesulitan belajar siswa ditinjau dari aspek sikap dalam pembelajaran IPS sebesar 44,12% (cukup rendah), tingkat kesulitan belajar siswa ditinjau dalam aspek motivasi belajar sebesar 41,18% (cukup rendah), tingkat kesulitan belajar siswa ditinjau dalam aspek kesehatan tubuh sebesar 41,18% (cukup rendah), dan tingkat kesulitan siswa ditinjau dalam aspek kemampuan pengindraan 100% sangat baik. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu guru memastikan kesiapan siswa sebelum pembelajaran, guru menggunakan media dan metode pembelajaran yang bervariasi, guru memberikan contoh permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, memberikan motivasi dan bimbingan kepada siswa, dan memberikan evalusi.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi terhadap Minat Belajar Siswa Kelas IV SDN 3 Rumak Tahun Ajaran 2021/2022 Nanda Hadiah Tullah; I Ketut Widiada; Muhammad Tahir
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.587

Abstract

Peningkatan aspek pendidikan guru dituntut inovatif dan menarik salah satunya dengan penggunaan media. Namun selama berlangsungnya proses pembelajaran terdapat kendala yaitu masih terbatas dan manualnya guru dalam penggunaan media dalam menjelaskan materi sehingga siswa tampak kurang tertarik dan kurangnya motivasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah media video animasi. Video animasi adalah media gambar atau objek yang digerakkan dan ditampilkan secara bergantian, serta menimbulkan perubahan pergerakkan disertai dengan suara yang diolah sedemikian rupa. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh penggunaan media video animasi terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Rumak, kecamatan Kediri. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 3 Rumak sebanyak 34 orang. Pengambilan subjek melalui teknik Non Probability Sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan angket dan observasi. Angket digunakan untuk memperoleh data berupa minat belajar siswa, sedangkan observasi digunakan untuk memperoleh data berupa keterlaksanaan pembelajaran menggunakan media video animasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video animasi terhadap minat belajar siswa kelas IV SDN 3 Rumak Tahun Ajaran 2021/2022. Hal tersebut berdasarkan hasil uji Independent-Sampel T-Test diperoleh Fhitung sebesar 79,55 dengan taraf signifikansi 5% yaitu 1,71 dan uji effect size sebesar 0,68. Hal ini menunjukkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penggunaan media video animasi terhadap minat belajar siswa kelas IV SDN 3 Rumak.
Keterampilan Guru dalam Menggunakan Variasi Pembelajaran di SDN 1 Sakra Selatan Windi Rosi Handayani; I Ketut Widiada; Khairun Nisa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.933

Abstract

Keterampilan variasi dalam pembelajaran yang dimaksud pada penelitian ini merupakan suatu keadaan yang diciptakan oleh guru agar tidak menimbulkan kebosanan didalam pembelajaran yang berupa gaya mengajar, penggunaan media dan alat pembelajaran, pola interaksi dan aktivitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru dalam melaksanakan variasi pembelajaran dan intensitas dalam melaksanakan variasi pembelajaran di SDN 1 Sakra Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan pedoman  observasi kepada guru dan siswa. Analisis data penelitian menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru melaksanakan variasi pembelajaran pada bagian gaya mengajar tergolong  dengan skor 82.5% termasuk ke dalam kategori sedang.  Bagian variasi dalam penggunaan media dan alat pembelajaran dengan skor 85% termasuk ke dalam kategori sedang. Sedangkan bagian variasi pola interaksi dan aktivitas siswa dengan skor 65% termasuk ke dalam kategori sedang. Apabila dihitung secara keseluruhan keterampilan guru dalam menggunakan variasi pembelajaran dengan skor 70% tergolong ke dalam kategori sedang.