Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Transformasi Kreasi Produk Edufarm Inovatif Untuk Mempercepat Hilirisasi Retnani Wulandari, Diah Ayu; Saiful Bukhori; Sri Hartatik; Mohammad Zarkasi; Tio Dharmawan; Yudha Alif Auliya
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2963

Abstract

Desa Kebonan memiliki potensi ketahanan pangan melalui aktivitas berkebun, namun upaya untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian agar dapat dijual dan mendukung kemandirian desa masih perlu dioptimalkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mempercepat hilirisasi produk pertanian melalui transformasi kreasi produk EduFarm yang inovatif dan menarik. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yang memaksimalkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. PRA menitikberatkan pada penggalian kemampuan dasar peserta untuk menciptakan produk yang unik dan berdaya saing. Kegiatan ini mencakup penyuluhan, pelatihan digital storytelling , desain kemasan, dan pembuatan animasi 3D, yang dilakukan dalam dua kelompok dengan materi yang disesuaikan dengan tujuan spesifik masing-masing kelompok. Data keberhasilan program dianalisis secara kuantitatif berdasarkan indikator ketercapaian, yaitu peningkatan keterampilan teknologi sebesar 75%, kemampuan bercerita sebesar 80%, dan peningkatan kualitas produk EduFarm sebesar 85%. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam bekerja sama untuk menciptakan produk EduFarm yang inovatif dan menarik. Produk yang dihasilkan memiliki daya tarik visual dan cerita yang kuat, sehingga meningkatkan potensi pemasaran. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa transformasi produk EduFarm inovatif melalui pendekatan partisipatif efektif dalam mempercepat hilirisasi produk pertanian Desa Kebonan dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Penerapan Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Alternatif Pupuk Kompos dan Mengurangi Sampah Organik di Desa Kalibarumanis Yudha Alif Auliya; Dejan Putra Pratama; Lulu Hamamadah; Bima Jati Kusuma; Wanda Puspita Sari
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 1 (2025): DIGIMAS: Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v1i1.4493

Abstract

Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, memiliki potensi besar sebagai penghasil kopi, namun menghadapi permasalahan serius terkait penanganan sampah organik. Melalui program Pengabdian Masyarakat oleh mahasiswa KKN-UMD 301 Universitas Jember, solusi berupa penerapan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) diperkenalkan untuk mengelola sampah organik dan meningkatkan kesuburan tanah di kebun kopi. LRB memungkinkan penguraian sampah organik menjadi kompos dan membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah. Program ini mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan instalasi LRB di RT 06, 08, dan RT 11, Desa Kalibarumanis, yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik secara mandiri. Instalasi LRB juga memberikan manfaat ekonomi melalui penggunaan kompos di kebun kopi, mendukung keberlanjutan pertanian lokal. Meskipun menghadapi tantangan dalam sosialisasi dan keterbatasan sumber daya, partisipasi masyarakat dan pendampingan berkelanjutan telah memastikan keberhasilan program ini. Program ini tidak hanya mengatasi permasalahan sampah, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan ekonomi lokal. Berdasarkan hasil evaluasi penerapan biopori pada tanaman kopi selama tiga bulan diperoleh perbedaan yang signifikan dari pertumbuhan daun dibanding tanaman kopi yang tidak menggunakan biopori.
Penerapan Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Alternatif Pupuk Kompos dan Mengurangi Sampah Organik di Desa Kalibarumanis Yudha Alif Auliya; Dejan Putra Pratama; Lulu Hamamadah; Bima Jati Kusuma; Wanda Puspita Sari
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 1 No. 1 (2025): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalibarumanis Village, located in Kalibaru District, Banyuwangi, has significant potential as a coffee-producing areabut faces serious issues related to organic waste management. Through a community service program by KKN-UMD 301students from the University of Jember, a solution involving the implementation of Biopore Infiltration Holes (LRB) technologywas introduced to manage organic waste and improve soil fertility in coffee plantations. LRB facilitates the decomposition oforganic waste into compost and enhances water infiltration into the soil. This program includes socialization, training, andassistance in LRB installation in RT 06, 08, and RT 11 of Kalibarumanis Village, actively involving the community. The programresults show an increase in environmental awareness and community skills in independently managing organic waste. LRBinstallations also provide economic benefits using compost in coffee plantations, supporting local agricultural sustainability.Despite challenges in socialization and limited resources, community participation and continuous support have ensured theprogram's success. This initiative not only addresses waste management issues but also provides long-term benefits for thelocal environment and economy. The evaluation results of biopore application on coffee plants over three months indicated asignificant difference in leaf growth compared to coffee plants that did not utilize biopore.
PENYULUHAN MANAJEMEN KEUANGAN DAN DIGITAL MARKETING PADA KELOMPOK JAMUR TIRAM “MANUT” Yudha Alif Auliya; Dwi Wijonarko; Mohammad Zarkasi
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 (2026): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v2i1.60009

Abstract

KPJT (Oyster Mushroom Farmers Group) Manut is a company consortium dedicated to the cultivation of oyster mushrooms and the processing of oyster mushroom products, situated in Klakah Village. KPJT Manut is a pioneer in the production of distinctive goods derived from processed oyster mushrooms, utilizing an empowerment-based business group model. Business units affiliated with KPJT can evolve into enduring commercial enterprises. Consequently, effective business development necessitates proficient finance and marketing management. This initiative aims to empower the business units of KPJT Manut, enabling them to effectively manage operations and ensure the sustainability of each unit. The techniques of implementation encompass field surveys, counseling, and monitoring and evaluation. The assessment results over one week indicated a 20% rise in demand for processed mushroom products following the implementation of digital marketing strategies.