Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Action Research Literate (ARL)

Kajian Penerapan Persamaan Fungsi Regresi Non-Linier untuk Memprediksi Kuat Tekan Beton di Bawah Umur 28 HariKajian Penerapan Persamaan Fungsi Regresi Non-Linier untuk Memprediksi Kuat Tekan Beton di Bawah Umur 28 Hari Guterres, Sandro; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Action Research Literate Vol. 7 No. 9 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i9.153

Abstract

Saat ini dengan menggunakan metode maturitas lebih relatif sederhana untuk menilai perkembangan kekuatan beton selama konstruksi di tempat. Penelitian untuk menentukan hubungan antara nilai kematangan dan kuat tekan pada beton berumur 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dengan variasi faktor air semen 0,4 0,45 0,5 0,55 0,6 dan variasi campuran fly ash 10%, kemudian penerapan persamaan fungsi regresi non linier untuk memprediksi kuat tekan beton berdasarkan temperature-time factor. Penelitian ini mengkaji pengaruh faktor air semen dan bahan tambahan pada campuran beton terhadap tingkat kematangan dan kekuatan beton. Benda uji yang digunakan adalah beton konvensional, berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui implementasi persamaan fungsi regresi non linier untuk memprediksi kuat tekan beton di bawah umur 28 hari berdasarkan temperature-time factor pada beton dengan jenis dan campuran yang sama.Hasil pengukuran suhu beton pada umur awal (0 hingga 1 hari) campuran beton dengan faktor air semen yang lebih kecil menghasilkan suhu awal beton yang lebih tinggi. Sedangkan beton dengan campuran fly ash menunjukkan suhu awal yang lebih rendah dan Hasil nilai kuat tekan beton pada FAS 0,5 hingga FAS 0,6 dihasilkan nilai kuat tekan yang lebih tinggi pada campuran beton dengan faktor air semen yang lebih rendah.Berdasarkan uji regresi linear pada hubungan antara faktor air semen dan maturity, didapatkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 84,9%. Dimana perubahan pada variabel X dapat dijelaskan oleh variabel Y.
Kajian Hubungan Tegangan dan Regangan pada Beton dengan Metakaolin sebagai Pengganti Sebagian Semen Widodo, Satrio Kiat; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Action Research Literate Vol. 7 No. 10 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i10.189

Abstract

Faktor kemajuan pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak lepas dari pembangunan insfrastruktur. Pembangunan infrastruktur bertujuan untuk memudahkan mobilisasi orang maupun barang. Infrastruktur yang dibutuhkan seperti pembangunan gedung bertingkat, jalan, dan jembatan yang memiliki material beton, yaitu bahan bangunan yang terbuat dari campuran agregat halus, agregat kasar, semen, air dan bahan tambah lainnya untuk meningkatkan kemampuannya. Penggunaan beton dapat memudahkan pengerjaan karena beton merupakan solusi untuk membuat bangunan secara kuat dan awet. Penelitian ini mengkaji pengaruh penambahan Metakaolin dari penggunaan sebagian semen untuk mengetahui hubungan tegangan dan regangan pada beton. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah eksperimental dengan benda uji silinder dengan ukuran 15×30 cm dengan jumlah 20 benda uji dan menggunakan alat uji Compression Testing Machine Digital. Pengujian dilakukan saat benda uji berumur 28 hari. Hasil pengujian ini diperoleh nilai tegangan beton normal dengan variasi kadar metakaolin 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% senilai 15,18 MPa; 16,07 MPa; 18,19 MPa; 15,79 MPa; dan 15,56 MPa. Regangan beton normal dengan variasi metakaolin 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% senilai 0,0034; 0,0036; 0,0034; 0,0037; dan 0,0028. Pada penelitian ini beton mengalami nilai tegangan dan regangan secara optimum pada saat variasi metakaolin 10% dengan masing-masing nilai 18,19 MPa dan 0,0034.