Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal

Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan dengan Variasi Kadar Superplasticizer Saraswati, Anita; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.2843

Abstract

Salah satu metode untuk memprediksi kekuatan beton di tempat secara langsung adalah metode maturitas beton. Dalam melakukan perhitungan kuat tekan dengan metode maturitas ada beberapa model prediksi yang dapat digunakan, salah satunya yaitu persamaan logaritmis. Penelitian dengan metode eksperimental ini bertujuan untuk menentukan indeks maturity dalam memprediksi nilai kuat tekan pada beton dengan variasi kadar superplasticizer 0%; 1%; 1,5%; dan 2%  dari berat binder dan membandingkan nilai kuat tekan antara metode maturitas dengan metode destructive test. Pengujian menggunakan beton berbentuk silinder ukuran 30 cm x 15 cm dengan sensor suhu dimasukkan sedalam ± 15 cm. Pengukuran suhu dilakukan pada saat beton berumur 1, 3, 7, 14, 21, dan 28 hari dan pengujian kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari dengan alat Compression Testing Machine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan persamaan logaritmis dalam kurva hubungan kuat tekan-maturity pada beton dengan variasi kadar superplasticizer 0%; 1%; 1,5%; dan 2% menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) mendekati 1 dan selisih nilai kuat tekan antara pengujian destructive dan metode maturitas nilainya masih di bawah 4%.
Kajian Maturitas Beton untuk Memprediksi Nilai Kuat Tekan dengan Variasi Kadar Retarder Agustiantoro, Adib Noor Ahdi; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 4 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i4.2866

Abstract

Ketepatan waktu pada proyek menjadi hal yang sangat krusial karena akan berpengaruh pada keberlangsungan proyek. Salah satu metode untuk memprediksi kekuatan beton di tempat secara langsung adalah metode maturitas beton. Persamaan paling efisien untuk perhitungan kuat tekan beton dengan metode maturitas beton (maturity method) adalah persamaan logaritmis. Metode penelitian dilakukan dengan cara uji eksperimental untuk menentukan indeks maturity lalu diolah dengan persamaan logaritmis untuk memprediksi nilai kuat tekan beton. Sampel beton dengan variasi campuran retarder sebanyak 0%; 0,3%; 0,4%; serta 0,5% dari berat binder. Sampel yang digunakan berbentuk silinder dengan dimensi tinggi 30 cm dan dengan diameter 15 cm. Kemudian kuat tekan beton metode maturity test dibandingkan dengan pengujian compression test machine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode prediksi dengan persamaan logaritmis dalam kurva hubungan kuat tekan dan maturity pada beton dengan variasi kadar retarder menghasilkan nilai koefisien determinasi (R2) diatas 0,9500. Dapat disimpulkan bahwa persamaan logaritmis dapat digunakan dengan baik untuk memprediksi kuat tekan beton menggunakan metode non destructive. Selisih kuat tekan beton dengan metode destructive test dan non destructive test paling besar adalah 4,29%
Kajian Kuat Tarik Belah Pada Beton Bubuk Reaktif Dengan Pasir Kuarsa 30% dan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Parsial Semen Wijaya, Dhimas Widya Taruna; Safitri, Endah; Wibowo, Wibowo
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i2.2964

Abstract

Inovasi dalam teknologi beton telah mengalami perkembangan yang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu contoh perkembangan teknologi pada beton adalah penggunakan fly ash pada beton bubuk rekatif atau Reactive Powder Concrete (RPC). Penggunaan fly ash dalam campuran beton berperan sebagai substitusi parsial semen dan dalam upaya pemanfaatan limbah dari batu bara. Pada penelitian ini, komposisi beton bubuk reaktif menggunakan pasir kuarsa sebesar 30% dari berat agregat halus dan variasi komposisi fly ash sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; 20%; dan 25% dari berat semen dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh dari penggunaan fly ash pada setiap variasi terhadap nilai dari kekuatan tarik belah beton bubuk reaktif. Pada pembuatan beton bubuk reaktif menghilangkan penggunaan agregat kasar dan menggantinya dengan menggunakan agregat halus dengan tujuan untuk meningkatkan homogenitas pada campuran beton dan menghasilkan beton mutu tinggi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan 18 sampel benda uji. Benda uji yang digunakan untuk mendapatkan nilai kuat tarik belah berbentuk silinder dengan diameter 15 cm, dan tinggi 30 cm yang sudah mencapai umur beton 28 hari, dan pengujian dilakukan menggunakan mesin compression testing machine (CTM). Pada pengujian kuat tarik belah dengan pasir kuarsa 30% dan variasi komposisi fly ash sebagai substitusi parsial semen didapatkan nilai berturut-turut sebesar 4,76 MPa; 4,90 MPa; 5,47 MPa; 5,19 MPa; 5,05 MPa; dan 4,36 MPa.
Compressive Strength Study on Reactive Powder Concrete with 30% Quartz Sand and Variations in Fly Ash Composition as Partial Substitution of Cement Safitri, Endah; Wibowo, Wibowo; Fadhil, Bayu Dian
Sustainable Civil Building Management and Engineering Journal Vol. 1 No. 3 (2024): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/scbmej.v1i3.3009

Abstract

The concrete industry is considered environmentally unfriendly and unsustainable due to the significant consumption of natural materials. Currently, the industry predominantly uses Portland cement as its main ingredient, leading to an increase in Portland cement production. However, the use of fly ash can help make the concrete industry more sustainable in the future. Fly ash can be used as a partial replacement for Portland cement in concrete production. This study aims to determine the effect of fly ash variations on the compressive strength of reactive powder concrete. The research method used is experimental. The concrete mix design includes 30% quartz sand and fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. The compressive strength test specimens are cylindrical with a diameter of 7.5 cm and a height of 15 cm. The resulting test specimens have a compressive strength of more than 41.4 MPa, thus qualifying as high-strength concrete. The compressive strength test results for fly ash variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25% are 62.62 MPa, 66.27 MPa, 75.59 MPa, 68.78 MPa, 66.21 MPa, and 63.70 MPa, respectively.