Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Bentuk Gerak Tari Uma Talang Di Sanggar Seroja Kecamatan Sungai Rotan: Bentuk Gerak Tari Uma Talang Di Sanggar Seroja Kecamatan Sungai Rotan Kartina Triyani; Efita Elvandari; Fadhilah Hidayatullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1569

Abstract

Tari Uma Talang merupakan tari kreasi daerah kecamatan sungai rotan, yang diciptakan pada tahun 2018, dimana tari ini menceritakan tentang aktivitas masyarakat di Kecamatan Sungai Rotan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk gerak tari Uma Talang dengan menggunakan analisis bentuk gerak dalam Koreografi Bentuk-Teknik-Isi Y. Sumandiyo Hadi yang berisi 6 prinsip bentuk yaitu Kesatuan (1), Variasi (2), Repetisi (3), Transisi (4), Rangkaian (5), Klimaks (6). Manfaat dalam penelitian ini untuk menambah wawasan peneliti maupun pembaca tulisan ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sebagai penguat penelitian, peneliti mewawancarai 4 informan, Widia S.Pd., Rani Kristina S.Pd., Marta Sarmia, dan Sonia Puspita, orang yang telah memberikan informasi mengenai tari Uma Talang.  
Pengaruh Metode Drill dalam Pembelajaran Tari Rodat di Kelas X SMKN Sumsel Anisa Fitria Delviani; Efita Elvandari; Hasan Hasan
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2737

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Metode Drill dalam Pembelajaran Tari Rodat di Kelas X SMKN Sumsel”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa dan keterampilan siswa dalam pembelajaran seni tari, terkhususnya tari Rodat di kelas X SMKN Sumsel. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa, melalui metode drill yang menekankan latihan secara berulang-ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode drill dalam pembelajaran tari Rodat di kelas X SMKN Sumsel. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan sampel penelitian yang berjumlah 27 siswa kelas X Perhotelan 2. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes unjuk kerja (pretest dan posttest) dengan aspek penilaian wiraga, wirama, dan wirasa, serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh metode drill dalam pembelajaran tari Rodat di kelas X SMKN Sumsel melalui uji normalitas data dan uji hipotesis (Ujji-t) dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,8 meningkat menjadi 79,1 pada nilai posttest. Uji Hipotesis menunjukan bahwa jika  sebesar 46,78 lebih besar dari   sebesar 2.056   dengan taraf signifikan 0,05 sehingga  diterima dan   ditolak. Dengan demikian, penerapan metode drill terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tari Rodat.
PEMBELAJARAN TARI KREASI BARU DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SISWA SMP NEGERI 22 PALEMBANG Aisyah Ramadhanti; Deria Sepdwiko; Efita Elvandari
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11882

Abstract

This study aims to describe the implementation of new creative dance learning in extracurricular activities and its impact on students’ creativity at SMP Negeri 22 Palembang. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of dance extracurricular instructors and students participating in dance extracurricular activities. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the learning process of new creative dance was carried out systematically through planning, implementation, and evaluation stages. The learning activities were conducted using demonstration methods, direct practice, movement exploration, and group work. Students showed enthusiasm and active participation during the learning process. New creative dance learning had a positive impact on improving students’ creativity, self-confidence, teamwork skills, and kinesthetic intelligence. However, several obstacles were found, such as limited practice time, inadequate facilities, and differences in students’ abilities. Therefore, new creative dance learning in extracurricular activities can be considered effective as a means of developing students’ overall potential.
Pembelajaran Seni Kriya dengan Memanfaatkan Limbah Plastik melalui Metode Demonstrasi di Kelas VII SMP Negeri 2 Muara Kuang Reva Anggita; A Heryanto; Efita Elvandari
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8275

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran seni kriya dengan memanfaatkan limbah plastik melalui metode demonstrasi di kelas VII SMP Negeri 2 Muara Kuang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran seni kriya yang masih cenderung menekankan pada penyampaian materi secara teoritis, sementara kegiatan praktik belum dilaksanakan secara maksimal sehingga keaktifan dan kreativitas peserta didik belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Muara Kuang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan pembelajaran berlangsung selama tiga kali pertemuan yang mencakup pengenalan materi seni kriya dan pemanfaatan limbah plastik, demonstrasi langkah-langkah pembuatan karya dengan teknik anyaman, serta penyelesaian karya oleh peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mampu menghasilkan karya seni kriya berupa kotak tisu, keranjang belanja, dan tikar yang memiliki nilai estetis dan nilai guna. Pembelajaran seni kriya melalui metode demonstrasi terbukti mampu meningkatkan keterlibatan, kreativitas, keterampilan, serta kesadaran lingkungan peserta didik.
PENGARUH MODEL EXPLICIT INSTRUCTION DALAM PEMBELAJARAN TARI YA SAMAN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 8 PALEMBANG Melli Alyana Melli; Efita Elvandari; Nofroza Yelli
TAMUMATRA Vol 8 No 1 (2025): Tamumatra
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/tmmt.v8i1.30406

Abstract

This study aims to determine the effect of the explicit instruction model on the learning of Ya Saman dance in extracurricular activities at SMA Negeri 8 Palembang. The research problem focuses on the effectiveness of the explicit instruction learning model in improving students’ learning outcomes in dance instruction. This study employed a quantitative approach using a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest–Posttest Design. The population as well as the sample consisted of all students participating in the dance extracurricular activity at SMA Negeri 8 Palembang, totaling 20 students.Data were collected through a practical performance test in the form of a dance performance assessment administered before and after the treatment. The collected data were analyzed using a t-test to examine differences in students’ learning outcomes between the pretest and posttest. The results showed that the mean pretest score was 52.95, while the mean posttest score increased to 77.30. Based on the t-test analysis, the calculated t-value was 7.30, while the t-table value was 2.01. Since the calculated t-value was greater than the t-table value (7.30 > 2.01), the null hypothesis (H₀) was rejected and the alternative hypothesis (H₁) was accepted.These findings indicate that the application of the explicit instruction model has a significant effect on improving students’ learning outcomes in Ya Saman dance instruction within extracurricular activities at SMA Negeri 8 Palembang. Therefore, the explicit instruction model is considered effective in facilitating students’ understanding and performance of dance movements through a structured and step-by-step learning process.