Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGEMBANGAN UMKM INDUSTRI FURNITURE SEBAGAI BENTUK USAHA EKONOMI PRODUKTIF DESA ABANG BATUDINDING – KINTAMANI: Indonesia I.B.Made Putra Manuaba; I Ketut Puja Wirya Sanjaya; Nengah Ganawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6810

Abstract

Desa Abang Batudinding adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Sebelum adanya pandemi Covid 19, usaha kerajinan kayu berkembang pesat di desa ini. Namun dengan adanya pandemi Covid 19, usaha kerajinan kayu mulai menurun, karena sepinya order/pesanan, produksi kerajinan juga menurun, pendapatan juga menurun drastis, sehingga banyak usaha yang bangkrut. Saat ini hanya beberapa pengerajin saja yang masih bisa bertahan untuk meneruskan usahanya, salah satunya adalah kelompok kerajinan furniture dan dekorasi yang dipimpin oleh Bapak I Nyoman Rames, yang merupakan mitra program PkM. Produksi dilakukan atas dasar pesanan dan berproduksi berdasarkan ide kreatif dari mitra sendiri, yang nantinya akan dipajang sebagai sampel produk.Terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pengelolaan dari usaha tersebut, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, belum memiliki sistem promosi untuk memasarkan produknya dan ada peralatan produksi yang kondisinya sudah rusak. Jenis kegiatan yang dilakukan untuk membantu pengerajin adalah memberikan bantuan seperangkat komputer, pelatihan dan pendampingan pembukuan dan promosi pemasaran secara online. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha dan pemasaran, serta meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja.
PENGEMBANGAN UMKM INDUSTRI FURNITURE SEBAGAI BENTUK USAHA EKONOMI PRODUKTIF DESA ABANG BATUDINDING – KINTAMANI: Indonesia I.B.Made Putra Manuaba; I Ketut Puja Wirya Sanjaya; Nengah Ganawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6810

Abstract

Desa Abang Batudinding adalah sebuah desa yang berada di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Sebelum adanya pandemi Covid 19, usaha kerajinan kayu berkembang pesat di desa ini. Namun dengan adanya pandemi Covid 19, usaha kerajinan kayu mulai menurun, karena sepinya order/pesanan, produksi kerajinan juga menurun, pendapatan juga menurun drastis, sehingga banyak usaha yang bangkrut. Saat ini hanya beberapa pengerajin saja yang masih bisa bertahan untuk meneruskan usahanya, salah satunya adalah kelompok kerajinan furniture dan dekorasi yang dipimpin oleh Bapak I Nyoman Rames, yang merupakan mitra program PkM. Produksi dilakukan atas dasar pesanan dan berproduksi berdasarkan ide kreatif dari mitra sendiri, yang nantinya akan dipajang sebagai sampel produk.Terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pengelolaan dari usaha tersebut, yaitu belum melakukan pencatatan keuangan, belum memiliki sistem promosi untuk memasarkan produknya dan ada peralatan produksi yang kondisinya sudah rusak. Jenis kegiatan yang dilakukan untuk membantu pengerajin adalah memberikan bantuan seperangkat komputer, pelatihan dan pendampingan pembukuan dan promosi pemasaran secara online. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait pencatatan keuangan usaha dan pemasaran, serta meningkatkan kapasitas produksi usahanya. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja.
The Government's Role in Improving The Business Performance Of Exporters In Bali I Gde Wedana Arjawa; Ni Nengah Ganawati; Putu Ayu Sita Laksmi
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 4 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v4i12.2342

Abstract

The government has an important role in improving the business performance of exporters in Bali Province. By involving these various aspects, the government can make a significant contribution in improving the business performance of exporters in Bali Province, facilitating economic growth and creating jobs. This research was conducted in Bali Province with a population of 237 people and 70 respondents. Results from tests for validity and reliability are accurate and reliable. The results of hypothesis testing show that business performance is significantly and positively influenced by the role of the government. This study shows how the role of the government is carried out well can improve the business performance of exporters in Bali Province.
STRATEGY MODEL FOR DEVELOPMENT OF COMMUNITY-BASED ECOTOURISM MANAGEMENT IN JATILUWIH TOURISM VILLAGE, TABANAN REGENCY Ketut Sudarmini; Ni Nengah Ganawati; Ni Ketut Sariani
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 3 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v3i12.2382

Abstract

Jatiluwih Village is a village located in Penebel sub-district, Tabanan regency, Bali province, Indonesia. Jatiluwih is a tourist village, with a beautiful panorama accompanied by stepped rice fields. The air is cool because it is located at an average height of 700 meters above sea level Jatiluwih Village located in Tabanan Regency, Bali has a unique natural scenery of the widest terraced rice fields and the charm of the waterfall, to become a world cultural heritage. Jtiluwih village is very famous for the stunning natural beauty of terraced rice fields. The beauty of this terraced rice field is also used as one of the best tourist destinations in Tabanan. In addition to the beauty of rice fields, there are many attractions owned by this Jatiluwih Bali Village tourist spot. Not far from the tourist attractions of Jatiluwih Village Bali, there is Yeh Hoo Waterfall hidden behind a moor. The path to get there is also not too difficult, just go down the stairs. In addition to the waterfall object, Jatiluwih Village also has the charm of the expanse of rice fields so wide, that it makes the eye satisfied to see directly the Balinese farmers who are farming rice. Most of the rice fields in this tourist village produce rice. In addition, there are also crops of vegetables, coffee, coconuts, and much more. Tourism village development requires the participation of local communities in all stages of development starting from the planning, implementation, and supervision stages. However, in reality there is often a neglect of community participation. Jatiluwih Village has extraordinary potential and is very important to be developed as an ecotourism village that can increase the income of the village and the surrounding community, for that this study specifically, aims to: (1) analyze the potential of ecotourism in Jatiluwih Village, Tabanan Regency; (2) analyze internal and external conditions in ecotourism development in Jatiluwih Village, Tabanan Regency; (3) formulate a model of ecotourism development strategy in Jatiluwih Tourism Village, Tabanan Regency. This study used a qualitative descriptive research approach. This research also uses an internal and external environment analysis approach followed by a SWOT analysis.
PKM PENYANDANG DISABILITAS MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN ANEKA KUE DI YAYASAN BHAKTI SENANG HATI, GIANYAR Ita Sylvia Azita Azis; Anak Agung Bagus Amlayasa; Nengah Ganawati
Jurnal Dharma Jnana Vol. 1 No. 2 (2021): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.48 KB)

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki kedudukan, hak dan kewajiban yang sama dengan masyarakat non disabilitas. Selama ini sebagian masyarakat memberikan stigma negatif dan juga adanya perilaku diskriminasi di segala hal seperti misalnya sedikit peluang pekerjaan formal, tidak adanya fasilitas public, sehingga kelompok ini merupakan elemen masyarakat yang rentan dengan kemiskinan. Untuk keberlanjutan dan menjaga masa depan para penyandang disabilitas ini diperlukan peningkatan kecakapan hidup sebagai sebuah terobosan. Kecakapan hidup sebagai bekal untuk menapaki kemandirian hidup ini sangat dibutuhkan di lingkungan masyarakat khususnya penyandang disabilitas. Dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini, tim menjalin kerja sama dengan salah satu Yayasan penyandang disabilitas Bhakti Senang Hati di Desa Siangan,Gianyar-Bali yang membutuhkan berbagai pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kecakapan hidup dan juga kemandirian penyandang disabilitas. Untuk meningkatkan kemandirian hidup dan juga kesejahteraan ekonomi penyandang disabilitas, pemerintah dan pemangku kepentingan perlu mengembangkan strategi program pendampingan masyarakat agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat penyandang disabilitas. Salah satu strategi yang dapat diterapkan adalah melalui pelatihan kewirausahaan guna membentuk kelompok usaha bersama pembuatan kue tradisional. Hasil dari kegiatan PKM ini antara lain meliputi adanya peningkatan kemampuan dasar kewirausahaan serta cara membuat kue tradisional sebagai usaha bersamanya para penyandang disabilitas di Yayasan Bhakti Senang Hati.
PEMBERDAYAAN YAYASAN DISABILITAS BHAKTI SENANG HATI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DESA SIANGAN GIANYAR Azis, Ita Silvia Azita; Amlayasa, Anak Agung Bagus; Nitiwidari, Dewa Ayu Putu; Ganawati, Nengah
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i2.7973

Abstract

Abstract. Difabel or disability is a term that includes interference, activity limitations, and participation restrictions. A disorder is a problem with the body's function or structure; An activity limitation is a difficulty faced by an individual in carrying out a task or action, while a participation restriction is a problem experienced by an individual in involvement in life situations. So disability is a complex phenomenon, reflecting the interaction between the characteristics of a person's body and the characteristics of the society in which he or she lives. This community partnership program aims to increase partners' entrepreneurial motivation and provide skills in the use of internet media to support product marketing functions in the form of proactive marketing strategies in order to increase life independence. The methods used in this service are: lectures, question and answer discussions, and demonstration methods for online marketing training programs. The result of this activity is that participants in this case people with disabilities who are under the Bhakti Happy Hati Gianyar Foundation are very enthusiastic about listening to counseling related to literacy and motivation to increase the entrepreneurial spirit and understand using social media applications as online marketing as an effort to increase life independence.  Abstrak. Difabel atau disabilitas adalah istilah yang meliputi gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan adalah sebuah masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya; suatu pembatasan kegiatan adalah kesulitan yang dihadapi oleh individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan, sedangkan pembatasan partisipasi merupakan masalah yang dialami oleh individu dalam keterlibatan dalam situasi kehidupan. Jadi disabilitas adalah sebuah fenomena kompleks, yang mencerminkan interaksi antara ciri dari tubuh seseorang dan ciri dari masyarakat tempat dia tinggal. Program kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi kewirausahaan mitra serta memberikan keterampilan dalam penggunaan media internet untuk menunjang fungsi pemasaran produk berupa strategi pemasaran yang proaktif agar dapat meningkaatkan kemandirian hidup. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: ceramah, tanya jawab diskusi, dan metode demonstrasi untuk program pelatihan pemasaran online. Hasil kegiatan ini adalah peserta dalam hal ini penyandang disabilitas yang bernaung dibawah Yayasan Bhakti Senang Hati Gianyar sangat antusias mendengarkan penyuluhan berkaitan dengan literasi dan motivasi untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan serta memahami menggunakan aplikasi media sosial sebagai pemasaran online sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian hidup. 
Improvement of Performance Lemon Farmer Group in Marga Dajan Puri Village Marga District Tabanan Regency MANUABA, I. B. Made Putra; SANJAYA, I Ketut Puja Wirya; GANAWATI, Nengah
Community Services: Sustainability Development Vol. 2 No. 1 (2024): Community Services: Sustainability Development (November - February 2025)
Publisher : PT Batara Swastika Harati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61857/cssdev.v2i1.85

Abstract

Marga Dajan Puri Village is located in the Marga District of Tabanan Regency. The livelihoods of the village residents are quite diverse, with the majority engaged in agriculture and plantations. Based on the initiative of several villagers, they formed a group to cultivate Organic Seedless Israeli Lemon, consisting of 13 farmers led by Mr. I Made Suastika. The products they produce include lemon fruit, grafted seedlings, and organic fertilizer. There are several issues related to the management of this business, namely the lack of financial record-keeping, the absence of a promotional system to market their products, and production equipment that is already in disrepair. The activities conducted to assist this lemon farmer group include providing training and support for simple financial record-keeping, creating an online marketing promotion strategy, and procuring some new equipment. The goal of this service activity is to enhance the partners' understanding of business financial record-keeping and marketing, as well as to improve their production capacity. The expected outcomes of this activity include the implementation of simple bookkeeping, increased business turnover, production volume, and market share. The targets to be achieved are: enhanced competitiveness, increased turnover and added value for UMKM, application of science and technology in UMKM, publication in national/international journals, online media publication, and uploading videos on YouTube channels
The Influence of Profitability, Dividend Policy, and Institutional Ownership as Moderating Variables on Firm Value GANAWATI, Nengah; PRATIWI, Ketut Winda; SUDARMINI, Ketut; SARIANI, Ketut
Journal of Governance, Taxation and Auditing Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Governance, Taxation and Auditing (October - December 2024)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/jogta.v3i3.1400

Abstract

This study aims to analyze the effect of profitability and dividend policy on firm value with institutional ownership as a moderating variable. The study was conducted in the financial sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2020 period. The research method uses a quantitative approach with a purposive sampling technique, resulting in a sample of 22 companies. Data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA) to test the hypothesis. The results of the study indicate that profitability and dividend policy have a positive and significant effect on firm value. In addition, institutional ownership is proven to strengthen the positive relationship between profitability and dividend policy with firm value. This finding supports the signaling theory which states that profitability and dividend policy provide positive signals to investors regarding the company's prospects. This study contributes to investors and management in decision making, by emphasizing the importance of good corporate governance to increase firm value. The practical implications are that companies are advised to increase profitability, stable dividend policies, and involve institutional ownership to minimize agency conflicts and maximize firm value.
The Role of Digital Transformation as Moderator in the Relationship Between Intellectual Capital and the Performance of Medium Enterprises Through Organizational Learning in Badung Regency Ganawati, Nengah; Suriani, Ni Nyoman; Yogiarta, I Made
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i9.11375

Abstract

The suboptimal management approach with a humanistic perspective, particularly in developing intellectual capital, contributed to the low performance of Medium Enterprises amid rapid organizational changes. Intellectual capital became crucial in adapting to globalization, where MSMEs needed to navigate external threats and opportunities. This study examined digital transformation's role in moderating the relationship between intellectual capital and medium enterprises' performance through organizational learning. Using SEM with SmartPLS 3.0, a sample of 99 medium enterprises was analyzed. Results indicated: 1) High intellectual capital improved organizational learning, 2) Neither intellectual capital nor organizational learning directly improved performance, 3) Digital transformation strengthened the impact of intellectual capital and organizational learning on performance.
The Role of Financial Literacy, Income Level, and Lifestyle in Shaping Financial Management of Millennial Employees in Denpasar City Sudarmini, Ketut; Sariani, Ni Ketut; Ganawati, Nengah
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i9.11376

Abstract

This study examined the influence of financial literacy, income level, and lifestyle on the financial management practices of millennial employees in Denpasar City. Financial management referred to the efficient handling of finances, while financial control involved evaluating whether financial management aligned with the budgeted plans. Millennial employees faced challenges such as limited financial resources and rising living costs, highlighting the need for strong personal financial management skills. The study aimed to address issues like impulsive spending and poor financial planning among millennials. Data were gathered from 75 respondents through a validated and reliable Likert scale questionnaire, selected via incidental sampling. Descriptive analysis provided a profile of the respondents, which served as a foundation for further statistical analysis using multiple linear regression.