Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Perekonomian Masyarakat melalui Pelatihan Bahasa Inggris dan Penumbuhan Jiwa Kewirausahaan di Desa Ababi Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem I Wayan Budiarta; Putu Ayu Sita Laksmi; Ni Wayan Kasni
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 6 (2022): December Pages 944 - 1124
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i6.718

Abstract

PKM ini dilaksanakan karena adanya Pandemi Covid-19 yang berdampak pada kehidupan masyarakat Desa Ababi yang sangat bergantung pada pariwisata. Objek dari pelaksanaan PKM ini adalah masyarakat yang terdampak Pandemic Covid-19. Selama ini masyarakat sangat menggantungkan hidupmya dari kegiatan pariwisata yang berada di desa tersebut. PKM ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat terutama terkait dengan upaya peningkatan perekonomian di masa pandemic covid-19 ini sehingga masyarakat tidak terlalu bergantung semata mata pada pariwisata. Masyarakat diharapkan dapat mencari alternatif lain untuk bertahan di masa pandemi dan juga dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat yang selama ini ketergantungnya pada sektor pariwisata. Metode pelaksanaan PKM ini adalah dalam bentuk pelatihanbahasa Inggris dan sosialisasi tentang kewirausahaan. Pentingnya pengajaran bahasa Inggris dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi anak -anak dalam berbahasa Inggris sehingga jika kondisi sudah mulai normal masyarakat sudah siap sebagai pelaku pariwista di desanya. Sementara itu pentingnya penyuluhan kewirausahaan diberikan karena bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk mrnjadi wirausaha dengan memanfaaatkan perkembangan teknologi informasi saat ini. Hasil pengabdian ini menunjukkan tejadinya peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa sekolah dasar yang awalnya meraka masih banyak yang belum mampu melafalkan huruf dan angka, Sementara untuk kegiatan penyuluhan kewirausahaan ini juga mendapat respon yang sangat positif dari peserta. Hal ini dibuktikan dengan antusiame yang cukup tinggi dan banyak mengajukan pertanyaan terkait dengan kewirausahaan.
KEARIFAN LOKAL DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF DI PROVINSI BALI Putu Ayu Sita Laksmi; I Gde Wedana Arjawa
JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 4 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ jomla.v4i1.1224

Abstract

Sektor industri diyakini sebagai sektor yang dapat memimpin sektor-sektor lain dalam sebuah perekonomian menuju kemajuan. Sejak tahun 2012, geliat industri kreatif di Indonesia semakin menunjukkan perkembangan yang signifikan. Bahkan sekarang ini sebagian orang mulai memprediksikan pertumbuhan industri kreatif bisa melonjak cukup tinggi yakni hingga mencapai tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji (1) hubungan industri kreatif dan pertumbuhan ekonomi, (2) hubungan industri kreatif dan kesejahteraan masyarakat dan (3) hubungan kearifan lokal dalam mendukung pengembangan industri kreatif.Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode kualitatif yang bersumber pada studi pustaka. Dalam penelitian studi pustaka penulis atau peneliti berhadapan langsung dengan naskah atau data angka, bukan dengan pengetahuan langsung dari lapangan. Data pustaka berasal dari sumber sekunder bukan data primer. Penelitian ini menyimpulkan antara lain bahwa sektor industri memiliki peranan penting dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) dan penciptaan lapangan perkerjaan. Industri kreatif ternyata mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menumbuh kembangkan industri kreatif tidak bisa lepas dari budaya setempat. Budaya dan kearifan lokal menjadi salah satu faktor yang mendukung lahirnya pengembangan kreativitas yang dapat menghasilkan karya tertentu berupa industri kreatif. Ini mengandung makna bahwa kearifan lokal mendukung pengembangan industri kreatif.
PERAN PEMERINTAH DAN MODAL SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PELAKU USAHA Putu Ayu Sita Laksmi; I Gde Wedana Arjawa
JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Vol. 4 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ jsm.v4i3.1453

Abstract

Kesejahteraan individu merupakan kesejahteraan yang dirasakan oleh setiap orang sebagai individu sedangkan kesejahteraan masyarakat merupakan kesejahteraan yang dirasakan oleh semua orang dalam suatu kesatuan. Kesejahteraan pelaku usaha adalah merupakan kesejahteraan individu yang bergerak dalam kegiatan usaha. Ada beberapa faktor yang menjadi penentu kesejahteraan pelaku usaha diantaranya yaitu peran pemerintah dan modal sosial. Pemerintah memiliki peran strategis dalam pemberdayaan pelaku usaha di Indonesia mengingat pelaku usaha dengan karakteristik UMKM memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan ekonomi negara. Keberadaan modal sosial merupakan salah satu aset yang sangat penting dan menjadi alat perekat didalam pelaksanaan kegiatan usaha. Wujud nyata dari modal sosial dalam dunia usaha diwujudkan dalam bentuk kepercayaan, jaringan sosial, tanggung jawab dan kerjasama antar pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pemerintah dalam pemberdayaan pelaku usaha, peran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha dan mengkaji peran modal sosial dalam meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha. Hasil kajian ini menunjukan bahwa peran pemerintah dan modal sosial dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.
Program Pengelolaan dan Benchmarking Wisata Alam Berkelanjutan di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar Ni Luh Putu Indiani; I Made Sara; Suparto Wijoyo; Rosa Ristawati; Putu Ayu Sita Laksmi; Gede Sanjaya Adi Putra; I Made Aditya Pramartha; Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi; I Komang Putra; I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra
Community Service Journal (CSJ) Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.782 KB)

Abstract

Desa Wisata Taro memiliki daya tarik wisata alam yang asri berupa hutan bambu yang terkonservasi oleh desa, sungai yang bersih serta peternakan lembu putih yang dikelola secara adat dan diternak dengan baik oleh warga desa. Dari hasil observasi, ditemukan beberapa permasalahan yaitu: pengelolaan desa wisata belum optimal, pengurus desa wisata belum mengetahui dasar hukum yang tepat dalam pengelolaan desa wisata, dan permasalahan yang tidak kalah penting adalah kurangnya wawasan pengurus Desa Wisata Taro mengenai metode yang tepat dalam pengelolaan wisata alam berkelanjutan. Solusi yang ditawarkan untuk permasalahan pertama adalah melakukan kegiatan loka karya. Kemudian untuk permasalahan kedua diberikan penyuluhan terkait dasar hukum pengelolaan desa wisata. Solusi permasalahan ketiga adalah benchmarking metode pengelolaan wisata alam berkelanjutan yang diterapkan di Swiss. Secara garis besar metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas identifikasi masalah, observasi, analisis situasi, seminar/penyuluhan/benchmarking. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan indikator: tercapainya tujuan kegiatan, tercapainya target yang telah direncanakan, dan keberlanjutan program. Tingkat ketercapaian ketiga indikator ini menunjukkan nilai di atas 75% sehingga kegiatan pengabdian ini telah berjalan baik. Sebagai bentuk keberlangsungan proram, promosi Desa Wisata Taro perlu terus dilakukan dan diperbaharui agar meningkatkan daya tariknya, masyarakat Desa Taro perlu mengimplementasikan materi dari penyuluhan dasar hukum pengelolaan desa wisata, dan hasil benchmarking metode pengelolaan sustainable tourism perlu dijadikan referensi oleh pengelola Desa Wisata Taro dalam mengelola dampak pariwisata terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan
Pendampingan Masyarakat Dalam Pembentukan Desa Pejeng Kaja Menjadi Desa Wisata Dwi Novigga Artha Pande Putu; Pradnyaswari Anasta Putri Ni Putu Ratih; Putu Ayu Sita Laksmi
Jurnal Sutramas Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sutramas
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Pejeng Kaja terletak di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar yang memiliki begitu banyak potensi untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata. Keterbatasan anggaran yang dan tuntutan dari Permendagri bahwa setiap Desa diharapkan mandiri secara ekonomi maka perlu adanya solusi terkait permasalahan ini, Secara kasat mata potensi di Desa Pejeng Kaja antara lain 9 Subak, beberapa Pura Cagar Budaya dan Lahan Berdagang. Potensi tersebut apabila lebih diobservasi dan dianalisis maka akan didapatkan hasil yang mendetail mengenai kelebihan dan peluang dari setiap potensi yang ada Desa Pejeng Kaja. Pada program kemitraan masyarakat ini kami bekerja sama dengan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di Desa Pejeng Kaja untuk turut bersama-masa menyusun dan pengembangkan desa menjadi Desa Wisata. Pokdarwis di desa ini baru terbentuk dengan SDM yang tidak memiliki background dibidang pembangunan, pariwisata dan ekonomi. Oleh sebab itu kami pihak akademisi akan mendampingi mitra dalam mengobservasi, pengukuran, penyusunan, desain, mengadakan Focus Group Disscusion dan sosialisasi hingga menghasilkan gagasan pengembangan Desa Pejeng Kaja menjadi Desa Wisata. Tahap ini merupakan awal dari pembentukan Desa Wisata dengan prospek pengebangan berkelanjutan. Tidak sebatas pembuatan dokumen analisis dan gambar pengembangan desa, pengabdian ini juga memiliki luaran. Luaran PKM ini berupa Jurnal Pengabdian kepada masyarakat, Publikasi media massa online, HKI, dan dokumen studi kelayakan dan perencanaan.
Pengembangan Desa Wisata Penglipuran Menuju Desa Wisata Berkelanjutan I Wayan Budiarta; Ni Wayan Kasni; Made Pulawan; Putu Ayu Sita Laksmi
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 5 (2023): October Pages 363 - 456
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i5.830

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh mitra, yaitu terkait dengan objek kunjungan wisatawan ke Desa Penglipuran yang hanya mengandalkan keindahan dan kebersihan serta keseragaman bentuk rumah adat warga. Dengan hanya mengandalkan daya tarik tersebut saja, maka dampak kegiatan pariwisata belum secara maksimal dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Solusi yang ditawarkan terhadap permasalahan tersebut adalah penyuluhan kewirausahaan. Penyuluhan kewirausahaan bertujuan untuk memperkenalkan kewirausahaan kepada masyarakat di Desa Penglipuran sehingga tidak tergantung pada pendapatan dari tiket masuk yang dikenakan kepada wisatawan. Dengan penyuluhan kewirausahaan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya wirausaha baru yang menunjang keberlangsungan pariwisata di Desa Penglipuran. Permasalahan kedua adalah terkait dengan penyiapan Sumber Daya Manusia guna menunjang pengembangan Desa Wisata Penglipuran. Penyiapan SDM diprioritaskan pada siswa sekolah dasar dengan pertimbangan bahwa mereka merupakan SDM penerus dalam keberlanjutan pariwisata di Penglipuran. Materi pengajaran bahasa Inggris yang diberikan meliputi body parts, question words, preposition and giving direction dan job. Dalam pengajaran bahasa Ingrgis ini metode yang diaplikasikan adalah Metode Communicative Language Teaching (CLT). Metode pembelajaran ini merupakan metode yang terbukti efektif dalam bidang pengajaran bahasa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa sekolah dasar terkait materi yang telah diberikan. Sementara untuk kegiatan penyuluhan kewirausahaan ini juga mendapat respon yang sangat positif dari peserta yang merupakan generasi muda Desa Penglipuran.
Pendampingan Masyarakat Dalam Perancangan Pasar Di Desa Pejeng Kaja Sebagai Penunjang Desa Wisata Pande Putu Dwi Novigga Artha; Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri; Putu Ayu Sita Laksmi
Jurnal Anala Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Anala
Publisher : Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/anala.11.2.1458.40-50

Abstract

Desa Pejeng Kaja terletak di Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar merupakan sebuah desa yang kaya akan potensi alam dan peninggalan cagar budaya. Melihat bagaimana potensi peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali, dan adanya kebijakan pembangunan pariwisata berbasis desa, Desa Pejeng Kaja melalui pemerintahan desa berupaya mengarahkan pengembangan desa menjadi sebuah destinasi wisata dengan mengembangkan titik-titik potensi wisata alam & budaya yang ada di wilayah Desa. Berdasarkan hasil analisis studi kelayakan tahun 2022 desa Pejeng Kaja memiliki 9 subak dan banyak pura cagar budaya. Sehingga dalam perancangan masterplan terdapat beberapa fasilitas yang diusulkan antara lain jalan tani, pengembangan pura dan revitalisasi pasar. Berdasarkan urgensi pengadaan maka dipilihlah pengadaan pasar menjadi fokus pengabdian tahun 2023. Pasar merupakan tempat berputarnya roda ekonomi, standar kesejahteraan dan sekaligus menjadi identitas kawasan. Revitalisasi pasar Desa Pejeng Kaja akan mejadi pasar masyarakat sekaligus pasar kerajinan dan oleh oleh sehinga diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat dengan pengelolaan menjadi bagian dari Bundes. Luaran dari pengabdian ini adalah gamabr konsep Pasar di Desa Pejeng Kaja dan Penyuluhan terkiat Strategi Perningkatan Ekonomi Pelaku UMKM melalui Pembukaan Pasar Rakyat. Tujuan dari pengabdian ini selain memberikan fasilitas juga memberikan edukasi terkait pengembangan desa menjadi desa wisata yang mandiri
Character Building pada Pekerja Seks Komersial dan Orang dengan HIV AIDS melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Penanaman Nilai-Nilai Agama Dewa Putu Yudi Pardita; I Komang Putra; I Putu Gde Chandra Artha Aryasa; Putu Ayu Sita Laksmi; I Gde Wedana Arjawa
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v8i3.1406

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan membantu PSK dan ODHA dalam meningkatkan keterampilan dan kemampuan kewirausahaan mereka. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai hal seperti manajemen keuangan, pemasaran, pengelolaan usaha, serta kemampuan untuk berkomunikasi dan bernegosiasi dengan konsumen. Program dilaksanakan dalam beberapa tahap dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Hasil dan manfaat yang diperoleh dalam proses pelaksanaan program antara lain peserta dapat mengalami perubahan positif dalam sikap dan perilaku mereka. Mereka mulai menerapkan etika, keadilan, dan kepedulian dalam interaksi sehari-hari, memungkinkan mereka untuk lebih terlibat dalam masyarakat dan menghadapi stigma dengan lebih kuat. Disamping itu, peserta mendapatkan gambaran mengenai peluang usaha dengan modal yang kecil walaupun dengan prospek keuntungan yang tidak terlalu besar melalui pengenalan platform e-commerce yang memberikan inspirasi bagi peserta dalam memulai usaha secara online. Character Building for Commercial Sex Workers and People Living with HIV AIDS through Entrepreneurship Training and Religious Values Inculcation This Community Service aims to help prostitutes and PLWHA improve their entrepreneurial skills and abilities. In this training, participants will learn various things such as financial management, marketing, business management, as well as the ability to communicate and negotiate with consumers. The program is implemented in several stages using various interactive and participatory learning methods. The results and benefits obtained in the program implementation process include participants being able to experience positive changes in their attitudes and behavior. They begin to apply ethics, fairness, and caring in their daily interactions, allowing them to become more involved in society and confront stigma more strongly. Apart from that, participants got an idea of business opportunities with small capital even though the profit prospects are not too big through the introduction of an e-commerce platform which provides inspiration for participants in starting an online business
Kemandirian dengan alam : Pengembangan Ekowisata Subak sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal di Desa Siangan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar Putu Ayu Sita Laksmi; Yogiswara Darma Putra; I Made Sara; I Made Setena; I Komang Putra; Mohd Raziff Jamaludin
Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS Vol. 9 No. 2 (2023): Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/bp.v9i2.118-123

Abstract

The research endeavors to explore the potential of Subak ecotourism as a catalyst for community empowerment and sustainable development within Siangan Village. The research methodology adopts a comprehensive approach, delving into the Subak system, a traditional agricultural water management system, and its synergy with ecotourism activities. Data collection methods encompass interviews, surveys, and observations, strategically applied to amass insights into the current status of ecotourism development and its ramifications on the local community. The study's findings underscore the substantial role of Subak ecotourism in fostering community empowerment. Through the promotion of sustainable practices, preservation of cultural heritage, and active community engagement in ecotourism endeavors, the initiative aims to elevate the economic, social, and environmental well-being of Siangan Village's residents. Furthermore, it seeks to instill a sense of pride and ownership within the local community, subsequently stimulating increased community involvement and empowerment. The research also delves into the potential challenges and opportunities that may manifest during the implementation of the Subak ecotourism project. The results emphasize the necessity of collaborative efforts among diverse stakeholders, including local governmental bodies, community members, and tourism organizations, to guarantee the success and enduring sustainability of the undertaking. Anticipated outcomes of this study are expected to augment the existing knowledge base on community-centered ecotourism development, particularly in the context of Subak systems. These findings are poised to provide valuable guidance to policymakers, researchers, and practitioners in formulating strategies for the sustainable advancement of ecotourism that effectively empowers local communities while safeguarding natural and cultural heritage. In conclusion, this research contributes to the growing body of literature on community-based ecotourism by providing insights into the unique dynamics and potential of Subak ecotourism in Siangan Village. By embracing sustainable practices and preserving cultural heritage, this initiative holds promise as a model for empowering communities while ensuring the preservation of their natural and cultural treasures.
The Influence of Green Governance, Implementation of Energy Accounting, and Green Human Resource Management on Sustainability Performance: An Empirical Study in the Hospitality Industry in Bali Komang Adi Kurniawan Saputra; Putu Ayu Sita Laksmi
Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jia.v9i1.66630

Abstract

This research aims to conduct an empirical study on the relationship between stakeholder pressure in the form of green governance, the implementation of energy accounting, and green human resource management, and their impact on sustainability performance. The study focuses on the hospitality industry, specifically star-rated hotels in Bali Province, Indonesia, with a population of 300 hotels. A proportionate stratified random sampling technique was employed to select the sample. Data were collected using a questionnaire instrument through survey techniques and analyzed using multiple linear regression. The originality of this study lies in the development of new variables that have not yet been explored in the current accounting research. The results indicate that green governance, energy accounting, and green human resource management have a significant positive influence on sustainability performance. The findings contribute to the development of stakeholder theory and provide practical insights for hotel management on developing green strategies and achieving the green hotel designation, which aligns with societal and customer legitimacy goals. Additionally, the study offers policy implications for enhancing the supervision and enforcement of existing regulations to ensure a more mandatory nature of green practices in the hospitality industry.
Co-Authors AGASTIRA, Gusti Ngurah Danan AMERTHA, Sahya Anak Agung Istri Krisna Gangga Dewi Ari Surya Darmawan Artha Aryasa, I Putu Gde Chandra BAKAR, Mohd Azlan Bin Abu Bareto, Carlos Afonso Citra, Dewi Dearestu Putty N Dewa Putu Yudi Pardita DEWI, Gusti Ayu Agung Istri Sari DHARMANEGARA, I. B. Agung DIANINGSIH, Ni Wayan Yunita Dwi Novigga Artha Pande Putu Ekajayanti, L.G.P Sri Evi Triandini FERAYANTI, Kadek Dewi FRANZA, Ni Putu sinria G Oka Baskara JW Gede Sanjaya Adi Putra I Gde Wedana Arjawa I Komang Putra I Komang Putra I Komang Putra I Komang Putra I Made Aditya Pramartha I Made Sara I Made Setena I Made Suniastha Amerta I Wayan Gde Yogiswara Darma Putra I Wayan Werasmana Sancaya JAMALUDDIN, Mohd Raziff Bin Jamaludin, Mohd Raziff JANUARIANTA, Januarianta Jayawarsa, A.A. Ketut JULIANTARA, I Wayan Juliantara Komang Adi Kurniawan Saputra KRISNA, Ary KUSUMA, A.A Made Indra Wijaya Made Pulawan Made Pulawan, I Mohd Raziff Jamaludin Ni Luh Putu Indiani Ni Made Rustini, Ni Made Ni Made Wahyuni Ni Nengah Ganawati Ni Putu Ratih Pradnyaswari Ni Putu Ratih Pradnyaswari Anasta Putri Ni Wayan Kasni Noordin, Noorliza MD. Pande Putu Dwi Novigga Pande Putu Dwi Novigga Artha Pardita, Dewa Putu Yudi Pasupati, Bayu PRAMAISWARI, Made Adinda Anugrah Deva Pramana, Made Surya PRATIKA, I Gede Candra Adi Puji Purwatiningsih, Aris PURNAMAWATI, Ida Ayu Putu Santi PUTRA, I Ketut Johny Pramananda Putra, I Putu Iwan Pramana Putra, Yogiswara Darma PUTRI, Sukmasari Triana Gita Putu Yudha Asteria Putri RASHID, Wan Edura Wan Rosa Ristawati SAIHANI, Shamsul Bahrin SARI, Ni Wayan Diah Kartika Selamet, I Ketut Setena, I Made Setini, Made Suardana, Gede SUGIATI , Gusti Ayu Suparto Wijoyo Suriani, Ni Nyoman SURLIMNA, Ni kadek Linda Surlimna WIWEKA, Darma Yogiarta, I Made Yogiswara Darma Putra