Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KARAKTERISTIK MORFOMETRIK KAMBING BOERKA PADA BERBAGAI TINGKATAN UMUR DI UPT. AGRI SCIENCE TECHNOPARK UNISLA Wenny Ladhunka Nur Aliyya; Muhammad Fathul Amin; Alfian Adi Atma
Wahana Peternakan Vol. 7 No. 1 (2023): Wahana Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v7i1.718

Abstract

This study aims to identify the morphometric characteristics of male Boerka goats and female Boerka goats at different age levels as a basic step of selection in breeding and improving the genetic quality of goats. A total of 25 samples of Boerka goats, namely 10 male Boerka goats and 15 female Boerka goats were used to identify qualitative and qualitative traits at the age levels of 0-6 months, >6-12 months, and >12 months. The morphometric parameters observed consisted of qualitative characteristics, namely the diversity of coat colors, the diversity of horn shapes, the diversity of the color of the legs and the diversity of the front lines. While quantitative traits consist of body weight, height, body length, and chest circumference. The results of qualitative research found that Boerka goats had a dominant diversity of brown white fur color, short and small horns, black and white leg color, and a convex head shape. The average values ​​of body weight, height, body length, and chest circumference of male Boerka goats and female Boerka goats at various age levels were not significantly different except for chest circumference with age group > 12 months
Tingkat Keunggulan Semen Cair Sapi Simental Dengan Media Penyimpanan Menggunakan Suhu Termos Es Batu Alfian F Atma
Musamus Journal of Livestock Science Vol 6 No 2 (2023): Musamus Journal of Livestock Science
Publisher : Faculty of Agriculture, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjls.v6i2.6045

Abstract

This study aims to determine the difference in the quality of liquid semen of Simental cattle using CEP-3 diluent (Bovine Serum Albumin (BSA) in CEP-2 diluent is replaced with 0.4% egg white) and tris aminomethane egg yolk without raffinose stored in a filled thermos. ice. The research was conducted at the Integrated Laboratory of the Faculty of Animal Husbandry and Fisheries, Lamongan Islamic University. The research material was cement of simental cattle. The research used an experimental method, namely 2 treatments and 4 replications consisting of P1 (CEP-3 + 20% egg yolk) and P2 (tris aminomethane without raffinose + 30% egg yolk). The variables observed were motility, spermatozoa membrane integrity and total motile spermatozoa. Data were analyzed using the unpaired T test, total motile spermatozoa were tested using Pearson's Chi Square with an expected value of 40 million motile spermatozoa/ml. The results showed that the P1 and P2 diluent treatments were not significantly different (p>0.05) on spermatozoa motility, but were significantly different (p<0.05) on the 4th and 6th hcrossour storage time on the integrity of the spermatozoa membrane stored in thermos media. fill with ice cubes. The conclusion of the research is that the diluent CEP-3 and tris aminomethane egg yolk without raffinose have the same ability to maintain the quality of liquid semen of simental cattle stored in a thermos filled with ice cubes.
Pemanfaatan Enceng Gondok Sebagai Pakan Ternak Kambing di Desa Lukrejo Kecamatan Kalintengah Kabupaten Lamongan Alfian Adi Atma; Wenny Ladhunka Nur Aliyya; Anik Fadlilah; Edi Sutanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5802

Abstract

Eceng gondok adalah tumbuhan air mengapung dan berkembang sangat cepat sehingga dianggap merusak lingkungan perairan dan menjadi salah satu penyebab banjir. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pelatihan kepada masyarakat dalam pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan ternak kambing berbasis silase di Desa Lukrejo Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan. Banyak permasalahan yang dihadapi di Desa Lukrejo di antaranya yaitu minimnya sumber pakan ternak kambing, pertumbuhan enceng gondok yang semakin meluas dan menjadi penyebab kotor dan banjir di aliran sungai, bahkan lahan sawah atau tambak. Sehingga dibuthkan suatu kegiatan untuk mengurangi permasalahan yang ada melalui pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh fakultas petenakan Universitas Islam Lamongan dengan mitra Bumdes Desa Lukrejo. Kegiatan dilakukan pada tanggal 02 Mei sampai 27 Mei 2023 yang belokasi di Desa Lukrejo Kecamatan Kalitengah Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabidan terdiri dari sosialisasi dan perijinan lokasi, penyuluhan pengolahan pakan, dan pelatihan pembuatan pakan berbasis silase. Kegiatan disambut dengan baik dan antusias oleh seluruh masayarakat Desa Lukrejo yang dibuktikan dengan peserta dapat mengikuti langkah demi langkah hingga akhir pelatihan. Terselesaikannya kegiatan pengabdian ini sedikit banyak telah memberikan solusi yang efektif bagi masyarakat setempat yaitu baik masalah pakan ternak maupun eceng godok dapat teratasi
Persepsi Masyarakat terhadap Polusi Pengembangan Ternak Itik Di Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan Alfin Arya Rangga Fadhilah; Mufid Dahlan; Alfian Adi Atma
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 04 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i04.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana persepsi masyarakat terhadap polusi pengembangan ternak itik di Desa Tawang Rejo di kecamatan Turi. Menggunakan metode purposive sampling di tentukan menggunakan rumus slovin dikarenakan peternak dilokasi Tawangrejo memiliki populasi 240 orang Hasil penilitian menujukkan bahwa jumlah skor sebanyak 924 untuk persepsi masyarakat secara keseluruhan skor (904,7-1117,5) termasuk kategori terganggu. Dari hasil tersebut bahwa responden merasa terganggu dengan keberadaan peternakan Itik yang berada ditengah pemukiman penduduk serta kurang memperhatikan kebersihan kandang.
Analisa Tata Niaga dan Keuntungan Pemasaran Sapi Potong di Koperasi Ternak Gunungrejo Makmur Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Sonny Isnanda Adi Pratama; Mufid Dahlan; Alfian Adi Atma
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 04 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i04.77

Abstract

Tata niaga Pemasaran pada sektor peternakan sebagai salah satu kegiatan lanjutan dari proses produksi, kegiatan pemasaran berperan penting pada sektor peternakan, pemasaran dibutuhkan dalam menyampaikan produk langsung pada konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran tata niaga, margin keuntungan/pemsaran, dan tingat efisiensi saluran tata niaga oleh peternak dan jagal sapi potong di Koperasi ternak Gunungrejo Makmur Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan. Metode penelitian menggunakan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saluran pemasaran sapi potong di Koperasi Gunungrejo Makmur Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan terdapat 3 pola saluran pemasaran. Dari seluruh pola pemasaran I, II, dan III total margin paling tinggi diperoleh pada saluran pemasaran III yaitu sebesar Rp.18.300/kg, sedangkan total margin pemasaran paling rendah diperoleh pada saluran I sebesar Rp.13.900/kg.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Sumber Daya Lokal sebagai Pakan Ternak Kambing serta Pemeriksaan Kesehatan Ternak Kambing di Desa Dukuh Agung Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan Alfian Adi Atma; Wenny Ladhunka Nur Aliyya; Dyanovita Al Kurnia; Edy Susanto; Wahyuni Wahyuni; Muhammad Fathul Amin; Arif Aria Hertanto; Mahendra Mahendra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.6842

Abstract

Salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi pada setiap wilayah adalah masalah Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik yang tentunya menjadi hal yang tidak bisa dihindari, Desa Dukuh Agung Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan merupakan salah satu kawasan penghasil Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik terbanyak, dengan jumlah penduduk sebesar laki-laki 26.248 dan perempuan 20.574 mayoritas penduduk Desa Dukuh Agung adalah beternak kambing dan bertani di sawah. Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik tentunya dapat berbahaya bagi lingkungan. Diperlukan upaya-upaya untuk mengurangi volume Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik yang akan dibuang ke lingkungan. Bentuk upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengelolaan Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik seperti pembutan pakan berupa silase. Limbah Pertanian dalam bentuk silase dapat dijadikan alternatif bahan pakan untuk budidaya kambing. Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Dukuh Agung yang di kelola oleh BUMDES yang diwakili oleh ibu-ibu rumah tangga di RT 11 dan RT 03 Desa Dukuh Agung Kecamatan Dukuh Agung Kabupaten Lamongan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan cara mengolah  kembali Limbah Pertanian yang belum termanfaatkan dengan baik sebagai media budidaya kambing untuk pakan alternatuf yang murah dan praktis, sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pakan untuk ternak kambing, selain itu dengan adanya kegiatan ini, maka dapat mengurangi pencemaran lingkungan sekitar.