Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERANAN DOSEN PEMBIMBING DALAM PENYELESAIAN LAPORAN KERJA PRAKTIKPADA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UIN AR-RANIRY Yusuf, Muhammad Yasir; Hasnita, Nevi; Dianah, Azimah; Amri, Abrar
J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research. Vol 1 No 1 (2019): ISCAN Vol. 1 No. 1 January-June 2019
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/j-iscan.v1i1.697

Abstract

This study aims to determine the role and function of supervisors in implementing guidance, and student perceptions of Diploma Degree Islamic Banking Study Program of FEBI UIN Ar-Raniry on the role of supervisors of Practical Work Reports. The population in this study were alumni of Diploma Degree Study Program in Islamic Banking in 2016-2017. The respondents used were student alumni with 248 respondents. Descriptive analysis is used to analyze data. The results showed that in general, the role of the Practical Work Report supervisor produced a very good level of performance. The perception of the majority of student alumni is very good for the performance of the supervisors. Supervising practical work report lecturers are expected to continue to improve their quality in the guidance process, so that practical work reports and students who write these reports have the quality expected by Diploma Degree Study Program of Islamic Banking FEBI UIN Ar-Raniry. Keywords: Role of Supervising Lecturers, Practical Work Report Abstrak Penelitian ini berupaya untuk mengetahuiperan dan fungsi dosen pembimbing dalam pelaksanakan bimbingan dan persepsi mahasiswa Prodi D-III Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry terhadap peran dosen pembimbingLaporan Kerja Praktik (LKP). Populasi dalam penelitian ini adalah alumni Prodi D-III Perbankan Syariah tahun 2016-2017. Responden yang digunakan adalah alumni mahasiswa dengan jumlah responden 248 orang. Descriptive analysisdigunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwasecara umum, peran dosen pembimbing LKP Program Studi D-III Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry Banda Aceh menghasilkan tingkatan kinerja yang sangat baik. Persepsi sebagian besar alumni mahasiswa sangat baik terhadap kinerja dosen pembimbing LKP Prodi D-III Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry.Dosen pembimbing laporan kerja praktik diharapkan terus meningkatkan kualitasnya dalam proses bimbingan, agar laporan kerja praktik dan mahasiswa yang menulis laporan tersebut memiliki kualitas yang diharapkan oleh Prodi D-III Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry. Kata kunci:Peran Dosen Pembimbing, Laporan Kerja Praktik (LKP)
MODEL PENGELOLAAN DANA OTONOMI KHUSUS TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI ACEH (DITINJAU DARI MAQASHID SYARIAH) Ramzani,P , Ikbal; Yusuf , Muhammad Yasir; Furqani, Hafas
Journal of Sharia Economics Vol 1 No 1 (2020): Islamic Finance
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jose.v1i1.627

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kontruksi kebijakan penyusunan dana otonomi khusus dan penggunaanya, serta untuk mengetahui penerapan model penyusunan dan penggunanaan anggaran dana otonomi khusus terhadap kesejahteraan masyarakat yang ditinjau dari perspektif maqashid syariah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu suatu analisis yang mengumpulkan, menyusun, mengelola, dan menganalisis data-data, agar kemudian dapat memberikan gambaran mengenai suatu keadaan tertentu sehingga dapat ditarik kesimpulan. Penerapan penyusunan dan penggunaan anggaran dana otonomi khusus dititikberatkan pada beberapa bidang yaitu infrasruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, sosial dan keistimewaan Aceh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penyusunan dan penggunaan dana otonomi khusus belum sepenuhnya mendominasi dimensi dharuriyyah yang terdiri dari perlindungan agama (hifẓ al-dīn), perlindungan jiwa (hifẓ al-nafs), perlindungan akal (hifẓ al-‘aql), perlindungan keturunan (hifẓ al-nasl), perlindungan harta (hifẓ al-mal), dan perlindungan lingkungan hidup (hifẓ al-biah). Sehingga dana otonomi khusus selanjutnya dapat diproyeksikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh dengan mengunakan tiga dimensi secara hirarki yaitu dharuriyyah, hajjiyyah dan thasaniyyah sebagai basis nilai kebijakan pembangunan Aceh di masa depan yang berlandaskan Syariat Islam.
KONFLIK PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA PT.BPRS HIKMAH WAKILAH DENGAN NASABAH DI KOTA BANDA ACEH (ANALISIS PENYEBAB DAN MEKANISME PENYELESAIAN) Riska, Mona; Yusuf , Muhammad Yasir; Furqani, Hafas
Journal of Sharia Economics Vol 1 No 2 (2020): Islamic Finance
Publisher : Program Studi Magister Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jose.v1i2.643

Abstract

PT.BPRS Hikmah Wakilah merupakan salah satu lembaga keuangan yang mengeluarkan produk berbasis bagi hasil berdasarkan akad mudharabah dan akad musyarakah. Mudharabah dan musyarakah merupakan akad yang tidak tetap akan keuntungan yang diperoleh bank syariah, sehingga dalam implementasinya masih tergolong lemah dibandingkan dengan akad komersial seperti murabahah, istishna, dan lain-lain. Penyebab rendahnya akad berbagi hasil ini disebabkan resiko yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan sumber data diperoleh dari kajian kepustkaan dan kajian kepustakaan. Penelitian ini akan menyampaikan tentang penerapan, faktor-faktor konflik pembiayaan serta mekanisme penyelesaian terkait pembiayaan mudharabah. metode penelitian kepusatakaan ( library research) dan penelitian lapangan ( field reseacrch). Analisis data merupakan proses pengorganisasian dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori dalam suatu uraian dasar yang ke semua itu bertujuan untuk menemukan suatu jawaban sebagai tujuan dari penelitian ini. Berdasarkan pembahasan latar belakang masalah, maka penulis memberikan beberapa kesimpulan yaitu: Pembiayaan mudharabah terkenal dengan resiko yang tinggi, terjadi antara bank syariah/shahibul maal dan nasabah/mudharib. Mengingat resiko pada pembiayaan mudharabah yang tinggi, maka terdapat beberapa mekanisme pengendalian yang dilakukan oleh PT,BPRS Hikmah Wakilan, antaranya: dengan mengacu kepada Peraturan Mentri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah No. 33 Tahun 2007.
STRATEGI MARKETING DALAM MENINGKATKAN PRODUK TABUNGAN EMAS PADA PT PEGADAIAN SYARIAH CABANG BANDA ACEH Sarini Syarifuddin; Muhammad Yasir Yusuf; Yulindawati Yulindawati
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v2i2.8647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan strategi marketing dalam meningkatkan produk tabungan emas pada PT. Pegadaian Syariah Cabang Banda Aceh. Jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data penelitian dari penelitian lapangan diperoleh melalui interview (wawancara) dan dokumentasi yang bersumber dari penelitian kepustakaan berupa buku bacaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi marketing dalam meningkatkan produk tabungan emas pada PT. Pegadaian Syariah Cabang Banda, memberikan informasi cukup memuaskan melakukan segmentasi berupa sosialisasi semua kalangan masyarakat dengan target pasar melakukan literasi (pengenalan) produk tabungan cicilan emas kepada masyarakat, kantor dan sekolah, serta berhubungan dengan bauran pemasaran di antaranya produk, harga, promosi dan tempat. Dari strategi marketing tersebut paling baik adalah literasi (pengenalan) produk tabungan emas kepada masyarakat, sehingga banyak diminati oleh kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) dan pegawai non PNS.
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BANK INDONESIA PROVINSI ACEH TERHADAP PROGRAM UMKM UNTUK MENINGKATKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Cut Leni Narisyah; Muhammad Yasir Yusuf; Cut Elfida
Jihbiz: Global Journal of Islamic Banking and Finance. Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Perbankan Syariah FEBI UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jihbiz.v1i1.4610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana pelaksanaan dan pengaruh bantuan CSR yang diberikan Bank Indonesia Provinsi Aceh kepada UMKM guna meningkatkan produktivitas dan pengembangan usaha sehingga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan data primer yaitu berupa wawancara dengan pihak Bank Indonesia Provinsi Aceh dan pelaku UMKM. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, selanjutnya data tersebut dikelompokkan dan disusun dengan pokok permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Bank Indonesia telah melaksanakan program tanggung jawab sosial dengan baik serta memberikan  berpengaruh terhadap tumbuhnya UMKM dengan baik , sehingga terjadi peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Kata Kunci: CSR, UMKM, Pemberdayaan
Model Pengembangan Wisata Halal Berbasis Masjid di Provinsi Aceh Abrar - Amri; Muhammad Yasir Yusuf; Hafiizh Maulana
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 8, No 2 (2022): JIEI
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v8i2.4535

Abstract

Abstract The economic development of the mosque can be a source of new economic growth by optimizing the potential of the existing mosque congregation. This study has urgency in order to build a conceptual framework for a mosque-based business development model. This study uses an expert system approach in designing an economic development model within the framework of enforcing Islamic Sharia in Aceh and encouraging community economic growth (Jamaah). The research was conducted at several mosques in Aceh. The technique of collecting data and information is collected by formulating a model design through observation, documentation, and distributing questionnaires to the management of the Mosque Prosperity Agency (BKM) and jamaah. Based on the results of the study, the development of a mosque-based economy in has considerable potential. This potential can be seen from the start of a more modern mosque management and the positive response to the idea of developing the mosque's economy from the administrators of the mosque's prosperity agency and jamaah. The results of the study recommend that mosques must prepare Human Resources for managing autonomous business units by establishing a Sharia Financial Institution.
Pola Distribusi Zakat Produktif: Pendekatan Maqasid Syari'ah dan Konsep CSR Muhammad Yasir Yusuf
Media Syari'ah Vol 16, No 1 (2014)
Publisher : Sharia and Law Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jms.v16i1.1797

Abstract

This paper aims to discuss the pattern of the distribution of the zakat funds productively to provide better impact for recipients. The problem of this study is how the concept of distribution of Zakat funds were duly carried out by the charity institution that is able to empower the poor. The study used two approaches. First: observations on the pattern of distribution of zakat is done by Baitul Mal Aceh. Second: literature approaches to see which Zakah bentukpendistribusian memberikandampak better approach maqasid Shari’ah and the concept of CSR. The study concluded, first; micro financing through productive charity run by the Baitul Mal Aceh became one of the effective model and alternative bagimemberdayakan poor. second; Shari’ah maqasid approach and the concept of CSR can be used as a concept for zakat (alms collectors) in zakat mendistribusikandana productive. The approach also provides a way out for charity managers to choose mustahik are a top priority in order to obtain the allocation of zakat funds for charity mustahik freed from poverty
Dinamika Fatwa Bunga Bank di Indonesia: Kajian Terhadap Fatwa MUI, Muhammaddiyah dan Nahdhatul Ulama Muhammad Yasir Yusuf
Media Syari'ah Vol 14, No 2 (2012)
Publisher : Sharia and Law Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jms.v14i2.1872

Abstract

Islamic banking and finance has experienced tremendous development and impressive achievement in Indonesia even though there is no consensus among Shari’ah scholars on the position of interest banking. This paper will observe the various perspectives of Indonesian Shari’ah scholars’s and analyze the dynamics of fatwa issued on banking interest by three main Islamic organizations in Indonesia, namely; MUI, Muhammadiyah and Nahdhatul Ulama. The paper will also attempt to look to what extent the scholars have contributed to the development of shariah banking in Indonesia. The fatwas are gathered from the resolutions issued by respective organizations in their meeting which have been evolving along with the development of shariah banking in Indonesia.
HOW TO IMPLEMENT ISLAMIC BANKING'S CSR IN THE SOCIETY? Muhammad Yasir Yusuf
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.871 KB) | DOI: 10.22373/share.v1i1.714

Abstract

The concept of CSR began in the West in the 1970s and discussions on the concept of CSR often focused on the view that is founded on the norms, cultures, and beliefs of the West. The Western perspective of CSR has become common practice for a corporate to run CSR programs. One of the goals of Islamic banking operations is to increase the economic growth towards a better and just society. Therefore, Islamic CSR in IBIs should be underpinning on Islamic philosophy that differs from a western perspective. This study aims to examine the implementation of Islamic CSR in IBIs in society base on an underpinning of Islamic philosophy. This study relies on secondary data to explore the basic sources of Islam using content analysis. The study found that the implementation of Islamic corporate social responsibility on IBIs in the society should be guided by two Islamic principles, first, the application of maslahah (the public good) which provides a better framework that managers can use when faced with potential conflicts arising from diverse expectations and interests of any corporation's stakeholders. Secondly, the corporate social responsibility program should pay more attention to the importance of social capital in society. The corporate social responsibility practices in Islamic banking should not only be based on responsibility al kifayah (obligatory upon the community) and get a positive corporate image but can also be deemed as a method to alleviate poverty and achieve the true economic goals of Islam. ========================================================================================================Konsep CSR dimulai di Barat pada era 1970-an sehingga bahasan CSR seringkali dipengaruhi oleh norma-norma, budaya dan keyakinan masyarakat Barat. Pandangan ini kemudian mempengaruhi praktik banyak perusahaan dalam program CSR-nya. Dalam Islam, perusahaan seperti Institusi Perbankan Syariah (IPI) diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat dengan adil dan merata sehingga pelaksanaan CSR dalam filosofi Islam berbeda dengan konsep Barat. Artikel ini bertujuan untuk menguji implementasi CSR Islam dalam IPI yang dilaksanakan berdasarkan filosofi Islam. Kajian ini menggunakan data sekunder untuk mengeksplorasi sumber-sumber dasar Islam yang kemudian dianalisis dengan content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi CSR Islam dalam IPI dipandu oleh dua prinsip Islam, pertama, maslahah yang memberikan kerangka kepada para manager untuk bertindak secara lebih baik dalam kondisi yang tidak menentu. Kedua, program CSR dalam IPI harus menitikberatkan pada social capital masyarakat. Jadi, praktik CSR dalam IPI tidak hanya berdasarkan al-kifayah (kewajiban atas masyarakat) dan memperoleh citra positif tetapi juga sebagai metode dalam mengentaskan kemiskinan dan mencapai tujuan-tujuan ekonomi dalam Islam.
ANALISIS TINDAKAN PERATAAN LABA DALAM MERAIH KEUNTUNGAN PERUSAHAAN DITINJAU MENURUT ETIKA EKONOMI ISLAM Nasrullah HS; Zaki Fuad; Muhammad Yasir Yusuf
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.467 KB) | DOI: 10.22373/share.v3i2.1342

Abstract

Ethical perspective is an important matter in managing a business as it uses to synchronize the business interest and morality concept. The objective of this article is to understand the ethical perspective of Islamic economics on income smoothing practices within companies in order to increase benefit. This study employs descriptive-comparative method with a causal-comparative approach as an analysis tool. Data was gathered through literature searching of related sources. The findings show that income smoothing practices are categorized as dysfunctional behavior in the context Islamic economics ethical system. These practices violate the basic objective of Shariah as they involve tadlis and gharar. Information regarding the transaction conducted in these practices is not revealed to all involved parties. =========================================== Perspektif etika sangat penting dalam suatu perusahaan karena merupakan cara untuk menyelaraskan kepentingan strategis suatu bisnis perusahaan dengan tuntutan moralitas. Penelitian ini ditujukan untuk memahami tinjauan etika ekonomi Islam mengenai tindakan perataan laba yang dilakukan perusahaan untuk meraih keuntungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-komparatif dengan pendekatan kausal komparatif. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dari sumber literatur yang berkaitan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindakan perataan laba merupakan tindakan penyimpangan dalam tataran etika ekonomi Islam. Tindakan ini melanggar konsep maqashid syariah karena mengandung unsur penipuan (tadlis) dan ketidakjelasan (gharar). Informasi berkaitan dengan transaksi yang dilakukan dalam tindakan perataan laba tidak semua diketahui oleh pihak-pihak yang terlibat.