Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Construction and Performance Testing of Young Coconut Waste Shredding Machines Sundari, Ellys Mei; Suhendra, Suhendra; Anjiu, Leo Dedy; Windari, Sri
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4545

Abstract

The problem of coconut husks and shells that are not utilized was that they are usually discarded as waste, so further processing was needed to overcome this. This study aims to manufacture and test the performance of a young coconut waste shredder. The research methods include machine construction, performance testing, and analysis of test results. The independent variables tested were rotational speed and number of test material cuts. The rotational speed was varied to 1,400 rpm, 1,750 rpm, and 2,333 rpm, while the number of cuts was varied to 4, 6, and 8 cuts. The data obtained were analyzed using a completely randomized design with an F-test. The shredder machine was constructed using a 1 HP electric motor drive, a V-belt transmission system, a shredding chamber diameter of 400 mm, a shredding chamber height of 150 mm, and is equipped with 4 shredding blades. The test results showed the highest chipping capacity of 77.56 kg/hour obtained at a speed of 1,750 rpm and 8 pieces, while the finest chipping results with a chipping length of 4.214 mm and a chipping width of 1.271 mm were obtained at a speed of 2,333 rpm and 8 pieces. Based on the analysis results, the rotation speed had a significant effect on the chopping capacity, while the number of cuts had no significant effect on the chopping capacity. Other analysis results showed that the rotation speed and number of cuts had a very significant effect on the chopping results.
STUDI KOMPARATIF KINERJA PENGERING KOPI SISTEM HYBRID BERDASARKAN KECEPATAN ALIRAN UDARA Sanubary, Iklas; Santoso, Pande Putu Agus; Anjiu, Leo Dedy; Ningsih, Irma Fahrizal Butsi; Elandi, Elandi
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 8 No. 4 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i4.16199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kinerja pengering kopi sistem hybrid berdasarkan variasi kecepatan aliran udara. Pengering kopi hybrid memanfaatkan sumber pemanas  yang berasal dari sinar matahari dan heater yang dikontrol secara otomatis berbasis suhu menggunakan arduino. Perlakuan yang diberikan pada pada masing-masing pengering berupa variasi kecepatan aliran udara pada saluran inlet sebesar 2 m/s dan 4 m/s. Jenis kopi yang digunakan adalah kopi liberika dengan massa 1000 gram dan kadar air awal 45,996%. Proses pengeringan dilakukan selama 3 hari secara berturut-turut, mulai dari 09.00 WIB sampai 15.00 WIB, dengan pengambilan data setiap 30 menit. Data yang diukur berupa suhu dan kelembapan udara ruang pengering, serta massa dan kadar air biji kopi. Selama 3 hari proses pengeringan, pada pengering kopi hybrid dengan kecepatan aliran udara 4 m/s diperoleh suhu udara rata-rata sebesar 52,5 oC, kelembapan udara rata-rata sebesar 30,2%, pengurangan massa biji kopi dari 1000 gram menjadi 526 gram, dan penurunan kadar air biji kopi dari 45,996% menjadi 6,285%, sedangkan  pada pengering kopi hybrid dengan kecepatan aliran udara 2 m/s diperoleh suhu udara rata-rata sebesar 47,8 oC, kelembapan udara rata-rata sebesar 42,8%, pengurangan massa biji kopi dari 1000 gram menjadi 530 gram, dan penurunan kadar air biji kopi dari 45,996% menjadi 7,072%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi kecepatan aliran udara berpengaruh terhadap peningkatan suhu dan penurunan kelembapan udara ruang pengering, serta pengurangan massa dan penurunan kadar air biji kopi. Oleh karena itu, kinerja pengering kopi hybrid dengan kecepatan aliran udara 4 m/s lebih baik daripada pengering kopi hybrid dengan kecepatan aliran udara 2 m/s.