Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

PENYUSUNAN KEBIJAKAN KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA TRANSAKSI ELECTRONIC BANKING PERBANKAN UMUM BERDASARKAN PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR 9/15/PBI/2007 DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS COBIT 4.1 DAN ISO/IEC 27000 Hariman, R. Irman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.792 KB)

Abstract

Layanan informasi dan transaksi elektronik merupakan aset yang paling bernilai bagi sebuah bank umum. Sumberdaya berupa teknologi keamanan transaksi elektronik harus mampu mendukung jalannya layanan prima tersebut. Namun teknologi keamanan informasi yang digunakan untuk menunjang layanan tersebut masih belum memadai jika kebijakan pimpinan yang berisikan kebijakan pengamanan transaksi elektronik dan mengatur pelaksanaannya bahkan menjadi panduan pelaksanaannya masih lemah bahkan belum tersusun. Kebijakan keamanan teknologi informasi terutama dalam pelayanan transaksi elektronik perbankan (e-banking), harus disusun berdasarkan standar keamanan yang sudah ada yaitu ISO/IEC seri 27000. Bahkan untuk melakukan audit keamanan teknologi informasi pun seharusnya sudah memiliki panduan yang sudah standar, sehingga perbankan umum memiliki standar penyusunan kebijakan dan memiliki panduan untuk melakukan audit internal keamanan teknologi informasi pada layanan transaksi elektronik (e-banking). Penyusunan kebijakan keamanan transaksi elektronik ini memiliki objektifitas berupa standar susunan kebijakan yang harus ada dalam penyelenggaraan teknologi keamanan sebagai dukungan terhadap layanan transaksi elektronik sebuah bank umum. Pendekatan yang digunakan untuk menghasilkan standar penyusunan kebijakan ini adalah dengan menggunakan matriks 2 dimensi yang berisikan domain kontrol atau klausul ISO/IEC 27000 yang memiliki 11 klausul dengan Cobit 4.1 pada domain kontrol atau klausul Delivery and Support, yaitu DS-5 (Ensure System Security) yang memiliki 11 klausul, sehingga menghasilkan 11 klausul baru yang akan dipetakan pada Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007, tentang Penerapan Manajemen Resiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Kata Kunci : ISO/IEC 27000, Cobit 4.1, Bank Umum, Transaksi Elektronik, eBanking, Kebijakan Keamanan
CAUSE AND EFFECT ANALYSIS PADA SISTEM LAYANAN AKADEMIS UNIVERSITAS KEBANGSAAN Hariman, R. Irman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.67 KB)

Abstract

Informasi dalam suatu organisasi atau lembaga baik bisnis maupun non bisnis merupakan aset penting dan sangat berharga demi kelangsungan bisnis perusahaan, demikian pula bagi sebuah perguruan tinggi termasuk Universitas Kebangsaan. Guna meningkatkan layanan akademik yang akuntabel maka pemanfaatan teknologi informasi dan penggunaan sistem informasi akademik sudah menjadi kebutuhan utama yang harus dipenuhi guna meningkatkan kepercayaan publik dalam hal ini stakeholder perguruan tinggi yaitu Mahasiswa, Orang Tua Mahasiswa, Masyarakat, Pemerintah, Dosen, Karyawan, bahkan Yayasan sebagai pemilik lambaga. Pentingnya layanan sistem informasi akademik ini bagi Universitas Kebangsaan tidaklah cukup sampai semua fungsi layanan bisa dilakukan tetapi perlu memperhatikan tingkat kebutuhan dikemudia hari, sehingga kemungkinan munculnya beberapa permasalahan yang akan terjadi, baik yang sudah teridentifikasi sebagai risiko yang sebelumnya tercatat ataupun yang tidak teridentifikasi sebelumnya. Pemasalahan yang teridentifikasi dalam pemanfaatan bahkan pengembangan teknologi informasi di Universitas Kebangsaan dikemudian hari perlu dilakukan dengan lebih baik lagi. Penyebab tidak maksimalnya layanan akademik Universitas Kebangsaan bahkan dampaknya teridentifikasi dengan baik sehingga suatu saat dapat dibuatkan perencanaan mitigasi terhadap dampak yang mungkin terjadi sehingga kerugian dapat ditekan. Untuk itu perlu dilakukan kagiatan analisis dan evaluasi permasalahan dengan menggunakan metode Cause and Effect Analysis dengan perangkat Fishbone, sehingga dapat diketahui dampak yang harus segera di eliminir bahkan dihilangkan guna meningkatkan performansi layanan sistem akademik Universitas Kebangsaan. Kata Kunci : Cause And Effect, Layanan Akademis, UK.
PERANCANGAN SISTEM IoT SECURITY AND SAFETY HIGH RISE BUILDING PADA APARTEMENT BERBASIS OBJECT ORIENTED Hariman, R. Irman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.121 KB)

Abstract

Pengembangan sistem yang memiliki nilai investasi jangka panjang tentunya akan memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan bisnis. Gedung-gedung pencakar langit tentunya perlu mengembangkan sistem yang memiliki aspek pengamanan sehingga memberikan aspek keselamatan bagi penghuninya, termasuk apartement. Objek yang dipilih berupa apartement karena bagunan apartement memiliki resiko yang sangat besar terhadap terjadinya kabakaran jika bangunan dan sistem elektrikal dan mekanikalnya tidak mampu bekerja dengan maksimal dalam mengatasi bahaya kebakaran. Jika terjadi bencana (disaster) misalnya kebakaran, gempa dan lain sebagainya pada apartement maka diperlukan suatu tindakan guna melakukan penanganan yang terkait mitigasi bencana. Diperlukan suatu sistem berupa IoT (Internet of Thing) yang digunakan untuk keperluan penanganan bencana yang memiliki aspek mitigasi dalam penanganan bencana sehingga kerugiannya dapat diminimalisir. Sistem security and safety high rise building pada apartement dengan pendekatan object oriented dirancang untuk memenuhi aspek mitigasi bencana. Analisis dan perancangan sistem ini menggunakan pendekatan objek sehingga memiliki kompatibilitas yang tinggi dengan bahasa pemrograman yang dipilih. Penggunaan Use case diagram dan activity diagram agar dapat memberikan gambaran yang baik untuk implementasinya. Kata Kunci: Security, Safety, High rise building, IoT, Object Oriented