Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EDUKASI MENDAPATKAN OBAT BERKUALITAS MELALUI “CEK KLIK BPOM” BERDASARKAN PANDUAN DAGUSIBU IKATAN APOTEKER INDONESIA Fathnin, Fildza Huwaina; Santoso, Arifin
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2023.v1.i2.16139

Abstract

Health indicator from BPS which states the percentage of people who do self-medication is 72.19% in 2020 where this has increased from 69.43% in 2019. Providing information about treatment is one of the responsibilities of pharmacists aimed at improving therapeutic outcomes by maximizing the use of appropriate and quality medicines. Objective: To provide education to obtain quality medicines through “Cek BPOM” based on the DAGUSIBU guideline of the Indonesian Pharmacists Association. The solution to the problems above is that it is necessary to increase public understanding about education to get quality medicines through "CEK KLIK BPOM" based on the DAGUSIBU guidelines of the Indonesian Pharmacists Association. The expected output is an increase in public understanding about education to get quality medicines through “Cek KLIK BPOM” based on the DAGUSIBU guideline of the Indonesian Pharmacists Association. Other outputs are the publication of community service journals or mass media and educational flyers so that they are able to provide an overview of the effects of the educational process.
GAMBARAN EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI SIJAHE DENGAN METODE HOT-FIT DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG Suwarni, Sri; Margareta, Lilin; Santoso, Arifin; Ristita, Cinthya Nisha; Marlia, Yohana Dwini
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 1 (2024): IJF (Indonesia Jurnal Farmasi)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i1.2467

Abstract

Pada masa digitalisasi Masyarakat terbantu dengan akses cepat untuk mendapatkan informasi melalui sarana Sistem Informasi berbasis internet. Tenaga Kesehatan termasuk salah satu yang memanfaatkan sistem yang akurat dan reliable dalam memberikan edukasi dan informasi kepda pasien pada saat melakukan pelayanan. Tenaga Teknis Kefarmasian sebagai tenaga Kesehatan mempunyai peran penting dalam KIE ke Masyarakat termasuk dalam layanan asuhan mandiri untuk pengobatan tradisional di Puskesmas. PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Pengurus Cabang Kota Semarang telah memberikan penyuluhan kepada anggotanya untuk akses Sistem Informasi sebagai sarana untuk mendukung kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas Sistem Informasi Jamu Dan Herbal (Sijahe) Dengan  Metode HOT-Fit oleh Tenaga Teknis Kefarmasian anggota PAFI di Puskesmas Kota Semarang.   Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif secara survey dengan instrument kuisioner secara prospektif. Populasinya adalah seluruh Tenaga Teknis Kefarmasian yang bekerja di Puskesmas Kota Semarang. Pengujian instrument dengan judgment expert dan uji spearman correlation dan perhitungan Cronbach alpha untuk pengujian hasil dengan statistic frequency.Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Jamu dan Herbal  SIJAHE sudah sangat efektif yang diukur dengan komponen-komponen HOT-Fit. Untuk komponen Human memiliki persentase 90,15%, komponen Organization 92,00%, komponen Technology 93,93,97% dan komponen Net-Benefit dengan persentasi 94,54%, yang berarti komponen-komponen tersebut sudah terbukti sangat efektif dengan rerata 92,67% dalam membantu peningkatan pelayanan kefarmasian obat bahan alam.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dengan Perilaku Tenaga Kefarmasian Terkait Peredaran Obat Palsu di Apotek Kota Semarang Febrinasari, Nisa; Santoso, Arifin; Hasrawati, Ria
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i3.58200

Abstract

Indonesia merupakan negara di Asia Tenggara yang memiliki nilai penemuan obat palsu yang cukup tinggi. Adanya penemuan peredaran obat palsu di Kota Semarang menunjukkan bahwa pengetahuan terkait obat palsu, sikap dan perilaku tenaga kefarmasian selaku penanggung jawab pelayanan kefarmasian menjadi sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dengan perilaku tenaga kefarmasian terhadap peredaran obat palsu di apotek kota Semarang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat observasi, yang dilakukan dengan pengambilan data secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Tenaga Kefarmasian (apoteker dan tenaga teknis kefarmasian) yang bekerja di apotek wilayah kota semarang dengan sampel sebanyak 80 orang. Pengambilan data menggunakan lembar google form. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan pengetahuan tenaga kefarmasian dengan perilaku terkait obat palsu didapatkan nilai p sebesar 0,234, sedangkan hubungan sikap dengan perilaku tenaga kefarmasian terhadap obat palsu didapatkan nilai sebesar p= 0,019. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku tenaga kefarmasian terhadap obat palsu di apotek kota semarang, tetapi terdapat hubungan antara sikap dengan perilaku tenaga kefarmasian terhadap obat palsu di kota semarang. Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk menggambarkan mengenai perilaku Tenaga Kefarmasian di Apotek sebagai peran untuk pencegahan dan evaluasi obat palsu di bidang kefarmasian.