Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penerapan Teknik Batuk Efektif terhadap Pengeluaran Sputum pada Pasien Tuberkulosis Paru di Ruang Buketan RSUD Bendan Nabilah Kamilatul Zulfa; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycrobacterium Tuberculosis. Sebagian kuman tuberkulosis paru menyerang paru, namun bisa juga mengenai organ tubuh lain. Bakteri tersebut berbentuk batang dan bersifat tahan asam dan dikenal dengan Basil Tahan Asam (BTA). Tujuan dari studi kasus ini adalah Memberikan gambaran penerapan teknik batuk efektif terhadap pengeluaran sputum dalam bersihan jalan nafas pasien tuberkulosis paru. Metode karya tulis ilmiah ini menggunakan studi kasus yakni pemberian asuhan keperawatan menggunakan teknik batuk efektif pada dua klien tuberculosis paru. Hasil studi kasus menunjukkan klien I dank lien II sudah tidak sesak nafas dan batuk, dapat mengeluarkan sputum, suara nafas tidak ada ronkhi. Simpulan studi kasus ini bahwa teknik batuk efektif tersebut mampu mengeluarkan dahak secara maksimal. Saran bagi pasien dapat melakukan teknik batuk efektif dengan mandiri atau dibantu keluarga untuk mengeluarkan dahak secara maksimal.
Terapi Murottal Al-Qur’an terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sindi Marlina; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pre operasi adalah masa sebelum dilakukannya pembedahan yang dimulai dari persiapan sampai berahir di meja bedah. Klien pre operasi yang akan menjalani tindakan pembedahan akan mengalami cemas. kecemasan tersebut bisa ditangani dengan menggunakan terapi non farmakologi yaitu terapi murottal Al-Qur’an. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi murrotal Al-Qur’an dalam menurunkan cemas pre operasi. Penulisan karya tulis ilmiah ini menggunakan rancangan studi kasus dengan metode deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan terjadi penurunan tingkat cemas pada klien pre operasi setelah diberikan terapi murrotal Al-Qur’an. Kesimpulan dari karya tulis ilmiah ini menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an efektif untuk menurunkan cemas. Berdasarkan hasil penerapan disarankan perawat agar memberikan terapi murotal Al-Qur’an pada klien pre operasi yang mengalami cemas.
Penerapan Terapi Non Farmakologis Teknik Relaksasi Nafas Dalam Sebagai Upaya Dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi S Sriyanti; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu masalah dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah yang abnormal yaitu apabila tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Hipertensi juga disebut sebagai “sillent killer” atau pembunuh diam-diam hal tersebut dikarenakan sebagian besar orang yang mengalami hipertensi tidak memiliki gejala ataupun keluhan sehingga penderita tidak mengetahui jika dirinya mengalami hipertensi dan tidak ada upaya dalam pengendalian tekanan darah. Gejala yang umunya dirasakan pada penderita hipertensi adalah sakit kepala atau rasa berat ditengkuk, vertigo, jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging atau tinnitus, mual, muntah, gelisah, dan lemas. Penelitian ini bertujuan : menggambarkan penerapan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada klien dengan hipertensi. Metode : menggunakan metode studi kasus dengan subyek 2 (dua) orang klien yang mengalami hipertensi di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan. Hasil : kedua klien mengalami penurunan tekanan darah setelah dilakukan penerapan relaksasi nafas dalam. Kesimpulan : penerapan terapi relaksasi nafas dalam terbukti efektif mampu menurunkan tekanan darah pada klien dengan hipertensi. Saran : diharapkan petugas kesehatan khususnya perawat dapat memberikan terapi non farmakologis berupa relaksasi nafas dalam untuk membantu menurunkan tekanan darah pada klien dengan hipertensi.
Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif Untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Hipertensi Ayu Deviana Putri; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang bersifat abnormal dan diukur paling tidak pada tiga kesempatan yang berbeda. Secara umum seseorang dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi juga dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi antara lain gagal jantung dan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan teknik relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah pada klien hipertensi. Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode studi kasus dengan subyek dua klien hipertensi yang mengalami tekanan darah tinggi melebihi 140/90 mmHg di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, dilakukan tindakan pemberian terapi relaksasi otot progresif selama tiga hari berturut – turut yang dilakukan satu kali sehari. Hasil dari pemberian terapi relaksasi otot progresif untuk menurunkan teknanan darah pada klien hipertensi efektif untuk kedua klien karena mengalami penurunan tekanan darah. Kesimpulan dari terapi ini kedua klien mengalami penurunan tekanan darah. Untuk itu diharapkan perawat dapat memberikan terapi non farmakologis pada klien hipertensi dengan terapi relaksasi otot progresif.
Penerapan Kompres Air Hangat Pada Pasien Demam Thypoid Hani Laila Istijabah; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien demam thypoid akibat infeksi Salmonella thypi adalah tindakan kompres air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan prosedur penerapan terapi kompres air hangat pada axilla untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien demam thypoid. Metode karya tulis ilmiah ini adalah studi kasus pada dua pasien dewasa yang mengalami peningkatan suhu tubuh diatas 37,5 ºC per axilla akibat thypoid dan melakukan pemeriksaan di RSUD Limpung. Instrument penelitian ini berupa standar operasional prosedur kompres air hangat, alat ukur suhu dan lembar observasi. Hasil penerapan studi kasus pada dua pasien menunjukkan penurunan suhu tubuh. Kesimpulannya adalah penerapan kompres air hangat pada axilla dapat menurunkan suhu tubuh pada pasien demam thypoid. Saran bagi pelayanan kesehatan diharapkan menerapkan kompres air hangat pada axilla sebagai tindakan non farmakologi untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien demam thypoid.
Penerapan Terapi Latihan ROM (Range Of Motion) terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke di RSUD Batang Febri Dimas Wardani; Firman Faradisi; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan suatu kegawatdaruratan neurologis yang disebabkan oleh gangguan sumbatan aliran darah otak secara tiba-tiba yang dapat menyebabkan kematian sel saraf kranial, gangguan atau disfungsi motorik dan sensorik serta dapat berpotensi fatal. Stroke dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi bahkan muncul kecacatan dan sehingga perlu dilakukan dengan tindakan rehabilitasi. salah satu rehabilitasi tersebut adalah range of motion (ROM), Range Of Motion (ROM) adalah latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau meningkatkan tingkat integritas dalam kemampuannya untuk menggerakkan persendian secara normal dan lengkap guna meningkatkan massa dan tonus pada otot. Penelitian bertujuan untuk menggambarkan penerapan latihan ROM (Range of Motion) pasif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien Stroke yang mengalami penurunan kekuatan otot. Karya Tulis Ilmiah ini berupa studi kasus pada 2 klien stroke yang mengalami kelemahan kekuatan pada otot. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dalam skala kekuatan otot. Studi kasus ini dilakuan selama 6 hari berturut-turut, dengan frekuensi 2x kali sehari dengan intervensi penerapan terapi latihan ROM (Range Of Motion). Hasil kedua studi kasus menunjukan masalah gangguan mobilitas fisik pada 2 responden yang mengalami peningkatan kekuatan otot. Kesimpulan bahwa terapi latihan ROM (Range Of Motion) dapat meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke. Saran bagi keluarga diharapkan untuk selalu mensupport klien dan mendampingi saat latihan ROM (Range Of Motion).
Penerapan Genggam Bola Untuk Meningkatkan Keuatan Otot Genggam Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Di Ruang Truntum RSUD Bendan Novi Aliviana; Nuniek Nizmah Fajriyah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah terhambatnya aliran darah serta oksigen ke otak karena terdapat penyempitan atau hambatan pada pembuluh darah ke otak Penyumbatan tersebut dapat menyebabkan minimnya suplai darah serta oksigen sehingga menimbulkan syaraf yang berhubungan dengan organ badan menjadi susah digerakkan bahkan sampai rusak atau tidak dapat digerakkan. Terapi genggam bola merupakan aplikasi dari latihan gerakan fungsional tangan (Spherical Grip) dimana terapi ini menggunakan alat bantu menggunakan benda berbentuk bulat atau bola karet. Latihan terapi genggam bola akan merangsang serat-serat otot unntuk berkontraksi dan kekuatannya meningkat, tenik dalam menggenggam bola dapat melatih reseptor sensori dan motori. Tujuan dari penerapan ini adalah menggambarkan tehnik terapi genggam bola untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Metode karya tulis ilmiah ini menggunakan studi kasus pada 2 pasien dengan stroke non hemoragik. Hasil setelah dilakukan Terapi Geggam Bola selama 6 hari di ruang Truntum RSUD Bendan didapatkan hasil pada pasien 1 kekuatan otot dari skala 2 menjadi skala 4, pasien 2 kekuatan otot dari skala 1 menjadi skala 3. Simpulan dari studi kasus ini bahwa terapi genggam bola dapat meningkatkan kekuatan otot pada kedua pasien dengan stroke non hemoragik. Saran bagi pasien dapat melakukan terapi genggam bola dengan mandiri atau dibantu keluarga untuk meningkatkan kekuatan otot genggam.
Pengaruh Pelatihan terhadap Kompetensi Guru dalam Meningkatkan Aktivitas Motorik Halus (Feeding) Nurul Aktifah; Nuniek Nizmah Fajriyah; Firman Faradisi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v14i2.599

Abstract

Cerebral Palsy (CP) merupakan kerusakan pada otak yang bersifat non-progresif dan terjadi pada proses tumbuh kembang anak. Hambatan yang muncul pada anak CP salah satunya  adalah hambatan motoric halus. Penanganan CP membutuhkan peran serta berbagai disiplin ilmu, salah satunya adalah guru, namun  banyak guru yang belum mengetahui latihan dasar untuk meningkatkan kemampuan motoric halus. Latihan Mandiri pada Guru SLB Melalui Pemberian Intervensi Bermain merupakan upaya untuk  meningkatkan kompetensi guru dalam meningkatkan aktivitas motoric halus pada anak CP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap peningkatan kompetensi guru. Desain penelitian menggunakan quasi experiment design tipe one group pre post without control group design.  Analisa data menggunakan uji Paired T test. Hasil uji didapatkan p value 0,001 <α 0,05, hal ini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian pelatihan terhadap pengetahuan responden. Peningkatan kompetensi guru ini diharapkan akan berdampak pada peningkatan motoric halus anak CP. Kata kunci: pelatihan, intervensi bermain, motoric halus  
Peningkatan Pengetahuan Tentang Pencegahan Stunting dan Pemenuhan Gizi Anak pada Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Sisca Windy Prastika; Nida Alfatwa; Puput Lisandra; Kholifatul Khikmah; Ayu Ferina; M. Arsyi Maulvi; Dwiky Pramana; Wulan Agustin Ningrum; Nuniek Nizmah Fajriyah
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol4.iss2.267

Abstract

Nutritional problems in Indonesia are still a serious problem. Nutritional problems in children are still ranked number one worldwide, especially in Indonesia, such as stunting. Stunting is a chronic malnutrition problem caused by insufficient nutritional intake for a long time resulting from the provision of food that is not in accordance with nutritional needs. One of the main causes is the poor economic situation and limited knowledge about nutrition. Nutritional status is a measure of success in meeting the nutritional needs of children and the use of nutrients indicated by the child's weight and height. The purpose of this community service is to increase mothers' knowledge about stunting prevention and fulfilling child nutrition. The methods used were: (1) Counseling, (2) Video showing the making of pumpkin pudding, (3) Pre Test, (4) Post Test. The results of this counseling show an increase in mothers' knowledge and understanding regarding stunting prevention and nutritional fulfillment in toddlers which is know from the pos test result of 55%..
Test on the Antioxidant Activities of Methanol Extract of Bidara Leaves (Ziziphus spina-christi L.) using the DPPH Radical Immersion Method Dwi Bagus Pambudi; Nuniek Nizmah Fajriyah; Vidiah Rizka Shalekhah
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2020): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v3i1.1242

Abstract

Bidara (Ziziphus spina-christi L.) is a tropical tree originating from Sudan in which it is commonly known as "Nebeq" in Saudi Arabia. It is of a bioactive compound - a flavonoid compound, which is the potential to be used as an antioxidant. It is capable of inhibiting any cell damages caused by free radicals. This study aimed to measure the activities of the free radicals in methanol extracts of Z. spina-christi leaves. The process of extracting the Z. spina-christi leaves was carried out through the maceration method using methanol as a solvent. The qualitative analysis of chemical compounds with certain eluents using thin-layer chromatography (TLC) was purposely to determine the groups of active compounds in extracts. The measurement of antioxidant activities was carried out using the 1,1-Diphenyl-2-picryl Hidrazyl (DPPH) immersion method in which absorption was measured at a maximum wavelength of 513 nm. The results showed that the methanol extract of Z. spina-christi leaves had a very weak antioxidant activity with the IC50 value of 466.804 μg/ml. The results of the bioautographic profile showed the presence of flavonoid compounds, phenols, saponins, and tannins.