Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Kasus Sistem Antrian Tapping Ktm Berbasis Rfid Over Fiber Di Gedung Tokong Nanas Universitas Telkom Indri Octavellia Wulanissa; Erna Sri Sugesti; Sri Suryani Prasetyowati
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sistem presensi berbasis ICT yang telah diterapkan di lingkungan Universitas Telkom adalah iGracias. Sistem ini terhubung dengan perangkat Radio Frequency Identity (RFID) Over Fiber yang terpasang pada seluruh ruang kelas di 48 gedung Universitas Telkom. Perangkat RFID yang digunakan bekerja pada layanan lalu lintas data dan security menggunakan protokol Slotted ALOHA dimana protokol ini tidak memiliki anti collision, sehingga memungkinkan data bertabrakan atau hilang saat ditransmisikan. Kemungkinan data yang hilang (drop) lebih besar saat kepadatan trafik terjadi. Dari seluruh gedung di lingkungan Universitas Telkom, Gedung Tokong Nanas (KU3) merupakan gedung dengan trafik terpadat pada jam perkuliahan hari Senin hingga Sabtu, pukul 06:30 - 18:30, karena digunakan bersama oleh 7 Fakultas di Universitas Telkom. Permasalahan saat ini adalah kegagalan tapping sangat sering terjadi ketika trafik pada Gedung KU3 dalam kondisi padat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diusulkan sebuah perancangan model antrian baru dalam bentuk Notasi Kendall guna mengelola kepadatan trafik yang dilakukan berdasarkan Uji Perbaikan Kinerja Sistem yang mengacu pada hasil evaluasi kepadatan trafik terhadap parameter: Laju Kegagalan, utilisasi (ρ), volume trafik (V) serta intensitas trafik (A). Evaluasi diambil dari data per-minggu. Berdasarkan analisis didapatkan model antrian pada kondisi existing adalah (M/M/1):(FCFS/500/256). Setelah melakukan evaluasi, diketahui KU3.06 dan KU3.07 merupakan lantai dengan kepadatan trafik tertinggi. Kemudian dengan skema Uji Perbaikan Kinerja Sistem berupa penambahan 1 unit server penyangga untuk KU3.06 dan KU3.07 yang dinyatakan dengan notasi (M/G/2):(FCFS/500/256), didapatkan rata-rata: penurunan ρ sebesar 68,1 %, penurunan V sebesar 19,912 menit, penurunan A sebesar 41,24 menit, dan peningkatan kapasitas server sebanyak 1559 tapping presensi. Namun Laju Kegagalan tidak dapat ditentukan karena belum diimplementasikan. Kata Kunci: RFID, Sistem Antrian, Rekayasa Trafik, Utilisasi, Notasi Kendall. ABSTRACT Presentation system based on ICT that has been applied in Telkom University is iGracias. This system is connected to Radio Frequency Identity (RFID) Over Fiber device which installed in all classrooms at 48 buildings of Telkom University. The RFID device used works on data traffic and security services based on Slotted ALOHA protocol, where this protocol has no anti collision, so it will allowing data to collide or disappear while transmitted. The possibility of missing data (drop) is greater when traffic density occurs. From all buildings in Telkom University, Tokong Nanas Building (KU3) is the most densely populated building during lecture hours from Monday to Saturday, 06:30 am to 06:30 pm. This because the building is shared by 7 faculties at Telkom University. The current problem, tapping failure is very common when traffic on KU3 Building is in heavy condition. To overcome the problem, this final project proposed a new queuing model design by Kendall Notation to manage traffic density that based on System Performance Improvement Test which refers to the result of evaluation from traffic density against parameters: traffic rate, utilization (ρ), traffic volume (V) and traffic intensity (A). The evaluation is taken by weekly data. Based on analysis, the queuing model in the existing condition is (M/M/1):(FCFS/500/256). After evaluation, it is known that KU3.06 and KU3.07 are the floors with highest traffic density. Then, with System Performance Improvement Test scheme in form of addition 1 unit buffer server for KU3.06 and KU3.07 which expressed with notation (M/G/2):(FCFS/500/256), got the mean: decrease ρ equal to 68 , 1%, V decrease to 19.912 minutes, A decrease to 41.24 minutes, and server capacity increase to 1559 tapping Presence. But Failure Rate can not be determined because it has not been implemented yet. Keywords: RFID, Queueing System, Traffic Engineering, Utilization, Kendal Notation.
Analisis Model Txop Wlan Ieee 802.11e/g Menggunakan Discrete Phase-type Untuk Layanan Rt-cbr Gede Astawa Pradika; Erna Sri Sugesti; Sri Suryani Prasetyowati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak IEEE 802.11e merupakan Wireless Local Area Network (WLAN) standard yang mendukung jaminan Quality of Service (QoS) sehingga dapat membuat layanan real time berjalan dengan baik, namun standard ini memerlukan IEEE 802.11g sebagai physical layer-nya. Pada penelitian ini, analisis model Transmission Opportunity (TXOP) metastabil terfokus pada protokol HCF Coordinated Channel Access (HCCA). HCCA merupakan protokol yang memberikan perlakuan sama untuk semua jenis traffic, karena karakteristik tersebut, HCCA cocok digunakan untuk menangani layanan real time. Proses yang terjadi pada protokol HCCA selalu melibatkan superframe yang terdiri dari beacon, Contention Free Period (CFP) dan Contention Period (CP), selain itu CFP terbentuk dari PCF Inter Frame Space (PIFS), Short Inter-Frame Space (SIFS), dan TXOP. Bagian yang dianalisis hanya CFP, sedangkan bagian yang dimodelkan hanya TXOP yang durasinya dipengaruhi oleh bitrate. Pemodelan dilakukan menggunakan Discrete Phase-Type (DPH) dengan asumsi satu user hanya mendapatkan satu TXOP dan bitrate yang digunakan adalah bitrate mandatory dengan asumsi constant bitrate. Dengan melakukan pemodelan TXOP, diperoleh komposisi TXOP metastabil untuk satu superframe yang dapat menangani real time service dengan baik. Hal ini terbukti dari waktu tunggu yang diperlukan setiap user memenuhi syarat real time service jika komposisi ini digunakan dengan kondisi user yang terhubung ke Access Point (AP) selalu 100. Kata kunci: IEEE 802.11e/g, real time, HCCA, CFP, TXOP, DPH
Simulasi Tsunami 2-d Dengan Menggunakan Metode Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH) Nenny Lisbeth Minarno; Sri Suryani Prasetyowati; Dede Tarwidi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya kerusakan yang diakibatkan oleh gelombang tsunami pada pinggir pantai sangat besar, termasuk kerusakan ekosistem lingkungan bahkan banyak jiwa yang meninggal. Oleh karena itu diperlukan solusi untuk mengurangi efek tersebut. Pada tugas akhir ini akan membahas simulasi tsunami dua dimensi untuk mengurangi efek dari gelombang tsunami. Untuk memodelkan permasalahan fluida digunakan metode Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH). Persamaan gerak pada tsunami didasarkan oleh persamaan Navier-Stokes dan kontinuitas. Metode SPH dapat mengatasi kedua persamaan tersebut. Metode SPH mendiskritisasikan domain fluida menjadi bentuk partikel SPH. Pada tugas akhir ini terdapat beberapa kasus yaitu diberikan penghalang berupa trapesium dan persegi pada dasar pantai yang berbentuk datar dan landai. Hasil simulasi tsunami dengan durasi 15 detik menggunakan 6435 partikel SPH sudah dapat menghasilkan visualisasi yang cukup realistis dalam menggambarkan pergerakan gelombang tsunami. Menurut hasil validasi didapatkan bahwa pada dasar pantai berbentuk landai, penghalang berupa persegi lebih efektif dibandingkan penghalang berupa trapesium sedangkan pada dasar pantai berbentuk datar, penghalang berupa trapesium maupun persegi tidak terdapat perbedaan nyata.Kata kunci: tsunami, metode Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH), penghalang trapesium dan persegi.
Analisis Model Txop Pada Wlan 802.11 E/g Menggunakan Continuous Phase-type Distribution Untuk Komunikasi Real Time Variable Bit Rate (rt-vbr) Mardha Al Nazhfi Ali; Erna Sri Sugesti; Sri Suryani Prasetyowati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WLAN adalah suatu jaringan area lokal tanpa kabel yang mengunakan frekuensi radio sebagai media tranmisinya untuk menggantikan fungsi kabel, WLAN menggunakan standar IEEE 802.11. Pada penelitan ini dilakukan analisis model Transmit Opportunity (TXOP) pada WLAN 802.11 e/g dengan metode Continuous Phase-Type Distribution untuk Real Time Variable Bit Rate (RT-VBR). Diasumsikan hanya TXOP yang memengaruhi delay sedangkan untuk parameter lainnya diabaikan dan setiap user hanya mendapatkan satu TXOP. Analisis dilakukan pada Hybrid Coordination Function-Controlled Channel Access (HCCA) dan Contention Free Period (CFP) yang merupakan bagian dari Medium Access Control (MAC) karena memberikan jaminan Quality of Service (QoS). Dengan melakukan analisis pada model TXOP, didapatkan ukuran TXOP metastabil tiap bit rate yang dapat menangani komunikasi RT-VBR dengan baik. Terbukti dengan menggunakan TXOP metastabil delay yang dihasilkan dari 100 user yang terhubung ke AP tidak melebihi standar yang ditetapkan oleh ITU dengan asumsi delay hanya bersal dari HCCA-MAC layer. Kata kunci: delay, WLAN 802.11 e/g, Continuous Phase-type Distribution, real time, variable bit rate, TXOP.
Optimasi Posisi Cryoprobe Pada Proses Cryosurgery Menggunakan Metode Bubble Packing Nurul Fajar Riani; Dede Tarwidi; Sri Suryani Prasetyowati
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cryosurgery adalah teknik operasi untuk memusnahkan jaringan kanker menggunakan nitrogen cair bersuhu ekstrim (sangat dingin) dengan menggunakan alat yang bernama cryoprobe. Tujuan dilakukannya cryosurgery adalah untuk memaksimalkan pembekuan di dalam jaringan kanker dan meminimumkan kerusakan pada jaringan sehat. Dalam Tugas Akhir ini dilakukan simulasi pengoptimasian cryoprobe pada proses cryosurgery kanker prostat menggunakan metode bubble packing. Metode bubble packing digunakan untuk mengoptimalkan letak cryoprobe pada proses cryosurgery kanker prostat. Penyebaran panas pada daerah kanker menggunakan metode beda hingga satu dan dua dimensi. Penyebaran panas satu dimensi dilakukan sampai tercapai kondisi steady state. Hasil dari solusi numerik satu dimensi dibandingkan dengan solusi eksak sebagai acuan sehingga didapatkan rata-rata error relatif. Dengan rata-rata error relatif terkecil sebesar 0.0106786%, solusi numerik satu dimensi tersebut dikatakan cukup akurat dan layak diterapkan pada sistem dua dimensi. Dengan menggunakan metode bubble packing pada simulasi dua dimensi didapatkan letak 6 cryoprobe yang optimal dengan penyebaran panas yang lebih cepat dibandingkan dengan 4 dan 5 cryoprobe yaitu selama 168 detik. Kata Kunci: cryosurgery, bubble packing, prostat, metode beda hingga
Simulasi Smoothed Particle Hydrodynamics Dua Dimensi Dengan Metode Deteksi Partikel Permukaan Muh. Kiki Adi Panggayuh; Sri Suryani Prasetyowati; Dede Tarwidi
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tugas akhir ini mempresentasikan simulasi Smoothed Particle Hydrodnamics (SPH) dua dimensi dengan metode deteksi partikel permukaan. Dinamika fluida adalah disiplin ilmu yang mempelajari perilaku dari zat cair dan gas dalam keadaan diam maupun bergerak. Permasalahan dinamika fluida diatur oleh persamaan Navier- Stokes dan kontinuitas. Dalam menyelesaikan persamaan tersebut dapat digunakan metode SPH, dimana metode ini sering digunakan untuk membuat simulasi fluida karena dapat mendiskritkan domain fluida menjadi bentuk partikel. Pada tugas akhir ini metode SPH digunakan untuk membuat simulasi dam break dua dimensi, kemudian dicari bentuk permukaannya menggunakan metode deteksi pertikel permukaan. Hasil simulasi dam break dengan jumlah 5123 partikel SPH dan durasi 3 detik menunjukkan visualisasi yang cukup realistis dalam menggambarkan pergerakan fluida. Pada pengujian deteksi partikel permukaan menunjukkan pengaruh penting dari ketetanggaan antar partikel, jika radius ketetanggaan yang dipilih tepat maka dapat diperoleh bentuk permukaan dengan kesalahan deteksi partikel interior yang lebih kecil. Pada penerapan metode deteksi partikel untuk simulasi dam break dengan 5123 partikel SPH, dipilih radius ketetanggaan 0,063 sebagai radius optimal. Kendala pada metode deteksi partikel permukaan adalah sulit diterapkan pada partikel yang memiliki kepadatan rendah, karena akan terjadi kesalahan dimana sebagian partikel interior akan dianggap sebagai partikel permukaan. Kata kunci : Smoothed Particle Hydrodnamics (SPH), metode deteksi partikel permukaan.
Comparison of LSTM and IndoBERT Method in Identifying Hoax on Twitter Muhammad Ikram Kaer Sinapoy; Yuliant Sibaroni; Sri Suryani Prasetyowati
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 7 No 3 (2023): Juni 2023
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v7i3.4830

Abstract

In recent years, social media users have been increasing significantly, in January 2022 social media users in Indonesia reached 191 million people which has an increase of 12.35% from the previous year as many as 170 million people, With this massive increase every year, more and more people tend to seek and consume information through social media. Despite the many advantages provided by social media, However, the quality of information on social media is lower than in traditional news media there is a lot of hoax information spreading. With many disadvantages felt by hoax information, it has led to many research to detect hoax information on social media, especially information that is widely spread on Twitter. There are several previous researches that use various models using machine learning and also using deep learning to detect hoax. deep learning is very well used to perform several text classification tasks, especially in detecting hoax. The aim of this paper is to compare the LSTM and IndoBERT methods in detecting hoax using datasets taken from Twitter. In this study, two experiments work are conducted, LSTM and IndoBERT methods. The experimental results is average value obtained from experiments using 10-fold cross-validation. The IndoBERT model shows good performance with an average accuracy value of 92.07%, and the LSTM model provides an average accuracy value of 87.54%. The IndoBERT model can show good performance in hoax detection tasks and is shown to outperform the LSTM model which can provide the best average accuracy results in this study.
Pembuatan dan Pengembangan Konten Website Panti Sosial Asuhan Anak dan Tresna Werdha Bhakti Pertiwi Manggahang Menggunakan Odoo Yuliant Sibaroni; Sri Suryani Prasetiyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JPMI - Juni 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1025

Abstract

Dalam sebuah organisasi sosial, keberadaan website menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap organisasi tersebut. Hal ini juga yang sangat diperlukan oleh Yayasan Bhakti Pertiwi Manggahang (YBPM) yang mengelola panti sosial Asuhan Anak dan Tresna Werdha di daerah Bale Endah Bandung. Untuk mengatasi hal ini, maka dikembangkanlah sebuah website panti sosial menggunakan platform website odoo. Penggunaan odoo ini berdasarkan beberapa pertimbangan antara kemudahan dalam pengembangan, pemeliharaan dan  juga tidak adanya biaya yang akan dikeluarkan pihak YBPM ke depannya yang tentunya ini akan menjamin keberlangsungan program kegiatan masyarakat ini di masa depannya. Berdasarkan hasil kegiatan pengembangan website yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan odoo sebagai platform untuk pengembangan website ini terbukti memberikan hasil yang cukup baik, dimana website yang dihasilkan berkualitas cukup baik, dan dalam proses pengembangan website dan pengisian konten yang dilakukan tidak dijumpai permasalahan yang cukup mengganggu dan pihak mitra juga sudah mampu untuk mengembangkan konten website secara mandiri.
IDENTIFYING POSSIBLE RUMOR SPREADERS ON TWITTER USING THE SVM AND FEATURE LEVEL EXTRACTION Claudia Mei Serin Sitio; Yuliant Sibaroni; Sri Suryani Prasetiyowati
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 4 No. 3 (2023): JUTIF Volume 4, Number 3, June 2023
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2023.4.3.868

Abstract

In everyday life, many events occur and give rise to various kinds of information, which are also rumors. Rumors can cause fear and influence public opinion about the event in question. Identifying possible rumor spreaders is extremely helpful in preventing the spread of rumors. Feature extraction can be done to expand the feature set, which consists of conversational features in the form of social networks formed from user replies, user features such as following, tweet count, verified, etc., and tweet features with text analysis such as punctuation and sentiment values. These features become instances used for classification. This study aims to identify possible spreaders of rumors on Twitter with the SVM classification model. This instance-based classification algorithm is good for linear and non-linear classification. In the non-linear classification, additional kernels are used, such as linear, RBF, and sigmoid. The research focuses on getting the best model with high performance values from all the models and kernel functions that have been defined. It was found that the SVM classification model with the RBF kernel has a high overall performance value for each data combination with a ratio of the amount of data is 1:1 or the difference is very large. This model gives accurate results with an average of 97.02%. With a wide distribution of data, the SVM classification model with the RBF kernel is able to map the data properly.
Effectiveness of Word Embedding GloVe and Word2Vec within News Detection of Indonesian uUsing LSTM Muhammad Ghifari Adrian; Sri Suryani Prasetyowati; Yuliant Sibaroni
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Vol 7, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/mib.v7i3.6411

Abstract

In recent years the use of social media platforms in Indonesia has continued to increase. The increasing use of social media has several advantages and disadvantages. The advantage is that the news is easily accessible by anyone, while the disadvantage is that much information that is spread is hoax news. Hoax news must be detected because hoax news spreads false and misleading information. This undermines the integrity of the information and needs to be clarified for the public. By detecting hoax news, we can ensure the information being disseminated is accurate and trustworthy. In this study, the author will detect hoax news on Indonesian news media on Twitter using LSTM with word embedding GloVe and Word2Vec and compare the two-word embeddings to find the best performance in the LSTM model. The reason for choosing the GloVe and Word2Vec extraction features to be compared is that both are useful for representing vectors of words. Their performance may vary. Word2Vec might better capture semantic relationships between words, whereas GloVe might better capture distributional relationships and word co-occurrence. This study shows that LSTM with Word2Vec performs better than LSTM and GloVe in detecting Indonesian language news. LSTM and Word2Vec produced an average accuracy value of 95%, while LSTM with GloVe produced an average accuracy value of 90%.
Co-Authors Abduh Salam Adhe Akram Azhari Adhitya Aldira Hardy Aditya Andar Rahim Aditya Firman Ihsan Aditya Gumilar Akmal Muhamad Faza Aniq A. Rohmawati Aniq Atiqi Rohmawati Aqilla, Livia Naura arief rahman Arnasli Yahya Asramanggala, Muhammad Sulthon Aufa, Rizki Nabil Azmi Aulia Rahman Chamadani Faisal Amri Christina Natalia Claudia Mei Serin Sitio Damar, Muhammad Dede Tarwidi Derwin Prabangkara Diyas Puspandari Ekaputra, Muhammad Novario Elqi Ashok Erna Sri Sugesti Fairuz, Mitha Putrianty Fatha, Rizkialdy Fathin, Muhammad Ammar Fatri Nurul Inayah Gede Astawa Pradika Gilang Brilians Firmanesha Gusti Aji, Raden Aria Gutama, Soni Andika Hawa, Iqlima Putri Haziq, Muhammad Raffif Hilda Fahlena I Putu Ananda Miarta Utama Ibnu Muzakky M. Noor Indra Kusuma Yoga Indri Octavellia Wulanissa Irfani Adri Maulana Jauzy, Muhammad Abdurrahman Al Juniardi Nur Fadila Lesmana, Aditya Mahadzir, Shuhaimi Maharani, Anak Agung Istri Arinta Mardha Al Nazhfi Ali Mitha Putrianty Fairuz Muh. Kiki Adi Panggayuh Muhammad Alauddin Angka Kurniawan Muhammad Damar Muhammad Ghifari Adrian Muhammad Hadyan Baqi Muhammad Ikram Kaer Sinapoy Muhammad Novario Ekaputra Muldani, Muhamad Dika Nanda Ihwani Saputri Naufal Alvin Chandrasa Nenny Lisbeth Minarno Ni Made Dwipadini Puspitarini Nur Fadila, Juniardi Nuraena Ramdani Nurul Fajar Riani Pernanda Arya Bhagaskara S M Pilar Gautama, Hadid Purwanto, Brian Dimas Putra, Ihsanudin Pradana Putri, Pramaishella Ardiani Regita Rachmadania Irmanita Rafika Salis Rahmanda, Rayhan Fadhil Ridha Novia Ridho Isral Essa Rifaldy, Fadil Rizky Fauzi Ramadhani Rizky Yudha Pratama Rizky, Muhammad Zacky Faqia Salis, Rafika Salsabila, Syifa Sinaga, Astria M P Siti Uswah Hasanah Sri Harini Sri Harini Suhendar, Annisya Hayati Winico Fazry Wira Abner Sigalingging Yahya, Arnasli Yuliant Sibaroni Zaidan, Muhammad Naufal