Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Using Rosetta Stone Software As Media In Teaching English Vocabulary (An Experimental Study At SDN No. 02 Lhoksukon) Hanif, Hanif
Getsempena English Education Journal Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.176 KB)

Abstract

Using of Rosetta Stone Software as media in teaching English vocabulary. The aim of this study is to examine the effectiveness of using Rosetta Stone Software in teaching vocabulary. The data were obtained from 64 students who belong to the two classes (groups), the control group and the experimental group, as the representative of all fifth grades of SDN No 02 Lhoksukon, Aceh Utara. The writer took two classes randomly for the sample of three parallel classes. The research instruments used to collect the data for this study were pre-test and post-test. The pre-test and the post-test were given to the two classes; the experimental class and the control class. The result of the test was students’ scores of the experimental group and the control group. This result was analyzed by using statistical formula in order to see if there is a significant difference between the students who were taught by direct method and the students taught by using Rosetta Stone Software as the media in teaching vocabulary. The use of Rosetta Stone Software focused on matching the pictures and meaning of some activities of Rosetta Stone Software shown on the screen. Base on explanation above, using Rosetta Stone Software as media also proves that the treatment has given some effects on students’ vocabulary improvement. Key Words: Rosetta Stone Software, Teaching vocabulary, Media
The Development of Motion-Based Individual Badminton Smash Forehand Training Models for Students of IKIP Mataram 2019 Soemardiawan, Soemardiawan; Tangkudung, James; Hanif, Ahmad Sofyan
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol 1, No 3 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i3.1589

Abstract

This article produces a product in the form of an individual smash training model to improve the forehand smash capability which is based on good motion, has advantages over the previous model, where the model of individual smash forehand variations is to improve motion-based badminton Smash Skills. The aim to be achieved in development research is to produce a product program for individual smash forehand training which is efficiently and effectively varied, and also improve smash forehand skills, both in motion, technical skills, individually in the IKIP Mataram students. The population and samples using NTB athletes belonging to the UKM FPOK IKIP Mataram were 100 students. The instruments used in this development research were questionnaires, questionnaires, and the Badminton Smash Test Instrument from Purnama. The design of this study uses the research & development (R & D) development method of Borg and Gall which is qualitative in nature and while the quantitative approach is used to reveal the second objective, with a pre-experimental research design in the form of the one group pretest-posttest design. who looked for significant differences in individual forehand smash models before and after training were given a smash model. Based on the analysis of research data using the t test with a significance level of 0.05. Therefore, the research on the development of individual forehand smash models based on the results of badminton training from the results of research shows that the use of a varied and effective forehand smash training model can improve this forehand smash training model for badminton athletes in IKIP Mataram students.
PREPARASI ADSORBEN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS KAOLIN ALAM DENGAN SURFAKTAN ANIONIK DAN TEKNOLOGI ULTRASONIKPREPARASI Alfian Putra; Teuku Rihayat; Nurhanifa Aidy
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2488

Abstract

Penelitian adsorpsi dari bahan alam telah banyak dilakukan dari berbagai bahan baku seperti ampas tebu, ampas kopi, bentonit dan lainnya. Namun persyaratan mekanis dan pengolahan dari berbagai aplikasi belum dapat dipenuhi. Pada studi ini telah  dilakukan pengolahan adsorben berbahan kaolin menggunakan teknologi ultasonik untuk meningkatkan daya serapnya untuk mereduksi logam dalam air dengan cara memodifikasi kaolin dengan surfaktan anionik dan diiradiasi ultraonik. Tujuannya adalah  mengoptimalisasi  penyerapan  logam  yang lebih sepesifik dalam menyerap logam Fe dan Mg dalam air menggunakan  kaolin  yang  telah  dimodifikasi.  Kaolin dihaluskan sampai dengan 100 mesh dan dicampurkan dengan surfaktan anioinik sebanyak  45%, dari berat total adsorben  yaitu  200  gram.  Proses adsorpsi dilakukan menggunakan kaolin modifikasi surfaktan dan tanpa modifikasi surfaktan dengan memvariasikan waktu  iradiasi  yaitu  5, 10, 15, 30,  50  dan  80  menit  pada suhu 55 °C. Konsentrasi logam diukur menggunakan Atomic Absortion Spectrofotometers (AAS) serta dilakukan perhitungan kinetika adsorbsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penyisihan tertinggi terjadi pada kaolin yang dimodifikasi dengan surfaktan anionik. Hasil yang paling signifikan yaitu untuk Fe efisiensi penyisihannya mencapai 72,81 % pada waktu iradiasi 5 menit, sedangkan untuk Mg efisiensi penyisihannya mencapai 65,1% pada waktu iradiasi 5 menit. Kata kunci: Adsorpsi, Adsorben, Kaolin, Ultrasonik, Surfaktan
BIOKOMPOSIT POLY LACTID ACID (PLA) BERPENGUAT DENGAN COIR (SABUT KELAPA) : EVALUASI KINERJA MEKANIK DAN SIFAT MULTIFUNGSI Ridwan Ridwan; Teuku Rihayat; Awanis Ilmi; Nurhanifa Aidy
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2485

Abstract

Pada penelitian ini menggunakan konsep bahan mikrokomposit, dimana bahan yang digunakan menggunakan struktur mikro. Pembuatan bahan komposit melalui tahap pencampuran serat sabut kelapa dan polylactic acid yang disebut proses sintesis, dengan variasi fraksi massa serat 20%, 30%, 40%, 50% dan bahan polylactic acid murni tanpa penguat 0%. Bahan komposit hasil sintesis diuji kekuatan mekanik bahan untuk mengetahui karakteristik bahan dan pengamatan morfologi.  Pada uji tarik, nilai kekuatan tarik tertinggi dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat sabut kelapa 20% sebesar 56,55 MPa dan nilai kekuatan tarik terendah dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat sabut kelapa 50% sebesar 27,09 MPa. Selanjutnya pada uji bending, nilai kekuatan bending tertinggi dihasilkan oleh bahan tanpa penguat 0% sebesar 105,61 MPa, nilai kekuatan bending tertinggi pada bahan komposit dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat 20% sebesar 100,76 MPa dan nilai kekuatan bending terendah dihasilkan oleh bahan dengan fraksi massa serat sabut kelapa 50% sebesar 68,02 MPa. Pada uji bending, nilai kekuatan bending menurun seiring bertambahnya fraksi massa serat. Pada pengamatan morfologi internal bahan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) pada area patahan mengindikasikan adanya void dan fiber break pada bagian internal bahan mikrokomposit. Beberapa serat mengalami pull-out saat uji tarik dan bending dilakukan. Kata kunci: polylactid acid, serat kelapa, uji tarik, uji bending, scanning electron microscape.
PREPARASI BIOKOMPOSIT KOMBINASI POLI ASAM ASAM LAKTAT-POLI KAPROLAKTON DENGAN MENAMBAH CATECHIN DAN KITOSAN SEBAGAI AGEN ANTIBAKTERIPENGOLAHAN Suryani Salim; Teuku Rihayat; Nurhanifa Aidy; Een Setiawati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 19, No 02 (2021): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI REAKSI
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v19i02.2486

Abstract

Polimer biodegradable dipandang sebagai solusi potensial bagi lingkungan yang dihasilkan oleh limbah plastik. PLA adalah salah satu biopolimer yang paling menjanjikan karena monomer diproduksi dari bahan baku terbarukan sehingga tidak beracun. Polikaprolakton (PCL) merupakan polyester yang ideal karena bersifat non toksid, biodagradable dan memiliki sifat termal yang baik dengan suhu degradasi sebesar ±4000C. Selain itu PCL juga dapat dengn mudah digabung dengan polimer lain. Kemampuan PCL bercampur dengan polimer lain melalui proses modifikasi mampu mengatasi kekurangan-kekurangan tersebut. tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penambahan katalis pada pembuatan PLA/PCl-Catechin-Chitosan sebagai bahan baku pembuatan plastik. Penelitian ini dilakukan dengan variasi penambahan ZnO katalis 0,1 % (Acca) dan 0,2 % (Accb). Hasil analisis Berdasarkan analisis stabilitas termal menggunakan Thermogravimetry (TGA) diperoleh suhu dekomposisi pada 380℃ dengan penambahan katalis 0,2% (ACcb). Analisis morfologis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan bahwa struktur permukaan PLA adalah dalam bentuk benjolan yang tersebar luas. Semakin banyak konsentrasi katalis tambahan yang digunakan dapat mempengaruhi pembentukan PLA/PCL-Catechin-Chitosan. Kata kunci: poly lactid acid, polikaprolakton, ZnO katalis, catechin, kitosan
Desain dan Manufaktur Mesin Injeksi Plastik Menggunakan Mekanisme Toggle untuk Industri Kecil Indra Mawardi; Zuhaimi Zuhaimi; Hanif Hanif
Industrial Engineering Journal Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v3i2.82

Abstract

Produk plastik telah mendominasi setiap bidang dari kehidupan manusia sekarang ini, mulai dari peralatan rumah tangga, pertanian, industri, rumah sakit, sampai pada teknologi ruang angkasa menggunakan plastik. Produk-produk plastik yang dihasilkan oleh industri kecil masih sangat minim. Hal ini tidak terlepas dari masih rendahnya penguasaan teknologi pengolahan plastik menjadi produk dan kemampuan industri kecil membeli peralatan pengolahan plastik pabrikan yang mempunyai harga cukup tinggi. Faktor-faktor tersebut berimbas pada rendahnya perkembangan industri pengolahan plastik oleh industri kecil. Mendesain dan memfabrikasi mesin injeksi plastik dengan menggunakan mekanisme toggle yang dapat dimanfaatkan bagi industri kecil adalah tujuan dari penelitian ini. Metode penelitian diawali dengan merancang konstruksi mesin injeksi menggunakan mekanisme toggle baik pada proses injeksi maupun proses pergerak clamping unit. Fabrikasi dan perakitan unit injeksi dan clamping menggunakan mesin-mesin perkakas dan uji performance dilakukan untuk menganalisis tingkat keberhasilan mesin.Hasil penelitian menunjukan mesin injeksi dengan mekanisme toggle dapat beroperasi dengan baik dalam proses plastisasi dan penginjeksian plastik.
Analisis Kualitas Produk dengan Pengaturan Parameter Temperatur Injeksi Material Plastik Polypropylene (PP) Pada Proses Injection Molding Indra Mawardi; Hasrin Hasrin; Hanif Hanif
Industrial Engineering Journal Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53912/iejm.v4i2.110

Abstract

Proses injection molding merupakan salah satu proses pembentukan plastik yang banyak dilakukan. Permasalahan yang sering dialami pada proses ini adalah terjadinya kualitas produk yang jelek akibat terjadinya cacat pada produk. Hal ini dapat memperlambat proses produksi dan meningkatkan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paramater temperatur injeksi terhadap kualitas produk penyangga gantungan lemari pakaian. Produk terbuat dari jenis material thermoplastik yaitu polypropylene (PP). Proses injeksi menggunakan mesin injeksi manual sistem toggle dengan variasi temperatur injeksi 160, 165, dan 170oC. Hasil penelitian menunjukan pada temperatur injeksi 160 dan 165 oC, kualitas produk masih belum terbentuk sempurna akibat masih banyak cacat yang terjadi. Produk terjadi sempurna pada temperatur injeksi 170 oC. Temperatur injeksi di bawah temperatur leleh akan mengakibatkan cacat lebih dominan terjadi. Cacat-cacat yang terjadi pada proses injeksi produk plastik penyangga gantungan hanger untuk lemari adalah short shot, jetting, flashing, sink mark dan shrinkage.
Efektivitas Waktu Dan Berat Serbuk Cengkeh Terhadap Komposisi Senyawa Asap Cair Menggunakan Adsorben Serbuk Cengkeh ( Syzygium Aromaticcum) Hanifah Hanifah; Sulhatun Sulhatun; Lukman Hakim; Meriatna Meriatna; Suryati Suryati
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i1.6614

Abstract

Asap cair merupakan campuran larutan dari dispersi asap kayu dalam air yang dibuat dengan mengkondensasikan asap cair hasil pirolisis. Cengkeh termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, cengkeh mampu bertahan hidup puluhan bahkan sampai ratusan tahun, tingginya dapat mencapai 20 -30 meter dan cabang-cabangnya cukup lebat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh bau terhadap asap cair, Mengkaji pengaruh waktu terhadap cengkeh dan asap cair yang dihasilkan, dan Menentukan karakteristik asap cair hasil percampuran. Variabel yang di variasikan adalah Waktu perubahan bau 20 menit, 30 menit, dan 40 menit, 50 menit dan Massa cengkeh 0,20 gram, 0,25 gram, dan 0,30 gram, 0,35 gram. Cengkeh dibersihkan dengan air, lalu dikeringkan menggunakan oven dengan temperature 60 0C selama 120 menit. Cengkeh yang telah dikeringkan selanjutnya dihaluskan dengan menggunakan blender. Setelah dihaluskan kemudian cengkeh dilakukan pengayakan dengan ukuran mesh 80 mesh. Kemudian Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan rendemen yang dihasilkan di pengaruhi oleh waktu dan berat serbuk cengkeh, Nilai densitas terkecil terdapat pada sampel 5 yang memiliki nilai 3,5545 gr/ml dan nilai densitas tertinggi terdapat pada sampel 16 yang memiliki nilai 3,5563 gr/ml, Persentase rendemen tertinggi terdapat pada sampel 1 yaitu 52% dan persentase rendemen terendah terapat pada sampel 16 yaitu 30%, Viskositas pada asap cair yaitu 0,0041 dan Berdasarkan hasil uji GC-MS diperoleh senyawa yang dominan dalam ada 2 yaitu : 3-Allylguaiacol dan Benzenol dengan masing-masing area sebesar 31,30% dan 20,05%.
USING ROSETTA STONE SOFTWARE AS MEDIA IN TEACHING ENGLISH VOCABULARY : (An Experimental Study at SDN No. 02 Lhoksukon) Hanif
Getsempena English Education Journal Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.176 KB) | DOI: 10.46244/geej.v2i1.681

Abstract

Using of Rosetta Stone Software as media in teaching English vocabulary. The aim of this study is to examine the effectiveness of using Rosetta Stone Software in teaching vocabulary. The data were obtained from 64 students who belong to the two classes (groups), the control group and the experimental group, as the representative of all fifth grades of SDN No 02 Lhoksukon, Aceh Utara. The writer took two classes randomly for the sample of three parallel classes. The research instruments used to collect the data for this study were pre-test and post-test. The pre-test and the post-test were given to the two classes; the experimental class and the control class. The result of the test was students’ scores of the experimental group and the control group. This result was analyzed by using statistical formula in order to see if there is a significant difference between the students who were taught by direct method and the students taught by using Rosetta Stone Software as the media in teaching vocabulary. The use of Rosetta Stone Software focused on matching the pictures and meaning of some activities of Rosetta Stone Software shown on the screen. Base on explanation above, using Rosetta Stone Software as media also proves that the treatment has given some effects on students’ vocabulary improvement.
ANALYSIS OF THE POLITICAL MARKETING SUCCESS OF THE WINNING NATIONAL PARTY WITH LOCAL AFFILIATED PARTY IN ACEH Wahyuddin Wahyuddin; Fuadi Fuadi; Falahuddin Falahuddin; Hanif Hanif
E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 22, No 1 (2021): Volume 22, Nomor 1, April 2021
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.196 KB) | DOI: 10.29103/e-mabis.v22i1.655

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of success of the political marketing of the victory of the national party with its affiliated local party in Aceh. The political marketing concept of product, promotion, price and place is used in this study. Primary data was obtained by using a questionnaire. The research locations are two districts in the province of Aceh, namely Bireuen Regency and Pidie Jaya  Regency, while sampling using Maximum Likelihood (ML) in the estimation model requires the use of a minimum sample size of 100. By setting the number of samples for each voter national parties and local party voters. The sample will be taken at convenience from each research location. The result of the study of the coefficient of determination (R2) is 0.269. This means that 26.9% changes in the dependent variable, namely the Decision to Choose a National Party, can be explained in the independent variables, namely Product, Promotion, Price, and Place. While the remaining 73.1% is explained by other variables outside the variables studied. This shows that the contribution of the independent variable has little impact on the dependent variable. While the results of the coefficient of determination of the Decision to Choose a Local Party is 0.672. This means that 67.2% changes in the dependent variable, namely the Decision to Choose a Local Party, can be explained in the independent variables, namely Product, Promotion, Price, and Place. While the remaining 32.8% is explained by other variables outside the variables studied. This shows that the contribution of the independent variable has an impact on the dependent variable.