Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TAMAN BUDAYA BOLAANG MONGONDOW DI KOTAMOBAGU. “ARSITEKTUR SEBAGAI SIMBOL BUDAYA” Kangiden, Teguh K. P.; Sela, Rieneke L.E.; Rengkung, Michael M.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 6 No. 2 (2017): DASENG Volume 6, Nomor 2, November 2017
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v6i2.17092

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak suku bangsa, adat budaya, yang harus dijaga kelestariannya, seperti tertera dalam undang-undang nomor 5 tahun 1992 yang berisi tentang; bahwa benda cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan sehingga perlu dilindungi dan dilestarikan demi pemupukan kesadaran jati diri bangsa dan kepentingan nasional, untuk itu salah satu yang dilakukan seperti menghadirkan taman budaya di Kotamobagu. Perancangan taman budaya bertujuan sebagai tempat  berbagai macam kegiatan seni dan budaya yang bersifat edukatif, rekreatif dan informatif, dengan metode perancangan seperti pendekatan tematik arsitektur sebagai simbol budaya, pendekatan tipologi objek, pendekatan lingkungan, wawancara, studi komparasi, dan opini. Perancangan taman budaya dengan pendekatan tematik yaitu arsitektur sebagai simbol budaya membuat suatu rancangan yang mencerminkan nilai-nilai budaya, pada rancangan ini yang berlokasi di Kotamobagu sehingga budaya tersebut diangkat atau diterapkan pada perancangan taman budaya yaitu budaya Kotamobagu atau Bolaang Mongondow. Konsep perancangan yang digunakan seperti konsep berbalas pantun atau masyarakat Kotamobagu mengenal dengan sebutan salamat, dimana konsep ini seakan-akan bangunan saling berbalas bentuk. Konsep penerapan kabela dimana mengunakan salah satu gerak dari tari kabela yang melingkar, gerak tersebut diaplikasikan dalam konsep perancangan taman budaya dimana gerak melingkar tersebut akan mencangkup semua aktifitas dalam taman budaya. Kabela dari segi tampilan memiliki motif khas berupa bentuk-bentuk geometri, bentuk bunga dan bentuk lainnya. Motif tersebut diaplikasikan pada bangunan sebagai fasad. Hasil perancangan taman budaya ini adalah salah satu bentuk sarana untuk memfasilitasi kegiatan kesenian dan kebudayaan yang ada di Bolaang Mongondow khususnya di Kota Kotamobagu.Kata Kunci : Taman Budaya, Arsitektur, Simbol Budaya
COTTAGE DI DANAU LINOW: Eco Friendly Design Mengko, Yonathan J.; Waani, Judy O.; Sela, Rieneke L.E.
Jurnal Arsitektur DASENG Vol. 14 No. 4 (2025): Daseng Volume 14 Nomor 4, November 2025
Publisher : PS S1 Arsitektur. Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/daseng.v14i4.66710

Abstract

Danau Linow terletak di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, memiliki berbagai potensi dibidang pariwisata yang tidak kalah bagusnya dengan daerah-daerah lain yang ada di Sulawesi Utara. Khususnya wisata alam Kota Tomohon memiliki sebuah danau yang sudah dikenal sejak dari dulu yaitu Danau Linouw. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Danau Linow namun tidak dapat menikmati waktu lebih lama karena kurangnya fasilitas akomodasi di sekitar area danau. Saat ini, infrastruktur di sekitar Danau Linow masih terbatas, dan fasilitas yang ada belum mendukung ekowisata yang berkelanjutan. Tujuan perancangan tugas akhir ini, untuk menjawab rumusan masalah yang ada yaitu bertujuan untuk merancang cottage yang ramah lingkungan dan menciptakan akomodasi yang memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Metode perancangan yang digunakan yaitu metode glassbox oleh J. C. Jones (1970). Hasil rancangan ini akhirnya menghasilkan desain cottage yang berorientasi pada prinsip-prinsip eco-friendly dan keberlanjutan yang sangat penting untuk menjaga ekosistem alami serta memperkuat daya tarik wisata berbasis alam. Kata kunci: Cottage, Kota Tomohon, Eco-friendly