Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SETS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI MIPA MAN TAPANULI SELATAN Ismi Suryani Harahap; Rizky Amelia Dona Siregar; Nurul Husna Siregar
JURNAL EDUGENESIS Vol 7 No 3 (2024): Vol. 7 No. 3 Desember 2024
Publisher : PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran SETS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA MAN Tapanuli Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan model metode Pre-Experimental Designs (nondesigns), sedangkan design yang digunakan adalah One Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 112 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan cluster sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial berbantuan aplikasi SPSS 22 dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis deskriptif penggunaan model pembelajaran SETS diperoleh dengan nilai rata-rata 80 termasuk dalam kategori “Baik Sekali”. Kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi pada manusia diperoleh nilai rata-rata sebesar 83,28 yang termasuk dalam kategori “Baik Sekali”. Selanjutnya adalah analisis inferensial dengan menggunakan uji “t-test”, dengan perolehan hasil thitung > ttabel yaitu 0,000 < 0,05. Artinya ada pengaruh penggunaan model pembelajaran SETS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA MAN Tapanuli Selatan.
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN MISKONSEPSI DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI BAKTERI DI KELAS X MIPA 3 SMA NEGERI 1 PANYABUNGAN Aulia Fitri; Perima Simbolon; Nurul Husna Siregar
JURNAL EDUGENESIS Vol 7 No 2 (2024): Vol. 7 No. 2 Agustus 2024
Publisher : PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan miskonsepsi pada pembelajaran biologi materi bakteri.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Informan kunci dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA 3.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, tes dan wawancara. Data penelitian aktivitas belajar dilakukan dengan cara observasi kepada siswa kelas X MIPA 3. Dalam aktivitas belajar memiliki delapan indikator yaitu: kegiatan visual, kegiatan lisan, kegiatan mendengar, kegiatan menulis, kegiatan motorik, kegiatan menggambar, kegiatan mental, dan kegiatan emosional, masing-masing indikator memiliki dua pernyataan. Data penelitian tes dilakukan kepada sampel siswa kelas X MIPA 3 yang memiliki 32 sampel.Sedangkan wawancara kepada guru biologi. Hasil penelitian aktivitas belajar diperoleh yaitu aktivitas belajar visual 98%sangat tinggi, aktivitas lisan 55% tinggi, aktivits mendengar 92% sangat tinggi, aktivitas menulis 62% tinggi, aktivitas motorik 48% rendah, aktivitas menggambar 80% sangat tinggi, aktivitas mental 56% rendah, dan kegiatan emosional 72%. Simpulan rata-rata aktivitas belajar yaitu dapat digolongkan dalam kategori tinggi 70%. Pada hasil tes untuk miskonsepsi yaitu pengertian bakteri 79% baik, morfologi bakteri 54% kurang, karakteristik bakteri 14% gagal, reproduksi bakteri 49%gagal, dan klasifikasi bakteri 29% gagal. Simpulan rata-rata tes untuk miskonsepsi pada materi bakteri dapat digolongkan dalam kategori gagal 45%.
OBSERVATION ON THE NEST CHARACTERISTICS, CLUTCH SIZE AND HATCHING RATE OF PIED STILT (Himantopus leucocephalus) AND JAVAN PLOVER (Anarhynchus javanicus) IN WONOREJO FISHPOND, EAST JAVA, INDONESIA Nurul Husna Siregar; Dyah Perwitasari-Farajallah; Yeni Aryati Mulyani
Treubia Vol. 52 No. 1 (2025): Treubia 52 (1)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/treubia.2025.13138

Abstract

Knowledge of breeding by the Pied Stilt (Himantopus leucocephalus) and Javan Plover (Anarhynchus  javanicus) is limited. During fieldwork from 15 August to 10 November 2015 we studied nest features, hatching rate and clutch size of both species at the Wonorejo Fishpond in East Java, Indonesia. During the investigation 42 Pied Stilt nests and 27 Javan Plover nests were found. Pied Stilts build their nests in both mud and surrounded by water; the mud nests include a greater variety of components than nests on water. We provide the first description of the nest of Javan Plover nest on the ground and are made of wood, snail shells and shellfish. The Pied Stilt's clutch size is typically 2-4 eggs, while the Javan Plover's clutch size is often 2-3 eggs. The hatching rate of Javan Plover was 61.5%, and 75% in Pied Stilt with flooding the key factor influencing hatching rate.
Education on Tree Planting and Its Benefits for the Environmental Ecosystem at Madrasah Ibtidaiyah Siondop Julu Siregar, Nurul Husna; Gaja, Rahmadani; Salsabilah, Novi; Lumbantobing, Riza Agita
Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/instem.v4i1.60009

Abstract

This community service program was conducted as an effort to promote environmental awareness from an early age through tree-planting activities in the school environment. Tree planting not only contributes to environmental sustainability but also serves as an effective learning medium for fostering environmentally responsible attitudes among elementary school students. Therefore, educational activities that actively engage students are essential for developing positive habits and environmental stewardship from an early age. Based on this background, the program aims to enhance the knowledge and skills of sixth-grade students at a Madrasah Ibtidaiyah regarding environmental conservation through tree-planting activities. The implementation method included educational sessions on the ecological importance of trees, the benefits of school greening programs, and proper tree-planting techniques. Following the theoretical session, students engaged in hands-on tree-planting activities in designated areas of the school under the guidance of the program team. The results indicated an improvement in students' understanding of environmental conservation and the benefits of trees for both human life and ecosystems. The students were able to demonstrate basic tree-planting skills correctly and showed increased concern for environmental preservation. Their enthusiasm throughout the activities suggests that practice-based learning is an effective approach for environmental education at the elementary school level. This program is expected to serve as an initial step toward fostering sustainable environmental awareness and positive environmental behaviors among students, both within the school setting and in the broader community.
SOSIALISASI DAMPAK SAMPAH PLASTIK TERHADAP LINGKUNGAN DI SDN 200105 PADANGSIDIMPUAN Siti Rahmadani Harahap; Maryanti Sinaga; Anisa Rahmadani; Nurul Husna Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.4538

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang terus mengalami peningkatan seiring dengan tingginya penggunaan plastik sekali pakai dalam kehidupan sehari-hari. Plastik memiliki sifat sulit terurai sehingga dapat menimbulkan penumpukan sampah yang menyebabkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem, serta berdampak negatif terhadap kesehatan manusia. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya peserta didik, menjadi salah satu faktor yang memperparah permasalahan sampah plastik. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif sejak usia dini untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan melalui kegiatan sosialisasi di SDN 200105 Padangsidimpuan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi secara langsung, diskusi interaktif, serta pemberian contoh perilaku hidup bersih dan peduli lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya sampah plastik serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan membentuk kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah sejak usia dini.