Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ETNOMATEMATIKA PADA TARIAN DAYAK TOTOKNG DI SANGGAR SENI NYIUR SINGKAWANG Melinda, Meisya; Septianawati, Desty
Bahasa Indonesia Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.231 KB) | DOI: 10.24260/add.v2i1.1557

Abstract

This study aims to describe how to the math of the Dayak Totokng dance is performed. This research used qualitative and an ethnographic approach. The data that the author generated was by way of observation and documentation. Based on the result of this research the Dayak Totokng dance is a dance to welcome and pay homage to jubata, the form of respect is in the form of their gratitude for the result they get. The result of this study can be applied to class VII junior high school students.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA DALAM MATERI OPERASI PECAHAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN ENDED Sarassanti, Yumi; Septianawati, Desty
Bahasa Indonesia Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v2i2.2009

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dalam materi operasi pecahan menggunakan pendekatan open-ended. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitaif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa PGMI IAIN Pontianak semester III yang berjumlah 34 orang. Proses pengumpulan data dilakukan dengan tes. Tes tertulis digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa. Terdapat lima kategori tingkat kemampuan berpikir kreatif yaitu sangat kreatif, kreatif, cukup kreatif, tidak kreatif, dan sangat tidak kreatif. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh gambaran kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dalam materi operasi pecahan menggunakan pendekatan open-ended yaitu : dari 34 orang mahasiswa yang mengikuti tes kemampuan berpikir kreatif, terdapat 10 orang mahasiswa dengan tingkat kemampuan sangat kreatif, hal ini ditunjukkan dengan mahasiswa tersebut dapat memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir kreatif pada semua soal tes. Terdapat 18 mahasiswa dengan tingkat kemampuan kreatif, umumnya mahasiswa tersebut dapat memenuhi dua indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu flexibility dan fluency pada 2 soal tes. Mahasiswa dengan kemampuan cukup kreatif terdiri dari 3 mahasiswa umumnya dapat memenuhi satu indikator yaitu fluency pada 3 soal tes. mahasiswa pada tingkat kemampuan tidak kreatif terdiri dari 3 mahasiswa, umumnya mereka hanya dapat memenuhi satu indikator yaitu fluency pada 3 soal tes. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diketahui bahwa kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGMI Semester III tergolong kreatif.
ANALISIS ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN TAPAK KUDA DI PULAU MAYA KALIMANTAN BARAT Septianawati, Desty; Imasuana, Imasuana
Bahasa Indonesia Vol 3 No 1 (2024)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v3i1.3059

Abstract

Each region has different traditional games, and has specificities based on each area. One example of a traditional game is the game of hoof horses on Maya Island, West Kalimantan. The game of hoof horses, the taubah of the crank game, is undeniable which has a close connection with mathematics. The relationship between mathematics and a culture is commonly known as ethnomathematics. The type of research used is qualitative research with an ethnographic approach. Data collection methods used are observation and documentation. Observations were made twice on April 12 2023 and April 23 2023 which are located in Satai Lestari Village, Pulau Maya District, Kayong Utara Regency, West Kalimantan. The observation was carried out simultaneously with the documentation of the object under study with the research target being a group of children. Based on the results of observation and data collection, the results show that there are ethnomathematics elements in the traditional hoof hoof game. The traditional game of hoof horses on the island of Maya has various forms, namely rotating hoofs, regular hoofs. The two sides are five tiles on the left side and five tiles on the right side. So the total of squares on a normal hoof is ten squares. The rotary hoof and the regular hoof both have a mathematical element. The mathematical element contained in the hoof hoof game is the element of mathematical logic contained in the hoof hoof game rules, namely when a player violates the predetermined rules and will be replaced by the next player. Mathematical elements are also present in the hoof grid, namely the cube nets without a lid. Then in the form of a throwing ball the mathematical elements are geometric elements including triangles, rectangles, and kites.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK MATERI BARISAN DAN DERET Agustina, Agustina; Septianawati, Desty; Sarassanti, Yumi
Bahasa Indonesia Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v3i2.3491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning pada peserta didik dalam materi Barisan dan Deret; (2) Mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis pada peserta didik dalam materi Barisan dan Deret dan (3) Mendeskripsikan pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam materi Barisan dan Deret. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain pretest-posttest control group design. Populasi berjumlah 52 orang dan dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Alat pengumpulan data yaitu soal tes uraian, lembar observasi dan dokumen. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana menggunakan variabel dummy. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Penerapan Model Problem Based Learning pada peserta didik dalam materi Barisan dan Deret 100% sudah dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah model PBL; (2) Kemampuan komunikasi matematis peserta didik rata-rata kelas eksperimen pada pretest yaitu 40,03 masuk kategori rendah dengan persentase 100% dan 39,09 untuk kelas kontrol masuk kategori rendah dengan persentase 100%. Untuk posttest rata-rata kelas eksperimen 83,90 masuk kategori tinggi dengan persentase 100% dan 71,45 untuk kelas kontrol terdapat 13 peserta didik masuk kategori tinggi dengan persentase sebesar 59% sedangkan 41% terdiri dari 9 peserta didik masuk dalam kategori sedang dan (3) Berdasarkan analisis data diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05 berarti pada taraf nyata 5% diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik dalam materi Barisan dan Deret kelas IX Raudlatul Firdaus Sungai Ambawang.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL AGAMA ANAK USIA DINI DI TK ISLAM HARAPAN INDAH PONTIANAK Alpiana, Widy Cahyaningtyas; Hamzah, Nur; Septianawati, Desty
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2023): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/albanna.v3i1.2136

Abstract

Terbentuknya moral agama seorang anak dalam masa perkembangan salah satunya di pengaruhi oleh pola asuh orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian Ex-post facto. Populasi adalah seluruh orang tua peserta didik kelompok B TK Islam Harapan Indah Pontianak, sedangkan sampel yang digunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket sehingga diperoleh data yang dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan: 1) Pola asuh orang tua di TK Islam Harapan Indah Pontianak cenderung menggunakan pola asuh demokratis yakni sebesar 45%; 2) Perkembangan moral agama anak usia dini di TK Islam Harapan Indah pada kategori sedang 69,2% yakni sebanyak 36 anak; dan 3) Terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral agama anak usia dini yakni sebesar 11,4%. Nilai Fhitung 6,453 > Ftabel 4,008 dengan kriteria uji Fhitung> Ftabel, dan nilai sig sebesar 0,114, artinya HO ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral agama anak usia dini di TK Islam Harapan Indah Pontianak. Nilai koefisien korelasi R sebesar 0,338 dan nilai R square (R2) sebesar (11,4%) artinya pola asuh orang tua memiliki pengaruh terhadap perkembangan moral agama anak usia dini. Namun, berada pada kategori sangat lemah.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA PADA SOAL CERITA SISWA SD NEGERI 2 TEGAL YOSO Haryadi, Rahman; Ardiawan, Yadi; Septianawati, Desty; Oktaviana, Dwi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v23i1.8398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita kontekstual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa soal cerita dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari lima siswa kelas III SD Negeri 2 Tegal Yoso yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu menjawab soal secara numerik, tetapi mengalami kesulitan dalam menjelaskan proses identifikasi masalah, memilih strategi penyelesaian yang tepat, serta menginterpretasikan hasil jawaban mereka. Faktor-faktor yang memengaruhi di antaranya adalah keterbatasan pemahaman terhadap bahasa soal, rendahnya penguasaan konsep waktu dan pecahan, serta minimnya pengalaman dalam menghubungkan soal dengan konteks nyata. Temuan ini menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual dan latihan soal berbasis kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa sejak dini.
Pemanfaatan Software GeoGebra dalam Materi Geometri Analitik untuk Siswa Kelas XI: Survey terhadap Respon Siswa Desty Septianawati; Zulkarnain; Ressy Rustanuarsi
Absis: Mathematics Education Journal Vol 7 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v7i1.6319

Abstract

Analytic geometry is a branch of mathematics that requires a deep understanding of concepts, yet it often poses significant challenges for high school students. This study aims to describe students' responses to the use of GeoGebra software in learning mathematics, specifically in the context of analytic geometry. Employing a descriptive method with a quantitative approach, the research was conducted with a population of 150 eleventh-grade students from SMA Negeri 10 Pontianak. A sample of 75 students was selected using random sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive statistics. The findings revealed that students responded very positively to the use of GeoGebra software in the learning process of analytic geometry. All participants reported that the software enhanced their understanding of analytic geometry concepts, particularly in terms of visualization. Furthermore, nearly all students expressed their intention to continue using GeoGebra and recommended it to others, citing its user-friendly interface and its ability to make learning more engaging and interactive. This study highlights the potential of GeoGebra as an effective tool for improving the teaching and learning of analytic geometry.
ANALISIS REGRESI: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PRODI TADRIS MATEMATIKA Sarassanti, Yumi; Zulkarnain, Zulkarnian; Septianawati, Desty; Sulisti, Hidayu; Rustanuarsi, Ressy
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 6, No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v6i02.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Program Studi Tadris Matematika melalui pendekatan analisis regresi. Kemampuan berpikir kreatif dipandang sebagai salah satu kompetensi penting bagi calon pendidik matematika dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak semester VI sebanyak 16 Mahasiswa. Instrumen penelitian berupa angket dan tes berpikir kreatif yang telah divalidasi ahli. Variabel prediktor yang dianalisis meliputi motivasi belajar, self-efficacy, gaya belajar, dan penguasaan konsep matematika, sedangkan variabel kriterium adalah kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Data dianalisis dengan uji regresi berganda untuk mengetahui kontribusi masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar, self-efficacy, gaya belajar, dan penguasaan konsep matematika berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan berpikir kreatif tidak hanya dipengaruhi oleh aspek kognitif, tetapi juga faktor afektif dan metakognitif. Implikasi penelitian ini memberikan dasar bagi dosen untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih variatif dan berorientasi pada pengembangan kreativitas mahasiswa.
The Relationship Between Numerical Ability and Mathematical Problem-Solving Ability on the Topic of Three-Variable Linear Equation Systems Ainiyyah, Uray Tantri; Septianawati, Desty; Sulisti, Hidayu
Proceeding International Conference on Education Volume 03, Agustus Tahun 2025: International Conference on Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to describe: the numerical ability in the topic of three-variable linear equation systems among Grade X students of SMA Negeri 10 Pontianak; the mathematical problem-solving ability in the same topic among the same group of students; and the relationship between numerical ability and mathematical problem-solving ability in that topic. This study employs a correlational research design with a quantitative approach. The sampling technique used was proportional sampling, selecting 30% of the total population, resulting in a sample of 108 students. The data collection techniques used were tests and documentation. The data were analyzed using descriptive statistics and the Pearson correlation test. The results of this study indicate a significant positive relationship between numerical ability and mathematical problem-solving ability. The strength of the relationship between the two abilities among Grade X students of SMA Negeri 10 Pontianak is 24.0%.
Etnomatematika EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA AKTIVITAS JUAL BELI MASYARAKAT SUKU MADURA DI DESA SUNGAI ASAM: EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA AKTIVITAS JUAL BELI MASYARAKAT SUKU MADURA DI DESA SUNGAI ASAM Riskiadi; Septianawati, Desty
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/add.v4i2.5447

Abstract

Etnomatematika adalah bidang studi yang mengkaji hubungan antara matematika dan budaya. Hal ini melibatkan eksplorasi cara-cara unik di mana masyarakat menggunakan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi etnomatematika pada aktivitas jual beli yang dilakukan oleh masyarakat suku Madura di Desa Sungai Asam yang berkaitan dengan matematika serta mendeskripsikan hasil eksplorasi etnomatematika suku Madura di Desa Sungai Asam pada aktivitas membilang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksploratif dengan pendekatan etnografi. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain adalah observasi dan wawancara. Subyek penelitian adalah 4 orang yang merupakan pembeli dan 3 orang yang Berprofesi sebagai pedagang. Dalam penelitian ini analisis data yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Data yang dianalisis pada penelitian adalah hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Madura menggunakan konsep matematika dalam berbagai aspek aktivitas jual beli mereka. Mereka memiliki sistem penghitungan yang unik, yang didasarkan pada prinsip-prinsip matematika tertentu. Contohnya, pedagang Madura menggunakan penjumlahan dan pengurangan untuk menghitung harga total barang yang dibeli oleh pelanggan mereka.