Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL AGAMA ANAK USIA DINI DI TK ISLAM HARAPAN INDAH PONTIANAK Alpiana, Widy Cahyaningtyas; Hamzah, Nur; Septianawati, Desty
AlBanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2023): Albanna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/albanna.v3i1.2136

Abstract

Terbentuknya moral agama seorang anak dalam masa perkembangan salah satunya di pengaruhi oleh pola asuh orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian Ex-post facto. Populasi adalah seluruh orang tua peserta didik kelompok B TK Islam Harapan Indah Pontianak, sedangkan sampel yang digunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket sehingga diperoleh data yang dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan: 1) Pola asuh orang tua di TK Islam Harapan Indah Pontianak cenderung menggunakan pola asuh demokratis yakni sebesar 45%; 2) Perkembangan moral agama anak usia dini di TK Islam Harapan Indah pada kategori sedang 69,2% yakni sebanyak 36 anak; dan 3) Terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral agama anak usia dini yakni sebesar 11,4%. Nilai Fhitung 6,453 > Ftabel 4,008 dengan kriteria uji Fhitung> Ftabel, dan nilai sig sebesar 0,114, artinya HO ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, terdapat pengaruh pola asuh orang tua terhadap perkembangan moral agama anak usia dini di TK Islam Harapan Indah Pontianak. Nilai koefisien korelasi R sebesar 0,338 dan nilai R square (R2) sebesar (11,4%) artinya pola asuh orang tua memiliki pengaruh terhadap perkembangan moral agama anak usia dini. Namun, berada pada kategori sangat lemah.
KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA PADA SOAL CERITA SISWA SD NEGERI 2 TEGAL YOSO Haryadi, Rahman; Ardiawan, Yadi; Septianawati, Desty; Oktaviana, Dwi
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 23 No 1 (2025): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v23i1.8398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita kontekstual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa soal cerita dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari lima siswa kelas III SD Negeri 2 Tegal Yoso yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu menjawab soal secara numerik, tetapi mengalami kesulitan dalam menjelaskan proses identifikasi masalah, memilih strategi penyelesaian yang tepat, serta menginterpretasikan hasil jawaban mereka. Faktor-faktor yang memengaruhi di antaranya adalah keterbatasan pemahaman terhadap bahasa soal, rendahnya penguasaan konsep waktu dan pecahan, serta minimnya pengalaman dalam menghubungkan soal dengan konteks nyata. Temuan ini menekankan pentingnya pembelajaran kontekstual dan latihan soal berbasis kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa sejak dini.
Pemanfaatan Software GeoGebra dalam Materi Geometri Analitik untuk Siswa Kelas XI: Survey terhadap Respon Siswa Desty Septianawati; Zulkarnain; Ressy Rustanuarsi
Absis: Mathematics Education Journal Vol 7 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/absis.v7i1.6319

Abstract

Analytic geometry is a branch of mathematics that requires a deep understanding of concepts, yet it often poses significant challenges for high school students. This study aims to describe students' responses to the use of GeoGebra software in learning mathematics, specifically in the context of analytic geometry. Employing a descriptive method with a quantitative approach, the research was conducted with a population of 150 eleventh-grade students from SMA Negeri 10 Pontianak. A sample of 75 students was selected using random sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive statistics. The findings revealed that students responded very positively to the use of GeoGebra software in the learning process of analytic geometry. All participants reported that the software enhanced their understanding of analytic geometry concepts, particularly in terms of visualization. Furthermore, nearly all students expressed their intention to continue using GeoGebra and recommended it to others, citing its user-friendly interface and its ability to make learning more engaging and interactive. This study highlights the potential of GeoGebra as an effective tool for improving the teaching and learning of analytic geometry.
ANALISIS REGRESI: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PRODI TADRIS MATEMATIKA Sarassanti, Yumi; Zulkarnain, Zulkarnian; Septianawati, Desty; Sulisti, Hidayu; Rustanuarsi, Ressy
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 6, No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v6i02.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Program Studi Tadris Matematika melalui pendekatan analisis regresi. Kemampuan berpikir kreatif dipandang sebagai salah satu kompetensi penting bagi calon pendidik matematika dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak semester VI sebanyak 16 Mahasiswa. Instrumen penelitian berupa angket dan tes berpikir kreatif yang telah divalidasi ahli. Variabel prediktor yang dianalisis meliputi motivasi belajar, self-efficacy, gaya belajar, dan penguasaan konsep matematika, sedangkan variabel kriterium adalah kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Data dianalisis dengan uji regresi berganda untuk mengetahui kontribusi masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar, self-efficacy, gaya belajar, dan penguasaan konsep matematika berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan berpikir kreatif tidak hanya dipengaruhi oleh aspek kognitif, tetapi juga faktor afektif dan metakognitif. Implikasi penelitian ini memberikan dasar bagi dosen untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih variatif dan berorientasi pada pengembangan kreativitas mahasiswa.
The Relationship Between Numerical Ability and Mathematical Problem-Solving Ability on the Topic of Three-Variable Linear Equation Systems Ainiyyah, Uray Tantri; Septianawati, Desty; Sulisti, Hidayu
Proceeding International Conference on Education Volume 03, Agustus Tahun 2025: International Conference on Education
Publisher : Faculty of Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to describe: the numerical ability in the topic of three-variable linear equation systems among Grade X students of SMA Negeri 10 Pontianak; the mathematical problem-solving ability in the same topic among the same group of students; and the relationship between numerical ability and mathematical problem-solving ability in that topic. This study employs a correlational research design with a quantitative approach. The sampling technique used was proportional sampling, selecting 30% of the total population, resulting in a sample of 108 students. The data collection techniques used were tests and documentation. The data were analyzed using descriptive statistics and the Pearson correlation test. The results of this study indicate a significant positive relationship between numerical ability and mathematical problem-solving ability. The strength of the relationship between the two abilities among Grade X students of SMA Negeri 10 Pontianak is 24.0%.