Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Resistensi dalam Wacana Dhagelan Youtube Cak Silo Cs Puspita Indriani; Darni Darni; Udjang Pairin; Budinuryanta Yohanes
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.631

Abstract

This research aims to reveal resistance strategies to form humor in Cak Silo Cs' Dhagelan YouTube content. The research data source is the YouTube content of Cak Silo Cs episode Cak Silo Jualan Pentol which was uploaded on March 22 2020. The object of research is lingual units which indicate resistance. Next, listening and interpreting were carried out and explained descriptively qualitatively and analyzed using the functional pragmatic method. The research results show that the resistance used only includes three forms of the four existing forms. 1) reactance by mocking with reasons that are not commonly used, and saying clearly "no" or "don't" accompanied by reasons that are not commonly used. 2) distrust expressed by "don't want" accompanied by reasons that are not commonplace/ 3) supervision expressed by giving suggestions, asking and agreeing accompanied by an explanation of the refusal.
PERAN WATTPAD DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS PADA PEMBELAJARAN SASTRA Ayunda Nuril Chodiyah; Udjang Pairin; Titik Indarti
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 2 June 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i2.61354

Abstract

This study aims to describe the impact of using Wattpad on reading and writing skills, especially in learning literature in Indonesian language subjects at school. This descriptive qualitative research uses a literature study method with research data in the form of secondary data relevant to the topic under discussion. The data taken comes from books, encyclopedias, and research articles that have been published in national journals. The data collection procedure used in this research uses Mary W. George's literature theory with comparative data analysis techniques to identify comparisons of each relevant research to gain new insights into research on the use of Wattpad media. The results of this study show that the use of the Wattpad application has a role as a medium that can motivate students to learn literature. This is important because, in addition to improving students' reading and writing skills, learning becomes more lively, and students have their own pride because when they publish their writing, they are considered to have works that can be read by peers and all Wattpad users.
Fungsi Internal Frasa Adjektival Dalam Bahasa Jawa Surana surana; Tunjung Dwi Untari; Udjang Pairin; Sugeng Adipitoyo; Danang Wijoyanto; Ahmad Rizky Wahyudi
Jurnal Online Baradha Vol. 21 No. 4 (2025): Vol 21 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/job.v21n4.p118-129

Abstract

Penelitian ini menyelidiki struktur sintaksis internal frasa adjektival dalam bahasa Jawa, dengan fokus pada hubungan antara inti dan pewatas serta konfigurasi kontituen—sebuah topik yang masih minim dieksplorasi baik dalam linguistik Jawa maupun teori sintaksis. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didasarkan pada kerangka sintaksis Aarts dan Aarts, penelitian ini menganalisis 14 tuturan alami dan beberapa sumber tertulis dari Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen, sedangkan Immediate Constituent Analysis digunakan untuk mengkaji susunan internal tiap frasa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa frasa adjektival bahasa Jawa secara konsisten menempatkan adjektiva sebagai inti serta memungkinkan beragam pewatas—meliputi adverbia, nomina, verba, pronomina, numeralia, bahkan adjektiva lain—baik di depan maupun di belakang inti. Frasa ini memperlihatkan pola endosentris maupun eksosentris, serta sering menampilkan struktur pewatas terputus (diskontinu) maupun pewatas bertingkat. Fleksibilitas internal semacam ini menegaskan kekayaan morfosintaksis bahasa Jawa dan memperluas pemahaman tentang model struktur frasa yang selama ini dianut. Hasil penelitian ini memberikan sumbangan penting terhadap tata bahasa deskriptif bahasa Jawa serta membuka perspektif tipologis yang lebih luas mengenai organisasi sintaksis dalam bahasa-bahasa dengan morfologi kompleks.
Fiksi Karya Korrie Layun Rampan: Perspektif Ekoimperialisme Natalia Desy Anggraeni; Anas Ahmadi; Udjang Pairin; Budinuryanta Yohanes
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.2908

Abstract

Kalimantan dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam. Di bawah permukaannya, tersimpan berbagai mineral dan hasil tambang bernilai tinggi seperti batubara dan emas. Selain itu, hutan Kalimantan yang lebat menjadi habitat bagi beragam jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan masyarakat, khususnya suku-suku asli yang tinggal di pedalaman, seperti suku Dayak. Namun, kekayaan ini menarik perhatian berbagai pihak, termasuk para konglomerat yang, atas nama perusahaan dengan izin pemerintah seperti HPH (Hak Pengusahaan Hutan) dan HTI (Hutan Tanaman Industri), melakukan eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam tersebut. Aktivitas ini telah membawa dampak negatif yang signifikan, baik terhadap ekosistem maupun terhadap kehidupan masyarakat adat di pedalaman Kalimantan. Fenomena ini menjadi fokus dalam karya fiksi Korrie Layun Rampan, khususnya novel Api Awan Asap dan kumpulan cerpen Tarian Gantar, yang menggambarkan kehancuran lingkungan serta penderitaan masyarakat adat akibat keserakahan dalam eksploitasi sumber daya alam. Untuk memahami dan mengkaji karya-karya ini, penelitian ini menggunakan pendekatan teori ekokritik dengan perspektif ekoposkolonialisme, yang berfokus pada konsep ekoimperialisme (ecological imperialism). Kajian ini mengidentifikasi tiga dimensi utama dari ekoimperialisme dalam karya tersebut, yaitu: pandangan dualistik (dualistic thinking) antara masyarakat adat dan konglomerat terhadap lingkungan, biokolonisasi (biocolonization), serta rasisme lingkungan (environmental racism).