Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Evaluasi Jalur Evakuasi Dengan Mempertimbangkan Waktu Evakuasi Pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Putri, Faradhiba Nurhaliza; Ashari, Mochammad Luqman; Khairansyah, Mades Darul; Raharjo, Mochammad Setyo Puji
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v1i1.29

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi tinggi dilanda bencana yang mengharuskan adanya upaya mitigasi bencana. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan adalah dengan adalah dengan menyediakan jalur evakuasi. Penerapan jalur evakuasi harus dilakukan secara menyeluruh, terlebih lagi untuk gedung pemerintahan yang menyimpan dokumen penting, salah satunya yaitu Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik. Berdasarkan wawancara awal didapatkan hasil bahwa penerapan jalur evakuasi masih belum menyeluruh. Selain itu, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik juga berpotensi tertimpa bencana gempa bumi dan kebakaran. Oleh karena itu, sebagai upaya dalam mengurangi jatuhnya korban pada saat terjadi bencana atau kejadian yang tidak diinginkan pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dilakukan evaluasi terkait jalur evakuasi yang sudah ada dengan mempertimbangkan waktu evakuasi yang dibutuhkan. Evaluasi kondisi existing dilakukan bersama dengan expert judgement untuk mengetahui secara detail kondisi penerapan jalur evakuasi. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa penerapan jalur evakuasi pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik belum menyeluruh, sehingga tidak dapat dilakukan perhitungan waktu evakuasi. Kemudian, dilakukan perancangan sebanyak 3 (tiga) jalur evakuasi yang berbeda untuk setiap area Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik dengan titik kumpul yang berada di depan gedung barat. Perhitungan waktu evakuasi pada jalur evakuasi hasil perancangan menggunakan acuan SFPE Handbook of Fire Protection Engineering Fifth Edition 2016, didapatkan hasil bahwa durasi evakuasi tercepat adalah dengan waktu 1,661 menit pada jalur evakuasi 2 atau evakuasi untuk gedung barat dan durasi evakuasi terlama adalah pada jalur evakuasi 1 yaitu evakuasi untuk gedung utara lantai 2 dengan waktu 8,754 menit.
Analisis Kasus Kecelakaan Kerja Excavation Work Menggunakan Metode Swiss Cheese Model (SCM) Rohma, Vida Fadhilatu; Khairansyah, Mades Darul; Luqman Ashari, Moch
Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jshee.v2i2.43

Abstract

Perusahaan jasa konstruksi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi atau Pembangunan insfrastuktur yang melibatkan pekerjaan struktural maupun non struktural. Perusahaan konstruksi memfasilitasi permintaan client yang menyediakan berbagai layanan yang berkaitan dengan pembangunan dan perawatan infrastruktur. Berdasarkan data BPJS, sektor industri konstruksi mengambil porsi 32% dari total kecelakaan kerja dari keseluruhan sektor di Indonesia. Data rekapitulasi kasus kecelakaan kerja yang melibatkan exacavtor dalam tiga tahun terakhir sebanyak 8 kasus dan sebagian besar didominasi oleh kategori property damage serta terdapat peningkatan yang cukup signifikan tiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir potensi bahaya kecelakaan serupa yang terjadi. Metode yang digunakan dalam menganalisis kasus kecelakaan adalah Swiss Cheese Model (SCM) yang menunjukkan penyebab tiap komponen. Berdasarkan kecelakaan kabel grounding rusak akibat penggalian ini, ada lima faktor yang perlu diperhatikan untuk memahami kecelakaan tersebut diantaranya operasional dan proses perencanaan kerja, pengawasan SOP dan kondisi existing, validasi izin kerja, sistem kerja operator dan sistem pertahanan pekerjaan. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengevaluasi penyebab dasar kecelakaan dari metode Swiss Cheese Model (SCM) yang didefinisikn secara keseluruhan untuk menggambarkan situasi kecelakaan yang terjadi.
Pengujian Tripotassium Sitrat dan Asam Sitrat Sebagai Fire Retardant Pada Kain Gorden Kurniasih, Dewi; Ashari, Moch. Luqman; Maharani, Aditya; Santoso, Mardi; Cahyaningati, Desi; Rizal, Mochammad Choirul
Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/metta.v5i2.3927

Abstract

Based on data from the Indonesian Police and Fire Department, the number of fire incidents is quite high and the most frequent fires are residential buildings. Therefore, it is necessary to conduct research related to materials that can inhibit the spread of fire. This research was conducted with the intention of determining the ability of Tripotassium Citrate in sweet potato skin and Citric Acid in inhibiting the spread of fire. The purpose of this study was to determine which material is more effective by testing and combining the dosage of each material. The method used was to conduct an experimental test on the combination of these materials in inhibiting the spread of fire. The aspects measured in this study were the mass loss and the area burned from each sample. The experimental results show that Tripotassium citrate has a function in slowing down the fire ignition stage with a mass loss ranging from 0.67 - 0.97 grams and a percentage of burned area ranging from 17.54% - 23.85%. While citric acid has a function in slowing down the fire growth stage with a mass loss ranging from 0.01 - 0.17 grams and a percentage of burned area ranging from 1.75% - 7.08%. The combination of the two materials produced results with a mass loss ranging from 0.2 - 0.8 grams and a percentage of burned area ranging from 4.27% - 14.04%. With these results, it can be concluded that Tripotassium Citrate and Citric Acid can be used as fire retardants.
Perancangan Sistem Keamanan dan Keselamatan pada Ruang Pimpinan di Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember: Design of Security and Safety System in the Leadership Room at the Sepuluh Nopember Institute of Technology Campus Pramudita, Guruh; Ashari, Moch. Luqman; Hasan, Nur
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 9 No. 2 (2025): June
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v9i2.7024

Abstract

Permasalahan keamanan dan keselamatan di ruang pimpinan perguruan tinggi masih tinggi akibat kurangnya implementasi nilai-nilai keamanan dan keselamatan yang memadai. Petugas keamanan bekerja dengan jumlah terbatas dan menghadapi tanggung jawab besar, sehingga diperlukan dukungan fasilitas yang efektif. Tujuan dari pembahasan ini adalah merancang sistem keamanan dan keselamatan yang mencakup deteksi dan penanggulangan dini terhadap kebakaran dan kriminalitas. Solusi yang diusulkan meliputi pemasangan CCTV, APAR, serta detektor asap dan panas sebagai alat bantu pemantauan dan penanganan kondisi darurat. Metode pelaksanaan dibagi menjadi empat tahap. Perancangan Pemasangan CCTV, APAR, detektor asap dan panas di ruang pimpinan seluas 898 m² dengan tinggi langit-langit 4 meter. Pemasangan CCTV menggunakan metode AHP untuk menentukan lokasi dan kriteria pemasangan, dengan hasil kesesuaian 28,5%, perlu tambahan 5 unit. Pemasangan APAR mengacu pada Permenakertrans No. 4 Tahun 1980, dengan hasil keseuaian 20%, dibutuhkan tambahan 8 unit dengan isi Dry Powder atau CO₂. Pemasangan detektor asap dan panas dirancang berdasarkan SNI 03-3985-2000 dan Permenaker No. 2 Tahun 1983, dengan kesesuaian 10,5%, kebutuhan total 34 unit untuk berbagai ruangan. Perancangan ini menghasilkan denah dengan sistem fasilitas keamanan yang dapat meningkatkan implementasi keselamatan yang lebih baik di ruang pimpinan.
Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) on Accidents Due to Tilting Ship Kurniasih, Dewi; Maharani, Aditya; Ashari, Mochamad Luqman
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): June
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.134

Abstract

The transportation industry is the main point of the distribution of goods and passengers. Data shows the number of shipwrecks is very high. The accident was caused by many factors, one of which was the tilting of the ship. The research starts from categorizing the causes of ship accidents through existing secondary data, FGD with expert judgments to find the root of the problem and also looking for what mitigations can be done so that similar incidents do not repeat. And the analysis is made in the Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) method. The results of this study indicate that there are human factors in recurring events at all stages of HFACS such asunsafe acts, the preconditions for unsafe acts, unsafe supervision and organisational influences. For the stages of unsafe acts are Skill based Errors, decision errors, Perceptual Errors, and Exceptional. For the stage of the preconditions for unsafe acts are technological environment, physical environment, and adverse mental state; and for the stage of unsafe supervision is the lack of supervision; for organizational influences there are resource management and organizational climate.
Penentuan Jalur Evakuasi Terpendek Pada Industri Plastik Menggunakan Ant Colony Optimization Khairansyah, Mades Darul; Luqman Ashari, Moch; Mufidah, Imroatul
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.312

Abstract

Industri plastik memiliki karyawan sebanyak 927 orang yang menempati lahan 12.062 m2. Jam operasional pada industri plastik untuk unit produksi adalah 24 jam non stop. Dengan jumlah dan jadwal tersebut mengkibatkan kepadatan pekerja yang memiliki risiko untuk mengakibatkan kecelakaan. Perusahaan plastik ini memiliki riwayat kecelakaan kerja. Pada perusahaan ini pernah terjadi kebakaran pada unit ABM pada bulan September tahun 2018 dan divisi bengkel pada Mei tahun 2014. Ant Colony Optimization (ACO) sangat cocok menentukan jalur evakuasi dalam penanganan bencana karena algoritma ini melakukan pembaruan pada feromon yang dapat menghasilkan simulasi dengan solusi lebih optimal karena memiliki laju konvergensi yang cepat, sehingga ACO akan digunakan dalam menentukan Jalur evakuasi terpendek pada industri plastik. Pada penelitian ini digunakan feromon awal sebesar 0,0098. Hasil penentuan parameter yang akan digunakan, meliputi number of iterations yaitu 500, number of ant sebesar 100, nilai Alpha sebesar 1 serta Beta sebesar 5 dan evaporation rate sebesar 0.5. Dari hasil optimasi cost yang paling rendah adalah cost 2 sehingga didapatkan rute evakuasi untuk ruang Circullar Loom menuju Koridor 3 dilanjutkan keluar melalui pintu exit 4 sehingga menuju Titik kumpul 1. Semakin tinggi cost yang dihasilkan maka akan mengakibatkan rute yang dilewati menajadi jauh sehingga meningkatkan waktu evakuasi.
Responsive Web-Based Inventory Information System Design Wardana, Dony; Ashari, Mochamad Luqman; Adianto, Adianto
Journal La Multiapp Vol. 6 No. 6 (2025): Journal La Multiapp
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menteng Electricity Company, as a provider of electricity distribution services in the Jakarta area, is obliged to meet occupational safety and health standards to ensure safe and reliable working conditions. However, the lack of inventory optimization results in inconsistent manual recording, scattered facility locations, and minimal data integrity. Therefore, this study aims to design a responsive web-based inventory information system using the Next.js framework, the TypeScript programming language, and a MySQL database. It is equipped with an automatic reminder feature via short message service (SMS) to support regular monitoring. This can reduce human error.