Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Interaksi Simbolik dalam Upacara Adat Seren Taun di Kecamatan Cigugur: Perpektif Herbert Blumer Thomas Zulviandito; Alvianto Wahyudi Utomo; Antik Tri Susanti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11917

Abstract

Tradisi Seren Taun merupakan upacara adat masyarakat Sunda yang mengandung nilai-nilai simbolik tinggi dalam setiap prosesi pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik dalam tradisi Seren Taun melalui pendekatan interaksionisme simbolik, yang menitikberatkan pada makna yang dibentuk melalui simbol-simbol yang terdapat pada Upacara Adat Seren Taun. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan proses pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam upacara, seperti mesek pare, ngajayak, golek pare, dan penumbukkan padi memiliki makna simbolik yang dipahami bersama oleh masyarakat sebagai bentuk rasa syukur, gotong royong, dan pelestarian identitas budaya. Dengan demikian, Seren Taun tidak hanya menjadi peristiwa budaya, tetapi juga ruang interaksi yang merefleksikan konstruksi makna bersama dalam kehidupan sosial masyarakat Sunda.
Fenomena Labeling Kafir dan Sesat terhadap Komunitas Jemaat Ahmadiyah dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Sosial Para Anggotanya Javier Ikram Wiradinata; Kudubun, Elly Esra; Antik Tri Susanti
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i3.6383

Abstract

This study examines the phenomenon of labeling the Indonesian Ahmadiyya Community (JAI) as ‘infidel’ (kafir) and ‘heretical’ (sesat) and its profound influence on the social lives of its members. Using a qualitative approach that combines observation, in-depth interviews, and a literature review, analyzed through the framework of Labeling Theory, this research reveals how the stigma is not just a product of theological differences but is socially constructed and institutionalized through religious fatwas and state policies like the Joint Ministerial Decree (SKB 3 Menteri). This process effectively transforms differences in belief into a justification for systemic and widespread persecution. The findings indicate that the impacts of this labeling are multidimensional, ranging from brutal physical violence, such as in the Cikeusik tragedy and the destruction of mosques, to systemic discrimination that hinders access to public services and civil rights. Furthermore, the psychosocial consequences are significant, creating collective trauma, fear, and deep social isolation, with children being the most vulnerable victims. Amidst this wave of rejection, the Ahmadiyya community demonstrates resilience by developing a dual adaptation strategy: strengthening internal solidarity while adopting an accommodative external approach through positive social participation and a firm commitment to the principle of non-violence. This research concludes that the ‘heretical’ label has functioned as a master status that fundamentally shapes, limits, and defines the social reality of the Ahmadiyya community in Indonesia.
Analisis Tata Kelola Penghimpunan Dana Tabungan Haji Muda Indonesia Dengan Akad Wadiah Yad Dhamanah Pada BSI Kantor Cabang Ciputat Tanggerang Putri, Sindy Yaniska; Hadiwijoyo, Suryo Sakti; Susanti, Antik Tri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11588

Abstract

Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pandean yang dibentuk oleh masyarakat sekitar hutan mempunyai peran yang sangat strategis dalam pengelolaan ekowisata Gunung Telomoyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran LMDH dalam pengelolaan ekowisata Gunung Telomoyo di Desa Pandean Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang dengan menggunakan Teori Strukturasi Anthony Giddens. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengambilan data primer melalui observasi dan wawancara dengan unsur LMDH Desa Pandean, Perhutani, maupun pengelola wisata, sedangkan data sekunder yang didapatkan melalui studi literatur dan dokumen resmi yang diterbitkan oleh LMDH Desa Pandean dan Perhutani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dualitas agen dan struktur nampak dalam peran LMDH Desa Pandean LMDH Desa Pandean sebagai koordinator dan fasilitator dengan mengkordinasikan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi kegiatan PHBM, maupun dalam menselaraskan pengelolaan sumber daya hutan sesuai dengan kondisi dan karakteristik masyarakat.
Analisis Perilaku Phubbing Dan Dampaknya Terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Sosiologi Uksw Salatiga Di Era Digital Mumek, Fernando Jeremy Lodewyk; Susanti, Antik Tri; Suwartiningsih, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.11964

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Analisis Perilaku Phubbing dan Dampaknya terhadap Interaksi Sosial Mahasiswa Sosiologi UKSW di era digital. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dengan menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,  wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa perillaku phubbing terjadi karena mahasiswa sosiologi mengalami  ketergantungan terhadap smartphone yang berlebihan. Phubbing  menjadi sebuah norma baru dalam interaksi sosial, yang dianggap wajar.. The self yang berkembang melalui interaksi dengan orang lain dan dengan mengambil peran mereka, individu belajar melihat diri mereka dari perspektif orang lain, the generalized other, individu dapat menyesuaikan perilaku mereka agar sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat., role taking (pengambilan peran), proses di mana individu menempatkan diri mereka dalam posisi orang lain untuk memahami perspektif dan reaksi mereka, mengalami persoalan ketika semua prosesnya dilalui melalui smartphone. Akibatnya, menurunnya ketrampilan sosial.
Analisis Strategi Pemasaran Digital Pada UMKM Omah Gethuk Cotot Dari Perspektif Postmodern Windyatmoko, Yohanes Imanuel Lanang; Suwartiningsih, Sri; Susanti, Antik Tri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15026

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran digital pada UMKM Omah Gethuk Cotot dari perspektif postmodern. Penelitian ini menggunakan teori Dromologi milik Paul Virilio dengan menggunakan metode kualitatif serta jenis penelitian deskriptif. Teori Dromologi mengkaji dampak kecepatan dan percepatan mempengaruhi berbagai kehidupan masyarakat, memiliki kaitan yang signifikan dengan pemasaran digital. Dalam era digitalisasi, kecepatan informasi dan teknologi berperan krusial dalam transformasi bisnis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis UMKM Omah Gethuk Cotot beradaptasi dengan memanfaatkan strategi pemasaran digital untuk memasarkan produk olahan singkongnya. Kendala yang ditemui dalam menerapkan strategi digitalisasi pemasaran disebabkan karena adanya keterbatasan pemahaman teknologi terkait konten promosi dan minimnya evaluasi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi yang digunakan berupa legalitas dan sertifikasi produk, program pelatihan dan pendampingan, digitalisasi produk, strategi pemasaran terpadu, serta analisis dan evaluasi. Omah Gethuk Cotot sudah didampingi oleh Serabut Nusa dan pemerintah, namun masih diperlukan peningkatan literasi digital pengelola dan strategi pemasaran yang lebih komprehensif beradaptasi dengan kecepatan informasi demi meningkatkan efektivitas dan daya saing UMKM di era postmodern.
Strategi Livelihood Peternak Sapi Perah Pada Masa Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Jetak Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Serphina, Selvi; Susanti, Antik Tri; Hadiwijoyo, Suryo Sakti
Jurnal Perspektif Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i2.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan kondisi penghidupan serta mengkaji strategi penghidupan peternak sapi perah pada masa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Desa jetak Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan paradigma kontruktivitis dengan teknik analisis data Miles dan Huberman (1984). Penelitian ini menggunakan teori Habitus Pierre Bourdieu dengan dasar analisis strategi livelihood tentang asset penghidupan DFID yang terdiri atas lima modal yaitu modal alam (natural capital), modal manusia (human capital), modal fisik (physical capital), modal sosial (social capital), dan modal finansial (financial capital). Teknik pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria informan adalah masyarakat peternak sapi perah di Desa Jetak yang sapinya terkena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan wawancara terhadap peternak sapi di Dusun Jetak, Legok, Kemiri, Setugur dan Kendal. Observasi dilakukan dengan mengamati aktivitas peternak sapi perah pada masa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dan dokumentasi dengan cara mendokumentasikan sapi yang terkena wabah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada perbedaan strategi bertahan antara peternak sapi kelas atas dan kelas menengah kebawah. Masyarakat peternak sapi perah kelas atas (yang memiliki 5 sampai 10 sapi), memikirkan strategi untuk meminimalisir resiko dari PMK dengan cara menjual sebagian hewan ternaknya, sedangkan bagi masyarakat kelas menengah kebawah (mempunyai maksimal 4 sapi) hanya pasrah. Mereka mengandalkan human capital dan social capital dalam strategi penghidupan dengan cara mencari pekerjaan sampingan seperti bercocok tanam cabai, jahe, dan tanaman keras, dibantu oleh anak sendiri dan dicukup-cukupkan untuk kebutuhan sehari-hari dari bantuan pemerintah.
ANALISIS DISOSIATIF IKATAN KELUARGA MAHASISWA DAN SISWA TIMOR DI SALATIGA Rivaldo Hendry Mooy, Vegar; Tri Susanti, Antik; Esra Kudubun, Elly
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i6.2025.2600-2610

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Salatiga dengan tujuan menyelidiki kepemimpinan IKMASTI dan alasan keluarnya organisasi Alor (HIMMASAL). Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan IKMASTI adalah kolektif, tetapi tidak memiliki struktur formal seperti AD/ART. HIMMASAL keluar tanpa konflik karena keinginan untuk memperkuat budaya Alor, menurut teori disosiatif. Keluarnya HIMMASAL menunjukkan ketidakpuasan yang tidak diungkapkan secara langsung. Agar organisasi dapat bertahan, IKMASTI harus membentuk AD/ART dan menjadi lebih terbuka terhadap semua etnis.
PERAN BIDANG PP DP3APPKB DALAM MENANGGULANGI DAMPAK TINDAK KEKERASAN SEKSUAL DI SALATIGA Sion br Simamora, Ayu; Purnomo, Daru; Tri Susanti, Antik
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2310-2326

Abstract

Kekerasan terhadap Perempuan (KTP) di Indonesia setiap tahunnya mengalami kenaikkan, dimana bentuk perilaku kekerasan yang dilakukan mengakibatkan dampak yang diperoleh oleh korban yaitu dampak secara fisik, psikis, perasaan takut dan rasa ketidaknyamaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari informasi dan mendeskripsikan fenomena kekerasan terhadap Perempuan di Salatiga dan menjelaskan Peran Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pelindungan Perempuan (PP) DP3APPKB Kota Salatiga dalam menanggulangi dampak tindak kekerasan terhadap Perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 4 jenis kekerasan di Salatiga yakni kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan berbasis gender online (KBGO), kasus kekerasan ini didukung dengan munculnya gender dan budaya patriarki, dimana hal ini pasti akan berdampak pada korban. Jika disimpulkan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan di Salatiga pada tahun 2022, 2023 dan per-Mei 2024 menngalami penurunan, hal ini dapat dikatakan bahwa penanggulangan dari DP3APPKB cukup berhasil, yang dimana program penanggulangan bidang PP DP3APPKB Kota Salatiga serta dukungan peran aktor lainnya sangatlah penting untuk tekanan terjadinya kenaikkan kasus kekerasan terhadap Perempuan di Salatiga.