Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN PERAN MASYARAKAT DALAM MELESTARIKAN EKOWISATA MANGROVE DAN BEKANTAN DI KELURAHAN KARANG REJO TARAKAN BARAT muhammad arbain; Nurul Chairiyah
J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpen.v3i1.1566

Abstract

ABSTRACTMangrove ecosystems have an important role in sustainable development both ecologically, economically andsocially. Today, mangrove forests as ecotourism are much in demand by local and foreign communities as a naturetourism trip with the aim of enjoying and studying the natural ecosystems and socio-cultural local communities.This study aims to find out and formulate strategies to increase the role of the community in preserving mangroveand bekantan ecotourism in Karang Rejo village, West Tarakan. The method used is descriptive qualitative datacollection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The data analysis used is theSWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, and Threats). The results of the study found strategies toincrease the role of the community in preserving local wisdom of mangrove ecotourism that can be used are: (1)Revitalizing infrastructure facilities of mangrove and bekantan ecotourism to be more productive and attractive;(2) Providing soft skills training to the community regarding the use of mangrove forests; (3) Promoting mangroveand bekantan ecotourism through social and elektronic media; (4) Cooperating with all stakeholders in supportingthe preservation of mangrove forests, and; (5) Developing local handicraft products industry with make somesouvenir, food, and medicines from mangrove raw materials.Keyword: Strategy, Community Role, Ecotourism, Mangroves and BekantanABSTRAKEkosistem mangrove mempunyai peranan penting dalam pembangunan berkelanjutan baik secara ekologis,ekonomis, maupun sosial. Hutan mangrove sebagai ekowisata dewasa ini banyak diminati oleh masyarakat lokalmaupun mancanegara sebagai sebuah perjalanan wisata alam dengan tujuan menikmati dan mempelajariekosistem alam dan sosial budaya masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan merumuskanstrategi peningkatan peran masyarakat dalam melestarikan ekowisata mangrove dan bekantan di kelurahan KarangRejo Tarakan Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupaobservasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT(Strenght,Weakness, Opportunity, dan Threats). Hasil penelitian ditemukan strategi peningkatan peranmasyarakat dalam melestarikan kearifan lokal ekowisata mangrove yang dapat dilakukan adalah: (1) RevitalisasiSarana Prasarana (Sanpras) ekowisata mangrove dan bekantan agar lebih produktif dan menarik; (2) Melakukanpelatihan soft skill kepada masyarakat tentang pemanfaatan hutan mangrove; (3) Melakukan promosi ekowisatamangrove dan bekantan melalui media cetak maupun media elektronik; (4) Melakukan kerjasama dengan seluruhstakeholder dalam mendukung pelestarian hutan mangrove, dan; (5) Mengembangkan industri produk kerajinanlokal masyarakat seperti sovenir, makanan, dan obat-obatan dari bahan baku mangrove.Kata kunci: Strategi, Peran Masyarakat, Ekowisata, Mangrove dan Bekantan
Pengaruh Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Tanah Marginal Nurul Chairiyah; Aditya Murtilaksono; Muh. Adiwena; Risman Fratama
JURNAL PERTANIAN Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v13i1.2197

Abstract

Cayenne pepper is known as one of main commodities which is often used as food seasoning in Indonesia. The growth of cayenne pepper plant is strongly influenced by fertilizer application. It is because the addition of fertilizer will increase the productivity of cayenne pepper. This research  had aim to determine the effect of NPK fertilizer dosage on cayenne pepper vegetative growth at marginal field. This study used a non-factorial randomized block design (RAK) with 5 replications. The treatments were conducted i.e. P0 = Control, P1 = 2.5 grams of NPK, P2 = 5 grams of NPK, P3 = 7.5 grams of NPK, and P4 = 10 grams of NPK. Parameters were observed i.e. plant height, stem diameter, number of leaves, leaf width, leaf length and number of flowers. The data were analyzed using ANOVA, then it were  continued with  DMRT test. The results showed that the dose of NPK fertilizer had a significant effect in line with the increase in the dose of NPK on the vegetative growth of cayenne pepper plants. The Application of NPK fertilizer 10 grams on plant height was 29.37% higher than without treatment. The Application of NPK fertilizer 10 grams on plant stem diameters was 25.86% wider than it was without treatment. The Application of NPK fertilizer 10 grams on the number of leaves was 36.89% more than it was without treatment. The Application of NPK fertilizer 10 grams on leaf width was 16.25% wider than it was without treatment. The Application of NPK fertilizer 10 grams on leaf length was 23.97% longer than it was without treatment. The Application of NPK fertilizer 10 grams on the number of flowers was 90.93% more than it was without treatment. The P4 treatment, i.e. the application of NPK fertilizer 10 grams, was the best treatment for all vegetative growth parameters of cayenne pepper plants.
Pengaruh Gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam Mengendalikan Gulma Eleusine indica pada Pertumbuhan Vegetatif Cabai Aditya Murtilaksono; Nurul Chairiyah; Muh. Adiwena; Mustika Mustika; Siti Sofiah
SIMBIOSA Vol 11, No 2 (2022): JURNAL SIMBIOSA
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sim-bio.v11i2.4614

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh efektivitas gulma Ludwigia parviflora dan Portulaca oleracea dalam mengendalikan gulma Eleusine indica di lahan budidaya cabai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 = kontrol, P1 = L. parviflora 25%, P2 = P. oleracea 25%, P3 = L. parviflora 50%, P4 = P. oleracea 50%, P5 = L. parviflora 75%, P6 = P. oleracea 75%, P7 = L. parviflora 100%, dan P8 = Portulaca oleracea 100%. Parameter pengamatan yaitu mortalitas gulma, tinggi gulma, jumlah daun gulma, berat basah pupus gulma, berat kering pupus gulma, berat basah akar gulma, berat kering akar gulma, tinggi cabai dan jumlah daun cabai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengamatan P8 pada parameter pengamatan mortalitas gulma 4 MSPT, 6 MSPT perlakuan tinggi gulma 2 MSPT, dan 4 MSPT  berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Perlakuan pengamatan jumlah daun gulma 2 MSPT, 4 MSPT dan 6 MSPT, tinggi tanaman cabai 2 MSPT, 4 MSPT dan 6 MSPT dan jumlah daun cabai 2 MSPT, 4 MSPT, dan 6 MSPT tinggi gulma 6 MSPT, berat basah pupus gulma, berat kering pupus gulma, berat basah akar gulma dan berat kering akar tidak berbeda nyata terhadap perlakuan lainnya.  
Pelatihan Hidroponik sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat untuk Mengurangi Stigma ‘Kampung Narkoba’ di Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah Banyuriatiga; Mardhiana; Nia Kurniasih Suryana; Etty Wahyuni; Ahmad Mubarak; Dewi Elviana CCW; Muh.Adiwena; Dwi Santoso; Nove Kurniati Sari; Nurjannah; Nurul Chairiyah; Andri Yogi Adyatma Prasetyo
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2793

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, yang selama ini menghadapi stigma negatif sebagai “kampung narkoba”. Permasalahan utama terletak pada minimnya aktivitas produktif dan keterbatasan lahan yang berimplikasi pada rendahnya kesejahteraan serta tingginya risiko sosial. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pelatihan hidroponik diterapkan sebagai solusi pemberdayaan berbasis partisipasi warga. Kegiatan mencakup Focus Group Discussion, pembangunan instalasi, penyemaian, pembuatan nutrisi, hingga panen. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, motivasi, serta munculnya aktivitas ekonomi rumah tangga melalui penjualan hasil hidroponik. Secara sosial, kegiatan ini berhasil memperkuat kohesi warga dan mengubah citra lingkungan menjadi lebih positif. Pelatihan hidroponik terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat pesisir melalui peningkatan kapasitas, ketahanan pangan, dan transformasi sosial yang berkelanjutan.
Optimalisasi Pengelolaan Pekarangan Berbasis Pelatihan untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga pada KWT Dahlia di Kelurahan Juata Permai Nurul Chairiyah; Nur Indah Mansyur; Titik Ismandari; Eko Hary Pudjiwati; Siti Zahara; Muh. Adiwena; Nurjannah; Andi; Syamsir
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2951

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia dalam pengelolaan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga di Kelurahan Juata Permai, Kota Tarakan. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan budidaya hortikultura, khususnya pada pembibitan, penyiapan media tanam, dan pemanfaatan teknologi lahan sempit. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan identifikasi aset dan kebutuhan, penyuluhan, pelatihan berbasis praktik (learning by doing), pendampingan dosen dan mahasiswa, serta evaluasi partisipatif. Kegiatan difokuskan pada budidaya sayuran hortikultura melalui sistem hidroponik dan media polybag. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kompetensi anggota KWT, dengan rata-rata skor pengetahuan dan keterampilan meningkat dari sekitar 40% menjadi 80%. Selain peningkatan kapasitas teknis, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan partisipasi kelompok dalam pemanfaatan pekarangan secara produktif. Program ini berkontribusi pada penguatan kemandirian pangan keluarga serta pemberdayaan perempuan melalui pengelolaan pertanian pekarangan berkelanjutan di wilayah perkotaan. Abstract: This community service program aimed to enhance the capacity of the Dahlia Women Farmers Group (KWT) in managing home gardens to support household food security in Juata Permai Subdistrict, Tarakan City. The main problems faced by the group included limited knowledge and technical skills in horticultural cultivation, particularly in seedling preparation, growing media management, and the application of small-scale cultivation technologies. The program was implemented using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach through stages of asset and needs identification, counseling, hands-on training (learning by doing), mentoring involving lecturers and students, and participatory evaluation. Activities focused on horticultural crop cultivation using hydroponic systems and polybag media. Evaluation results showed a significant improvement in participants’ competencies, with average knowledge and skill scores increasing from approximately 40% before the program to 80% after the intervention. In addition to technical capacity building, the program also enhanced participants’ motivation, self-confidence, and group participation in utilizing home gardens productively. Overall, this activity contributed to strengthening household food independence and empowering women through sustainable urban home garden management.