Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peluang Wirausaha Dengan Pemanfaatan Teknik Ecopunding Di PKK Kelurahan Beji Kecamatan Ungaran Timur Purwanti, Rina; Prahesti, Swantyka Ilham; Pandansari, Purwosiwi
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v4i2.316

Abstract

Tim Pengabdian dari Fakultas Komputer dan Pendidikan, Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK agar termotivasi berwirausaha melalui pelatihan ecoprint dengan teknik pounding, pemberian wawasan mengenai tekstil dan botani, serta pengetahuan dasar kewirausahaan di bidang fashion. Kegiatan ini diikuti oleh 13 peserta dari PKK RW 03 Citra Asri 3 yang antusias mempraktikkan teknik ecoprint menggunakan daun dan tumbuhan yang tersedia di lingkungan sekitar. Pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menguasai teknik ecoprint pounding dan menghasilkan produk kreatif seperti tas kain, mukena, serta hiasan rumah tangga. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha bagi ibu-ibu PKK dalam mengembangkan produk fashion ramah lingkungan.   The Community Service Team from the Faculty of Computer and Education, Vocational Fashion Design Study Program, conducted a community service program in Beji Village, East Ungaran District, Semarang Regency. This activity aimed to empower members of the PKK women’s organization by motivating them to become entrepreneurs through ecoprint training using the pounding technique, introducing basic textile and botanical knowledge, and providing insight into entrepreneurship in the fashion industry. The program was well-received by 13 participants from PKK RW 03 Citra Asri 3, who gained hands-on experience in creating ecoprints using local plants and leaves found around their homes. The implementation consisted of three stages: preparation, training, and evaluation. The results showed that participants were able to master the ecoprint pounding technique and produce creative products such as fabric bags, prayer garments, and home textile decorations. This activity successfully enhanced women’s skills and opened opportunities for developing eco-friendly fashion-based entrepreneurship.  
Media Boneka Anatomi sebagai Alat Pengenalan Tubuh bagi Anak Usia Dini Pratiwi, Icha Monica Putri; Taulany, Himmah; Fauziah, Syifa; Prahesti, Swantyka Ilham
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7002

Abstract

Pembelajaran anatomi tubuh pada anak usia dini penting untuk membentuk pemahaman dasar mengenai tubuh mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media Anatomy Doll dalam pembelajaran anatomi tubuh di TK Islam Masjid Al Falaq. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama tiga sesi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep anatomi, yang ditunjukkan melalui indikator seperti 80% anak mampu menyebutkan minimal tiga bagian tubuh dengan benar, serta tingginya partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Penggunaan Anatomy Doll juga meningkatkan motivasi belajar, kepercayaan diri, dan keterampilan sosial serta motorik halus anak. Beberapa hambatan seperti perbedaan tingkat pemahaman dan keterbatasan waktu dapat diatasi melalui bimbingan individual dan pengaturan jadwal yang fleksibel. Dengan demikian, Anatomy Doll terbukti sebagai media yang efektif dan interaktif dalam pembelajaran anatomi tubuh, sekaligus mendukung keterlibatan aktif anak dan pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan media konkret dalam pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi mereka secara menyeluruh.
Keefektifan PowerPoint pada Kemampuan Berhitung dan Mengenalkan Geometri Anak Usia 5-6 tahun Herawati, Novi; Ilham Prahesti, Swantyka
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i3.2723

Abstract

Keterampilan berhitung dan mengenal bentuk geometri merupakan bidang studi yang memfokuskan pada angka, bentuk, dan konsep-konsep dari yang nyata hingga yang abstrak. Studi ini bertujuan untuk merangsang kemampuan berpikir anak usia dini, memungkinkan mereka mengatasi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berhitung dan mengenal geometri anak juga bisa mengenal literasi angka dasar untuk mempersiapkan anak ke jenjang yang berikutnya. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk; menganalisis sejauh mana efektivitas penerapan media pembelajaran berupa presentasi Power point terhadap perkembangan kemampuan berhitung dan memperkenalkan konsep geometri kepada anak. Hasil penelitian ini mengalami peningkatan kemampuan mengenalkan konsep berhitung dan bentuk geometri pada anak. Anak-anak kini dapat mengingat kembali pelajaran yang diberikan guru dengan mengungkapkan ide-ide kreatif melalui aktivitas bermain game. Bagi Peneliti Berikutnya, Temuan penelitian ini diinginkan dapat berfungsi sebagai motivasi untuk peneliti berikutnya agar melakukan kajian mendalam terhadap materi pembelajaran berbasis Power point yang menjawab permasalahan tantangan dalam kerangka pendidikan bagi anak-anak usia dini.
Pola Asuh Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Era Digital Arta, Deva Yulia; Prahesti, Swantyka Ilham
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.6675

Abstract

Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk mengkaji dampak pola asuh modern terhadap perkembangan sosial dan emosional anak-anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita II Kedu. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggali pola pengasuhan orang tua serta dampaknya terhadap perkembangan anak. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan menggabungkan interaksi langsung dengan penggunaan teknologi secara biijak mendukung perkembangan sosial emosional anak secara optimal. Sebaliknya, ketergantungan berlebihan pada teknologi menghambat kemampuan anak bersosialisasi dan mengelola emosi. Wawancara dengan anak mengungkapkan kecenderungan mereka lebih menikmati bermain game di gadget daripada berinteraksi dengan teman. Orang tua juga mengakui kesulitan dalam menyeimbangkan penggunaan teknologi dan aktivitas sosial anak. Penelitian sebelumnya mengonfirmasi bahwa penggunaan teknologi yang tidak terkontrol dapat mengganggu perkembangan sosial dan emosional anak. Guru di sekolah mencatat bahwa anak yang terpapar teknologi berlebihan kesulitan memahami emosi dan menjalin hubungan sosial. Untuk mendukung perkembangan anak yang sehat di era digital, penelitian ini memberikan rekomendasi kepada orang tua dan pendidik tentang pentingnya mengadopsi gaya pengasuhan yang fleksibel.
Efektivitas Teknik Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Taman Kanak-kanak Maysari, Rita; Ilham Prahesti, Swantyka
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2017

Abstract

Pendidikan pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK) memberikan peran yang penting dalam proses membangun dasar atas perkembangan anak usia dini, sehingga kualitas dari proses belajar mengajar harus diperhatikan dengan serius dan mendetail. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi dan menganalisis efek dari pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah guna memberikan peningkatan kualitas proses pembelajaran di jenjang TK. Metode yang manfaatkan adalah studi literatur dengan cara melakukan peninjauan artikel jurnal nasional dan internasional terakreditasi, disertasi, dan buku ilmiah terkait yang penerbitannya yang ada pada tahun 2015 hingga 2025. Literatur yang dipilih didasarkan pada kriteria tercakup yang telah ditentukan dan dianalisis memanfaatkan teknik analisis tematik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan bisa memberi peningkatan kompetensi pedagogis guru, mendorong dalam proses perbaikan metode pembelajaran, dan lebih memperkuat profesionalisme guru. Hasil ini memberi penegasan bahwa supervisi akademik memiliki fungsi sebagai alat pembinaan serta pengembangan para guru yang berefek positif pada peningkatan kualitas proses kegiatan belajar mengajar anak usia dini.  Studi ini memberikan kontribusi secara teoritis untuk memperkuat konsep supervisi akademik dalam konteks pendidikan anak usia dini serta dampak praktis untuk kepala sekolah dalam melakukan perancangan supervisi efektif yang berfokus terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
INOVASI MEDIA RANTIK RANTAI ANTRE MAGNETIK UNTUK MENGEMBANGKAN ETIKA MENGANTRE ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN Fadhilah, Naela; Dewi, Nufitriani Kartika; Prahesti, Swantyka Ilham; Fauziah, Syifa
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9748

Abstract

Queueing culture is part of social values that need to be habituated from an early age because it relates to children's ability to control themselves, be patient, and respect the rights of others. Based on observations during learning activities at POS PAUD Cempaka, some children still experienced difficulties in applying queueing behavior, such as impatience while waiting for their turn, cutting in line, and minor conflicts with peers. Previous habituation efforts had not produced optimal behavioral changes due to the lack of observable learning media. Therefore, the author developed and implemented Rantik (Magnetic Queue Chain) as an educational play tool to instill queueing culture in early childhood through daily routine activities for one semester. The results showed changes in children's attitudes, including the ability to wait for their turn, follow the queue order, reduced conflicts, and the emergence of initiative to queue without constant reminders from the tutor. Rantik media can be used as a tool to habituate social behavior because it is visual, manipulable, and appropriate to early childhood developmental characteristics. ABSTRAKBudaya antre merupakan bagian dari nilai sosial yang perlu dibiasakan sejak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengendalikan diri, bersikap sabar, serta menghargai hak orang lain. Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan pembelajaran di POS PAUD Cempaka, masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam menerapkan perilaku antre, seperti tidak sabar menunggu giliran, menyerobot antrean, dan mudah terlibat konflik kecil dengan teman sebaya, sementara upaya pembiasaan yang dilakukan sebelumnya belum memberikan perubahan perilaku yang optimal karena kurang didukung media yang dapat diamati secara langsung oleh anak. Oleh karena itu, penulis mengembangkan dan menerapkan inovasi media Rantik (Rantai Antre Magnetik) sebagai alat permainan edukatif untuk menanamkan budaya antre pada anak usia dini yang diterapkan selama satu semester kepada 49 anak usia 3–6 tahun melalui kegiatan rutin harian. Hasil penerapan menunjukkan adanya perubahan sikap anak, yaitu anak mulai mampu menunggu giliran, mengikuti urutan antrean, berkurangnya konflik antar anak, serta munculnya inisiatif untuk mengantre tanpa harus selalu diingatkan oleh tutor. Media Rantik dapat digunakan sebagai sarana pembiasaan perilaku sosial karena bersifat visual, manipulatif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.  
Penguatan Kemampuan Literasi dan Numerasi di Tk Harjosari 01 Pendekatan Pembelajaran Projek Fusyarina Anjung Sari; Wiwik Pudjaningsih; Himmah Taulany; Swantyka Ilham Prahesti
Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 4 No. 2 (2026): Philoxenia: Jurnal Pendidikan Kristiani dan Teologi - Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kalvary - Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59376/philoxenia.v4i2.42

Abstract

Early childhood literacy and numeracy skills serve as important foundations in supporting children’s learning readiness and cognitive development at the next level of education. However, learning activities at TK Harjosari 01 still tend to apply conventional methods, causing literacy and numeracy activities to be less optimally integrated into contextual play-based learning. This study aims to analyze the strengthening of literacy and numeracy skills through a project-based learning approach. The research employed a qualitative approach with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documentation conducted naturally during the learning process. The findings revealed that project-based learning effectively improved early childhood literacy and numeracy skills through contextual activities involving direct learning experiences. This approach also contributed to increasing children’s self-confidence, social skills, and learning readiness. Abstrak Kemampuan literasi dan numerasi pada anak usia dini menjadi dasar penting dalam mendukung kesiapan belajar dan perkembangan berpikir anak pada jenjang pendidikan berikutnya. Namun, pembelajaran di TK Harjosari 01 masih cenderung menggunakan metode konvensional sehingga kegiatan literasi dan numerasi belum terintegrasi secara optimal dalam aktivitas bermain yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kemampuan literasi dan numerasi melalui pendekatan pembelajaran berbasis projek. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara alami dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis projek efektif meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi anak usia dini melalui kegiatan kontekstual yang melibatkan pengalaman belajar langsung. Pendekatan ini juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan kesiapan belajar anak.
KEEFEKTIFAN MEDIA FLANEL DAN LEMBAR KERJA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSEP GEOMETRI Fauziyah, Khofifah Nurul; Prahesti, Swantyka Ilham
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.78805

Abstract

Media papan flanel merupakan salah satu media pembelajaran di RA/TK yang mampu mengembangkan potensi yang ada pada anak usia dini sebagai langkah pertama dalam membentuk kemampuan pengembangan kognitif anak khususnya mengenal bentuk geometri. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir dan berkolaborasi anak dalam menggunakan informasi. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bahan ajar yang digunakan untuk mengembangkan konsep geometri pada anak usia 4-5 tahun. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media papan flanel terhadap pengembangan konsep geometri anak. Penelitian ini menggunakan berbagai jenis metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan pre test dan post test. Teknik analisis data menggunakan metode statistik.  Simpulan Hasil dari Test Kelas 2 yang digunakan untuk mengukur pengembangan konsep geometri pada anak usia 4-5 tahun menunjukkan bahwa rata-rata skor pada Kelas Tes 1 adalah 34,3667, sementara rata-rata skor pada Kelas Tes 2 adalah 28,9000. Hal ini menunjukkan bahwa anak-anak yang menggunakan media papan flanel (Kelas 1) unggul dalam pengerjaan dua kali ujian dibandingkan dengan kelompok lainnya.
KEEFEKTIFAN PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK CETAK TEBAL MENINGKATKAN KETERAMPILAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN Ngatinah, Ngatinah; Prahesti, Swantyka Ilham
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.78606

Abstract

Bahasa merupakan alat yang sangat penting ,karena dengan bahasa anak dapat menyampaikan pemikirannya kepada orang lain. Berbahasa yang baik perlu diajarkan sejak dini, karena pada usia dini adalah masa di mana informasi mudah ditangkap dan disimpan dalam memori.  Tujuan peneliti ini untuk menganalisis keefetifan permainan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif eksperimental metode dalam penelitian ini  Pre Experimental Design yaitu One Group pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri dari 60 anak di Paud IT Imam Asy Syafi’i. Teknik penggalian data dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji Independent Sample T-Test, Uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian bahwa: uji t post-test diketahui rata-rata hasil belajar kelas eksperimen 21,766 dan dan kelas kontrol sebesar 19,466, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata keterampilan bahasa kelas eksperimen lebih lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol.  Nilai t hitung > t tabel (5,452 > 1,652) dan nilai signifikansinya kurang dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05). sehingga diambi kesimpulan terdapat perbedaan skor keterampilan bahasa anak secara signifikan pada kelas eksperimen yang menggunakan media boneka jari dan kontrol yang menggunakan metode konvensional dalam upaya meningkatkan keterampilan bahasa anak.Keefektifan permainan boneka jari untuk meningkatkan keterampilan bahasa anak 4-5 dapat digunakan di Paud Islam Terpadu Imam Syafi’i Kebondalem Kec Jambu Semarang.