Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelanggaran Prinsip Kesantunan pada Sinetron Samudra Cinta Episode Satu Sampai Lima dan Implikasinya pada Pembelajaran Teks Drama di Kelas XI Kajian Pragmatik Elynda Yustika; Ika Arifianti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.981 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i8.8971

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kajian pragmatik khususnya pelanggaran prinsip kesantunan yang terdapat pada sinetron “Samudra Cinta” serta implikasinya terhadap pembelajaran teks drama kelas XI SMA. Data pada penelitian ini berupa penggalan tuturan dalam sinetron “Samudra Cinta” karya Gita Djun. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dialog tokoh sinetron “Samudra Cinta yang diklasifikan dalam bentuk Pelanggaran prinsip kesantunan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Deskriptif kualitatif yakni mengumpulkan informasi berupa data empiris atau dapat dibuktikan kebenarannya sesuai fakta. Langkah-langkah yang digunakan dalam pengumpulan data sebagai berikut, (a) teknik simak untuk mendapatkan data yang faktual, (b) teknik catat yakni mencatat semua tuturan tokoh, (c) mengelompokkan data temuan berdasarkan kategori jenis pelanggaran prinsip kesantunan, (d) menganalisis data yang telah diklasifikasikan berdasarkan tuturan tokoh dan mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran teks drama di kelas XI SMA. Peneliti mengambil kesimpulan dari hasil analisis. Hasil analisis dari kategori jenis pelanggaran prinsip kesantunan, yaitu terdapat sebanyak 25 data : a) bidal ketimbangrasaan sebanyak empat data, bidal kemurahhatian sebanyak satu data, bidal keperkenaan sebanyak sembilan data, bidal kerendahhatian sebanyak dua data, bidal kesetujuan sebanyak delapan data, bidal kesimpatian sebanyak satu data. Jenis bidal yang paling sering ditemukan yaitu keperkenaan dan yang jarang ditemukan yaitu bidal kesimpatian
BENTUK DAN FUNGSI PERLOKUSI REPRESENTATIF TEORI IKA VALENSIA PADA KEGIATAN PELAYANAN ANGGOTA POLISI DI POLSEK PEKALONGAN TIMUR Nanda Ayu Clarasida; Ika Arifianti
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 02 (2023): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v8i02.4456

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pragmatik kajian tindak tutur perlokusi representatif langsung dan representatif tak langsung. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengidentifikasi bentuk dan fungsi perlokusi representatif langsung toeri Ika Valensia pada kegiatan pelayanan anggota polisi Polsek Pekalongan Timur 2) Mengidentifikasi bentuk dan fungsi perlokusi representatif tak langsung teori Ika Valensia pada kegiatan pelayanan anggota polisi Polsek Pekalongan Timur. Sumber data penelitian ini adalah sumber tertulis, yaitu berupa tuturan pada kegiatan pelayanan anggota polisi di Polsek Pekalongan Timur. Data penelitian ini adalah penggalan tuturan pada kegiatan pelayanan anggota polisi di Polsek Pekalongan Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data ini menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan teknik rekam catat. Data yang ditemukan kemudian dikelompokkan sesuai dengan kategori masing-masing representatif. Hasil analisis yang ditemukan pada penelitian ini, yaitu 77 analisis. Representatif langsung terdiri dari 33 fungsi menanyakan, 9 fungsi menyebutkan, 3 fungsi kesaksian, 4 fungsi berspekulasi, dan representatif tak langsung terdiri dari 15 fungsi menyatakan, 2 fungsi menunjukkan, 8 fungsi melaporkan, 3 fungsi menuntut.
BENTUK DAN FUNGSI PERLOKUSI DIREKTIF TEORI IKA VALENSIA PADA KEGIATAN PELAYANAN ANGGOTA POLISI DI POLSEK PEKALONGAN TIMUR nailatul izzah; ika arifianti
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 02 (2023): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v8i02.4459

Abstract

Penelitian yang ini merupakan penelitian bidang pragmatik kajian perlokusi direktif teori Ika Valensia. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan bentuk dan fungsi perlokusi direktif teori Ika Valensia pada kegiatan pelayanan anggota Polisi di Polsek Pekalongan Timur. Sumber data pada penelitian ini, yaitu berupa tuturan yang diujarkan oleh anggota Polisi dalam kegiatan pelayanan kepada masyarakat di Polsek Peklaongan Timur. Data pada penelitian ini merupakan penggalan tuturan anggota polisi dalam kegiatan pelayanan pada masyarakat yang diduga mengandung perlokusi direktif teori Ika Valensia di Polsek Pekalongan Timur. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penggumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik rekam, teknik, simak, teknik catat. Data yang telah ditemukan kemudian dikelompokan sesuai dengan kategori fungsinya masing-masing. Hasil analisis yang ditemukan pada penelitian ini, yaitu 64 analisis terdiri dari, perlokusi direktif secara langsung fungsi meminta mengkonfirmasi 11 analisis, perlokusi direktif secara langsung fungsi meminta mempersilakan 4 analisis, perlokusi direktif secara langsung fungsi memerintahkan mengkonfirmasi 9 analisis, perlokusi direktif secara langsung fungsi memaksa mempersilakan 5 analisis, perlokusi direktif secara tak langsung fungsi meminta mengkompromi 12 analisis, perlokusi direktif secara tak langsung fungsi meminta membimbing 10 analisis, perlokusi direktif secara tak langsung fungsi memerintahkan mengkompromi 7 analisis, dan perlokusi direktif secara tak langsung fungsi memerintahkan membimbing 6 analisis.
Stuktur Interogatif Penyidik Pada Saksi Ahli Pidana Kasus Delik Aduan Di Polda Jateng Ika Arifianti
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 37, No 2 (2023): PENA SEPTEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jurnalpena.v37i2.2929

Abstract

Legal language can develop according to the suspect's confession in the BAP process. BAP (The investigation report) is a state secret that may not be published to the general public. However, in the interests of this research, the investigation report process is allowed only to the extent needed. The novelty of this research is in the realm of research data collection, namely interrogative investigators with criminal law experts. The results of the interrogative are studied, so that the results of this research become a new contribution to the world of linguistic and police research. After all, qualified investigators are needed. . Normative legal research consists of research into the principles of law. This normative legal approach is related to legal research which is called legal research.  The data in this study are sourced from the BAP of complaints in 2013 in cases of domestic violence committed by members of the National Police. The results of this study explain the discourse structure of the investigation report of criminal experts in the complaint offense case at the Central Java Regional Police with the following findings. (1) opening structure, content structure, and closing, which clarifies the content structure related to the identity of expert witnesses according to their expertise, statements of truth reporting related to the legal domain, clarity based on information and evidence. . This research can be a reference for further research in the field of pragmatics, and critical pragmatics and can be followed up in the field of forensic linguistics. The study of pragmatics and forensic linguistics is an applied linguistic field that deserves to be researched in the context of linguistic scientific development efforts. This research data can be developed for forensic linguistics research. Forensic linguistics is a new field of science in the field of applied linguistics
ILOKUSI DALAM FILM “KUN ANA WA ANTA” KARYA RINA NOVITA Abu Bakar, Nabilla Qurotul Aini; Ika Arifianti
Lateralisasi Vol. 12 No. 01 (2024): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v12i01.6556

Abstract

Penelitian ini fokus pada penelitian  pragmatik  kajian  tindak  tutur ilokusi yang mencakup verba tuturan dalam film “Kun Ana Wa Anta” karya Rini Novita. Pragmatik merupakan ilmu yang berhubungan dengan makna yang mempelajari mengenai maksud dari tuturan dalam penerapan bahasa pada kehidupan sehari-hari. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu bagaimanakah verba ilokusi yang muncul dalam film “Kun Ana Wa Anta” karya Rini Novita. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan verba ilokusi yang muncul dalam film “Kun Ana Wa Anta” karya Rini Novita. Manfaat penelitian ini, yaitu maanfaat teoretis dan manfaat praktis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu simak bebas libat cakap (SBLC) dan menggunakan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan teknik pilah. Penelitian ini menghasilkan tuturan ilokusi (1) verba bertanya, (2) verba menyarankan, (3) verba berterima kasih, (4) verba berjanji, (5) verba mendesak, (6) verba memuji, dan (7) verba menyuruh. Menganalisis bagaimana tuturan ilokusi dalam film dialog “Kun Ana Wa Anta” karya Rini Novita dapat memberikan manfaat sebagai sumber pengetahuan tentang ilokusi. Kata Kunci : Film, ilokusi, pragmatik, verba.  
IMPLIKATUR KONVENSIONAL DAN IMPLIKATUR NON KONVENSIONAL PADA NOVEL KITA PERGI HARI INI KARYA ZIGGY ZEZYAZEOVIENNAZABRIZKIE: CONVENTIONAL IMPLICATURE AND NON- COVENTIONAL IMPLICATURE IN THE NOVEL KITA PERGI HARI INI KARYA ZIGGY ZEZYAZEOVIENNAZABRIZKIE dewi lestari; ika arifianti
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 02 (2023): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v8i02.4457

Abstract

Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pragmatik kajian implikatur konvensional dan non konvensional. Tujuan pada penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan bentuk implikatur konvensional pada novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie, 2) mendeskripsikan bentuk implikatur non konvensional pada novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie. Sumber data penelitian ini adalah berupa tuturan tokoh dan kalimat pada novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie. Data penelitian ini adalah penggalan tuturan tokoh dan kalimat pada novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie yang diduga mengandung implikatur konvensional dan non konvensioal. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yakni penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian implikatur konvensional dan non kovensional pada novel Kita Pergi Hari Ini karya Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie, yaitu menggunakan teknik baca dan teknik catat. Data yang telah ditemukan kemudian dikelompokkan sesuai dengan kategori masing-masing implikatur. Hasil analisis yang ditemukan pada penelitian ini, yaitu 81 analisis terdiri dari, 51 implikatur konvensional dan 30 implikatur non konvensional.