Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENCEGAHAN PENULARAN TUBERKULOSIS PADA BALITA DI DESA TRANGSAN KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO JAWA TENGAH Maryani Setyowati; Noor Alis Setiyadi
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major public health problem in Indonesia, including in Sukoharjo Regency. In 2022, the TB case detection rate in this area reached only 54.5% of the established target. TB causes significant impacts not only on health but also on social and economic aspects; therefore, comprehensive prevention and control efforts involving multiple stakeholders are essential. Adolescents and families, particularly mothers of toddlers, play an important role in preventing TB transmission through improved knowledge and healthy behaviors. Limited access to health information may lead to low levels of knowledge and increase the risk of TB transmission in the community. This community service activity aimed to increase knowledge about tuberculosis transmission among mothers of toddlers in Trangsan Village, Sukoharjo Regency. The activity involved 26 participants and was conducted offline through health education sessions and interactive discussions. Knowledge evaluation was carried out using pre-test and post-test assessments. The results showed an improvement in participants’ knowledge, as indicated by an increase in the average post-test score (8.9) compared to the pre-test score (7). These findings demonstrate that health education is effective in improving community knowledge regarding tuberculosis. Therefore, sustained commitment and collaboration among the community, primary healthcare centers, and the Sukoharjo Regency Health Office are necessary to ensure optimal implementation of TB prevention and control programs.
Literasi Digital untuk Pencegahan Penularan Tuberkulosis pada Siswa Sekolah di SMA Negeri 2 Boyolali, Jawa Tengah Maryani Setyowati; Jaka Prasetya; Nabila Shafa; Halima Arinnisa; Diah Apriesa Maimuna Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.359

Abstract

Pencegahan penularan tuberkulosis pada usia remaja perlu dilakukan karena kasus Tuberkulosis  bisa terjadi pada usia  remaja,  sekitar 12% dari semua pasien tuberkulosis (TB) di seluruh dunia adalah anak-anak dan remaja muda. Tujuan pengabdian ini yaitu  untuk mengukur sejauh mana remaja paham dan peka dengan cara mencegah tertular dari Tuberkulosis pada remaja.  Metode pelaksanaan  dengan memberikan penyuluhan tentang tuberkulosis. dengan sasaran kegiatan ini adalah remaja usia sekolah menengah atas atau SMA, di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Penyuluhan akan dilaksanakan secara luring dengan media power point, video berisi edukasi tentang tuberkulosis dan tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa peserta penyuluhan berjumlah 30 siswa terdiri dari kelas X dan kelas XI, dengan jenis kelamin perempuan 50% dan laki-laki 50%. Pengukuran pengetahuan  peserta dengan  pre-test dan post-test menunjukkan hasil bahwa  rata-rata nilai pre-test sebesar 24,35 lebih kecil dibandingkan nilai pos-test sebesar 24,7 . Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan secara interaktif mampu meningkatkan pengetahuan peserta dalam pencegahan penularan penyakit tuberkulosis.  Pangabdian masyarakat ini diharapkan ada kelanjutan dari pengabdian masyarakat perlu dilakukan dengan menjangkau peserta lebih banyak dan materi yang lebih menarik serta melibatkan instansi lain.