Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

METODE MAUDU’Y DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN (Meneguhkan Metode Penelitian Tafsir sebagai Metode Ilmiah) Muhammad Zulkarnain Mubhar; Imam Zarkasyi Mubhar
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v6i1.433

Abstract

Understanding the Koran requires knowledge of methodology to make it easier to ground the purposes of divine revelation to humans. There are many methods of interpreting the Qur'an, but all of these methods have not been able to meet the needs and demands of the times, so we need a new method that is scientific in nature and can answer the challenges of the times and human problems. The methodological method that is in line with scientific research methods and does not contradict the objectives of the Qur'an and prophetic treatises is the maud} u> 'y method or thematic method, where this method can be used in all scientific disciplines to find answers. The Qur'an about it is comprehensive, comprehensive, and can be scientifically justified
MUHAMMADIYAH SEBAGAI GERAKAN FILANTROPI; PEMAKNAAN SURAH AL MAUN Muhammad Zulkarnain Mubhar; Zul Fahmi
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v8i1.1887

Abstract

Islam, agama yang memberikan perhatian penuh terhadap dunia filantropi–mencakup keempat unsur yang di kemukakan oleh Thomas H. Jeavous– , mulai dari tingkat sukarela hingga rela atau ke tingkat yang bersifat wajib. Makna utama di balik konsep filantropi tersebut adalah segala bentuk kebaikan yang diberikan kepada orang lain secara sukarela seperti halnya ibadah infak dan sedekah. Adapun zakat, merupakan kewajiban lain bagi setiap muslim untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya setelah melewati persyaratan tertentu. Tantangan terbesar yang dihadapi Muhammadiyah dalam mengamalkan ajaran Al-Maun adalah munculnya era globalisasi yang tentunya membawa banyak perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya di Indonesia. Contoh dampak perubahan sistem pendidikan yang dibawa oleh aliran Muhammad sangat jelas terlihat dari sistem pendidikan sebelum adanya organisasi Muhammad dan sistem pendidikan setelah adanya organisasi Muhammadiyah
PENAFSIRAN AL-QUR'AN DENGAN PENDEKATAN KULTURAL Mubhar, Muhammad Zulkarnain; Asriani; Hawirah
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v9i1.2628

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menunjukan pentingnya pendekatan kultural dalam menafsirkan Al-Qur’an dengan pendekatan kultural seorang mufasir berupaya melahirkan produk tafsir melalui pemahaman terhadap teks-teks Al-Qur’an secara teliti kemudian menjelaskan makna yang dimaksud serta berusaha menghubungkan teks- teks Al-Qur’an yang dikaji dengan realitas sosial dan sistem budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat. Adapun masalah yang dikaji dalam tulisan ini adalah penafsiran Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan kultural. Dalam menganalisis kajian pustaka ini, penulis menggunakan analisis isi (content analysis). Adapun sebagai sumber data yaitu teks-teks kepustakaan yang berkaitan dengan tema kajian ini. Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa Menerapkan pendekatan sosial budaya sangat penting dalam menafsirkan Al-Qur'an. Hal itu karena tidak semua tafsir dari ulama klasik dapat digunakan di kemudian hari. Al-Qur’an adalah kalimat Allah, cocok untuk setiap waktu. Semakin Al-Qur'an dipelajari, semakin terungkap rahasianya.
CORAK TAFSIR AL-QUR’AN; STUDI HARMONISASI TAFSIR AYAT HUKUM DENGAN HUKUM POSITIF DALAM MENUMBUHKAN KESADARAN HUKUM Mubhar, Muhammad Zulkarnain; Hawirah, Hawirah; Mubhar, Imam Zarkasyi
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v9i2.3318

Abstract

One form of the Qur'anic interpretation is the interpretation of the Qur'an using a fiqh or legal approach. This interpretation method existed during the time of the Prophet SAW, but it was not yet structured methodologically based on the analysis of scientific study methods as is known today, then the interpretation of the fiqh received attention from scholars later on which later gave birth to a number of interpretation works entitled Tafsir Ayat al-Ahkam or Al-Jami' li Ahkam al-Qur'an. The interpretation of the Qur'an using a fiqh approach aims to foster legal awareness for Muslims to direct them in upholding the law of Allah SWT and prevent them from disbelief, injustice and wickedness in relation to the enforcement of the law of Allah SWT. However, in the development of human life, especially in the modern era, constitutional laws and regulations have been issued in a country - especially a country with a Muslim majority - where various rules and laws become the legal umbrella and patron of law enforcement which normatively can erode and distance Muslim society from the law of Allah SWT. Therefore, so that the Law of Allah SWT can continue to be the patron and legal umbrella in creating justice, wisdom and prosperity of life, there is no other way for Muslim society, except to make efforts to harmonize the enforcement and implementation of the law of Allah with positive law which of course must begin with a study and identification as well as contextual understanding of law through the path of legal literacy of the Qur'an and positive law by using various methodological tools with practical scientific steps. For that reason, in this paper, the author proposes a methodological step in an effort to harmonize the law of Allah SWT in the Qur'an with positive law in the constitution of a country through the method of Tafsir fiqhiy study with a contextual comparative approach (Muqaranatul al-mqashid), legal principles and legal rules all of which aim to foster awareness of every Muslim individual and their society back to the implementation and enforcement of the law of Allah SWT through an understanding of the Qur'an which is harmonized with positive law, both constitutional law and customary law of a society.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Problem Based Learning Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Rustan; Syamsir; Mubhar, Zulkarnain
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 9 No 02 (2024): Volume 09 Nomor 02 November 2024
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist siswa pengaruh Minat Belajar terhadap Hasil Belajar mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist siswa, mengetahui pengaruh strategis pembelajaran Problem Based Learning terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar pada mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist siswa. Penelitian ini termaksud dalam jenis penelitian exspost facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII. Adapun metode pengumpulan data yaitu dengan Teknik angket dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan deskriptif statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, ada pengaruh Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar siswa pada mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist dengan nilai 0,006<0,05. Adapun pengaruhnya sebsar 8%. Kedua, ada pengaruh Minat Belajar terhadap Hasil Belajar siswa pada mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist dengan nilai 0,0001 < 0,05. Adapun besar pengaruh sebesar 52,0%. Ketiga, ada pengaruh Problem Based Learning dan Minat Belajar terhadap Hasil Belajar siswa pada mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist dengan nilai 0,001 < 0,05. Adapun besar pengaruh sebesar 53,5%.
PENGARUH SOSIAL - BUDAYA DALAM PENAFSIRAN AL-QUR’AN KONTEMPORER Mubhar, Muhammad Zulkarnain; Asriadi; Imam Zarkasyi Mubhar
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v10i1.3741

Abstract

The interpretation of the Qur'an in the contemporary context cannot be separated from the influence of the social and cultural environment surrounding the interpreters. Different from the classical approach which tends to be textual and normative, contemporary interpretation is more open to the dynamics of modern society, including issues of gender, human rights, pluralism, and social change. This article aims to examine how socio-cultural factors influence the process and results of interpretation of the Qur'an by contemporary interpreters. Using qualitative methods based on literature studies and a hermeneutic approach, this study analyzes the works of several modern interpreters such as Fazlur Rahman, Amina Wadud, and Quraish Shihab. The findings show that social and cultural constructions play a significant role in shaping the perspective, choice of themes, and emphasis of meaning in the resulting interpretation. Interpretation is no longer understood as a single product of the text, but as a dynamic dialogue between the text, context, and interpreter. This article concludes that awareness of socio-cultural influences can open up space for more relevant, humanistic, and contextual interpretations in responding to the challenges of the times. This research is expected to contribute to the development of a more inclusive and reflective contemporary interpretation methodology.
URGENSI SABAR DALAM TINJAUAN AL-QUR’AN Suriyati, Suriyati; Firdaus, Firdaus; Mubhar, Muhammad Zulkarnain
Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Al-Mubarak
Publisher : LP2M IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-mubarak.v8i2.2348

Abstract

Alquran dan hadis merupakan sumber hukum Islam. Rasulullah memandang bahwa dapat menguraikan terhadap sesuatu yang diwahyukan kepadaNya berupa al-Qur’an dan Sunnah Nabi untuk kemaslahatan ummatnya dan sebagai pedoman hidup manusia baik di dunia dan di akhirat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan tafsir maudu’i. Tematik tafsir dalam penelitian ini yaitu menemukan tema urgensi sabar sebagai tema utama, selanjutnya dilakukan penelusuran tafsir terkait betapa pentingnya sabar dalam kegidupan sehari-hari. Kemudia data dikumpulkan terkait dengan urgensi kesabaran dilihat dengan terhimpunnya ayat yang memiliki kesamaan arti dengan tema yang dibahas. Data yang terkumpul kemudian diolah dengan menganalisis isi. Berdasarkan temuan pada penelitian ini terkait urgensi kesabaran dalam al-Quran adalah bahwa dalam Islam begitu urgen untuk mengamalkan kesabaran dalam kehidupan sehari-hari, berbagai sendi dan gerak kehidupan, terutama dalam menghadapi cobaan, daripada manfaat. Dinyatakan bahwa sangat penting untuk menahan diri dari tindakan yang menimbulkan kerugian. Kesabaran menahan godaan maksiat yang selalu tampak indah di hadapan manusia, dan kesabaran menerima musibah dan tantangan dari Allah SWT.
PEMBINAAN TAHSIN DAN TAJWID TK/TPA MASJID BAITUS SAID AN-NUR DUSUN CILELLANG DESA UJUNGE KECAMATAN TONRA Firmansyah, Firmansyah; Nurwahidah, Nurwahidah; Hamzah, Amir; Mubhar, Muhammad Zulkarnain; Arif Ahmad Marzuki, Mudzakkir Muhammad
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2022): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i1.1162

Abstract

Pemahaman ilmu tajwid merupakan salah satu komponen bagi siswa dalam membaca al-Quran. Memahami hukum-hukum bacaan yang ada dalam ilmu tajwid seperti hokum bacaan nun mati dan tanwin, hukum mim mati, hukum mad, dan sifat huruf adalah merupakan kriteria dalam membaca al-Quran. Dalam observasi yang penulis lakukan Tk/Tpa masjid baitul said annur, penulis menemukan beberapa masalah diantaranya pemahaman tentang tajwid mayoritas santri yang rendah dan kurangnya pemahaman materi tajwid dan tahsin yang kemudian mempengaruhi kemampuan santri dalam membaca al-Quran.
PENINGKATAN KUALITAS PENGETAHUAN, PEMAHAMAN, PENGAMALAN AJARAN ISLAM DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN SEHARI-HARI Mustafainal; Nazaruddin; Mubhar, Muhammad Zulkarnain; Kusnadi
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2023): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v1i2.1701

Abstract

mahasiswa adalah untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat melalui perancangan program khusus yang bertemakan peningkatan kualitas ilmu, pemahaman, dan pengamalan ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari yaitu fokus pada pembinaan masyarakat melalui pengajian rutin yang digelar di salah satu Masjid Umar bin Khattab di Desa Arallae setiap malam Jumat. Melalui program ini diharapkan dapat memenuhi tujuan awal program ini dirancang. Tujuan tersebut antara lain. 1) Untuk mengetahui seberapa besar kepedulian masyarakat terhadap kegiatan keagamaan. 2) meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan ajaran Islam kepada masyarakat sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, 3) membentuk akhlak mulia sesuai dengan perintah Allah dan Sunnah Rasul di Desa Arallae, Kecamatan Kahu. Metode yang diterapkan berupa tajwid dimana santri menggunakan metode ceramah yaitu jam’ah/masyarakat mendengarkan apa yang disampaikan oleh santri sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
ASPEK KELUARGA SAKINAH DALAM BIDANG PENDIDIKAN Zulkarnain, Zulkarnain Mubhar; Radina
Jurnal Al-Ilmi Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 4 No 02 (2024): Maret
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v4i02.1875

Abstract

Pendidikan Islam (agama) dalam keluarga meliputi segala aspek, bukan hanya dalam konteks ritual ibadah melainkan di segala aspek penunjang keluarga. Misal, suami istri harus paham pendidikan seks menurut Islam agar suami dalam “mencampuri” istrinya tetap memperhatikan etika dan hukum tentang hal-hal yang dibolehkan serta hal-hal yang diharamkan agar hal ini bukan hanya ajang pelampiasan seks semata tetapi bernilai ibadah dan mendapatkan pahala di sisi Allah swt. kenapa hal ini perlu diketahui? Karena halhal yang dianggap sepele bisa menjadi masalah besar di kemudian hari apabila tidak dipahami dengan jelas. Begitu pula halnya dengan pendidikan lain. Di sinilah peranaan pendidikan Islam (agama) sebagai pondasi diperlukan.