Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERANCANGAN JARINGAN LAN DENGAN METODE ROUTING INFORMATION PROTOCOL (RIP) VERSION 2 PADA PT. BERKARYA BERSAMA ANAK BANGSA Khusnul Khoiriyah; Lela Nurlaela; Andy Dharmalau
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JEIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no1.1201

Abstract

PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa faced challenges with network installation and management due to unclear network segmentation and an inadequate LAN configuration. To address these issues, this study aimed to adopt the RIP Version 2 method for designing a LAN network. RIP Version 2 was chosen for its ability to dynamically adapt to topology changes and ensure fast and effective routing updates. Implementation of this method involved configuring routers to divide and connect network segments, which was expected to improve IP address efficiency and overall network performance. The results showed that implementing RIP Version 2 successfully improved network infrastructure layout, simplified network management and maintenance, and significantly improved network performance. RIP Version 2 implementation at PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa successfully resolved network issues, improved security, and minimized the risk of data breaches.PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa menghadapi permasalahan dalam instalasi dan manajemen jaringan yang disebabkan oleh kurangnya pembagian segmen jaringan yang jelas dan konfigurasi segmentasi LAN yang tidak optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengadopsi metode RIP Version 2 untuk merancang jaringan LAN. Metode RIP Version 2 dipilih karena kemampuannya untuk beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan topologi dan memastikan pembaruan routing yang cepat dan efektif. Implementasi metode ini melibatkan konfigurasi router untuk membagi dan menghubungkan segmen-segmen jaringan, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan IP address dan kinerja jaringan secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RIP Version 2 berhasil meningkatkan tatanan infrastruktur jaringan, mempermudah pengelolaan dan pemeliharaan jaringan, serta meningkatkan performa jaringan secara signifikan. Implementasi RIP Version 2 di PT. Berkarya Bersama Anak Bangsa berhasil mengatasi masalah jaringan, meningkatkan keamanan, dan meminimalkan risiko kebocoran data
OPTIMASI INTER-VLAN ROUTING JARINGAN WIRELESS MENGGUNAKAN METODE NETWORK DEVELOPMENT LIFE CYCLE PADA CROWN HORECA Andy Dharmalau; Lela Nurlaela; Khusnul Khoiriyah; Tuhfatul Habibah Hasibuan; Artha Murin
JEIS: Jurnal Elektro dan Informatika Swadharma Vol 6, No 2 (2026): JEIS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jeis.vol6no2.951

Abstract

Information technology, particularly computer networks, has become a fundamental aspect in various fields, including economics, education, communications, and entertainment. Crown Horeca already has several network devices and uses the internet. Instability often occurs in the wireless network used due to high traffic exceeding capacity. Wireless network optimisation is needed to improve efficiency and the quality of network service. The purpose of this research is to design a Virtual Local Area Network (VLAN) using Inter-VLAN Routing techniques to improve performance and network segmentation management. The study used the Network Development Life Cycle (NDLC) method with data collection techniques of direct observation, interviews, and literature review. Ping test results showed no Request Time Out (RTO), indicating stable inter-floor connections. Message delivery between devices on the network, as simulated in Packet Tracer, ran smoothly, proving that inter-VLAN communication was functioning as expected.Teknologi informasi, khususnya dalam jaringan komputer, telah menjadi aspek mendasar dalam berbagai bidang, termasuk perekonomian, pendidikan, komunikasi, dan hiburan. Crown Horeca telah memiliki beberapa perangkat jaringan dan menggunakan jaringan internet. Ketidakstabilan sering kali terjadi pada jaringan wireless yang digunakan karena tingginya trafik yang melebihi kapasitas. Diperlukan optimasi jaringan wireless guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan jaringan. Tujuan penelitian untuk merancang jaringan Virtual Local Area Network (VLAN) menggunakan teknik Inter-VLAN Routing untuk meningkatkan performa dan manajemen segmentasi jaringan. Penelitian menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) dengan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara dan studi pustaka. Hasil pengujian ping menunjukkan tidak adanya Request Time Out (RTO), menunjukkan koneksi antar lantai berjalan stabil. Pengiriman pesan antar perangkat di jaringan menggunakan simulasi Packet Tracer berjalan lancar, membuktikan bahwa komunikasi antar VLAN berjalan dengan baik dan sesuai harapan.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN DATA PENINGKATAN KAPASITAS SDM APARATUR SIPIL NEGARA BERBASIS DATA MINING MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES Antonius Ivan Dwiarta Putra; Lela Nurlaela; Tuhfatul Habibah Hasibuan
Jurnal Komputer dan Teknologi Vol 5 No 2 (2026): JUKOMTEK JULI 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jukomtek.v5i2.736

Abstract

Data management regarding capacity building for State Civil Apparatus (ASN) human resources at the Directorate General of Regional Development, Ministry of Home Affairs, currently faces challenges in data processing, information presentation, and decision-making due to the suboptimal use of information technology. This study aims to develop a web-based information system for managing apparatus capacity-building data by employing the Naïve Bayes algorithm as a classification method to support decision-making. The research adopts a quantitative approach utilizing data mining methods, encompassing data collection, preprocessing, splitting data into training and testing sets, building a classification model using the Naïve Bayes algorithm, and evaluating the model via a Confusion Matrix. The system was developed using the Python programming language and the Streamlit framework, and was implemented using apparatus capacity-building data from the 2024–2026 period. The results demonstrate that the system can integrate data management processes, classify capacity-building levels into Low, Medium, and High categories, and automatically generate analytical dashboards and reports. Model evaluation yielded an accuracy rate of 66.67%, indicating that the Naïve Bayes algorithm delivers satisfactory classification performance to support decision-making in managing apparatus capacity building. Consequently, the developed system can enhance the effectiveness, efficiency, and accuracy of data management while supporting the monitoring and evaluation of competency development programs for the apparatus at the Directorate General of Regional Development, Ministry of Home Affairs.
EDUKASI DAN SOSIALISASI DIGITAL SMART DAN DIGITAL SAFE SEBAGAI PERISAI DIRI DARI ANCAMAN KEJAHATAN ONLINE Ike Kurniati; Lela Nurlaela; Harun Ar-Rasyid; Septiana Ningtyas; Hari Suryantoro; Andy Dharmalau; Yogasetya Suhanda
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.923

Abstract

In recent years, there has been an increase in the number and complexity of cyberattacks; therefore, insight is needed to avoid these crimes. Smartly managing privacy and personal data is not only a technical matter, but also a matter of habit and awareness. In today's digital age, protecting personal data is part of safeguarding our identity and future. The cyber world is very different from the real world; it knows no boundaries of time or territory. Efforts are being made to provide education to raise awareness and vigilance against cybersecurity threats. The purpose of this Community Service activity is to provide insight into what and how internet crimes are committed, both through social media and smartphones, among other means. This activity was held in the neighbourhood of RT 10 RW 09, Jembatan Besi Village, West Jakarta. The activity was designed for teenagers, parents, and homemakers and was attended by 20 participants. Overall, the education and outreach event regarding cybersecurity was well-received and met with a positive response.Pada beberapa tahun terakhir ini telah terjadi peningkatan jumlah dan kompleksitas dalam kasus serangan Cyber, untuk itu perlunya wawasan agar terhindar dari kejahatan ini. Cerdas mengelola privasi dan data pribadi bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal kebiasaan dan kesadaran. Di era digital saat ini, melindungi data pribadi adalah bagian dari melindungi identitas dan masa depan kita. Dunia Cyber berbeda jauh dengan dunia nyata, dunia cyber tidak mengenal batas waktu dan wilayah.  Upaya yang dilakukan dengan memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan Cyber. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini  memberikan wawasan apa dan bagaimana kejahatan Internet dilakukan baik melalui media sosial maupun Smartphone dan  lainnya.  Kegiatan ini dilaksakan di lingkungan RT 10 RW 09 Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat. Kegiatan ini ditujukan untuk para remaja, orang tua dan ibu rumah tangga, dihadiri oleh 20 Peserta. Secara keseluruhan acara edukasi dan sosialisasi mengenai keamanan cyber ini berjalan dengan baik dan mendapat respon yang cukup baik pula.
PELATIHAN OPTIMALISASI DIRI DENGAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS, MANAJEMEN WAKTU, DAN MOTIVASI MENUJU DUNIA KERJA Usanto S Usanto S; Adi Sopian; Yogasetya Suhanda; Riza Syahrial; Christine Sientta Dewi; Jamah Sari; Lela Nurlaela
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.858

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant changes to various aspects of life, including the world of education and job preparation for Vocational High School (SMK) students. However, many vocational high school students still face challenges in time management, learning motivation, and effectively utilising technology. This activity aims to enhance vocational high school students' skills through training in time management, self-motivation, and the application of AI technology, thereby increasing productivity and readiness for the workforce. The method used is a participatory-educational approach, involving 80 students in grades XI and XII from the Computer and Network Engineering, Accounting, and Online Business and Marketing departments at SMK Kartika X West Jakarta. The training was conducted over one week, offline, with interactive sessions, group discussions, hands-on practice, and reflection. The material covered an introduction to AI, time management strategies, techniques for maintaining motivation, and the application of AI for enhancing learning and productivity. The training results demonstrated significant improvements in students' time management skills, learning motivation, and proficiency in AI technology. Participants became more adept at managing time effectively, maintaining learning motivation, and utilising AI applications to support learning activities and job preparation.Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan dan persiapan kerja siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, banyak siswa SMK masih menghadapi tantangan dalam manajemen waktu, motivasi belajar, dan pemanfaatan teknologi secara optimal. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan diri siswa SMK melalui pelatihan pengelolaan waktu, motivasi diri, dan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif, melibatkan 80 siswa kelas XI dan XII dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi, serta Bisnis Daring dan Pemasaran di SMK Kartika X Jakarta Barat. Pelatihan dilaksanakan selama satu minggu secara luring dengan sesi interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung, dan refleksi. Materi mencakup pengenalan AI, strategi manajemen waktu, teknik menjaga motivasi, dan pemanfaatan AI untuk produktivitas belajar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan manajemen waktu, motivasi belajar, serta literasi teknologi AI siswa. Peserta menjadi lebih mampu mengelola waktu secara efektif, menjaga motivasi belajar, dan menggunakan aplikasi AI untuk mendukung aktivitas belajar dan persiapan kerja.