Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisa Relai Arus Lebih Dan Relai Gangguan Tanah Pada Penyulang LM5 Di Gardu Induk Lamhotma Yusmartato Yusmartato; Yusniati Yusniati
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 1, No 2 (2016): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v1i2.200

Abstract

Penyulang tegangan menengah adalah sarana untuk pendistribusian tenaga listrik dari gardu induk ke konsumen. Tetapi dalam kenyataannya penyulang tersebut sering mengalami gangguan, diantaranya adalah gangguan hubung singkat. Oleh karena itu untuk melokalisasi gangguan tersebut diperlukan sistemproteksi yang memenuhi persyaratan sensitvfitas, keandalan, selektivitas dan kecepatan, yang semuanya bergantung pada ketepatan setting peralatan proteksinya. Peralatan proteksi yang biasa digunakan untuk penyulang teganganmenengah adalah relai arus lebih (Over Current Relay) dan relai gangguan tanah (Ground Fault Relay), yaitu relai yang berfungsi mengintruksikan pemutus tenaga untuk membuka, sehingga saluran udara tegangan menengah/ saluran kabel tegangan menengah yang terganggu dipisahkan dari jaringan. Pada Skripsi ini akan dibahas tentang perbandingan antara setting relai proteksi hasil perhitungan dengan setting proteksi yang terpasang pada penyulang LM5 di Gardu Induk Lamhotma.
Rancang Bangun Saklar Otomatis Alarm Saat Terjadi Gempa Bumi Berbasis Arduino Nano Rahman Saputra Simanjuntak; Mahrizal Masri; Yusmartato Yusmartato; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i2.7678

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi yang semakin hari semakin maju menuntut manusia untuk terus mengembangkan potensi sumber daya manusia yang kreatif dan inofativ guna memenuhi kebutuhan pasar. Selain kebutuhan pangan dan sandang, manusia juga membutuhkan pengawasan dan perlindungan dari berbagai bentuk ancaman baik secara alami maupun buatan. Dalam hal ini manusia kerap was-was dalam menghadapi resiko yang tinggi dari bencana alam seperti meletusnya gunung berapi dan lain sebagainya. Peristiwa semacam ini sangat sulit untuk diprediksi terjadinya, terutama bagi orang-orang yang tinggal di daerah terpencil yang tidak dapt dijangkau oleh internet. Setelah memantau hal demikian, terfikir suatu ide yang dapat meminimalisir terjadinya korban bencana alam, yaitu dengan membuat suatu alat yang dapat memberikan peringatan saat ada tanda-tanda akan terjadinya gempa. Alat ini bekerja dengan memanfaatkan sebuah sensor yang dapat mendeteksi adanya getaran yang kemudian data yang dikirimkan oleh sensor ke arduino terdeteksi, kemudian arduino akan memerintakan buzzer alarm dan LED sebagai peringatan. Padafungsinya alat ini dirancang dengan bentuk yang kecil dan ringan untuk memudahkan masyarakat dalam menjangkaunya. Alat ini dilengkapi dengan mikrokontroller dengan tipe arduino nano yang dapat menyimpan program dan membaca data yan gdikirimkan dari sensor dan kemudian akan memprosesnya. Suara buzzer yang kuat dan warna LED yang terang memudahkansetiaporang untuk mengetahui adanya gempa bumi.
Pembangunan Gardu Induk 150 KV di Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Yusmartato Yusmartato; Luthfi Parinduri; Sudaryanto Sudaryanto
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 2, No 3 (2017): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v2i3.233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan pengawasan pembangunan proyek Gardu Induk (GI) PLN (Persero) dengan kapasitas 30 MVA, 150 KV/20 KV   di Desa Parbaba Dolok Kecamatan Pangururan   Kabupaten Samosir. Gardu induk ini merupakan gardu induk konvensional pasangan luar. Kegiatan pengawasan ini  merupakan pengawasan  terhadap pekerjaan lanjutan dari pembangunan yang sempat terbengkalai (mangkrak) beberapa waktu yang lalu. Pembangunan ini sebagai tahap akhir dari proyek yang dilaksanakan   sejak Agustus 2016. Dengan kegiatan pengawasan tersebut diharapkan pembangunan dapat berjalan secara efektif dan efisien serta harus selesai tepat waktu. Dengan  selesainya pembangunan gardu induk ini direncanakan daya listrik di Pulau Samosir akan meningkat 400% dari 6 MVA  menjadi 30 MVA. Tambahan daya listrik tersebut   secara teknis akan dapat memenuhi kebutuhan energi listrik bagi pembangunan dan pengembangan ekonomi terutana sektor parawisata di Pulau Samosir.
Rancang Proto Tipe Sistem Monitoring Kondisi Lampu Penerangan Gedung Berbasis IoT Aktha Mathias Hutabarat; Ramayulis Nasution; Yusmartato Yusmartato
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i1.6833

Abstract

IoT (Internet of Things) merupakan suatu konsep yang bertujuan untuk memperluas suatu manfaat dari konektivitas suatu internet yang tersambung secara terus menerus ataupun selalu tersambung. IoT (Internet of Things) biasa dimanfaatkan pada gedung untuk mengendalikan peralatan-peralatan elektronik yang seperti lampu ruangan yang dapat dioperasikan dari jarak jauh maupun jarak dekat melalui jaringan komputer ataupun jaringan internet. Penelitian ini dilakukan dengan membangun sebuah perangkat kendali jarak jauh ataupun jarak dekat yang memanfaatkan TCP/IP untuk melakukan suatu  proses kendali dalam jaringan local melalui suatu web server yang di-embedded-kan kedalam suatu perangkat kendali jarak jauh. Terdapat juga dua fitur kendali yaitu kendali satu lampu yang digunakan untuk menghidupkan satu lampu dan fitur kendali lampu secara keseluruhan untuk menghidupkan seluruh lampu dalam satu waktu secara bersamaan. Uji coba yang dilakukan ini termasuk skenario satu buah lampu yang sudah rusak sebagai asumsi pada saat pemasangan di dalam gedung terdapat lampu yang sudah rusak. Kondisi terakhir dari pin arduino yang akan tampil pada web server akan berbeda dengan kondisi terakhir dari suatu peralatan elektronik yang dikendalikan jika peralatan listrik dalamkondisi yang telah rusak. Hasil uji coba yang dilakukan terhadap semua fitur yang akan menunjukkan hasil yang sesuai dengan harapan.
Evaluasi Sistem Pembumian Peralatan Listrik Pada Gedung Pesantren Mawaridussalam Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Carles Ritonga; Raja Harahap; Yusmartato Yusmartato; Armansyah Armansyah
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i1.6829

Abstract

Sistem pembumian bertujuan untuk mengamankan peralatan-peralatan listrik maupun manusia yang berlokasi di sekitar gangguan dengan cara mengalirkan arus gangguan ke bumi (tanah). Salah satu faktor untuk mendapatkan nilai tahanan pembumian yang kecil yaitu letak elektroda yang akan di tanam, untuk mengetahui nilai pembumian tersebut maka diperlukan pengukuran.Salah satu unsur yang perlu diperhatikan dalam pengukuran suatu sistem pembumian adalah kondisi tanah di daerah di mana sistem pembumian tersebut akan dipasang. Pengukuran dilakukan menggunakan metode tiga titik dengan menancapkan elektroda batang di tanah dan parit berair, di tanah kering  pada kondisi tanah yang berbeda dengan kedalaman bervasiasi. Hasil dari penelitian ini di dapatkan perhitungan untuk tanah berarir kedalaman 0,5 m sebesar 29 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 16 Ohm. Untuk tanah kering kedalaman 0,5 m sebesar 146 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 84 Ohm. Dan untuk tanah krikil  kedalaman 0,5 m sebesar 731 Ohm dan kedalaman 1 m sebesar 420 Ohm. Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tahanan pembumian pada tanah dan parit berair dan tanah kering dengan kondisi tanah yang berbeda di areal Pondok Pesantren Mawaridussalam Jalan Peringgan Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang.