Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pendayagunaan Pusat Sumber Belajar (PSB) DI IAIN Samarinda Musfiroh, Imroh Atul
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 7 No 1 (2019): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v7i1.1421

Abstract

Keberhasilan proses kegiatan belajar dan mengajar tidak hanya ditentukan oleh kualifikasi tenaga pengajar, melainkan semua komponen yang menjadi faktor pendidikan juga memiliki peranan penting. Selain kurikulum yang matang, tenaga pendidik yang kompeten, input peserta didik yang pilihan, dan sarana yang memadai, juga perlu adanya sumber belajar yang dapat dimanfaatkan demi tercapainya tujuan pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.Bagi kalangan pendidikan tinggi (perguruan tinggi) upaya untuk mengoptimalkan pengelolaan Pusat Sumber Belajar menjadi perhatian utama. Terlebih lagi adanya perpustakaan yang merupakan jantung lembaga pendidikan (perguruan tinggi), di samping sumber belajar lainnya. Demikian pula IAIN Samarinda yang menjadi icon Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara juga mencanangkan program pendayagunaan Pusat Sumber Belajar yang dimilikinya.Adapun Pusat Sumber Belajar (PSB) yang terdapat di IAIN Samarinda antara lain adalah perpustakaan, laboratorium komputer yang dikelola oleh Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), Pesantren Kampus (ma’had al-Jami’ah) dan Unit Pengembangan Bahasa. Upaya mendayagunakan Pusat Sumber Belajar (PSB) telah dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hal ini termasuk pola penganggaran (dana), pengembangan program akademik (software dan hardware), manajerial SDM maupun administratifnya. Pendayagunaan PSB tersebut diselaraskan dengan akselerasi dan peningkatan status akreditasi baik lembaga (institusi) maupun program studi, serta pengembangan kurikulum untuk matakuliah yang bercirikan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), bahkan untuk pembukaan Program Studi baru.
Pendayagunaan Pusat Sumber Belajar (PSB) DI IAIN Samarinda Musfiroh, Imroh Atul
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol 7 No 1 (2019): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.879 KB) | DOI: 10.21093/sy.v7i1.1421

Abstract

Keberhasilan proses kegiatan belajar dan mengajar tidak hanya ditentukan oleh kualifikasi tenaga pengajar, melainkan semua komponen yang menjadi faktor pendidikan juga memiliki peranan penting. Selain kurikulum yang matang, tenaga pendidik yang kompeten, input peserta didik yang pilihan, dan sarana yang memadai, juga perlu adanya sumber belajar yang dapat dimanfaatkan demi tercapainya tujuan pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.Bagi kalangan pendidikan tinggi (perguruan tinggi) upaya untuk mengoptimalkan pengelolaan Pusat Sumber Belajar menjadi perhatian utama. Terlebih lagi adanya perpustakaan yang merupakan jantung lembaga pendidikan (perguruan tinggi), di samping sumber belajar lainnya. Demikian pula IAIN Samarinda yang menjadi icon Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara juga mencanangkan program pendayagunaan Pusat Sumber Belajar yang dimilikinya.Adapun Pusat Sumber Belajar (PSB) yang terdapat di IAIN Samarinda antara lain adalah perpustakaan, laboratorium komputer yang dikelola oleh Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), Pesantren Kampus (ma’had al-Jami’ah) dan Unit Pengembangan Bahasa. Upaya mendayagunakan Pusat Sumber Belajar (PSB) telah dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hal ini termasuk pola penganggaran (dana), pengembangan program akademik (software dan hardware), manajerial SDM maupun administratifnya. Pendayagunaan PSB tersebut diselaraskan dengan akselerasi dan peningkatan status akreditasi baik lembaga (institusi) maupun program studi, serta pengembangan kurikulum untuk matakuliah yang bercirikan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), bahkan untuk pembukaan Program Studi baru.
PENGEMBANGAN PONDOK PESANTREN BERBASIS ASET WAKAF DI JAWA TIMUR Mahrus, Moh.; Musfiroh, Imroh Atul
Indonesian Scientific Journal of Islamic Finance Vol 2 No 2 (2024): Indonesian Scientific Journal of Islamic Finance
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University of Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/inasjif.v2i2.8239

Abstract

Wakaf tidak dipandang lagi sebagai pranata keagamaan yang tujuan, fungsi dan peruntukannya hanya sebatas untuk kepentingan ibadah semata. Namun, harus dimaknai sebagai sarana potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memenuhi kepentingan umum, termasuk bagi dunia pendidikan khususnya Pondok pesantren yang turut serta dalam menciptakan generasi bangsa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggali informasi, pemberitaan, dan pendapat serta memaparkannya kembali perihal peran-serta Yayasan Badan Wakaf KH. Adlan Aly dalam pengembangan pendidikan Islam. Hal ini dilakukan antara lain dengan wawancara secara snowball sampling dengan beberapa pihak yang berkompeten, pengurus yayasan, serta pihak-pihak yang mengetahui tentang seluk-beluk wakaf di institusi tersebut. Juga dengan mengadakan observasi. Hasil penelitian ini telah menyimpulkan bahwa mengamankan aset wakaf di lingkungan Yayasan Badan Wakaf KH. M. Adlan Aly Cukir Jombang dan Yayasan Khoiriyah Hasyim Seblak Jombang. Wujud nyatanya antara lain dengan menjadikan lembaga (dalam hal ini awalnya Ponpes Putri Mu’allimat) sebagai Yayasan Badan Wakaf. Konsekwensi logisnya adalah bahwa semua harta milik Yayasan menjadi harta wakaf. Di samping itu, adanya upaya sertipikasi tanah dan bangunan, baik berupa sertipikat tanah (hak milik) maupun sertipikat tanah wakaf. Demikian pula dengan inventarisasi harta Yayasan yang menjadi agenda program kerja Yayasan, minimal dapat diketahui secara keseluruhan kekayaan Yayasan Badan Wakaf.
MAQĀṢID- BASED ISLAMIC BOARDING SCHOOL MODEL AL- SYARĪ'AH: LITERATURE ANALYSIS ON THE ROLE OF ISLAMIC BOARDING SCHOOLS IN SHAPING THE CHARACTER OF STUDENTS Rachmah, Galby Silvia; Zamroni, Zamroni; Musfiroh, Imroh Atul
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 3, No 1 (2025): First International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic boarding school-based model maqāṣid al-syarī'ah as a framework for character education for Islamic boarding school students in the digital era. The study was conducted using a qualitative descriptive method with a descriptive approach. library research on various Islamic boarding school and Islamic education literature. The analysis was conducted through the stages of identification, selection, and interpretation to find the relevance of Islamic values. maqāṣid al-syarī'ah in the Islamic boarding school education system. The results of the study show that the implementation of the five main principles— ḥifẓ ad-dīn , ḥifẓ an-nafs , ḥifẓ al -' aql , ḥifẓ an-nasl , And ḥifẓ al- māl —forms the foundation for the formation of the spiritual, moral, and intellectual character of students. Curriculum integration, holistic pedagogy, and external collaboration strengthen Islamic boarding schools as adaptive and globally competitive Islamic educational institutions. In conclusion, this model has the potential to become a strategic paradigm in the development of Islamic education that balances traditional values and modern innovation.
Internalization of Religious Moderation on Children at Raudhatul Athfal Samarinda Musfiroh, Imroh Atul; Fauzan, Umar; Malihah, Noor
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 5 No 1 (2022): Southeast Asian Journal of Islamic Education, December 2022
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v5i1.4620

Abstract

This study aimed to analyze the process of internalizing the religious moderation values on children at an early age. The subjects of this research were principals, teachers, educational staff, parents and students at three Raudhatul Athfal schools in Samarinda. This research used qualitative design. Data collection was carried out for 2 months, from the beginning of February to the end of March 2022. Data obtained through observations, interviews, and documentation. The analysis of the data used the Miles and Huberman model that includes data condensation, data display, and conclusion and verification. The results showed that: 1) Planning of the internalization of religious moderation values on children ​​at Raudhotul Athfal Samarinda was through coordination between schools and stakeholders, identifying and determining school programs in accordance with the school curriculum, formulating materials regarding religious moderation values, formulating the planning of learning tools, 2) Implementation of internalization of the religious moderation values in learning was through the incorporation and strengthening of perspectives, mindsets and practices of religious moderation; curriculum development containing religious moderation through core competencies, building the values ​​of religious moderation through PAI and character education learning materials, 3) the results of the religious moderation value internalization were in the form of an understanding of the aswaja principles and moderate attitudes. It is expected that this research can give better insight related to the internalization of religious moderation values on children at an early age.