Tengku Isni Yuli Lestari Putri
Program Studi S1 Keperawatan, Institut Kesehatan Dan Teknologi Al Insyirah

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbandingan GAP dan RTS Sebagai Prediktor Perburukan Pasien Cedera Kepala Putri, Tengku Isni Yuli Lestari; Ahsan, Ahsan; Sugiarto, Sugiarto; Rofiyati, Winda; Triyono, Heru Ginanjar; Rosyida, Ratna Wirawati; Putra, Muhammad G A; Rahmania, Annisa; Idrus, Fitriyanti N
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 5 No. 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.220

Abstract

AbstrakCedera kepala adalah cedera pada otak yang dapat menyebabkan perubahan fungsi serta struktur jaringan otak akibat mendapatkan dorongan mekanik eksternal seperti trauma tumpul maupun tusuk. Kejadian cedera kepala dan tingkat perburukan cedera kepala sangat tinggi di dunia. Oleh karena itu diperlukan penilaian awal untuk memprediksi perburukan pasien cedera kepala yaitu menggunakan GAP dan RTS. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan GAP dan RTS dalam memprediksi perburukan pasien cedera kepala. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan retrospektif dengan purposive sampling. Responden berjumlah 245 rekam medis cedera kepala. Pengukuran dilakukan menggunakan lembar observasi. Analisis uji Receiver Operating Charateristic (ROC). Didapatkan hasil maisng-masing RTS dan GAP dalam memprediksi perburukan pasien cedera kepala mempunyai nilai = 0.851 vs 0.806. RTS lebih baik dalam memprediksi perburukan pasien cedera kepala dibandingkan dengan GAP.Kata kunci: cedera kepala, GAP, perburukan, RTS  AbstractHead injury is an injury to the brain that can cause changes in the function and structure of brain tissue due to external mechanical impulses such as blunt or puncture trauma. The incidence of head injuries and the rate of deterioration of head injuries is very high in the world. Therefore an initial assessment is needed to predict the worsening of head injury patients using GAP and RTS. The purpose of this study was to determine the comparison of GAP and RTS in predicting worsening head injury in patients. Using analytic observational research design with a retrospective approach with purposive sampling. Total respondents are 245 head injury medical records. The measurements were taken by an observation sheet. The data was analyzed by using Receiver Operating Characteristics (ROC) tests. The results obtained that in predicting the worsening of head injury patients RTS has a value of 0.851 while GAP is 0.806. RTS is better than GAP in predicting worsening head injury patients.Keywords: head Injury, GAP, worsening, RTS
Faktor Pengetahuan dan Perilaku dalam Mematuhi Protokol Kesehatan pada Keluarga Pasien di Era Pandemi Covid-19 Muliawati, Dian Ika; Yulitasari, Brune Indah; Putri, Tengku Isni Yuli Lestari
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 6 No. 2 (2023): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v6i2.563

Abstract

Abstrak Pengetahuan, perilaku dan kepatuhan keluarga dalam melakukan protokol kesehatan mempunyai peranan besar untuk memutus mata rantai Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku dengan kepatuhan keluarga pasien terhadap protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penyebaran penyakit Covid-19 di ruang tunggu Instalasi Layanan Jantung Pembuluh Darah Terpadu RSUP Dr Sardjito Yogyakarta di Era Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi. Rancangan penelitian adalah cross sectional study. Sampel penelitian sebesar 63 responden dengan menggunakan consecutive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku yang telah digunakan dalam penelitian oleh Yanti NPD dkk serta pedoman observasi. Analisis data kuantitatif menggunakan uji analisis Chi-Square. Hasil Uji analisis Chi-Square antara pengetahuan dengan kepatuhan memiliki nilai p=0,000, dan perilaku dengan kepatuhan memiliki nilai p= 0,000. Ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku dengan kepatuhan protokol kesehatan pada keluarga pasien di ruang tunggu Instalasi Layanan Jantung Pembuluh Darah Terpadu RSUP Dr Sardjito Yogyakarta di Era Pandemi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku yang baik dapat mempengaruhi kepatuhan seseorang dalam mematuhi protokol kesehatan di Era Pandemic Covid-19. Kata kunci: pengetahuan, perilaku, kepatuhan, protokol kesehatan, Covid-19   Abstract Knowledge, behavior, and family obedience in following health protocols all play a significant role in breaking the Covid-19 chain. The study sought to ascertain the relationship between knowledge and behavior with patient family compliance with health protocols in an effort to prevent and spread Covid-19 disease in the waiting room of the Integrated Cardiovascular Service Installation of Dr Sardjito General Hospital, Yogyakarta, during the Covid-19 Pandemic. This is a quantitative study using a correlation analytic research design. A cross-sectional study was used for the research. Using consecutive sampling, 63 people were chosen for the study. The research instrument included knowledge and behavior questionnaires developed by Yanti NPD et al, as well as observation guidelines. Chi-Square analysis test for quantitative data analysis. The Chi-Square analysis test results between knowledge and compliance have p = 0.000, and behavior with compliance has p = 0.000. In the era of the Covid-19 pandemic, there is a link between knowledge and behavior and adherence to health protocols in patient families in the waiting room of the Integrated Cardiovascular Service Installation of Dr Sardjito General Hospital Yogyakarta. The study's findings indicate that good knowledge and behavior can influence a person's compliance to health protocols in the Covid-19 Pandemic Era. Keywords: knowledge, behavior, compliance, health protocols, Covid-19
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN HALUSINASI DI UPT PUSKESMAS KABUPATEN KAMPAR Pasaribu, Lentianna; Amin, Suci; Ekaputri, Mersi; Putri, Tengku Isni Yuli Lestari
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 14 No 2 (2025): Al-Asalmiya Nursing Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/4e7sca60

Abstract

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO) hingga Oktober 2022, terdapat sekitar 26 juta orang di Indonesia yang mengalami gangguan jiwa. Salah satu gangguan jiwa yang cukup sering muncul serta berisiko adalah halusinasi. Halusinasi merupakan gangguan persepsi yang membuat individu mendengar, melihat, merasakan, atau mencium sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. Dukungan pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam merawat anggota yang mengalami halusinasi sangat penting untuk menekan angka kejadian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga dengan kemampuan mereka dalam merawat pasien halusinasi di UPT Puskesmas Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah 50 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan 62,0% keluarga memiliki tingkat pengetahuan sedang, sementara 52,0% memiliki kemampuan merawat yang baik. Berdasarkan analisis bivariat diperoleh nilai p = 0,022 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan keluarga dengan kemampuan merawat pasien halusinasi. Oleh karena itu, puskesmas perlu meningkatkan pengetahuan keluarga melalui berbagai bentuk.