ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan biomotorik atlet puteri cabang olahraga permainan (bola basket dan bola voli) pada Program Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB) DKI Jakarta sebagai rujukan dalam proses identifikasi bakat dan perencanaan pembinaan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel purposive sebanyak 20 atlet puteri, terdiri atas 10 atlet bola basket dan 10 atlet bola voli. Data dikumpulkan melalui tes fleksibilitas (sit and reach), kecepatan (sprint 20 meter), daya tahan otot lengan (push up 1 menit), daya tahan otot perut (sit up 2 menit), dan daya tahan aerobik (bleep test), kemudian dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen dengan taraf signifikansi p ≤ 0,05. Hasil menunjukkan atlet bola voli memiliki rata-rata fleksibilitas (11,88 cm) dan daya tahan otot lengan (15,23 kali) yang lebih tinggi dan berbeda signifikan dibandingkan atlet bola basket, sedangkan atlet bola basket unggul signifikan pada daya tahan otot perut (37,38 kali). Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kecepatan sprint dan daya tahan aerobik antara kedua cabang olahraga. Profil ini menegaskan bahwa bola basket dan bola voli memiliki tuntutan fisik dominan yang berbeda, sehingga dapat dijadikan data rujukan bagi pelatih POPB DKI Jakarta dalam merancang kriteria seleksi awal dan program latihan yang lebih spesifik sesuai karakteristik masing-masing cabang olahraga, sejalan dengan kerangka identifikasi bakat seperti Foundations, Talent, Elite, Mastery (FTEM). Kata Kunci: Indentifikasi Bakat, POPB, Atlet Puteri, Basket, Voli ABSTRACT This study aims to describe the biomotor ability profiles of female athletes in team sports (basketball and volleyball) within the DKI Jakarta Sustainable Achievement Sports Program (POPB) to serve as a reference for talent identification and development planning. A quantitative descriptive method was employed with a purposive sample of 20 female athletes, comprising 10 basketball players and 10 volleyball players. Data were collected through tests for flexibility (sit-and-reach), speed (20-meter sprint), arm muscle endurance (1-minute push-ups), abdominal muscle endurance (2-minute sit-ups), and aerobic endurance (bleep test), and subsequently analyzed using an independent samples t-test at a significance level of p ≤ 0.05. The results indicate that volleyball players possessed significantly higher average flexibility (11.88 cm) and arm muscle endurance (15.23 repetitions) compared to basketball players, whereas basketball players significantly outperformed volleyball players in abdominal muscle endurance (37.38 repetitions). No significant differences were found regarding sprint speed and aerobic endurance between the two sports. These profiles confirm that basketball and volleyball entail distinct dominant physical demands; thus, the findings can serve as reference data for DKI Jakarta POPB coaches to design initial selection criteria and training programs tailored to the specific characteristics of each sport, aligning with talent identification frameworks such as Foundations, Talent, Elite, Mastery (FTEM). Keywords: Talent identification, POPB, Female athletes, Basketball, Volleyball