Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Pembelajaran Dasar Long Serve Menggunakan Metode Inquiry dalam Permainan Bulutangkis Alimuddin Alimuddin; Nurhidayah Hasyim; Liza Liza; Yahya Eko Nopiyanto
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 1 (2022): December
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/7x5epz71

Abstract

Tujuan utama penelitian yang dilakukan yaitu untuk mengetahui seberapa jauh peningkatan pembelajaran Teknik dasar Long Serve menggunakan metode inquiry dalam Permainan Badminton. Penelitian ini dilakukan dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan Subjek penelitian yang digunakan adalah tiga puluh (30) orang peserta didik Sekolah Menengah Pertama Kota Padang dengan Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes kemampuan dalam pembelajaran bulutangkis dengan penggunaan teknik dasar long serve. Analisis deskriptif komparatif digunakan untuk menganalisis data. Sesuai dengan data hasil penelitian yang dilakukan dari perolehan siklus pertama sebanyak 11 orang peserta didik (36,7%) kategori tuntas dan 19 orang peserta didik (63,3%) kategori belum tuntas. Untuk siklus kedua diperoleh peningkatan 25 peserta didik (83,3%) kategori tuntas dan 5 peserta didik kategori tidak tuntas (16,7%). Dengan hasil tersebut yang telah diperoleh dari rata- rata maka dapat dikatakan terjadi sebuah peningkatan pada siklus pertama ke siklus kedua. Sehingga kesimpulan yang dapat diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan adalah Pembelajaran teknik dasar menggunakan long serve dapat meningkat pada permainan bulutangkis dengan penggunan metode inquiry terhadap peserta didik Sekolah Menengah Pertama Kota Padang.
Pelatihan kondisi fisik untuk pelatih cabang olahraga beladiri tarung derajat sumatera barat Desi Purnama Sari; Yogi Setiawan; Liza Liza; Sari Mariati; Suci Nanda Sari; Anisa Sholiha Mia
Lentera Negeri Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/991360

Abstract

The limited knowledge and understanding of the trainer about the importance of physical condition in the sport of Tarung Derajat is one of the indicators that determine the failure of a coaching and training process. The trainer's understanding of the aspects of good physical exercise is very much needed to be applied by every coach of Tarung Derajat martial arts to achieve maximum performance. The purpose of this activity is 1) to provide knowledge about the forms and methods of training used to improve the physical condition of fighters, 2) to increase knowledge in compiling a periodization of training programs 3) to provide knowledge in conducting tests and measuring the physical abilities of fighters in accordance with laws and principles. training based on applicable scientific principles. In the Tarung Derajat sport in West Sumatra, the sports facilities and infrastructure are adequate. What the local government has not done is coaching and providing training to trainers in an effort to improve their quality. Based on these situations and conditions, in order to spread the sport of Tarung Derajat as a sport of martial arts and national culture to all circles (the younger generation), it is necessary to develop the ability of coaches in the sport of fighting degrees. The stages in this training are 1) discussion, 2) training and 3) evaluation. The results of this activity provide increased knowledge and understanding of the Tarung Derajat martial arts coaches on the importance of physical condition and application in the preparation of training programs in Tarung Derajat martial arts and the trainers are able to evaluate athletes who have carried out the given training program
The influence of nutritional status, physical fitness, and self-perception on student learning outcomes: a conceptual review Septa Saiman; Aldo Naza Putra; Alnedral Alnedral; Liza Liza
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256742

Abstract

Elementary physical education learning outcomes are often examined through isolated physiological or psychological variables, leading to fragmented theoretical explanations. This study aims to develop an integrated conceptual understanding of how nutritional status, physical fitness, and self-perception relate to learning outcomes in elementary physical education. A Conceptual Review was conducted using a narrative synthesis of national and international peer-reviewed literature published between 2018 and 2025. Relevant studies were analyzed to identify dominant conceptual patterns, theoretical positions, and relational mechanisms among the three constructs. The analysis indicates that nutritional status and physical fitness function as foundational physiological conditions, while self-perception operates as a central psychological mechanism mediating students’ engagement and learning participation. Unlike previous research that treats these factors independently, this study proposes a unified conceptual framework that explains their interrelationships. This framework contributes to advancing holistic perspectives in physical education theory and provides a theoretical foundation for future empirical research and integrative educational interventions.
Analisis Pola Gerak Biomekanika: Studi kasus pada atlet lari gawang dalam program latihan Running ABC Alimuddin Alimuddin; Muhamad Sazeli Rifki; Sepriadi Sepriadi; Anton Komaini; Liza Liza; Donal Syafrianto; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Sporta Saintika Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2026
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v11i1.525

Abstract

ABC running merupakan latihan dasar yang penting untuk meningkatkan kualitas gerak lari, khususnya pada lari gawang yang menuntut koordinasi, kecepatan, dan efisiensi gerak tinggi. Dalam kajian biomekanika olahraga, analisis terhadap pola gerak tubuh, sudut sendi, serta distribusi gaya selama fase lari menjadi penting untuk memahami efisiensi mekanik dari suatu teknik gerakan. Namun, kesalahan teknik masih sering terjadi sehingga diperlukan analisis biomekanika guna memahami karakteristik gerak secara objektif serta mencegah penurunan performa dan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan menganalisis gerak ABC running pada atlet lari gawang Universitas Negeri Padang dari aspek biomekanika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Sampel dipilih melalui purposive sampling pada atlet lari gawang Unit Kegiatan Atletik sebanyak 5 orang. Data dikumpulkan melalui observasi dan perekaman video, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Kinovea untuk mengkaji sudut sendi, fase gerak, dan koordinasi tubuh. Analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif sederhana berdasarkan prinsip biomekanika. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa sudut fleksi panggul kaki ayun mencapai ±90°, sudut fleksi lutut kaki ayun sebesar ±69°, sudut ekstensi lutut kaki depan sekitar ±47°, serta sudut fleksi lutut kaki belakang sekitar ±46° pada fase flight phase gerakan menyerupai hurdle step dalam latihan teknik lari gawang. Hasil menunjukkan sebagian besar atlet telah menguasai pola dasar ABC running dengan cukup baik, namun masih terdapat ketidaksesuaian teknik pada fase ayunan kaki, posisi tubuh, dan koordinasi lengan. Disimpulkan bahwa analisis biomekanika efektif menggambarkan kualitas teknik atlet. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah sampel yang masih terbatas, sehingga penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel yang lebih banyak. Hasil analisis ini juga dapat dimanfaatkan pelatih untuk melakukan koreksi teknik dan evaluasi latihan secara berkala guna meningkatkan performa serta meminimalkan risiko cedera.