Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Cakupan Kunjungan Posyandu Balita melalui Inovasi MAIMO (Mari Ikut Meriahkan Posyandu) di Kabupaten Buton Sutrisna Altahira; Hilda Sulistia Alam; Sapril Sapril; Asriadi Asriadi; Sitti Aisyah Ansi; Andi Tri Sari Aseh Manjaruni
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 6 No. 02 (2022): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v6i02.1484

Abstract

Indonesia sedang melakukan Pemerataan Keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendukung visi Indonesia Bebas stunting. Inovasi “MAIMO” (MAri Ikut Meriahkan pOsyandu) merupakan inovasi yang diambil dari Bahasa Wolio yang berarti (Maimo = Marilah) dalam inovasi ini kader mengantar-jemput sasaran Posyandu Balita dari rumah ke rumah dengan menggunakan kendaraan roda dua ( sepeda motor) sehingga hal ini menjadi sala satu strategi yang bisa meningkatkan cakupan kunjungan Posyandu Balita. Inovasi MAIMO juga menyediakan wahana Posyandu Balita yang didesain seperti perayaan ulangtahun anak dengan dekorasi balon warna-warni, mainan bayi, snack dalam kemasan dan lagu anak yang diputar pada saat Posyandu Balita. Tujuan meningkatkan cakupan kunjungan ibu balita ke Posyandu melalui inovasi ”MAIMO”. Sasaran Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yaitu ibu balita berjumlah 20 orang yang telah memiliki jadwal Posyandu dan terpilih secara acak. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Banabungi Kabupaten Buton pada Tanggal 22 Maret 2022 yang terdiri atas 5 orang dosen serta 1 orang mahasiswa kebidanan Politeknik Baubau yang turut berpartisipasi. Kegiatan PkM terdiri atas 6 tahapan, yaitu Pembukaan: diawali dengan salam kemudian pemateri memperkenalkan diri, menyampaikan tujuan dan sasaran serta membagikan lembar pre test yang kemudian diisi oleh ibu balita. Proses: pemateri menyampaikan materi dengan metode ceramah dan dibantu media handout dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab. Evaluasi: pemateri memberikan lembar post test dan meminta ibu balita untuk mengisinya serta memberikan kesempatan kepada ibu balita untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. Refleksi: pemateri memberikan pesan moral dari kegiatan PkM yang telah dilakukan. Tindak lanjut: pemateri menghimbau kepada ibu balita untuk selalu membawa balita ke Posyandu setiap bulan dan menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dari kegiatan PkM. Penutupan: mengucapkan salam dan hamdalah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan cakupan kunjungan ibu balita ke Posyandu melalui inovasi ”MAIMO” dari 75 % menjadi 85%.
Sosialisasi Penggunaan Sistim Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Sim-pelmas) Sri Yolandari; La Sudarman; Hilda Sulistia Alam; Wa Ode Sitti Budiaty; Abel Haryanto; Wa Ode Nurul Mutia
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 8 No. 01 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dan pengabdian merupakan dwidharma yang harus dijalankan oleh setiap dosen selain melaksanakan kegiatan pengajaran. Di Politeknik Baubau, untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian dosen maka pihak institusi melakukan seleksi penelitian dan pengabdian dosen pendanaan internal. Selama beberapa semester sebelumnya proses seleksi proposal penelitian dan pengabdian dosen pendanaan internal menggunakan cara yang masih manual dimana semua proses pengajuan, proses review baik eksetenal maupun internal menggunakan e-mail sehingga rekam jejak proses pengajuan proposal penelitian dan pengabdian tidak memiliki proses tersistematis. Hal itulah yang mendasari pihak PPPM Politeknik Baubau untuk melakukan sosialisasi penggunaan sistim informasi penelitian dan pengabdian masyarakat (Sim-pelmas) kepada dosen lingkup Politeknik Baubau. Kegiatan sosialisasi sim-pelmas diikuti sebanyak 38 orang dosen lingkup Politeknik Baubau, yang diselenggarakan selama satu hari pada 12 November 2022. Hasil dari kegiatan ini diharapakan dosen mampu mengoperkasikan aplikasi sim-pelamas dalam mengajukan proposal penelitian dan pengabdian pendanaan internal. Selain itu, dengan adanya aplikasi sim-pelmas ini rekam jejak proses pengajuan proposal tersimpan dan tercatat dengan baik pada aplikasi sim-pelmas.
Pemanfaatan Jagung dan Ubi Ungu Dalam Bentuk Cookies sebagai Terapi Komplemnter Pada Ibu Hamil Anemia Wa Ode Nurul Mutia; Hilda Sulistia Alam; Dahniar Dahlan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23452

Abstract

ABSTRAK Anemia pada kehamilan merupakan anemia yang terjadi pada ibu hamil dengan kadar hemoglobin 11, 0 gram/ dL. Pergantian fisiologis sepanjang kehamilan, melalui kenaikan volume plasma yang lebih besar dibanding kenaikan sel darah merah, menimbulkan hemodilusi sehingga berisiko terjadi anemia. Komplikasi anemia dalam kehamilan bisa tingkatkan resiko morbiditas serta mortalitas ibu dan bayi , diantaranya abortus, persalinan prematur, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), sampai kematian ibu sepanjang ataupun setelah persalinan. Tujuan pengabdian ini  yaitu  memberikan edukasi ibu hamil dengan anemia tentang pemanfaatan jagung serta ubi ungu dalam bentuk cookies sebagai terapi  komplementer/ pengobatan pendamping. Program ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kampeonaho, Kota Baubau pada bulan Juni 2025 dengan sasaran 20 ibu hamil dengan anemia. Metode yang digunakan  yaitu melalui penyuluhan serta menggunakan Pre-Test serta melalui kuesioner. Hasil pengabdian  menunjukan bahwa kenaikan rerata pengetahuan partisipan dari 1, 40 ( Pre-Test) menjadi 1, 80 (Post-Test). Uji statistik menunjukan peningkatan signifikan antara pengetahuan saat sebelum serta sehabis penyuluhan (P-Value= 0,02 0,05. Kesimpulan:Terdapat pengaruh signifikan penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil anemia tentang pemanfaatan jagung serta ubi ungu sebagai terapi komplementer dalam penanganan anemia dalam kehamilan. Kata Kunci: Jagung, Ubi Ungu, Cookies, Terapi Komplementer, Ibu Hamil, Anemia.  ABSTRACT Anemia in pregnancy is anemia that occurs in pregnant women with hemoglobin levels of 11.0 grams/dL. Physiological changes throughout pregnancy, through an increase in plasma volume greater than the increase in red blood cells, cause hemodilution so that the risk of anemia occurs. Complications of anemia in pregnancy can increase the risk of maternal and infant morbidity and mortality, including abortion, premature delivery, Low Birth Weight (LBW), to maternal death during or after delivery. The purpose of this community service is to provide education to pregnant women with anemia about the use of corn and purple sweet potatoes in the form of cookies as complementary therapy/accompanying treatment. This program was implemented in the work area of the Kampeonaho Health Center, Baubau City in June 2025 with a target of 20 pregnant women with anemia. The method used was through counseling and using Pre-Test and through questionnaires. The results of the community service showed an increase in the average knowledge of participants from 1.40 (Pre-Test) to 1.80 (Post-Test). Statistical tests showed a significant increase in knowledge before and after counseling (P-Value = 0.02 0.05). Conclusion: There is a significant influence of counseling on increasing the knowledge of pregnant women with anemia regarding the use of corn and purple sweet potatoes as complementary therapy in treating anemia during pregnancy. Keywords: Corn, Purple Sweet Potato, Cookies, Complementary Therapy, Pregnant Women, Anemia