Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENENTUAN KURVA BAKU UJI FARMAKOKINETIK TETRA HIDROXY ETHYL DISULPHAT (THES) PADA KELINCI (Orytolagus cuniculus), MARMUT (Cavia porcellus) , DAN TIKUS (Rattus novergicus) Sri Yolandari; Elly Wahyudin; Yusnita Rifai
Majalah Farmasi dan Farmakologi Vol. 22 No. 2 (2018): MFF
Publisher : Faculty of Pharmacy, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.779 KB) | DOI: 10.20956/mff.v22i2.5703

Abstract

Tetra hydroxy ethyl disulfate (THES) merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang baru ditemukan dan memiliki efek sebagai antibiotik yang dapat mengatasi masalah resistensi pada bakteri dengan mekanisme kerja merusak dinding sel bakteri dengan cara mengikat peptidoglikan yang ada pada dinding sel bakteri dengan ligan sulfat yang ada pada  THES. Senyawa THES sangat dibutuhkan saat ini dan potensial untuk diproduksi oleh industri.  Penelitian ini bertujuan menentukan kurva baku pada THES pada kelinci (Oryctolagus cuniculus), marmut (Cavia porcellus) dan tikus (Rattus novergicus). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh kondisi optimum pemisahan menggunakan metode eluasi gradien dengan komposisi fase gerak buffer phosphat : asetonitril dengan perbandingan 7 : 3  dan laju alir 1 ml/menit. Untuk panjang gelombang analisis terpilih yaitu panjang gelombang 254 nm, dan waktu retensi 2,3 menit. Hasil penelitian menunjukkan Nilai regresi dari kurva baku larutan THES pada hewan uji kelinci sebesar  0,943 dengan persamaan y = 22857x + 1265, pada hewan uji marmut sebesar 0,835 dengan persamaan y =2963.x - 10817, pada hewan uji tikus sebesar 0,906 dengan persamaan y = 56586x - 11474.  Adanya perbedaan yang diperoleh dengan literatur yang ada kemungkinan disebabkan adanya zat pengotor dari larutan uji, namun namun hasil ini tidak terlalu jauh dari literatur yang ada, sehingga masih dapat digunakan sebagai acuan.
Uji Efek Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L) Sebagai Antiinflamasi Pada Kelinci (Oryctolagus Cuniculus) Sri Yolandari; Evi Mustiqawati
Jurnal Promotif Preventif Vol 5 No 1 (2022): Agustus 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v5i1.515

Abstract

Pengobatan secara tradisional menggunakan bahan alam seperti tanaman semakin meningkat. Kebutuhan masyarakat dalam mengobati penyakit dengan menggunakan tanaman merupakan salah satu fenomena yang terjadi saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efek anti inflamasi daun jambu biji (Psidium guajava L) pada kelinci (Oryctolagus cuniculus). Sampel diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi, selanjutnya pelarut ekstrak diuapkan hingga didapatkan ekstrak kental. Pada penelitian ini digunakan 3 kelompok percobaan yang terdiri dari 9 ekor kelinci jantan, masing-masing konsentrasi yang digunakan adalah 1%, 3%, 5% yang diberikan selama 15 hari untuk penyembuhan luka bakar. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L) dengan dosis 1%, 3% dan 5% memiliki efek sebagai anti inflamasi pada kelinci (Oryvtolagus Cuniculus).
Identifikasi Senyawa Saponin Ekstrak Daun Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia S) Dengan Kromatografi Lapis Tipis Evi Mustiqawati; Sri Yolandari
Jurnal Promotif Preventif Vol 5 No 1 (2022): Agustus 2022: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v5i1.516

Abstract

Daun jeruk nipis (Citrus Aurantifolia S) secara alami dapat dimanfatkan sebagai obat batuk, disentri, diare, dan jerawat. Daun jeruk nipis akan dikembangkan dalam pengobatan tradisional. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa saponin dalam daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) dengan menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Menggunakan bahan ekstrak methanol daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) dilakukan proses maserasi kemudian diekstraksi menggunakan pelarut metanol untuk menganalisis kandungan saponin yang terkandung dalam daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) dengan menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa sampel daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia S.) mengandung senyawa saponin dengan adanya busa. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) maka diperoleh nilai RF sebesar 0,86 cm.
Uji Kadar Alkohol Dan Vitamin C Pada Nira Murni Pohon Aren (Arenga Pinnata) di Kota Baubau Rizky Rahmawati Alami; Ratih Nurwanti; Sri Yolandari; Wiwin Munawarti
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 1 (2023): Februari 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i1.659

Abstract

Nira merupakan cairan yang keluar dari bunga kelapa atau pohon yang mampu menghasilkan Nira. Nira ini merupakan bahan baku untuk membuat gula. Tujuan dari penelitian ini yaitu mencari tahu kadar alkohol dan vitamin C pada Nira murni yang dihasilkan oleh pohon aren (Arenga pinnata) yang disimpan selama 1 dan 3 hari. Metode yang dipakai yaitu metode spektrofotometri UV vis dan titrasi iodimetri. Hasil penelitian uji kadar alkohol dalam Nira yang disimpan dengan waktu 1 hari yaitu 0,218 g/dL dengan presentase kadar sebesar 15,236% dan untuk nira yang disimpan selama 3 hari yaitu 0,253 g/dL dengan presentase kadar sebesar 17,681%. Untuk hasil uji kadar vitamin C pada Nira yang disimpan selama 1 hari yaitu 0,1818 mg/gram dan untuk nira yang disimpan selama 3 hari yaitu 0,2464 mg/gram. Berdasarkan penelitian yang dilakukan nira yang disimpan selama 3 hari Memiliki kadar alkohol dan juga Vitamin C yang lebih besar dari pada Nira yang disimpan selama satu hari.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Evi Mustiqawati; Rizky Rahmawati Alami; Sri Yolandari
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.827

Abstract

Pelayanan kefarmasian di puskesmas merupakan sarana pelayanan kefarmasian yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk mendapatkan obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan diperoleh sampel sebanyak 86 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien pada dimensi ketanggapan 68,95% (puas), reliabilitas 72,44% (puas), jaminan 67,90% (puas), empati 70,34% (puas) dan bukti nyata 78,25% (puas), dengan nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Mawasangka Kabupaten Buton Tengah sebesar 71,57% dalam kategori puas. Kesimpulan dalam penelitian ini rata-rata persentase kepuasan responden pada semua dimensi adalah 71,57%, menempatkannya pada kategori puas.
Comorbidities of COVID-19 patients associated with mortality at the Baubau Regional Public Hospital, South East Sulawesi Mustiqawati, Evi; Yolandari, Sri; Nurwanti, Ratih; Sapril, Sapril
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 55, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19106/JMedSci005503202305

Abstract

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) that cause coronavirus disease 2019 (COVID-19) has become a global pandemic. Until November 30th, 2020, World Health Organization (WHO) confirmed 61,869,330 positive cases with 1,448,896 deaths (CFR 2.3%). Some comorbidities are associated with the COVID-19 mortality. This study aimed to investigate risk factors of the COVID-19 mortality at the Baubau Regional Public Hospital, Sout East Sulawesi. It was a cross-sectional study with a retrospective analysis involving 81 COVID-19 patients. Purposive sampling was applied in this study. Chi-square analysis was conducted to calculate odd ratio (OR). The result showed that in the period from January to September 2021, 30 COVID-19 patients died consisting of 20 male and 10 female. Most of the patients died were >45 yo and only 4 patients died were <45 yo. Among the patients died, 11 patients had hypertension, 12 patients had type 2 diabetes mellitus (DM), 4 patients had pulmonary TB and 3 patients had dyspepsia. Further analysis showed that hypertension (OR=6.803; 95%CI: 1.925-24.038; p=0.002) and dyspepsia (OR=0.222; 95%CI: 0.059-0.838; p=0.016) were significantly associated with the COVID-19 mortality, whereas type 2 DM (OR=1.123; 95%CI: 0.445-2.832; p=0.495) and pulmonary TB (OR=0.559; 95%CI: 0.059-0.838; p=0.270) were not. In conclusion, hypertension is risk factor, whereas dyspepsia is protective factor of COVID-19 mortality.
Pola Makan dan Hubungannya dengan Kadar Asam Urat pada Masyarakat Pesisir Yolandari, Sri; Syafriah, Wa Ode; Mustiqawati, Evi; Nurwanti, Ratih; Yanti, Desi Dwi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2157

Abstract

Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik yang dapat menyebabkan gout arthritis dan komplikasi sistemik lainnya. Kondisi ini banyak ditemukan pada masyarakat pesisir yang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan laut tinggi purin namun rendah konsumsi serat, serta minim edukasi gizi. Pola makan menjadi salah satu determinan penting dalam peningkatan kadar asam urat. Penelitian ini menyoroti urgensi pendekatan farmasi komunitas untuk mencegah hiperurisemia melalui edukasi pola konsumsi berbasis bukti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat pada masyarakat pesisir. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 47 responden usia 45–59 tahun dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi makanan dan alat pengukur kadar asam urat digital. Analisis dilakukan dengan uji Chi-Square. Sebanyak 55,31% responden memiliki kadar asam urat tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola makan dengan kadar asam urat (p = 0,000). Pola makan berhubungan secara signifikan dengan kadar asam urat. Edukasi oleh tenaga farmasi sangat diperlukan dalam upaya preventif dan promotif, khususnya di wilayah masyarakat pesisir dengan risiko tinggi asupan purin.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Nurwanti, Ratih; Hamzah, Hasty; Yolandari, Sri; Apriyani DS, Wa Ode
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 3 (2024): Juni 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i3.1346

Abstract

Daun binahong adalah tanaman obat yang mengandung senyawa flavonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan, dan memiliki sifat yang sensitif terhadap panas. Tujuan penelitian ini untuk menentukan kadar flavonoid ekstrak etanol pada daun binahong (Anredera cordifolia) menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Pengujian Kadar flavonoid dilakukan dengan 2 tahap yaitu pengujian secara kualitatif mengunakan pereaksi magnesium dan HCl sehingga mengahasilkan perubahan warna kuning dimana mendandakan adanya senyawa kadar flavonoid. dan uji kuantitatif dengan menggunakan metode spektrofotometri Uv-Vis. hasil penelitian kadar flavonoid daun binahong (Anredera cordifolia) diperoleh hasil bahwa pada ekstrak etanol daun binahong terdapat senyawa flavonoid dengan absorbansi yang diperoleh panjang gelombang yaitu 439 nm, dan kadar senyawa flavonoid ekstrak etanol yang terdapat pada dau binahong (Anredera cordifolia) sebesar 0,0889/mg/QE/g.
Uji Ekstrak Etanol Kulit Nanas (Ananas comosus L.) sebagai Antibakteri Yolandari, Sri; Tasjiddin Teheni, Muhammad; Wulandari, Musriati
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.84 KB) | DOI: 10.57151/jsika.v1i1.23

Abstract

This study aims to determine the inhibitory activity of the ethanolic extract of pineapple peel (Ananas comosus L.) from Staphylococcus aureus bacteria and to determine the antibacterial effect of the ethanolic extract of pineapple peel (Ananas comosus L.) on the growth of Staphylococcus aureus bacteria. This study uses the maceration method. Based on the results of the study, . Concentrations used were 10%, 30% dan 50% with inhibition 10% = 7,167 mm, 30% = 13,167 mm and 50% = 14,83 mm. It can be concluded that the ethanolic extract of pineapple peel (Ananas comosus L.) has an antibacterial effect and can inhibit antibacterial activity against Staphylococcus aureus bacteria
Kenali Berbagai Macam Profesi Farmasi Sebagai Salah Satu Key Answer Dunia Kerja Generasi Z Mustiqawati, Evi; Yolandari, Sri; Nurwanti, Ratih; Supardi, Suparman; Syafriah, Wa Ode
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung yang bertanggung jawab kepada pasien berkaitan dengan sedian farmasi untuk mencapai hasil yang pasti demi meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pelayanan kefarmasian dibantu oleh seorang apoteker pendamping dan/atau tenaga teknis kefarmasian yang terdiri atas Sarjana Farmasi, Ahli Madya Farmasi dan Tenaga Menengah Farmasi/Asisten Apoteker. Banyak Masyarakat maupun Pelajar masih sangat minim mengetahui lebiih luas tentang profesi kefarmasian, olehnya itu dalam kegiatan ini dilakukan pelatihan terhadap peserta didik SMA N 1 Pasar wajo dengan tujuan untuk memperkenalkan peserta didik Sekolah Menegah Atas (SMA) terkait pembelajaran kesehatan kefarmasian serta meningkatkan pengetahuan peserta didik terhadap peran seorang profesi farmasis dalam dunia kerja. Kegiatan ini dibantu oleh 1 Mahasiswa D3 Farmasi. Kegiatan  pertama  yaitu  menjelaskan tentang pengertian farmasi, profesi farmasi, ruang lingkup berbagai macam profesi kefarmasian, serta tugas profesi farmasi yang dilanjutkan sesi Tanya jawab, Kegiatan kedua yaitu mengenalkan   dunia kerja dan education terhadap profesi sebagai Farmasi yaitu terkait tenaga kesehatan, industri obat, makanan dan kosmetik dengan materi. Kegiatan ini di lakukan dengan menunjukkan gambar diserta penjelasan, kemudian akan ditanyakan kembali ke siswa benar telah paham terhadap materi yang diberikan dan kegiatan ketiga yaitu memberikan informasi mengenai pemakain obat secara rasional, obat tradisional maupun obat sintetik beserta materi, dan juga melakukan penyuluhan terkait peluang-peluang apa saja yang dapat diraih dalam dunia kerja yang semakin berkembang sebagai seorang berprofesi  kefarmasian.  Kegiatan  ini  bertujuan  untuk      memberikan informasi kepada peserta didik mengenai penggunaan obat yang rasional dengan tepat dosis, jika mendapatkan obat maka sesuai aturan penggunaan obatnya. Diperhatikan penyimanan dan kadaluarsa/rusak suatu obat. Pada akhir kegiatan    disampaikan    begitu pentingnya peran profesi kefarmasian dan   banyaknya peserta didik yang tertarik untuk menjadi seorang profesi                                                                                                            Farmasi