Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pola Komunikasi Antar Pribadi Guru dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tuna Rungu: Studi Kasus di Sekolah Luar Biasa Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) Blitar Zuroida, Zuroida; Harumike, Yefi Dyan Nofa; Hariyanti, Nik; Siswati, Endah
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 13 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/translitera.v13i2.4016

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pola komunikasi antar pribadi yang tejadi antara guru dengan siswa tuna rungu dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pola komunikasi interpersonal antara guru dan siswa tuna rungu di SLB YPLB Blitar. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa komunikasi antar pribadi guru dengan siswa ABK menggunakan bahasa verbal dan nonverbal. Bahasa verbal yang digunakan yaitu secara lisan dan tulisan. Bahasa nonverbal yang digunakan meliputi bahasa isyarat SIBI, bahasa bibir, dan gestur tubuh serta visualisasi gambar. Faktor pendukung pola komunikasi interpersonal yaitu, siswa ABK mudah mengubah suasana hati mereka, sehingga guru cukup mudah membujuk siswa ABK untuk memperhatikan guru. Faktor penghambat pola komunikasi nonverbal yaitu, kelas yang dicampur dari kelas 1 sampai kelas 6, sehingga efektifitas dalam mengerjakan tugas kurang maksimal. Suasana hati yang mudah berubah sehingga perlu kehati-hatian dalam berucap, mereka memiliki hati yang halus dan lembut.
Peran Komunikasi Interpersonal Pelatih Golden Silat Club dengan Atletnya dalam Meningkatkan Prestasi Rosa Arumsari; Yefi Dyan Nofa Harumike; Endah Siswati
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 1 No 2 (2024): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v1i2.3742

Abstract

Komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran informasi dan pemahaman antara dua orang atau lebih dengan tujuan memberikan pesan yang bermakna dan dapat menimbulkan umpan balik. Tujuan dari penelitian mengeksplorasi dan memahami peran komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet dalam meningkatkan motivasi, kinerja, dan hubungan kerja sama di Golden Silat Club untuk meningkatkan pencapaian prestasi atlet. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang baik antara pelatih dan atlet dapat meningkatkan motivasi, kinerja, dan hubungan kerja sama di Golden Silat Club, sehingga berdampak positif pada pencapaian prestasi atlet. Kesimpulan penelitian ini adalah komunikasi interpersonal yang eektif antara pelatih dan atlet sangat penting dalam meningkatkan kinerja dan prestasi atlet.
Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Volume Penjualan pada Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo Kanigoro Blitar Zunita Afifatur Rohmah; Anwar Hakim Darajat; Endah Siswati
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 1 No 1 (2024): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v1i1.3781

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo, mulai tanggal 01 Maret hingga 01 Mei 2023. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo dalam meningkatkan volume penjualan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik Pengamatan secara langsung dan dokumentasi pada Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo menjual bahan bangunan dengan kualitas terbaik dan melengkapi segala jenis macam produk yang dijual, Harga yang ditawarkan bersahabat atau lebih murah harganya daripada pesaingnya dengan kualitas barang yang sama, memiliki toko bangunan di tempat yang strategis sehingga membuat masyarakat lebih mudah menemukan Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo, serta membuka peluang untuk mendapatkan pengunjung yang lebih banyak, Sistem promosi yaitu dari mulut kemulut dengan orang-orang terdekat, seperti saudara, teman, dan keluarga dan dengan cara menempelkan tulisan pada barang baik dalam bentuk diskon ataupun pengurangan harga apa bila membeli banyak; 2) Analisis SWOT yang meliputi strengths, weaknesses, opportunities, dan threats. Telah diaplikasikan oleh Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo dalam meningkatkan penjualan barang. Berdasarkan dari analisis internal dan eksternal yang dilakukan di Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo maka dapat diperoleh bahwa Toko Bangunan Mandiri Jaya Tlogo saat ini berada pada strategi Growth (perkembangan). Dimana keputusan yang akan diambil yaitu mengembangkan perusahaannya dengan cara meningkatkatkan kualitas dan kelengkapan produk dan memperbanyak segala bentuk promosi.
Analisis Pengelolaan Konflik Pada Pasangan Hubungan Jarak Jauh (Long Distance Relationship) Sutrisno, Gracelia Imelda; Nuryanti, Nuryanti; Siswati, Endah
Portal Riset dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak Vol. 3 No. 3 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : SoraTekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/prinsip.v3i3.172

Abstract

Hubungan jarak jauh (long distance relationship/LDR) menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga keintiman emosional, terutama akibat keterbatasan interaksi fisik dan potensi miskomunikasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan konflik pada pasangan LDR yang menggunakan WhatsApp sebagai media komunikasi utama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap dua pasangan yang telah menjalani LDR minimal enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik yang umum terjadi meliputi kesalahpahaman, kecemburuan, perbedaan prioritas, dan rasa kesepian. Strategi yang digunakan untuk mengelola konflik antara lain komunikasi terbuka, klarifikasi langsung, jadwal komunikasi teratur, serta pendekatan empatik dan kompromi. WhatsApp berperan signifikan sebagai media penyampai emosi dan klarifikasi, meski tetap memiliki keterbatasan ekspresi nonverbal. Faktor pendukung seperti kepercayaan, kesepakatan komunikasi, dan dukungan teknologi terbukti memperkuat hubungan, sementara penghambat seperti reaktivitas emosional, perbedaan ekspektasi, serta kendala waktu dan jaringan memperbesar potensi konflik. Dengan pemahaman komunikasi interpersonal yang matang dan adaptif, konflik dalam LDR dapat dikelola secara konstruktif.  
Peran Media Sosial Dalam Memecahkan Glass Ceiling Di Dunia Politik Dewi, Hanifah Ariyanti; Siswati, Endah; Maknunah, Lu’lu UI
Portal Riset dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak Vol. 3 No. 4 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : SoraTekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/prinsip.v3i4.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana politikus perempuan memanfaatkan media sosial dalam aktivitas politik serta bagaimana mereka menghadapi dan berusaha memecahkan fenomena glass ceiling. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pengalaman hidup informan secara mendalam. Tiga informan dalam penelitian ini adalah Elim Tyu Samba, Dr. Andiwi Meilinda Meifilina, dan Henni Indarriyanti. Ketiganya memiliki latar belakang dan strategi berbeda dalam menggunakan media sosial. Elim menggunakan Instagram dan TikTok untuk menampilkan kerja nyata dan membangun citra sebagai pemimpin muda. Dr. Andiwi memanfaatkan Instagram dan Facebook untuk menyampaikan gagasan dan menjawab stigma sebagai single parent dengan intelektualitas. Sementara Henni menggunakan WhatsApp untuk komunikasi langsung dengan masyarakat dan menunjukkan kedekatan yang nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial digunakan bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai strategi untuk melawan batasan tak terlihat atau glass ceiling yang sering dialami oleh perempuan dalam politik. Meskipun bentuk hambatannya berbeda-beda, ketiganya menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin yang kuat dan dihargai melalui kerja nyata, komunikasi yang baik, serta sikap yang teguh
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DALAM PENGAWASAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK PADA ANAK-ANAK:  STUDI KASUS PADA ANAK-ANAK DIBAWAH 13 TAHUN DI DUSUN SELOPURO RT.02, RW.02 Dimas Idvianto; Nuryanti; Endah Siswati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/atc4we64

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi orang tua dalam pengawasan penggunaan media sosial TikTok pada anak-anak di bawah 13 tahun di Dusun Selopuro RT 02 RW 02, Kabupaten Blitar. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penggunaan TikTok di kalangan anak-anak yang berpotensi menimbulkan dampak positif maupun negatif, sehingga menuntut peran orang tua dalam melakukan pengawasan digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus terhadap lima orang tua dan lima anak. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, serta diuji validitasnya melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan dominasi pola komunikasi primer (80%) berupa instruksi langsung satu arah, dan pola sirkuler (20%) melalui dialog dua arah. Faktor pendukung meliputi keterlibatan aktif orang tua, komunikasi terbuka, serta penerapan aturan yang konsisten, sementara faktor penghambat mencakup kesenjangan literasi digital, keterbatasan pemahaman aplikasi TikTok, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menegaskan urgensi pengembangan kompetensi digital parenting yang adaptif agar pengawasan lebih efektif dan mampu melindungi anak dari risiko media sosial di era digital, sekaligus memperkuat literatur tentang komunikasi keluarga.
REPRESENTASI KEBUDAYAAN LOKAL DALAM IKLAN INDOMIE RAWON PEDAS MERCON (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Tegar Amin Wahyudi; Endah Siswati; Hery Basuki
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/0mnpny52

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi dan penetrasi budaya asing, eksistensi budaya lokal Indonesia menghadapi tantangan berupa pergeseran nilai dan pola konsumsi budaya masyarakat. Media iklan sebagai salah satu produk industri kreatif memiliki peran strategis dalam merepresentasikan sekaligus melestarikan nilai budaya lokal agar tetap relevan di ruang publik modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi budaya lokal dalam iklan Indomie Rawon Pedas Mercon melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Teori semiotika Roland Barthes digunakan untuk menguraikan makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam simbol audio, visual, teks, dan narasi iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan ini merepresentasikan identitas budaya Jawa Timur melalui kehadiran hidangan khas Rawon, penggunaan latar rumah makan tradisional, pemakaian dialek lokal “Enak Poll”, serta penggunaan alunan musik gambang gamelan. Selain itu, data penayangan iklan di platform YouTube yang mencapai lebih dari 10 juta kali menonton memperlihatkan bahwa iklan ini tidak hanya berhasil menarik minat audiens, tetapi juga berfungsi sebagai sarana efektif dalam pelestarian serta pengenalan budaya lokal kepada masyarakat luas di era globalisasi dan masyarakat multikultural. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media iklan dapat berperan sebagai media pengenalan sekaligus pelestarian kebudayaan nusantara.
ANALISIS PERAN PROGRAM KPU GOES TO SCHOOL DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI  PEMILIH GEN Z PADA PILKADA 2024 Jessica Erryas Hukom; Endah Siswati; Eko Adi Susilo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/qh83nj37

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai peran program KPU Goes to School yang dilakukan KPU Kota Blitar dalam meningkatkan partisipasi pemilih Gen Z pada Pilkada 2024. Generasi Z sebagai kelompok pemilih muda dengan jumlah besar seringkali dianggap apatis terhadap politik, sehingga diperlukan strategi khusus seperti KPU Goes to School untuk mendorong kesadaran dan partisipasi aktif mereka dalam proses demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi dari program KPU Goes to School terhadap peningkatan pengetahuan (efek kognitif), sikap (efek afektif), dan tindakan (efek Konatif) pemilih Gen-Z dalam konteks partisipasi politik serta faktor pendukung dan penghambat KPU Goes to School terhadap partisipasi pemilih gen-z pada Pilkada 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. pada penelitian ini, peneliti memilih khayalak sasaran melalui Teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran program KPU Goes to School menghasilkan tiga efek komunikasi, yaitu kognitif,afektif,dan konatif, sehingga dapat diketahui fungsi informasi, edukasi, persuasi, dan pengawasan dari program KPU Goes to School tersebut. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya faktor pendukung yaitu adanya dukungan dari stakeholder seperti dinas pendidikan dan perguruan tinggi serta metode pembelajaran yang menyenangkan, sedangkan faktor penghambat mencakup partisipasi peserta yang belum merata dan rendahnya minat politik pada generasi Z.
ANALISIS PERAN SOSIALISASI POLITIK KPU KOTA BLITAR DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DAN PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PILKADA 2024 Amelia Mega Khalista Helwa; Endah Siswati; Eko Adi Susilo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ma84d708

Abstract

Pemilih pemula merupakan kelompok strategis dalam demokrasi karena mereka berada pada fase awal keterlibatan politik atau bahkan belum pernah melibatkan diri dalam dunia politik. Namun, kelompok ini seringkali menunjukkan sikap apatis dan kurang tertarik terhadap aktivitas politik, meskipun mereka menjadi bagian besar dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sosialisasi politik KPU Kota Blitar dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik pemilih pemula pada Pilkada 2024, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tiga efek komunikasi, yaitu kognitif, afektif, dan konatif. Selain itu, juga menghasilkan fungsi informasi politik, edukasi politik, persuasi politik, serta pembentuk sikap dan perilaku politik. Penelitian ini juga menganalisis faktor pendukung, yang meliputi dukungan dari berbagai stakeholder, serta antusiasme tinggi dari Generasi Z. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu sosialisasi, SDM yang terbatas, luasnya cakupan wilayah, serta hambatan khusus dalam menjangkau pemilih pemula.
PERAN AKUN YOUTUBE NIKITA WILLY TERHADAP POLA ASUH ANAK BALITA (STUDI FENOMENOLOGI PADA SUBSCRIBER YOUTUBE NIKITA WILLY) Erlita Trisna Putri; Endah Siswati; Novi Catur Muspita
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 9 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/cma1t117

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran akun YouTube Nikita Willy dalam membentuk pola asuh anak balita di kalangan subscriber-nya. Penerapan parenting tentunya harus dilandaskan oleh ilmu serta keterampilan yang wajib dikuasai oleh setiap orang tua, maka dari itu di era digital seperti saat ini sudah sangat mudah bagi para orang tua dalam mencari ilmu edukasi atau parenting education. Media sosial, khususnya YouTube, kini jadi sumber informasi parenting yang mudah diakses orang tua muda. Namun, tidak semua orang tua dapat memilah informasi dengan tepat sehingga berisiko menerapkan pola asuh yang kurang sesuai dengan kondisi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran akun Youtube Nikita Willy terhadap pola asuh anak balita pada subscriber Youtube Nikita Willy. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran akun Youtube Nikita Willy terhadap pola asuh anak balita pada subscriber Youtube Nikita Willy yang dianalisis melalui efek kognitif, afektif, dan konatif, sehingga dapat diketahui fungsi komunikasi yang meliputi fungsi informatif, edukatif, motivasional, persuasif, dan referensial.