Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penyuluhan Bahaya Styrofoam Sebagai Wadah Makanan Pada Siswa SMK Hepweti Ciamis Ariyadi, Rivana; Setiawan, Doni; Siti Shovia, Ai; Herlina, Herlin; Trena Suci Gantina, Hilda; Nurul Gina, lma; Calysta, ntan; Fauzi, Miftah; Al Maathir, Moch Huvaiz; Lismayanti, Putri; Aini marotun, Ren Ren; Rosdiana, Winda
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v5i2.18061

Abstract

AbstrakPenggunaan Styrofoam sangat populer dikalangan masyarakat terutama pada kalangan remaja. Styrofoam sering digunakan sebagai tempat makanan. Penggunaan Styrofoam sangat berbahaya bagi kesehatan, karena Styrofoam terbuat dari  zat benzena dan striryne. Zat ini dapat bermigrasi ke dalam makanan yang dikemas menggunakan Styrofoam, apalagi makanan tersebut dalam keadaan panas dan berlemak. iEdukasi kesehatan merupakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan iuntuk memberikan penyuluhan kesehatan bahaya penggunaan Styrofoam sebagai iwadah makanan kepada anak remaja yaitu di SMK Hepweti Ciamis. Program pengabdian imasyarakat ini menggunakan kuesioner pre test dan post test dengan sebanyak 10 pertanyaan. Analisis pre test, sebagian besar anak-anak remaja belum mengetahui ibahwa penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan itu sangat berbahaya. iPost test menunjukkan adanya perubahan berupa pemahaman pada anak remaja. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini bahwa edukasi ini idapat memberikan ilmu tambahan idan imanfaat kepada anak remaja bahwa penggunaan Styrofoam sebagai wadah imakanan itu sangat berbahaya. Menambahnya pengetahuan anak remaja, diharapkan idapat menyebarkan informasi yang didapat kepada anak remaja yang lainnya sehingga tidak ada lagi penggunaan Styrofoam sebagai wadah makanan.
Identifikasi Nematoda Usus Pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Baregbeg Ariyadi, Rivana; Ruhimat, Undang; Gantina, Hilda Tresna Suci; Firdaus, Nabil Ridla
INDOGENIUS Vol 3 No 3 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i3.471

Abstract

Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nematoda usus pada balita stunting di Puskesmas Baregbeg. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik purposive sampling dan dilakukan pada bulan April 2024. Penelitian ini melibatkan 30 balita yang mengalami stunting. Hasil: Hasil yang diperoleh pada 30 orang balita yang mengalami stunting di dapatkan hasil negatif tidak ditemukannya nematoda usus. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menunjukan 30 balita yang mengalami stunting negatif yakni tidak ditemukan nya nematoda usus.
Evaluasi Hasil Pemeriksaan Mikroskopis Basil Tahan Asam (BTA) pada Pasien Tuberkulosis Paru Setelah Terapi Bulan Pertama dan Kedua di Puskesmas Sindangkasih Muhammad Abdul Hadi Rabbani; Aldi Febriansyah; Rivana Ariyadi; Undang Ruhimat
THE JOURNAL OF MUHAMMADIYAH MEDICAL LABORATORY TECHNOLOGIST Vol 9 No 1 (2026): The Journal of Muhammadiyah Medical Laboratory Technologist
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmlt.v9i1.33533

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat global. Indonesia menempati peringkat kedua di dunia dengan beban tuberkulosis dan tuberkulosis resisten obat (TB-RO) tertinggi setelah India. Berdasarkan Global Tuberculosis Report 2023 yang diterbitkan oleh World Health Organization (WHO), diperkirakan terdapat sekitar 1.060.000 kasus TB setiap tahun di Indonesia. Evaluasi keberhasilan terapi tuberkulosis pada fase intensif umumnya dilakukan melalui pemeriksaan Basil Tahan Asam (BTA) pada sputum setelah satu hingga dua bulan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pemeriksaan BTA pada sputum pasien tuberkulosis paru setelah menjalani pengobatan selama satu dan dua bulan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan melibatkan 15 pasien tuberkulosis paru yang menjalani terapi fase intensif. Pemeriksaan sputum dilakukan menggunakan metode pewarnaan Ziehl–Neelsen untuk menentukan hasil Basil Tahan Asam (BTA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 12 pasien (80,0%) telah mengalami konversi BTA menjadi negatif, sedangkan 3 pasien (20,0%) masih menunjukkan hasil BTA positif, yang terdiri atas masing-masing satu pasien dengan hasil scanty, positif (+1), dan positif (+2). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien telah mencapai konversi BTA negatif selama fase intensif pengobatan, meskipun sebagian kecil pasien masih menunjukkan hasil BTA positif sehingga memerlukan pemantauan lanjutan sesuai dengan program pengobatan tuberkulosis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas pasien tuberkulosis paru telah mencapai konversi BTA negatif setelah menjalani pengobatan selama satu hingga dua bulan, yang menunjukkan keberhasilan respons terapi pada fase intensif.
Screening for Anemia Through Hemoglobin (Hb) Tests in Female Students at STIKes Muhammadiyah Ciamis Istianah, Euis Tia; Ariyadi, Rivana; Dwimulyani, Crystia
Mukhtabar Journal of Medical Laboratory Technology Vol 3 No 2 (2025): Mukhtabar: Journal of Medical Laboratory Technology (October 2025)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/mjmlt.v3i2.791

Abstract

Background & Objectives: Indonesia ranked 5th in the world (22.331%) in terms of anemia incidence in 2019, after Pakistan (22.409%), Nigeria (25.475%), China (54.041%), and India (187.325%). The prevalence of anemia in Indonesia based on data from the 2018 Basic Health Research was 48.9%. Globally, the prevalence of anemia is higher in adolescent girls than in adolescent boys. Anemia is a disease caused by a lack of red blood cells. This study aims to determine anemia screening through hemoglobin testing in female students at STIKes Muhammadiyah Ciamis. Method: The method used in this study was descriptive, with the respondents being female students at STIKes Muhammadiyah Ciamis. Hemoglobin levels were measured using a spectrophotometer with the synehemoglobin method. This study was conducted at the Hematology Laboratory of STIKes Muhammadiyah Ciamis in May 2024. Results: Based on the examination results of 42 samples, 1 person (2%) was found to have moderate anemia, 4 people (10%) had mild anemia, and 37 people (88%) had normal results. Conclusion: The average hemoglobin level of female students at STIKes Muhammadiyah Ciamis is normal.