Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Metrum dan Tema dalam Diwan Labid bin Rabi'ah Al-'Amiri (Kajian Ilmu Arudl) Suganda, Deden; Syasi, Mohammad; Nurlinah, Nurlinah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 2 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i2.6561

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bersumber dari Antologi puisi Labid dalam buku berjudul “Diwan Labid bin Rabi’ah Al-A’Amiri”. Diwan tersebut merupakan kumpulan sajak Labid semasa hidupnya sebelum akhirnya dia memeluk agama Islam. Secara keseluruhan, Diwan tersebut memiliki 11 qafiyah yang disajikan dalam 8 bentuk metrum. Metrum dalam Diwan tersebut tentu mempunyai persamaan dan perbedaan dalam perubahan wazan-wazannya baik berupa zihaf dan ‘illat. Setiap metrum juga mempunyai tema yang bermacam-macam. Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengkaji Diwan tersebut dengan pendekatan Ilmu Arudl.Tujuan peneltian ini adalah untuk mengetahui perubahan-perubahan taf’ilah baik berupa zihaf atau ‘illat serta tema yang terdapat dalam Diwan Labid bin Rabi’ah Al-‘Amiri.Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Dengan cara memilih sampel tertentu dengan pertimbangan wazan-wazan yang berubah baik berupa zihaf atau ‘illat serta tema yang terkandung dari setiap sampel yang di ambil. Penelitian ini menggunakan pendekatan ilmu Arudl guna mengetahui bentuk metrum serta perubahan-perubahan didalamnya.Berdasarkan hasil analisis, dari total 25 sampel judul dalam Diwan tersebut di temukan 5 metrum yang berbeda, yakni metrum kamil, thawil, wafir, munsarih dan basith. Dari metrum-metrum tersebut di temukan perubahan-perubahan diantaranya: perubahan idlmar, khaban, thayyu, qabdl, ‘ashab dan qathaf. Adapun tema yang terdapat dari jumlah sampel itu adalah ratsa, hija’, fakhr, washf dan hikmah.Kata kunci: Diwan, Metrum, Zihaf, Illat, Tema, Arudl, Labid.
Interference of Speakers in Arabic Podcast: Darunnajah 6th Language Competition Arabic For Boys – Darunnajah 8 Hannawi, Izzat Fathin; Nurlinah , Nurlinah; Rohanda , Rohanda
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i1.50436

Abstract

In the process of learning Arabic for students in Islamic boarding schools, as our mother tongue is Indonesian, of course there is language contact which causes variations in language, even to the point of interference. Therefore, this research was conducted with the aim of analyzing (1) the forms of language interference in the speakers in the podcast Darunnajah 6th Language Competition Arabic for Boys on the on the Darunnajah 8 Official Youtube channel, (2) Analyzing the factors that cause language interference in the speakers. The approach to this research is descriptive qualitative. The method used is the method of listening freely, engaging in conversation through podcasts on the Darunnajah 8 Official YouTube media and taking notes to obtain appropriate data which is then analyzed using the agih method with the technique for direct elements (BUL) to describe the form of language interference in the speakers in the Darunnajah 6th Language Competition podcast. Arabic for Boys on the Darunnajah 8 Official Youtube channel. Apart from that, this research also uses the matching method with the determining element selection (PUP) technique to describe the factors that cause language interference among speakers. The results of this research (1) there were 40 cases of interference language which consists of interference in the form of phonology, language interference in the form of morphology, and language interference in the form of syntax (2) the factors causing language interference are the students' bilingualism, the existence of differences system between B1 and B2, and the influence of dialect.
The Role of Parents in Preventing Children's Gadget Game Addiction Through Child-Friendly Sports Kustanti, Dewi; Nurlinah, Nurlinah
Socio Politica : Jurnal Ilmiah Jurusan Sosiologi Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Socio-Politica
Publisher : FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/socio-politica.v14i2.41243

Abstract

Gadget addiction in children is a growing concern in the digital age, negatively impacting their physical, social, emotional, and academic development. Parents play a vital role in preventing this addiction by understanding their children's developmental needs and guiding them toward healthier activities. Engaging children in sports can effectively reduce gadget dependency, as studies indicate that excessive screen time decreases physical activity. Parental involvement is essential, particularly as mothers often take a more active role in their children's lives. This study utilizes parental guidance and a literature review to explore the importance of parental education in promoting balanced gadget use. Ultimately, the findings highlight that parents are crucial in shaping their children's personalities and fostering positive habits for healthy development. Contribution: The findings underscore the necessity for targeted interventions that empower parents, particularly mothers, to take an active role in shaping their children's behaviors and promoting a balanced lifestyle in an increasingly digital world.
Ekranisasi Naskah Drama Mismaaru Juha “Masrahiyah Fukkahiyyah Fii Sittat Manaazir” Karya Ali Ahmad Baktsir Ke Bentuk Film Mismaaru Juha Karya Ibrahim Omara Dan Hassan El-Seifi (Kajian Sastra Bandingan) Azizah, Iis Sayyidah Nur; Nurlinah, Nurlinah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 1 No 1 (2018): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v1i1.3176

Abstract

ABSTRACT The phenomenon of exranitation always result changes that is change of function variation and structure variation. This phenomenon found in Mismaaru Juha Drama by Ali Ahmad Baktsir into Mismaaru Juha movie by Ibrahim Omara and Hassan el-Seifi. The distinguish between the two of them based on medium differences. This research has purpose to describe types of function change that happen from drama script into movie and types of structure change that include : plot and characterization from Mismaaru Juha drama script (verbal) into Mismaaru Juha movie (audio visual) and have a purpose to find out the agent of that change. This research use analysis descriptive method and comparative. The result of the research from 68 drama sequence and 95 movie sequence found function change and structure change. Change of function is haplology (removal), there are 10 data, exerp (content) there are 6 data, modification (recreate) 15 data, and expantion (increment) 7 data. Whereas structure change that produce the differences plot and character between drama and movie. That change apply plot shrinkage to be 3 plot, and characterization to be 5 character, increment 5 plot and characterizationn 5 character, and variation change 7 plot and characterization 8 characterKeyword : intertextual, exranitation, drama, movie, mismaaru juha. ملخص البحثما دامت التغييرات واقعة في ظواهر التصور من وظيفة وبنیة. ووجدتها الكاتبة في نصوص الدراما مسمار جحا لعلى أحمد باكثير إلى الفيلم مسمار جحا لإبراهم عماره وحسن السيفي. إن الفرق الأساسي بينهما هو وسيلة مختلفة. إن الأغراض في هذا البحث هي وصف التنوّعات والتغيرات في نصوص الدراما والفيلم مسمار جحا من وظيفتها وصيغتها. والغرض الآخر، هو معرفة أسباب التنوّعات والتغيرات فيهما. المنهج المستخدم فى البحث كان منهجا وصفيا ومقارنا. نتائج البحث، من 68 سلسلة في الدراما ومن 95 سلسلة في الفيلم، وجدت منهما الكاتبة تغييرات وظيفية وتغيرات بنياوية.على التغييرات الوظيفية، وجدت منها 10 بيانات من الحذف haplologi، و 6 بيانات من الجوهرekserp ، و15 بيانات من التعديلmodifikasi  و7 بيانات من التوسيعekspansi . من التغييرات البنيوية، وجدت الكاتبة الاختلافات بين الدراما والفيلم في الحبكة والشخصية. هذه التغييرات موجودة في صيغة الحذف عددها 3 حبكات و 5 شخصيات وفي الإضافة عددها 5 حبكات و5 شخصيات وفى التغيرات المتنوعة عددها 7 حبكات و 8 شخصيات. الكلمات المفتاحية: تناص، تصور، دراما، فيلم، مسمار جحا. ABSTRAKFenomena ekranisasi selalu mengakibatkan perubahan-perubahan berupa perubahan variasi fungsi dan variasi struktur. Fenomena ini ditemukan pada drama Mismaaru Juha karya Ali Ahmad Baktsir ke bentuk film Mismaaru Juha karya Ibrahim Omara dan Hassan el-Seifi. Perbedaan di antara keduanya didasari perbedaan medium. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perubahan fungsi yang terjadi dari naskah drama ke bentuk film dan bentuk-bentuk perubahan struktur yang meliputi: alur dan penokohan dari naskah drama Mismaaru Juha (verbal) ke bentuk film Mismaaru Juha (audio visual) dan bertujuan untuk mengetahui penyebab perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dan komparatif. Hasil penelitian dari sekuen 68 drama dan sekuen film 95 ditemukan perubahan fungsi dan perubahan struktur. Perubahan fungsi adalah berupa haplologi (penghilangan) terdapat 10 data, ekserp (intisari) terdapat 6 data, modifikasi (perombakan) 15 data, dan ekspansi (perluasan/penambahan) 7 data. Sedangkan perubahan struktur yang menghasilkan perbedaan alur dan tokoh antara drama dan film. Perubahan tersebut menerapkan penciutan alur 3 alur dan penokohan 5 tokoh, penambahan alur 5 alur dan penokohan 5 tokoh, dan perubahan bervariasi alur 7 dan penokohan 8 tokoh.Kata kunci : intertekstual, ekranisasi, drama, film, mismaaru juha
Rima, Ritme, dan Tasybih dalam Qashidah Zada Al-‘Aqiqu Bikhaddin Ghayri Muntaqibin : Kajian Arudh Qawafi Danish Algibrani; Nurlinah Nurlinah; Maman Abdul Djalil
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2834

Abstract

Penelitian ini mengkaji unsur stilistika dalam qashidah Zāda al-‘Aqīqu bikhaddin ghayri muntaqibin karya Ibn Hani Al-Ashghar dengan menggunakan pendekatan struktural dalam kerangka ilmu ‘arūḍ dan qawāfī. Fokus kajian terletak pada tiga aspek utama, yaitu rima (qāfiyah), ritme atau metrum (wazn), dan gaya bahasa perbandingan (tasybih) yang membentuk keindahan bunyi serta mendukung penyampaian pesan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menelisik bagaimana struktur bunyi dan gaya perbandingan tidak hanya memperindah puisi secara estetis, tetapi juga memuat nilai-nilai pendidikan spiritual dan karakter dalam tradisi sastra Arab klasik. Dengan metode deskriptif kualitatif, peneliti melakukan klasifikasi taf’ilah, pola zihāf dan illat, serta analisis fungsi tasybih dalam menyampaikan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qashidah ini dibangun dalam pola baḥr al-basīṭ at-tām yang konsisten, dengan qafiyah tipe muṭlaqah mardūfah wa mawsūlah bi madd serta penggunaan tasybih balīgh dan mursal yang sarat makna simbolik. Struktur musikalitas dan kekayaan stilistika qashidah berfungsi sebagai media pendidikan, menyampaikan pesan moral seperti kelembutan, kesucian, dan kemuliaan secara tersirat dan elegan. Kajian ini menunjukkan bahwa syair Arab klasik memiliki potensi kuat sebagai sarana pembelajaran karakter dalam pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
GAYA BAHASA DALAM SYAIR ‘ṢAWT ṢAFĪR AL-BULBUL’ KARYA AL-AṢMAʿĪ (KAJIAN STILISTIKA) Hanifah Annisa Salsabila; Rohanda; Nurlinah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1818

Abstract

This study aims to reveal how figurative language is used in the poem Ṣawt Ṣafīr al-Bulbul by al-Aṣmaʿī. It is a qualitative research using a descriptive-analytical method. The approach employed in this research is the five-level stylistic analysis theory proposed by Syihabudin Qolyubi. The results of the study show that the poem contains various stylistic features based on the levels of stylistic analysis, namely: (1) Phonological level (Muḥtawiyāt al-ṣawtī): the presence of sound repetition such as ṭab-ṭab, kaʿkʿaʿ, and other rhythmic sounds that create musicality; (2) Morphological level (Muḥtawiyāt al-ṣarfī): forms such as muharwiliy and waylī which are rich in emotional expression; (3) Syntactic level (Muḥtawiyāt al-naḥwī): the use of verbal sentences (jumlah fiʿliyyah) and inversion that contribute to expressive dynamics; (4) Semantic level (Muḥtawiyāt al-dalālī): the use of majāz (metaphor), kināyah (metonymy), and symbolism to convey themes of love and irony; and (5) Imagery level (Muḥtawiyāt al-taṣwīrī): the use of tashbīh (simile), istiʿārah (metaphor), and onomatopoeia to build vivid visual, auditory, and emotional atmospheres. This study demonstrates that al-Aṣmaʿī’s poem combines the power of language and rhythm in a form that is both aesthetic and rich in symbolism.