Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Tinjauan Hukum Islam terhadap Pembekuan Akun Affiliator dalam Memasarkan Produk di Aplikasi Tiktok Sina Lailatus Shafa; Udin Saripudin; Yayat Rahmat Hidayat
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i2.8390

Abstract

Abstract.The freezing of TikTok affiliators' accounts is a frequent occurrence that raises concerns for businesses utilizing this platform, especially for product marketing. This study aims to assess the compliance of TikTok's terms and conditions and the practice of freezing affiliator accounts with Islamic law. Qualitative research methods employing a case study approach are employed to comprehend the relationship between affiliators and TikTok as a business platform. By analyzing normative juridical data, this research develops concepts pertaining to Islamic legal norms relevant to freezing affiliator accounts for product marketing on TikTok. The research findings demonstrate that TikTok's terms and conditions align with the principles of Islamic law, prohibiting negative content such as pornography, violence, defamation, blasphemy, and unethical behavior. The freezing of affiliator accounts adheres to applicable regulations and involves notifying affiliators of their violations. The objective of this practice is to ensure user compliance with platform rules and policies. Within the context of Islamic law, TikTok's terms and conditions are grounded in high moral values and ethics. Moreover, TikTok implements fair procedures for affiliators by issuing advance notifications prior to account suspension. Stringent measures are taken against affiliators who breach the rules. Therefore, it can be concluded that TikTok's account freezing practices align with the principles of Islamic law. Abstrak. Pembekuan akun affiliator di TikTok sering terjadi dan menimbulkan kekhawatiran bagi mereka yang menggunakan platform ini untuk bisnis, terutama dalam memasarkan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah syarat dan ketentuan, serta praktik pembekuan akun affiliator di TikTok, melanggar hukum Islam dan sejauh mana kesesuaiannya. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk memahami hubungan affiliator dan TikTok sebagai platform bisnis. Melalui analisis data yuridis normatif, penelitian ini mengembangkan konsep tentang norma hukum Islam yang relevan dengan pembekuan akun affiliator dalam memasarkan produk di TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh TikTok sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam, melarang konten negatif seperti pornografi, kekerasan, penghinaan, penistaan agama, dan perilaku tidak etis. Pembekuan akun affiliator dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan memberikan pemberitahuan kepada affiliator tentang pelanggaran yang dilakukan. Tujuan praktik ini adalah menjaga kepatuhan pengguna terhadap aturan dan kebijakan platform. Dalam tinjauan hukum Islam, syarat dan ketentuan TikTok didasarkan pada nilai-nilai akhlak, etika, serta moral yang tinggi. TikTok juga menerapkan prosedur yang adil bagi para affiliator dengan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada affiliator sebelum memblokir akun. Tindakan tegas diambil terhadap affiliator yang melanggar aturan. Dengan demikian, pembekuan akun oleh TikTok dapat disimpulkan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam.
Analisis Fatwa DSN MUI Nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Ijarah terhadap Jasa Layanan Kontraktor di Kota Bandung Mita Qurrota Ayunin; Udin Saripudin; Yayat Rahmat Hidayat
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i2.8394

Abstract

Semua aspek kehidupan bermasyarakat dibahas dalam studi Fiqh Muamalah., pengertian muamalah menurut istilah “Ketentuan hukum yang mengatur terkait hubungan antar individu dengan sesamanya dalam masalah keduniniawian”. Adapun salah satu akad dalam bermuamalah ialah akad Ijarah bentuk lain nya adalah muamalah ijarah. Akad Ijarah ini telah diatur dalam fatwa DSN MUI No 112/DSN-MUI/IX/2017, yang mencakup berbagai sektor termasuk perbankan, perusahaan pembiayaan, jasa keuangan, dan beragam aktivitas bisnis lainnya.Akad Ijarah ini sudah digunakan oleh sejumlah orang sebagai syarat untuk menyepakati suatu transaksi yang salah satu contohnya ialah digunakan oleh jasa layanan kontraktor CV. PH yang ada di kota Bandung. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa CV. PH ini sudah memenuhi syarat transaksi sesuai prinsip Syariah, Namun dalam penelitian studi kasus, ditemukan bahwa perusahaan ini telah melanggar ketetapan yang ada pada fatwa DSN MUI No.112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad ijarah terhadap jasa layanan kontraktor karena memperoleh ujrah diluar kesepakatan awal antara mu’jir dan musta’jir. Pelanggaran ini terjadi pada ketetapan ke Sembilan poin 4 yang berisi Dalam hal akad ljarah dipraktikkan dalam bentuk IMFD, berlaku dhawabith dan hudud Ijarah sebagaimana terdapat dalam fatwa DSN-MUI Nomor 101/DSN-MUI/X/2016 tentang Akad al-Ijarah al - Mau shufah fi al - Dzimmah. Oleh karena itu, praktik perusahaan di CV. PH melanggar ketentuan dalam fatwa DSN MUI No 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad ijarah. Dan analisis fatwa tersebut terhadap CV. PH menunjukkan adanya ketidak sesuaian dengan prinsip syariah karena perusahaan melampaui batasan transaksi dan menimbulkan kerugian pada konsumen. Perusahaan seharusnya memberikan informasi yang jelas mengenai harga dan biaya. Transaksi yang tidak memenuhi syarat hukum atau peraturan menjadi bathil.
Tinjauan Fikih Muamalah terhadap Praktik Sewa Menyewa Ruko Kinanti Alya Nur Izza; Nandang Ihwanudin; Yayat Rahmat Hidayat
Bandung Conference Series: Sharia Economic Law Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Sharia Economic Law
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssel.v3i2.8646

Abstract

Abstrak. Sewa menyewa atau ijārah merupakan akad pemindahan manfaat atas suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu melalui pembayaran sewa atau upah, tanpa diikuti pemindahan kepemilikan itu sendiri. Berdasarkan informasi yang didapat melalui wawancara, terdapat uang muka yang hangus dan denda dalam praktik sewa menyewa ruko Sabar Subur di Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang yang mana menjadi permasalahan pada penelitian ini. Terdapat perbedaan pandangan antara mazhab Imam Syafi’i dan Imam Hambali mengenai uang muka dan denda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik sewa menyewa ruko yang terdapat uang muka yang hangus dan denda ditinjau berdasarkan fikih muamalah. Penelitian ini menggunaan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus (library research) sehingga mendapatkan hasil yang menjelaskan bahwa menurut mazhab Imam Syafi’i uang muka tidak dibolehkan karena dianggap sebagai memakan harta orang lain. Sedangkan menurut Imam Hambali uang muka merupakan bagian dari harga barang, sehingga tidak masalah menjadi hangus akibat pembatalan akad. Denda menurut Imam Syafi’i dan Imam Hambali dibolehkan karena denda berkaitan dengan harta dan harus membawa kemaslahatan. Hal tersebut didasarkan pada ketentuan Fatwa DSN No.13/DSN-MUI/IX/2000 tentang Uang Muka dan Fatwa DSN NO.43/DSN-MUI/VIII/2004 tentang Denda. Dengan demikian, praktik sewa menyewa ruko Sabar Subur terjadi khilafiyah pada uang muka yang hangus dan muwafaqah pada denda. Kata Kunci: Ijarah, Uang muka, Denda. Abstract. The rent of hire or ijārah is an transfer contract of benefits to an item or service ata certain time through payment of rent or wages, without the transfer of ownership itself. Based on the information obtained through the interview, there is a charred down of payment and a penalties in the practice of renting shophouse Sabar Subur which is a problem with this research. There is a difference of views between the sect of Imam Syafi’i and Imam Hambali on charred down of psayment and penalties. The purpose of this research is to find out how the shophouse rental practice of a charred down payment and penalties is reviewed based on fiqh muamalah. The study used a qualitative method with the approach to case studies (library research) to produce results that explain that according to the sect of Iman Syafi’i is advances were not acceptable because they are regarded as a eating the possessions of others. Whereas according to sect of Imam Hambali, down of payment is part of the price of goods so, it doesn’t matter to be charred by canceling the transaction. As for the fine according to the Imam Syafi’i and Imam Hambali were permissible because of the treasure and must bring destruction. It is based on a clause of Fatwa DSN No.13/DSN-MUI/IX/2000 about Down of Payment and Fatwa DSN NO.43/DSN-MUI/VIII/2004 about Penalties. Therefore, the practice of renting shophouse Sabar Subur results in khilafiyah on charred down of payment and muwafaqah on penalties. Keywords: Ijarah, Down of Payment, Penalties.
BPRS Performance Evaluation Using Importance-Performance Analysis (IPA) Hidayat, Yayat Rahmat; Ibrahim, Mohammad Andri; Srisusilawati, Popon; Eprianti, Nanik; Wijayanti, Intan manggala
AMWALUNA (Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Univeristas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v7i1.11232

Abstract

BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah) is a bank that conducts its business activities based on Sharia procedures. However, its assets and financing are still relatively small compared to commercial banks. One of the reasons for this is that BPRS is limited in providing services for payment transactions. Therefore, it is important to evaluate the performance and customer satisfaction levels of BPRS. This study aims to measure the efficiency of BPRS performance using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The research was conducted at PT. BPRS Bhakti Sumekar, a BPRS owned by the Regency Government of Sumenep. The results of this measurement can be used to evaluate the performance of BPRS Bhakti Sumekar in facing challenges and opportunities as well as for policy making considering its huge impact on the community. The results showed an average Conformity Level (TKi) of 99.57%, indicating that the performance of each attribute has met customer expectations but still requires improvement. The Customer Satisfaction Index (CSI) value resulting from this study was 75.45%, indicating that customer satisfaction with BPRS Bhakti Sumekar as a whole can be considered as satisfied. This customer satisfaction is based on the CSI interpretation table, which shows that the value obtained in this study falls in the range of 66% - 80.99%. This suggests that the performance of BPRS Bhakti Sumekar has almost reached customer expectations, leading to a high level of customer satisfaction.
Analisis Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Nasabah terhadap Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Garut Anita Retno Fitriani; Hidayat, Yayat Rahmat; Wijayanti, Intan Manggala
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14141

Abstract

Abstract. This study aims to examine the impact of service quality on customer trust at Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Garut (KC Garut), assess the effect of customer satisfaction on customer trust, and explore the combined impact of service quality and customer satisfaction on customer trust at BSI KC Garut. A quantitative approach was utilized, employing multiple linear regression analysis to determine the extent to which service quality and customer satisfaction contribute to customer trust. The results reveal that the t-test values for the service quality variable (X1) and the customer satisfaction variable (X2) are 5.157 and 8.969, respectively. The combined influence of service quality and customer satisfaction on customer trust was found to be significant, with a total contribution of 68%. These findings suggest that while there is a notable effect of service quality and customer satisfaction on customer trust, there is still room for improvement in these areas to enhance customer confidence at BSI KC Garut. Therefore, it is recommended that BSI KC Garut implement strategic measures aimed at improving service quality and customer satisfaction to build and strengthen customer trust. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan peraturan yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), yang berdampak pada kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah serta kepercayaan nasabah terhadap BSI KC Garut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepercayaan nasabah BSI KC Garut, untuk mengukur pengaruh tingkat kepuasan nasabah terhadap kepercayaan nasabah, serta untuk mengeksplorasi pengaruh gabungan dari kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap kepercayaan nasabah di BSI KC Garut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda untuk menilai seberapa besar kontribusi kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap kepercayaan nasabah. Hasil analisis menunjukkan nilai uji t untuk variabel kualitas pelayanan (X1) adalah 5,157, sedangkan untuk variabel kepuasan nasabah (X2) adalah 8,969. Berdasarkan hasil tersebut, kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah dengan kontribusi pengaruh gabungan sebesar 68%. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa meskipun terdapat pengaruh positif dari kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah terhadap kepercayaan nasabah, penilaian nasabah menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah di BSI KC Garut masih dianggap kurang baik. Oleh karena itu, strategi-strategi perbaikan dalam aspek kualitas pelayanan dan kepuasan nasabah perlu diterapkan untuk meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap BSI KC Garut.
Pengaruh Inflasi terhadap Harga Saham pada Bank Panin Dubai Syariah Periode 2021-2023 Suherlan, Cinta Auly Salzabilla; Bayuni, Eva Misfah; Hidayat, Yayat Rahmat
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14274

Abstract

Abstract. This research aims to knows the influence of inflation and its impact on the share price of Bank Panin Dubai Syariah. Inflation is one of the macroeconomic factors that can influence company performance. The method used in this research is regression analysis to measure the correlations between the inflation rate and stock prices. The data used in this research includes monthly data on Bank Panin Dubai Syariah stock prices and inflation data from the Badan Pusat Statistik (BPS) for the period January 2021 to December 2023. This research is also equipped with library research methods, especially scientific journals and books. This research does not only used empirical data but also strengthens the analysis with a review of relevant literature. Regression analysis was carried out to identify the extent to which changes in the inflation rate affect stock price fluctuations. This research also found that changes in the inflation rate have an impact on stock prices. Based on the results of the regression test, the calculated t test results are 4.074948 which is higher than the t-table (4.074948 > 1.69236), which shows that there is a correlations between inflation and stock prices. This research provides insight for investors and financial management regarding the importance of the inflation factor in making investment decisions and portfolio management. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap inflasi dan dampaknya terhadap harga saham Bank Panin Dubai Syariah. Inflasi merupakan salah satu faktor makroekonomi yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi untuk mengukur hubungan antara tingkat inflasi dan harga saham. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup data bulanan harga saham Bank Panin Dubai Syariah dan data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Januari 2021 hingga Desember 2023. Penelitian ini juga dilengkapi dengan metode library research, terutama jurnal ilmiah dan buku. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya menggunakan data empiris tetapi juga memperkuat analisis dengan tinjauan literatur yang relevan. Analisis regresi dilakukan untuk mengidentifikan sejauh mana perubahan tingkat inflasi mempengaruhi fluktuasi harga saham Penelitian ini juga menemukan bahwa perubahan tingkat inflasi memiliki dampak pada harga saham. Berdasarkan hasil uji regresi menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 4, 074948 yang mana lebih tinggi dari t-tabel (4, 074948 > 1, 69236), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang antara inflasi dan harga saham. Penelitian ini memberikan wawasan bagi investor dan manajemen keuangan mengenai pentingnya faktor inflasi dalam pengambilan keputusan investasi dan pengelolaan portofolio.
Pengaruh NOM, BOPO dan NPF terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia Periode 2019-2023 Nadya Az-Zahra; Hidayat, Yayat Rahmat; Ibrahim, Mohamad Andri
Bandung Conference Series: Syariah Banking Vol. 3 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Syariah Banking
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcssb.v3i2.14353

Abstract

Abstract. This research aims to analyze the influence of Net Operating Margin (NOM), Operational Costs on Operating Income (BOPO), and Non-Performing Financing (NPF) on Return on Assets (ROA) at PT. Bank Muamalat Indonesia for the 2019-2023 period. The research method used is multiple linear regression with secondary data obtained from PT's quarterly financial reports. Bank Muamalat Indonesia. The research results show that NOM has no significant effect on ROA, BOPO has a negative and significant effect on ROA, while NPF has no significant effect on ROA. The coefficient of determination (R-squared) shows that 79.18% of the variation in ROA can be explained by the independent variables in the model (NOM, BOPO, and NPF). This research provides recommendations for Bank Muamalat Indonesia to improve operational efficiency, implement good risk management, and optimize operational income to increase bank profitability. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Operating Margin (NOM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non-Performing Financing (NPF) terhadap Return on Asset (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia periode 2019-2023. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan triwulanan PT. Bank Muamalat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NOM tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Koefisien determinasi (R-squared) menunjukkan bahwa 79.18% variasi dalam ROA dapat dijelaskan oleh variabel-variabel independen dalam model (NOM, BOPO, dan NPF). Penelitian ini memberikan rekomendasi agar Bank Muamalat Indonesia meningkatkan efisiensi operasional, menerapkan manajemen risiko yang baik, dan mengoptimalkan pendapatan operasional untuk meningkatkan profitabilitas bank.
Assessing Customer Satisfaction in Islamic Rural Banks: An Importance-Performance Analysis of BPRS Amanah Bangsa Hidayat, Yayat Rahmat; Srisusilawati, Popon; Eprianti, Nanik; Ibrahim, M. Andri
Journal of Islamic Economics and Business Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Islamic Economics and Business
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jieb.v5i1.48319

Abstract

This study measures customer satisfaction at BPRS Amanah Bangsa using Importance-Performance Analysis (IPA). While previous research has mainly examined Islamic commercial banks, this study extends the application of IPA to Islamic rural banks, offering micro-level insights into service quality attributes often overlooked in the literature. Results show an average conformity level of 106.47% and a Customer Satisfaction Index (CSI) of 66.24%, indicating customers are generally satisfied. However, gaps remain in promotional tools, service responsiveness, and customer data privacy. The findings contribute by highlighting critical service areas for improvement in BPRS and demonstrating the applicability of IPA in strengthening the competitiveness of small-scale Islamic financial institutions.