Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JISTech (Journal of Islamic Science and Technology)

PEMUPUKAN TANAMAN OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK DAN CAHAYA BERBASIS ARDUINO UNO R3 Suhardi Suhardi
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.724 KB) | DOI: 10.30829/jistech.v5i1.7662

Abstract

Pada umumnya tanaman sangat membutuhkan pupuk untuk proses pertumbuhannya, terutama tanaman bunga mawar. Perawatan bunga mawar memiliki banyak cara, dimulai dengan penyiraman secara rutin, penjemuran, sampai pemberian pupuk. Pemupukan tanaman tersebut selama ini biasanya dilakukan secara konvensional sehingga prosesnya membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak. Oleh karena itu dibutuhkan solusi berupa alat yang dapat membantu proses pemupukannya agar lebih efisien. Alat ini akan menggunakan Drone sebagai pengangkut pupuk dan menggunakan sensor Ultrasonik untuk mendeteksi jarak ketinggian antara sensor dengan tanaman. Apabila jaraknya antara 0 sampai dengan 1 meter maka Mikrokontroller Arduino akan mengaktifkan sensor cahaya. Apabila sensor cahaya mendapatkan cahaya dari sinar matahari maka mikrokontroller akan menghidupkan Pompa Air melalui Relay sehingga pompa air akan menyemprotkan pupuk cair ke tanaman.
PERBANDINGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DAN ANALYCTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM MENENTUKAN REKOMENDASI SHUTTLECOCK BADMINTON TERBAIK Suhardi Suhardi; Muhammad Siddik Hasibuan; Erwin Nasution; Ichsan Rafisyah
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v6i2.11072

Abstract

The choice of shuttlecock is very important in playing badminton. In determining the shuttlecock to play badminton generally only involves reasoning skills or choosing randomly. Determination of shutllecock recommendations is considered important because through this activity the quality of each brand can be known. The method used in the shuttlecock selection decision support system is using the Simple Additive Weight (SAW) and Analytic Hierarchy Process (AHP) methods which aim to compare SAW and AHP. The criteria used are feather material, cork material, speed, level of usage, and price. The decision support system is designed with the PHP programming language and MySQL database to test and determine the ranking of several available alternatives. Then the results obtained from the assessment using the SAW method as the main priority of Yonex Shuttlecock Aerosena 50 (code: S3) as the best shuttlecock, while with the AHP method the main priority was Shuttlecock Victore Master Ace (code: S13) as the best shuttlecock. The ranking of each method will be used as a consideration for badminton players in choosing the appropriate shuttlecock for use
ALAT PENGENAL NOMINAL UANG UNTUK TUNANETRA MENGGUNAKAN SENSOR WARNA DAN ULTRAVIOLET Suhardi Suhardi; Yusuf Ramadhan Nasution
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.228 KB) | DOI: 10.30829/jistech.v4i1.5493

Abstract

Uang merupakan alat yang digunakan untuk melakukan transaksi jual beli dan sudah digunakan oleh seluruh manusia di setiap penjuru dunia. Hal ini sudah pasti menjadikan uang menjadi barang pokok untuk setiap orang, bahkan bagi para penyandang disabilitas seperti halnya tunanetra, kelemahan tunanetra dalam melihat dan mengidentifikasi uang dapat menyebabkan uang tertukar, salah ambil, atau bahkan tertipu pada saat melakukan kegiatan jual beli. Mengacu dari hal tersebut maka perlu adanya sistem sederhana yang dapat memudahkan tunanetra untuk mengidentifikasi nilai nominal serta keaslian uang. Alat ini menggunakan sensor warna TCS3200-DB untuk mendeteksi warna uang kertas dan sensor ultraviolet untuk mendeteksi keaslian uang lalu oleh mikrokontroller diubah menjadi data rgb dan dikeluarkan dalam bentuk suara, untuk mendapatkan keaslian uang kertas maka diperlukan bantuan sinar lampu ultraviolet yang akan membuat warna uang palsu terlihat lebih cerah dengan munculnya warna hijau selain warna biru, sedangkan uang asli hanya akan didapati warna biru, warna hijau dan biru tersebut juga dihasilkan dari pemisahan tiga warna dasar, pada dasarnya alat ini mampu untuk mendeteksi uang tahun keluaran 2000, hanya saja dalam program telah di atur nilai rgb untuk uang kertas rupiah tahun keluaran 2018
Sistem Pakar Diagnosis Kerusakan Komputer Menggunakan Metode Forward Chaining dan Naïve Bayes Zufria, Ilka; Suhardi, Suhardi; Maulana, Rexa
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v9i2.22263

Abstract

Kasus kerusakan komputer merupakan kasus yang membutuhkan pengetahuan yang dimiliki oleh seorang pakar. Peran ilmu pengetahuan dan teknologi, berupa sistem yang mampu mengdiagnosis kerusakan pada komputer sangat diperlukan. Pengetahuan dan penalaran seorang pakar dapat diadopsi dan dipindahkan ke dalam sebuah sistem berbasis komputer sehingga sistem tersebut mampu menyelesaikan masalah layaknya seorang pakar. Penelitian terdahulu merupakan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Untuk mendukung permasalahan terhadap pembahasan, peneliti berusaha melacak berbagai literatur dari penelitian terdahulu (prior research) yang masih relevan terhadap masalah yang menjadi objek penelitian saat ini. Peneliti tertarik untuk menggunakan metode Forward Chaining dan Naïve Bayes sebagai metode penalaran secara statistik untuk menghitung peluang diantara keputusan berbeda. Sistem pakar diagnosis kerusakan komputer ini dapat membantu masyarakat untuk melakukan diagnosisis secara mandiri dan akurat pada gejala kerusakan komputer. Pada penelitian ini peneliti melakukan diagnosis kerusakan pada komponen Hardware Komputer seperti: Harddisk, Motherboard, Power Supply, RAM, Optical Drive, Monitor. Setiap jenis kerusakan pada komputer memiliki gejala-gejala kerusakan tertentu. Gejala- gejala tersebut dapat diketahui dari studi literatur, observasi, dokumen petunjuk penggunaan. Sistem yang dibangun, pada diagnosis kerusakan komputer yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan 21 data gejala.