Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGUJIAN DAYA SERAP AIR DAN KUAT TEKAN BATAKO DENGAN PENAMBAHAN CANGKANG BIJI KARET Nazaruddin Nasution; Abdul Halim Daulay; Nurmaisah Harahap
EINSTEIN (e-Journal) Vol 9, No 3 (2021): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.824 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v9i3.28906

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai karakteristik batako dengan penambahan abu cangkang biji karet. Dalam penelitian ini, pengujian batako yang telah diteliti adalah densitas, daya serap air, kuat tekan dan kuat lentur. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik abu cangkang biji karet pada pembuatan batako. Variasi persentase abu cangkang biji karet, semen, dan pasir adalah 0% : 30% : 70%, 5% : 25% : 70%, 10% : 20% : 70%, 15% : 15% : 70% dengan FAS (Faktor Air Semen) sebesar 0,5 pada semua variasi. Penambahan abu cangkang biji karet pada variasi campuran 0 – 15% menyebabkan nilai daya serap air mengalami penaikan, sedangkan pada campuran 0 – 15% nilai kuat tekan mengalami penurunan. Komposisi pencampuran abu cangkang biji karet, semen, dan pasir  pada pengujian daya serap air dan kuat tekan sudah memenuhi standar SNI 03-0348-1989.
PENERAPAN FILTER AIR BERBASIS ZEOLIT DAN PASIR SILIKA DENGAN PENAMBAHAN KARBON AKTIF BIJI SALAK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR SUMUR GALI Nazaruddin Nasution; Abdul Halim Daulay; Putri Rabiatul Amalia Sitorus
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 1 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.619 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i1.33072

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk (i) mengetahui pengaruh kualitas air sumur gali sebelum dilakukan proses pemfilteran, (ii) mengetahui kualitas air sumur gali sesudah dilakukan proses pemfilteran, (iii) mengetahui komposisi karbon aktif biji salak, zeolit, dan pasir silika yang paling optimum agar diperoleh filter yang menghasilkan air bersih. Penelitian ini menggunakan air sumur gali yang berasal dari Desa Hessa Air Genting Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara. Filter menggunakan bahan karbon aktif biji salak, zeolit, dan pasir silika. Zeolit dan pasir silika yang digunakan adalah zeolit dan pasir silika komersial. Karbon aktif biji salak diperoleh melalui proses pembakaran pada suhu 250ᴼC dan aktivasi pada suhu 700ᴼC selama 3 jam. Komposisi karbon aktif biji salak, zeolit, dan pasir silika yang digunakan adalah 0 cm: 10 cm : 10 cm, 5 cm: 10 cm : 10 cm, 10 cm: 10 cm : 10 cm, dan 15 cm: 10 cm : 10 cm. Dalam penelitian ini parameter yang diuji meliputi parameter fisika (bau, rasa, warna, TDS, kekeruhan, dan suhu) dan kimia (pH dan kadar logam Fe). Hasil uji sampel air sumur gali sebelum diterapkan metode pemfilteran belum memenuhi standar kualitas air bersih. Untuk parameter fisika yang belum memenuhi standar air bersih adalah warna, sedangkan parameter kimia yang belum memenuhi standar air bersih adalah pH dan Fe. Hasil uji sampel air sumur gali setelah diterapkan metode pemfilteran dengan karbon aktif biji salak, zeolit dan pasir silika telah memenuhi standar kualitas air bersih, kecuali pada parameter pH dan Fe pada Filter A. Komposisi karbon aktif biji salak, zeolit, dan pasir silika yang paling optimum agar diperoleh filter yang menghasilkan air bersih berdasarkan PERMENKES RI No.32 Tahun 2017 adalah 15 cm : 10 cm: 10 cm (Filter D). Karena kualitas air yang dihasilkan Filter D lebih baik dari Filter lainnya.
PEMBUATAN INKUBATOR TELUR DENGAN ARDUINO SEBAGAI MIKROKONTROLER MENGGUNAKAN SISTEM INTERNET OF THINGS (IoT) Andara Paulina; Masthura Masthura; Nazaruddin Nasution
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 20, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.20.1.103-108

Abstract

In the process of hatching eggs in poultry, stable temperature and humidity are needed so that the eggs can develop properly. Poultry eggs, especially chickens take 21 days to hatch with a temperature of 37°C – 39°C and humidity of 50% – 60%. The study aims to produce an incubator that is able to monitor temperature and humidty based on arduino microcontrollerswith an internet of things (IoT) system and determine the stability of temperature and humidity values in the incubator. Test were carried out by incubating 6 eggs in an incubator with the result that 5 eggs hatched perfectly and 1 other egg did not develop properly. The conditions of temperature and humidity during the hatching process are classifed as stable, namely termperatures between 37.34°C – 38.34°C and humidity between 52.80% – 56.40%. The system is able to read and send the readings of temperature and humidity sensor values to the Blynk aplication properly.
PENERAPAN EGG TRAY UNTUK MEREDUKSI TINGKAT KEBISINGAN PADA RUANG KELAS MTs ISLAMIYAH TANJUNG KASAU Suci Ramadhani Harahap; Mulkan Iskandar Nasution; Nazaruddin Nasution
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.20.2.159-164

Abstract

Noise can be reduced by using materials that can dampen and absorb sound. Sound absorbing materials have an important role in room acoustics. This study aims to apply egg trays to the walls of MTs Islamiyah Tanjung Kasau classrooms. The study was conducted by measuring the noise level before and after the implementation of the egg tray on open and closed doors and windows in the MTs Islamiyah Tanjung Kasau classroom at 20 different points. The source of the sound comes from the sound generated by the activity of vehicles on St. Sei Langgei Perk Village. Tanjung Kasau during school operating hours. The tool used to measure noise levels in this study is a sound level meter (SLM). Data processing uses Surfer Golden V16 Software to create a contour map of sound distribution. The noise level generated in the classroom before the implementation of the egg tray when the doors and windows were open and closed was 61.39 dB and 59.41 dB. These results did not meet the standards in accordance with KEPMENLH No. 48 of 1996 concerning the Noise Level Standard for Schools, which is 55 dB. Then an acoustic absorbing material was added to the classroom using egg tray material to reduce noise in the MTs Islamiyah Tanjung Kasau classroom. The noise level after the application of the egg tray in open condition is 53.47 dB, in closed condition is 49.99 dB.
PEMANFAATAN SENSOR PIEZOELEKTRIK SEBAGAI PENGHASIL SUMBER ENERGI LISTRIK ALTERNATIF MENGGUNAKAN TETESAN AIR HUJAN Dhani Yonata Hariyono; Nazaruddin Nasution
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.20.2.179-186

Abstract

Indonesia is a tropical country whose renewable energy sources have not been optimally explored and developed. The advantages of a tropical climate are rain and heat, which should be put to good use to become a renewable energy source. One of the beneficiaries is the energy produced by rainwater using piezoelectricity. With the pressure of rainwater on the piezoelectric, the piezoelectric can produce electrical energy that can be stored for use. The amount of energy that can be generated directly depends on the piezoelectricity used and the rainfall. The method used in this research is to do experimental testing. The generated electrical energy is stored in a 12 V dry battery which has been rectified from AC (alternating current) to DC (direct current) using rectifier diodes. The results of the electrical input voltage are processed using the Arduino Uno microcontroller via a voltage sensor and stored using a data logger shield with an SD card and data. The results of this study show that the largest voltage and current are generated at 110.5 mm rainfall and a voltage of 35.50 V and a current of 209.95 mA is obtained. While the smallest voltage and current are generated at 9 mm rainfall and obtained a voltage of 2.89 V and a current of 17.1 mA.
PENERAPAN SOLAR CELL TERHADAP PERINGATAN DINI BENCANA BANJIR BERBASIS IoT Masthura Masthura; Nazaruddin Nasution; Muhammad Rajali Harahap
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.20.2.187-192

Abstract

The purpose of this research is to find out how to design and build a flood early warning system so that it can be connected to the internet network can directly send information, design the Blynk application so that it can receive information, and to find out the flood early warning system that has been built using solar panels. The design of an internet of things-based water level monitoring tool using the blynk application requires several components, namely, arduino uno wifi, ultrasonic sensor HC-SR04, buzzer, led, LCD, Brushless pump dc, and solar panels. The results of measuring water levels using the HC-SR04 sensor have a low error rate with a comparison of the HC-SR04 sensor with a ruler of 1.97%. The time it takes to send the sensor reading notification is 4.42 seconds. A flood early warning system that is connected to the blynk has been realized, marked by the success of the system in measuring water levels and being able to send notifications to the blynk with the right size and status. There is also the average time of sending messages or data to the blynk application in all conditions using arduino uno WiFi is 4.42 seconds. From the results of testing data on solar panels without a load and using a load, the voltage and current of the solar panels are influenced by weather conditions, if the weather is cloudy, the voltage and current generated by the solar panels will decrease.
ANALISIS FISIS BATU BATA CAMPURAN TANAH LIAT DAN LIMBAH BATANG JAGUNG Nazaruddin Nasution; Lailatul Husna Br. Lubis; Ida Putri Hasibuan
EINSTEIN (e-Journal) Vol 11, No 2 (2023): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eins.v11i2.42775

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan batu bata dari limbah abu batang jagung.Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui bagaimana pengaruh pencampuran abu batang jagung terhadap karakteristik batu bata yang diperoleh, guna menegtahui variasi campuran abu batang jagung dan tanah liat guna mendapatkan batu bata dengan karakteristik yang optimal. Variasi persentase tanah liat dan abu batang jagung yaitu 100%:0%, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40% serta 50%:50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa abu batang jagung dapat dimanfaaatkan untuk menghasilkan batu bata yang mncapai  syarat SNI 15-2094-2000. Perbedaan tiap komposisi pencampuran tanah liat serta abu batang jagung dapat menghasilkan karakteristik batu bata yang optimal  pada variasi sampel A (10%:90%)  dimana diperoleh  nilai daya serap air sebesar 8,5%,  nilai densitas  sebesar g/cm3, kuat tekan sebesar  4,60 MPa, dan nilai uji susut bakar sebesar  2,15%.
PENGARUH PEMBUATAN PASTA KARBON KULIT PEPAYA TERHADAP TEGANGAN DAN ARUS LISTRIK BIOBATERAI Nazaruddin Nasution; Ety Jumiati; Nur Ainun Munthe
EINSTEIN (e-Journal) Vol 11, No 2 (2023): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/eins.v11i2.38146

Abstract

Pengaruh pembuangan bahan kimia baterai bekas jenis AA 1,5 Volt apabila dibuang sembarangan akan menimbulkan limbah berbahaya  jika terkontaminasi dengan tanah, . dan untuk mengatasi masalah di atas yaitu dengan memanfaatkan limbah kulit pepaya dan dijadikan pengganti sebagian karbon dengan penambahan  larutan KCL. Penelitian ini menggunakan empat variasi massa sampel yaitu (2) gram (3) gram (4) gram dan (5) gram, ke empat sampel ini dilakukan pengujian menggunakan 3 buah baterai yang telah terlebih dahulu diganti karbonnya dengan menggunakan kulit pepaya. Adapun hasil penelitian tertinggi didapatkan pada sampel D dengan tegangan 1,27 Volt, arus listrik 1,22 Ma, daya listrik 1,51 Mw dan pengaplikasian lampu LED 3,3 Volt selama satu jam. Kemampuan pasta karbon kulit pepaya menghasilkan penurunan tegangan tertinggi pada sampel D dan menhasilkan tegangan terendah pada sampel A. Berdasarkan penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa semakin besar massa kulit pepaya maka tegangan dan daya listrik yang dihasilkan semakin besar.Kata kunci : baterai bekas, kulit Pepaya, sifat kelistrikan.   
Pengelolaan Manajemen Keuangan Pada Wirausaha Peula di UPTD BLK Kota Padangsidimpuan Intan Nisa Azhar; Nazaruddin Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 3 No 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komponen dalam Tridharma Perguruan tinggi adalah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Setiap dosen memiliki kewajiban untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk membagikan ilmu yang dimiliki untuk menunjang kemajuan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam kegiatan ini adalah pengelolaan manajemen keuangan pada wirausaha pemula di UPTD BLK Kota Padangsidimpuan. Industri Kecil dan Menengah merupakan salah satu bentuk usaha yang memproduksi berbagai jenis produk dalam skala kecil dan menengah sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No .64/M-IND/7/2016. Usaha dengan ukuran kecil dan menengah mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Kegiatan pengabdian ini juga sejalan dengan program pemerintah yang mendorong kemajuan usaha kecil dan menengah. Sasaran dari kegiatan ini adalah para wirausaha pemula di UPTD BLK Kota Padangsidimpuan. Program pengabdian ini dilaksanakan selama 1 hari (22 Juli 2020). Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan bagi wirausaha pemula. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan agar dapat menjalankan pengaturan keuangan dalam usahanya. Untuk kegiatan pengabdian berikutnya diharapkan dapat memberikan pelatihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pelaku industri kecil dan menengah dalam melaksanakan pengelolaan keuangan.
PENYULUHAN PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SD SWASTA MUHAMMADIYAH DESA PANOBASAN Ayus Diningsih; Nazaruddin Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.921

Abstract

Kesehatan mulut merupakan komponen integral dari kesehatan umum. Hal ini juga menjadi jelas bahwa faktor-faktor penyebab dan risiko penyakit mulut sering sama dengan yang terlibat dalam penyakit umum. Kesehatan secara keseluruhan, kesejahteraan, pendidikan dan pengembangan anak, keluarga dan masyarakat dapat dipengaruhi oleh kesehatan mulut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab yang dilakukan mahasiswi kepada anak-anak SD Swasta Muhammadiyah Desa Panobasan. Pada kegiatan ini kami melihat anak-anak antusias mengikuti penyuluhan mengenai Kesehatan gigi dan mulut. Anak-anak yang sedikit kurang memahami materi yang disampaikan sehingga perlu bantuan alat peraga untuk mempraktekkan nya secara langsung. Anak perlu mendapatkan informasi tentang kesehatan gigi agar bisa menerapkan perilaku hidup sehat.