Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Design and Build of a Blynk-Based Automatic Cat Food and Drinking Water Dispenser Ani, Gus Erniati; B, Firdaus; Yulindon
International Journal of Wireless And Multimedia Communications Vol. 1 No. 1 (2024): International Journal of Wireless And Multimedia Communications
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jowim.v1i1.11

Abstract

Abstract — There are many people who like to keep cats. When keeping cats, the things you need to pay attention to are eating and drinking so that the cat's health is maintained. As it should be, food and drinking water must be given according to the dosage. However, if the cat owner is outside the house, it will make it difficult for the owner to feed and drink it. Through this final project, cats can eat and drink at any time by implementing the Internet of Things called an automatic dispenser. Automatic food and drinking water dispenser uses NodeMCU8266, 2 servo motors, 2 ultrasonic sensors, HX711 load cell and Blynk software. The Blynk software functions to display the on/off switch, the distance the cat is approaching, the amount of food and drinking water available in the cat food and drinking water dispenser which is connected via nodeMCU8266 which can be accessed on the cat owner's smartphone. If the food and drinking water is less than capacity, a notification will immediately appear on the cat owner's smartphone and email.
Sistem Keamanan Rumah Yang Dapat Dikendalikan Melalui Android Azis, Elang Abdul; Hidayat, Rahmat; Yulindon, Yulindon
Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (JTII) Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (Mei)
Publisher : JURNAL TEKNIK INFORMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtii.v5i1.518

Abstract

The number of theft and increased crime makes many people afraid to leave the house because of the many crimes, therefore I aim to solve the problem in this case by creating a home control tool that can be controlled via Android. So people do not need to be afraid to leave the house because it can be controlled through Even great distances, of course this is very helpful in the problem of crime and can reduce crime rates
Antena Mikrostrip Rectangular Patch dengan Inset-Feed dan Array Frekuensi 2.1 Ghz untuk Memperkuat Jaringan 5G Desti Putri, Rahayu; Yulindon, Yulindon; Nawi, Nasrul
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i3.3095

Abstract

This study proposes the design of an antenna that works at the frequency of 2.1 GHz used for fifth-generation communication systems. The antenna is designed with FR-4 Epoxy substrate which has the specification of dielectric constant = 4.3, substrate thickness = 1.6 mm. FR-4 Epoxy substrate was chosen because it has a small dielectric constant value, so antenna losses can be reduced. The antenna is designed to have high gain and directional radiation patterns by the inset feed method and array method. The antennas that have been added with the inset feed method and array method have a return loss area of -47,785 dB, VSWR 1,008, and a gain of 6,393 dB at a frequency of 2.1 GHz. After using the inset feed method, the return loss value was successfully reduced to 95.48%, the bandwidth increased by 4.06% and by using the array method, the gain value increased by up to 95.93% compared to the single-element antenna. This research can be used as a recommendation for the design of receiver antennas in 5G communication systems.
Implementasi Teknologi Cerdas iKanyangSurang untuk Efisiensi Pemberian Pakan pada Budidaya Ikan Air Tawar: Studi pada Kelompok Sukses Mulia Padang Ridho, Sahid; Fauzan, Reski Yulian; Liliwarti, Liliwarti; Yulindon, Yulindon; Badrika, Olfat
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i2.7227

Abstract

Budidaya ikan air tawar berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat, namun produktivitasnya sering terhambat oleh pemberian pakan manual yang tidak teratur dan belum berbasis teknologi. Kondisi ini juga dialami Kelompok Budidaya Ikan Air Tawar “Sukses Mulia” di Kelurahan Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang menghadapi kendala ketidaktepatan jadwal pemberian pakan, keterbatasan tenaga kerja, serta belum tersedianya sistem pencatatan dan kontrol digital. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini mengimplementasikan iKanyangSurang, yaitu sistem pemberi pakan ikan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan mikrokontroler Arduino Mega2560 R3 built-in IoT WiFi ESP8266, RTC, LCD I2C, keypad, sensor ultrasonik SR04, buzzer, sensor lingkungan (DHT22 dan sensor hujan), aktuator motor DC dan motor stepper NEMA 17, serta aplikasi Android berbasis protokol MQTT. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, perancangan dan pembuatan alat, pengujian dan instalasi lapangan, pelatihan penggunaan, serta evaluasi menggunakan kuesioner berbasis enam dimensi penilaian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa iKanyangSurang mampu melakukan pemberian pakan otomatis sesuai jadwal yang diatur melalui aplikasi dengan waktu tunda respon kurang dari satu detik dan sebaran pakan merata pada radius 3–4 meter. Mitra mampu mengoperasikan dan merawat alat secara mandiri setelah mengikuti pelatihan. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan 100% “sangat setuju” pada seluruh aspek keandalan, daya tanggap, empati, kepastian, bukti fisik, dan hasil. Penerapan teknologi ini terbukti meningkatkan efisiensi waktu dan penggunaan pakan, menurunkan beban kerja pembudidaya, serta berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas budidaya ikan nila secara berkelanjutan.
Implementasi Teknologi Otomasi pada Sistem Hidroponik untuk Meningkatkan Produktivitas Budidaya Sayuran di Kelompok Tani 'Sahabat Sayur’ Yulindon, Yulindon; Ridho, Sahid; Archenita, Dwina; Asyazili , Muhammad Ilham
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 5 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v5i2.7292

Abstract

Budidaya sayuran merupakan sektor pertanian yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pangan sehat dan efisien. Namun, Kelompok Tani “Sahabat Sayur” yang sebelumnya mengelola tanaman secara tradisional masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan lahan, ketidakteraturan pemberian nutrisi, serta minimnya pemanfaatan teknologi budidaya modern. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian ini menerapkan sistem hidroponik tipe Nutrient Film Technique (NFT) yang dilengkapi pengaturan nutrisi terukur sebagai alternatif budidaya yang lebih efisien dan sesuai bagi lahan pekarangan yang terbatas. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan dasar hidroponik, pembangunan dua instalasi hidroponik berkapasitas 330 dan 1500 lubang tanam, serta pendampingan operasional pada masa tanam awal. Seluruh proses dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan anggota kelompok tani pada setiap tahapan, mulai dari konstruksi instalasi hingga uji coba penanaman. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa sistem hidroponik mampu menjaga aliran air dan pengaturan nutrisi secara lebih stabil dibandingkan pola budidaya sebelumnya, sehingga mempermudah mitra dalam menjaga kualitas larutan. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan peningkatan pemahaman, kepercayaan diri, dan kepuasan mitra terhadap penerapan teknologi hidroponik, sementara aspek kepastian masih memerlukan pendampingan lanjutan karena petani sedang beradaptasi dengan pola budidaya baru. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan efisiensi kerja kelompok tani, serta mendorong mereka untuk mulai menerapkan budidaya hidroponik modern sebagai alternatif berkelanjutan dari metode tradisional yang selama ini digunakan.
The Small UWB Monopole Antenna with Stable Omnidirectional Radiation Pattern Firdaus, -; Yuhanef, Afrizal; Yulindon, Yulindon; Meidelfi, Dwiny; Silvana, Meza
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.4.972

Abstract

Ultra Wideband (UWB) technology is an unmodulated wireless digital communication system that uses an extremely short duration pulse to transmit information bit. Because of this pulse, the UWB system needs a very wide bandwidth. Federal Communication Commission (FCC) has regulated the 3.1 – 10.6 GHz frequency spectrum for UWB. Since FCC released this frequency, many research in telecommunication have been done on UWB systems. One of them is a development of an Antenna that is suitable for UWB devices. UWB antenna characteristics require FCC band, omnidirectional radiation pattern, and compact size. In order to meet these needs, an antenna with a simple structure in the form of a monopole patch antenna with a similar patch size and ground width has been designed. The antenna is built on an FR4 – epoxy substrate material, with 4.4 dielectric constant and 1.6 mm thickness. The antenna feeding structure consists of two 100 Ω and 50 Ω lines with a wideband impedance matching scheme using tapered side and tapered transformers. The antenna design and optimization processes are conducted using electromagnetic simulation software, and measurements are carried out in an anechoic chamber. Simulation and measurement results show good agreement, and the antenna can work at frequencies 3.5 - 11.3 GHz with a gain of 1.5 – 3.25 dBi and stable omnidirectional radiation patterns. The antenna has dimensions of 27 × 8 × 1.6 mm, which are smaller than the antenna reported in the last research and suitable to be applied on various UWB devices.