p-Index From 2021 - 2026
10.398
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Regulasi Emosi dan Kepuasan Pernikahan pada Generasi Z Roy Gita Kristian; Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i2.16613

Abstract

Penelitian ini didorong oleh fenomena tantangan dalam menjaga keharmonisan perkawinan di kalangan pasangan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris menguji hubungan antara regulasi emosi dan kepuasan perkawinan pada Generasi Z. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dan kepuasan perkawinan, dengan tingkat regulasi emosi yang lebih tinggi mengarah pada tingkat kepuasan perkawinan yang lebih tinggi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 100 individu dari Jawa Tengah. Pengumpulan data menggunakan skala kepuasan perkawinan ENRICH dan Kuesioner Regulasi Emosi (ERQ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis yang diuji menggunakan Uji Korelasi Spearman diterima. Penelitian ini menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dan kepuasan perkawinan. Hal ini ditunjukkan oleh hasil r = 0,791 dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Ini berarti bahwa semakin tinggi kemampuan regulasi emosi, semakin tinggi pula kepuasan perkawinan yang dirasakan. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya mengembangkan keterampilan manajemen emosi bagi pasangan muda untuk meningkatkan kualitas hubungan perkawinan mereka.
BALANCING SHIFTS AND MARRIAGE: THE ASSOCIATION BETWEEN WORKLOAD AND MARITAL ROLE CONFLICT AMONG MARRIED FEMALE NURSES Sherly Argya Putri; Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.207

Abstract

Female nurses commonly face dual-role demands from shift-based clinical work and family responsibilities, which can heighten marital role conflict and threaten work–family balance. This study examined the association between perceived workload and marital role conflict among married female nurses at PKU Muhammadiyah Hospital, Temanggung. Using a quantitative correlational design, data were collected from 90 married female nurses selected through proportionate stratified random sampling. Workload was measured with the NASA Task Load Index (NASA–TLX), while marital role conflict was assessed using the Work–Family Conflict Scale developed by Netemeyer et al. (1996). Pearson correlation analysis showed a positive and statistically significant relationship between workload and marital role conflict (r = 0.311; p = 0.003), indicating that higher perceived workload is associated with greater conflict in fulfilling marital and family roles. These findings suggest that workload—particularly in shift-based nursing—may contribute to strain at home through reduced time, energy depletion, and emotional fatigue. The study concludes that hospital management should prioritize more proportional workload allocation and fairer shift arrangements, complemented by supportive programs (e.g., stress management, supervisor support, and work–family facilitation) to protect nurses’ well-being and family functioning. Future research should employ longitudinal or mixed-method designs and test potential mediators/moderators such as job resources, social support, marital satisfaction, and coping strategies.
Perbedaan Kepuasan Pernikahan pada Pasangan yang Menjalani Hubungan Jarak Jauh Ditinjau dari Keberadaan Anak Elizabeth Hana Permatahati Mongdong; Ratriana Y.E. Kusumiati
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v7i1.5238

Abstract

Abstract. Long-distance relationship are common on these day. Based on the latest data from the Central Statistics Agency for 2015 in Indonesia, especially in the North Sulawesi province there were 35.851.00 individuals who migrated outside the region and lived separately from their families. This condition makes couples who are in long-distance relationship may had diverse experience about their marital life satisfaction. Therefore, this study aims to examine the difference in marital satisfaction of couples who have long-distance relationships in terms of child presence. This study will use a comparative quantitative method with snowball sampling. There were 87 participants (44 have children and 43 have no children) involved in the study of husband/wife in ethnic Minahasa. The scale used is the ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) by Fowers and Olson (1993). The results of the independent sample t-test were 0.524 (p>0.05), that means there was no difference in marital satisfaction for couples who had long-distance relationships, both those who already had children and those who did not have children.Keywords:, Marital Satisfaction, Long Distance Relationship, Child PresenceAbstrak. Pernikahan jarak jauh banyak ditemui pada zaman modern seperti saat ini. Di Indonesia, khususnya di provinsi Sulawesi Utara berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik 2015 sebanyak 35.851.00 jiwa individu yang melakukan migrasi ke luar daerah dan hidup terpisah dengan keluarga. Kondisi ini membuat pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh merasakan kepuasan pernikahan yang berbeda. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kepuasan pernikahan pada pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh ditinjau dari keberadaan anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan snowball sampling. Partisipan merupakan suami/istri masyarakat suku Minahasa, Sulawesi Utara sebanyak 87 orang (44 orang memiliki anak dan 43 orang belum memiliki anak). Skala yang digunakan yaitu ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS) oleh Fowers dan Olson (1993). Didapatkan hasil independent sample t-test adalah 0,524 (p>0,05) artinya tidak terdapat perbedaan kepuasan pernikahan pada pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh baik yang sudah memiliki anak dan yang belum memiliki anak.Kata kunci: Kepuasan Pernikahan, Hubungan Jarak Jauh, Keberadaan Anak
DINAMIKA REGULASI EMOSI NARAPIDANA PEREMPUAN PADA KASUS NARKOBA Elbrien Christalica Litaay; Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023 (In Press)
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v12i2.2977

Abstract

The pattern of emotional control of drug inmates in correctional institutions, according to research findings, (1) The dynamics of inmate emotion regulation through the development of strategies and dimensions of emotion regulation, (2) Emotion regulation factors that have an impact on the problems of these inmates are internal, such as experience and age factors, as well as external, such as environmental factors and parenting patterns, (3) Emotion regulation factors that have an impact on the problems of these prisoners are internal factors, such as experience and age factors, as well as external factors, such as environmental factors and parenting patterns, (4) Emotion regulation factors that have an impact on the problems of these prisoners are internal factors, such as experience and age factors, as well as external factors, such as environmental factors and parenting patterns.
STRATEGI COPING STRESS PADA KORBAN BULLYING DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Christiana Christiana; Ratriana Y.E. Kusumiati
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 1: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i1.3321

Abstract

Strategi coping stress yang dimiliki oleh korban bullying merupakan hal yang penting agar dapat membantu dalam mengatasi serta menerima berbagai tekanan situasi yang tidak dapat diatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran strategi coping yang digunakan korban bullying serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada siswa SMA. Subjek merupakan dua siswa SMA yang pernah mendapatkan tindakan bullying yang dipilih menggunakan Teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi coping yang dipilih oleh subjek V adalah emotional focused coping dan problem focused coping; dan (2) strategi coping yang dipilih oleh subjek L adalah problem focused coping. Faktor yang mempengaruhi dari masing-masing subjek yaitu kepribadian, tuntutan situasi serta kesenangan
Co-Authors Albertus Atalarico Krisna Herdianto Alicia Kusuma Wardani Alvina Tri Septiani Anselma Tesalonika Demosta Beloved Purba Apriliani, Viona Andika Arta Sari Manullang Arthur Huwae Bagas Triadi T Bagus Wicaksono Benedikta Amsalyana Elfrida Siagian Berta Esti Ari Prasetya Bramasto Bima Hendra Catur Prasetyo Adi Chornelia Silintowe Labiro Christiana Christiana Christiana Hari Soetjiningsih Christina, Yemima Joy Cindy Priscila Pantjo’u Clalorin, Fransiska Dwiyanti Tyasningrum, Augustien Edward Jonathan Morel Elbrien Christalica Litaay Elizabeth Hana Permatahati Mongdong Enjang Wahyuningrum Ester Hestiningsih Eunike Doxa Simanjuntak Fita Kumalasari Fortien, Wulan Stefania Gabriella Putri Yolita Gratia, Yessika Sola Gregorius Alexander Kristianto Gultom, Gratia Eunike Dameria Henry Franco Eduard Tobe Hutapea, Yohana Iloen, Alice Sinta Natalia Iwinda Pratama Hae Jenny Erine Valentina Jessica Jetta Pangaribuan Jocelyn Vania Ariadi Julio Caesar Marvin Maki Kakana Puan Talensya Karwur, Eugenia Priskila Matildha Kenania Roseli Dirfa Kezia Hana Situmorang Kurniawan, Baby Ayline Kurniawan, Maximilian Stevano Kusrin, Funny Tabita Lasut, Zefanya Jennifer Leony Rahmawati Listiya Ismi Amaliya Manalu, Glory Romanna Margaretta Erna Setianingrum Merya Anis Febriana Natasya Gloria Pangkey Nathania, Elizabeth Indah Dwi Nelvara, Elva Ningrum, Firanti Widi Nugroho, Risha Aprilia Dwi Picauly, Viona Adinda Putri Prakasa Agif Pramudya Primasari Oktaviani Purnawan Priscilla Cloudia Ruth Telussa Ragil Setiawan Rahardjo, Thalia Angelica Rahmawati, Leony Regina Vironica Wendi Rizqyana, Ayunindha Roy Gita Kristian Ryvo Immanuel Sara Sola Gratia Naibaho Saupa, Rosa Marsella Sinensis Sesilia Widya Kristianti Sherly Argya Putri Sisbandi, Adhetya Bagus Sisilia Karina Pertiwi Situmorang, Kezia Hana Thesalonika, Violin Thiara Marthince Inarkombu Toar Shamgar Mamesah Tommy Mozes La'lang Valentino Agung P. A. Kelegun Venetsya Betralisye Siahaya Vincentia Geralda K. N. Yastri Hastriani Mauboy Zefanya Jennifer Lasut