Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PERSEDIAAN TERHADAP TINGKAT LABA PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG DAN KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BEI Mangayuk, Elma Natasha; Sondakh, Jullie J.; Suwetja, I Gede
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.009 KB) | DOI: 10.35794/emba.v7i3.24847

Abstract

Abstrak: Setiap perusahaan menginginkan dari tahun ketahun perusahaannya mengalami peningkatan laba, namun pencapaian laba tidaklah mudah ada hal-hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran kas dan perputaran persediaan terhadap tingkat laba perusahaan sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kausal dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan metode purposive sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 33 perusahaan sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran kas berpengaruh negatif terhadap tingkat laba. Sedangkan perputaran persediaan tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat laba pada perusahaan sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Diharapkan perusahaan lebih memperhatikan perputaran kas dan perputaran persediaannya sehingga penggunaan kas dan persediaannya lebih efektif dan efisien.Kata kunci: perputaran kas, peprutaran persediaan, tingkat laba.
EVALUASI SISTEM AKUNTANSI PEMBIAYAAN PADA PEMERINTAH KOTA BITUNG (Studi Kasus Pada Kantor Walikota Bitung) Mallu, Crista; Sondakh, Jullie; Datu, Christian
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 1 (2017): JE VOL. 5 NO 1 (2017) HAL. 115 - 233
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.5 KB) | DOI: 10.35794/emba.v5i1.15499

Abstract

ABSTRAK: Pada PP 71 Tahun 2010 dikatakan bahwa pembiayaan merupakan seluruh transaksi keuangan pemerintah baik penerimaan maupun pengeluaran yang perlu dibayar atau akan diterima kembali. Pada Pemerintah Kota Bitung pembiayaan secara langsung dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPK-AD) yang menangani serangkaian kegiatan penerimaan dan pengeluaran pembiayaan serta perlakuan akuntansi pembiayaan yang harus sesuai dengan sistem dan prosedur yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu dengan mempelajari proses akuntansi pembiayaan yang diterapkan dilapangan dan membandingkan data yang diperoleh dari hasil penelitian dengan tinjauan pustaka dan literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa BPK-AD Kota Bitung telah melaksanakan Sistem sesuai dengan PP 71 Tahun 2010 Lampiran II dan Permendagri No 55 Tahun 2008 secara efektif. Diharapkan pemerintah Kota Bitung tetap melaksanakan akuntansi pembiayaan berdasarkan peraturan dan menjalankan sesuai dengan fungsi dan tanggungjawab yang telah ditetapkan.   Kata kunci : sistem ,pembiayaan daerah, perlakuan akuntansi
PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN DAN SANKSI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN PELAPORAN SPT TAHUNAN WAJIB PAJAK BADAN (Studi Kasus Pada KPP Pratama Manado Dan KPP Pratama Bitung) Warouw, Jounica Zsezsa Sabhatini; Sondakh, Jullie J; Walandouw, Stanley K
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 509-619
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.312 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i4.11086

Abstract

Pajak memiliki peranan penting bagi negara. Penerimaan pajak akan meningkat jika kepatuhan pajak meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi perpajakan dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan pelaporan SPT Tahunan wajib pajak badan. Populasi penelitian ini wajib pajak badan yang terdaftar pada KPP Pratama Manado dan Bitung. Metode pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 60 wajib pajak badan. Metode penelitian yang digunakan Explanary Research. Hasil  penelitian secara simultan Sosialisasi Perpajakan dan Sanksi Perpajakan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Badan pada KPP Pratama Manado dan Bitung. Secara parsial Sanksi Perpajakan memberikan pengaruh yang signifikan positif terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Badan sedangkan Sosialisasi Perpajakan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Badan. Untuk kedepannya upaya-upaya dalam melaksanakan sosialisasi harus ditingkatkan dan lebih intensif oleh KPP Pratama Manado dan Bitung serta diharapkan dapat melaksanakan penegakan sanksi pajak sesuai dengan aturan perpajakan yang berlaku.   Kata kunci: sosialisasi perpajakan, sanksi perpajakan, kepatuhan wajib pajak
ANALISIS PENERAPAN SAK ETAP PADA PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PT. NICHINDO MANADO SUISAN Pratiwi, Ade Astalia; Sondakh, Jullie J; Kalangi, Lintje
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 236 - 360
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.754 KB) | DOI: 10.35794/emba.v2i3.5498

Abstract

Laporan keuangan merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban pengelolaan perusahaan oleh manajemen kepada pihak eksternal maupun internal. Melihat pentingnya dari segi kegunaan, laporan keuangan harus disusun berdasarkan standar yang berlaku agar dapat diinterpretasikan dengan konsep dan pemahaman yang sama oleh para penggunanya. Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku umum cukup menyulitkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang hanya berpengetahuan akuntansi minim dalam menyusun laporan keuangan. Standar Akuntasi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) hadir dengan tujuan untuk mengakomodir kebutuhan entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan dalam penyelenggaraan usahanya seperti UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SAK ETAP pada penyajian laporan keuangan PT. Nichindo Manado Suisan. PT. Nichindo merupakan usaha menengah yang bergerak di bidang pengelolaan dan ekspor ikan kayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian berdasarkan Neraca dan Laporan Laba Rugi tahun 2011 dan 2012, menunjukan bahwa perusahaan belum menyajikan laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan (CALK) serta terjadi inkonsistensi dalam penyajian beberapa pos pada Neraca yang tidak diungkapkan dalam CALK. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan menyusun komponen laporan keuangan lainnya dan mengungkapkan kebijakan akuntansi perusahaan dalam CALK. Kata kunci: sak etap, laporan keuangan,
ANALISIS PPH FINAL PASAL 4 AYAT (2) ATAS BUNGA DEPOSITO DAN TABUNGAN NASABAH PADA PT BPR MILLENIA MANADO DAN PT BPR CELEBES MITRA PERDANA MANADO Kotambunan, Belinda I. S.; Sondakh, Jullie J.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL 783 - 892
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.447 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.4.2016.14510

Abstract

Abstrak: Pajakmemiliki peran penting dalam pertumbuhan dan pembangunan nasional bagi suatu negara.Pajak penghasilan menjadi salah satu jenis pajak yang memberikan penerimaan terbesar bagi Indonesia. Pajak penghasilan yang bersifat final menjadi salah satu sarana yang ditetapkan oleh pemerintah.Salah satu objek dari pajak penghasilan final ini adalah bunga deposito dan tabungan nasabah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perhitungan, pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh Final Pasal 4 Ayat (2) atas bunga deposito dan tabungan nasabah pada PT BPR Millenia Manado dan PT BPR Celebes Mitra Perdana Manado telah sesuai dengan undang-undang perpajakan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, dan data penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyetoran pajak PT BPR Millenia Manado untuk masa pajak bulan April hingga September mengalami ketidaksesuaian dengan ketentuan perpajakan yaitu sebesar 20% dan untuk masa pajak bulan Oktober PT BPR Millenia Manado telah memotong pajak sesuai dengan ketentuan perpajakan. PT Celebes Mitra Perdana Manado telah memotong pajak sesuai dengan KMK-51/KMK 04/2001 tentang pemotongan PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI yaitu sebesar 20%. PT BPR Millenia Manado dan PT Celebes Mitra Perdana Manado sebaiknya lebih memperhatikan ketentuan perpajakan yang ada dan terus mempertahankan kepatuhan yang telah dijaga.   Kata kunci: PPh Final, Bunga Deposito, Tabungan Nasabah
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAATAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KPP PRATAMA GORONTALO Ratu, Angeliq Thirzah Loraine; Sondakh, Jullie J.; Gamaliel, Hendrik .
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1781
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.37 KB) | DOI: 10.35794/emba.v5i2.16405

Abstract

Abstrak : Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan pemahaman tentangperaturan perpajakan, sikap rasional, dan motivasi wajib pajak terhadap ketaatan wajib pajak dalam membayar pajak.Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, uji kualitas data, uji asumsi klasik, koefisiendeterminasi (R2), pengujian hipotesis (uji t dan uji F). Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor berpengaruh terhadapketaatan membayar pajak dengan persamaan regresi = 1.040 + 0.291 X1 + 0.956 X2 + 0.245 X3 Koefisien Determinasi (R2)= 75,4% menunjukkan kontribusi faktor-faktor terhadap ketaatan membayar pajak. Uji hipotesis secara parsial (uji t),pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan, thitung = 2,635 dan ttabel = 1,661 sehingga H1 diterima dengandemikian pengetahuan dan pemahaman tentang peraturan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketaatanmembayar pajak. Sikap rasional, thitung = 7.884 dan ttabel = 1,661 sehingga H2 diterima dengan demikian sikap rasionalberpengaruh positif dan signifikan terhadap ketaatan membayar pajak. Motivasi wajib pajak, thitung = 2.155 dan ttabel = 1,661sehingga H3 diterima dengan demikian motivasi wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketaatanmembayar pajak.Kata kunci : Pengetahuan dan Pemahaman tentang Peraturan Perpajakan, Sikap Rasional, Motivasi Wajib Pajak danKetaatan Membayar Pajak.
EVALUASI PELAKSANAAN DAN PEMUNGUTAN CUKAI MINUMAN BERALKOHOL BUATAN DALAM NEGERI BERDASARKAN PER-01/BC/2014 DAN PER-24/BC/2015 PADA KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE PABEAN C MANADO Syawie, Faresz Aldi; Sondakh, Jullie J.; Pangerapan, Sonny
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 4 (2016): JE VOL. 4 NO. 4 (2016) HAL 783 - 892
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.713 KB) | DOI: 10.35794/emba.v4i4.14590

Abstract

ABSTRAK: Dalam pelaksanaan dan pemungutan cukai minuman beralkohol buatan dalam negeri sangat sesuai dengan apa yang dipungut oleh kantor bea dan cukai yang dibandingkan atas PER-01/BC/2014 dan PER-24/BC/2015 tentang cukai dan pelekatan pita cukai atas minuman beralkohol. Salah satu jenis pungutan cukai yaitu cukai minuman beralkohol buatan dalam negeri yang memberikan kontribusi terhadap pemasukan bagi negara yang dapat terus meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pelaksanaan dan  pemungutan cukai minuman beralkohol buatan dalam negeri apakah sudah sesuai dengan UU Cukai PER-01/BC/2015 dan PER-24/BC/2014 dan aturan ini sangat penting dalam pemungutan cukai alkohol. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian atas pelaksanaan dan pemungutan minuman alkohol buatan dalam negeri yang dilakukan di Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Pabean C Manado sudah berjalan dengan baik, tapi dari data yang di dapat  pada 3 tahun terakhir tahun  2013-2015 dalam pelaksanaan dan pemungutan yang berdasarkan PER-01/BC/2014 dan PER-24/BC/2015 atas cukai minuman beralkohol mengalami kondisi yang  tidak stabil atau bisa dikatakan Fluktuatif karena kurangnya pendekatan terhadap pengusaha-pengusaha MMEA di kota Manado. Sebaiknya pimpinan KPPBC TMP C Manado lebih mengaktifkan kegiatan seperti sosialisasi ke berbagai instansi mengenai cukai minuman beralkohol buatan dalam negeri, agar para pengusaha dapat mengerti dan memudahkan dalam pelaksanaan dan pemungutan cukainya agar bisa terlaksana dengan baik. Ketelitian dalam pelaksanaan dan pemungutan MMEA sangat diperlukan karena untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan dan pemungutan cukai MMEA yang berdasarkan PER-01/BC//2014 dan PER-24/BC/2015. Kata Kunci: eveluasi, pelaksanaan, pemungutan, aturan, cukai
PERLAKUAN AKUNTANSI CAPITAL EXPENDITURE DAN REVENUE EXPENDITURE PADA PT. BANGUN WENANG BEVERAGES CO. Makatengkeng, Meryll Michelle; Sondakh, Jullie J.; Walandouw, Stanley Kho
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 116 -235
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.972 KB) | DOI: 10.35794/emba.2.3.2014.5433

Abstract

Perusahaan dalam kegiatan operasionalnya, memiliki dua jenis pengeluaran yang harus mampu dibedakan dalam aset tetap, yaitu capital expenditure dan revenue expenditure. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No.16 merupakan standar yang digunakan untuk membedakan capital expenditure dan revenue expenditure pada PT. Bangun Wenang Beverages Co. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi capital expenditure dan revenue expenditure pada PT. Bangun Wenang Beverages Co. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu memberikan gambaran yang jelas mengenai keadaan yang di teliti. Yang menjadi hasil penelitian adalah kebijakan perusahaan dalam mengatur pemisahan antara capital expenditure dan revenue expenditure. Dimana kebijakan tersebut telah sesuai dengan perlakuan akuntansi yang ada dalam PSAK No.16, yaitu suatu aset dikelompokkan ke dalam capital expenditure jika aset itu memiliki masa manfaat lebih dari satu periode akuntansi dan memiliki harga perolehan yang relatif besar. Sedangkan sebaliknya, suatu aset dapat dikatakan sebagai revenue expenditure jika memiliki masa manfaat kurang dari satu periode akuntansi dan memiliki harga perolehan relatif kecil. Kecuali untuk pengukuran capital expenditure dan revenue expenditure, belum sesuai dengan PSAK No.16 (revisi 2011). PT. Bangun Wenang Beverages Co. sebaiknya menyesuaikan dengan PSAK No.16 (revisi 2011) untuk melakukan pengukuran capital expenditure dan revenue expenditure. Kata kunci: capital expenditure, revenue expenditure
ANALISIS PENERAPAN PSAK 50 DAN PSAK 55 ATAS CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI Husain, Yusni; Sondakh, Jullie J.; Wokas, Heince
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.9.1.25224.2014

Abstract

The application of the new accounting standards that are influential in the banking convergence with International Financial Reporting Standards and International Accounting Standards discussed in (IAS) 39 on recognition and measurement of financial instruments. Financial Accounting Standards Board issued Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) 50 and 55 of the Presentation, Recognition and Measurement of Financial Instruments will be effective on January 1, 2012. Allowance for Impairment (Impairment Loss) is derived from the value of the amount to be recorded at recoverable value of the asset. This research was conducted at PT. Bank Mandiri Unit 1 Datulolong Lasut Manado (Persero) Tbk . The purpose of this study was to determine the extent of the application of SFAS 50 and SFAS 55 to the recognition, measurement and presentation of the allowance for impairment losses PT. Bank Mandiri Unit 1 Datulolong Lasut Manado (Persero) Tbk. The results suggest the application of SFAS 50 and SFAS 55 top Allowance for Impairment Losses by PT Bank Mandiri Tbk. compliance with applicable standards.The process of recognition of Allowance for Impairment Losses at amortized value using the effective interest rate. Measuring the level of collective impairment for financial assets is calculated based on the loss historical collectively. Presentation of receivables in the financial statements is the value after deducting the allowance for impairment losses.
ANALISIS SISTEM DAN PROSEDUR PENERIMAAN RETRIBUSI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN SESUAI DENGAN PERMENDAGRI NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH Aldy, Watupongoh Risky; Sondakh, Jullie J; Mawikere, Lidia
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 14, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.14.4.26369.2019

Abstract

Regional Levy Income is a part of Regional Original Income that can support regional revenues in accordance with regional regulations (Perda) issued by local governments. The purpose of this study was to determine the system and procedures for receiving regional levies in South Minahasa regency in accordance with Permendagri Number 13 of 2006. The analytical method used was descriptive analysis, while analysis of systems and procedures was carried out by comparing concepts, theories and regulations in the implementation of the system and procedures for receiving regional levies specifically with the provisions of Permendagri Number 13 of 2006. The results of the study obtained that in general the System and Procedure for Regional Retribution in South Minahasa is in accordance with PERMENDAGRI Number 13 of 2006 concerning regional financial management guidelines.
Co-Authors Abdul, Yusrin Ade Astalia Pratiwi Agus T. Poputra Ahmad, Surya H Aldy, Watupongoh Risky ALLAN, FRANSISCO Andea, Selint Gar Anneke Wangkar Anneke Wangkar Apriliani Kasandra Tumuli, Apriliani Kasandra Ardi Manuel Lomboan, Ardi Manuel Ardiansyah M. Kadadia, Ardiansyah M. Arunde, Intan Fransiska Arya Pratama Dera, Arya Pratama Astyta Permata Simbawa, Astyta Permata Aumaila, Vallen Bawon, Dwi Nugraha Pratiwi Bekaiang, Agustina Fice Beribe, Anna Ina Wae Bong, David Christian Boyoh, Jonathan Karlo Brenda Tirie, Brenda Candri J. Tambuwun, Candri J. Christian, Pongtuluran Andri Claudia W.M Korompis CORNELLIA, Tabitha Deisy Cristy Soputan Cynthia Amanda, Cynthia Dalonto, Miswati Datu, Christian V. Daud, Rahmatia M Dedi, Gerald W. J. Dedy Kurniawan Kiay Demak, Dedy Kurniawan Deisye Charoline Pulumbara Dhullo Afandi Djaafara, Baharudin Djauhar, Nurdiyanti Dodopo, Yoki Driyana Ibrahim, Driyana Effendhi, Ria A. Elisa Levina Rorong Evan, Ariel Fauziyyah, Wanda Fauziyyah, Wanda Firginia Byll Franciska, Regina Mariana Gagola, Ledy Gamaliel, Hendrik . Gerungai, Natalia Y. T. Gerungai, Natalia Y. T. Go, Edward Ricardo Grace B. Nangoi Hangga Wicaksono Murti Harijanto Sabijono Hebimisa, Marce Takasili Heince R. N. Wokas Heince R.N Wokas Heince R.N. Wokas, Heince R.N. Heince Wokas Hendrik Gamaliel Hendrik Gamaliel Hendrik Manossoh, Hendrik Herman Karamoy Hermanto, Marius . I Gede Suwetja Indra R. Balak, Indra R. Inggriani Elim Iroth, Natasia Jantje J. Tinangon Jantje Tinangon Jenny Morasa Jessy D. L. Warongan, Jessy D. L. Jessy D.L Warongan, Jessy D.L Jessy D.L. Warongan, Jessy D.L. Johannis, Lady M. Jounica Zsezsa Sabhatini Warouw, Jounica Zsezsa Sabhatini Julius Nazario Sigar Julius Tamawiwy, Julius JUMRI, PAULINA THERESIA RAHAYU KAHAR, Nadia Anggriani Kalalo, Meily Y. B Kapojos, Peter Marshall Karatahi, Adelheid KARWUR, JONES M. Karwur, Natanael Kneefel, Engelita O. Kodoati, Anjeline Kolang, Engelina Aprilia Fergenia Komalig, Jeniver A. M. Korompis, Claudia W. M. Korompis, Sheren Kotambunan, Belinda I. S. Laowo, Theresia Ekkleisia LASALEWO, Ummi Aiman Latjandu, Lady L. Lidia Mawikere Lintje Kalangi Liputo, Rahma Dewi Lohonauman, Hans Luke David Kembi Mailoor, Jefri Herbert Makalare, Zevania Meysha Malawere, Natalia Christina Mallu, Crista Malonda, Jacky Jonathan Mamahit, Fernando Andreas Mamuko, Eflin R. Manegeng, Peggy Natasia Mangayuk, Elma Natasha Mangirang, Regina M. Manik, Sutra Manimbaga, Federicky Manoppo, Mentari P. Manurung, Lucky Jansen Mapanawang, Maria Angelitha Maradesa, Djeini Mararu, Gandi Marchell Tandri, Marchell Marellu, Afke Margie Christanty Poluan, Margie Christanty Marietta Sylvie Bolang Maruru, Widya Mawikere, Lidia M Megi Afrilia, Megi Meiby Angelia Andaki, Meiby Angelia Meilisa, Tumilaar Alvionita Meilivia Suak Meily Kalalo Meily Y. B. Kalalo, Meily Y. B. Meisiang, Yuyun Meruntu, Lenfiane Kristefa Meryll Michelle Makatengkeng Metusala, Melissa J. Miftahul Jannah Akuba, Miftahul Jannah Mokoginta, Given Mokoginta, Mia Istiana Moniaga, Maura Agustin Angelica Moray, Thiara Gabriela Muchtar, Maria Gabrielle Mufarokhah, Arifatul Mumu, Ablessy Naibaho, Friska Nainu, Rismawaty Nathania Ch. E. Sasuwuk, Nathania Ch. E. Neghe, Iriany Nicky, Sengkey K. Nikita Angelita Maria Nangoy, Nikita Angelita Maria Nofry, Sampoel Johanes Nongkan, Berry C. Nova Handayani, Nova Novi Budiarso Novi S. Budiarso, Novi S. Novi Swandari Budiarso Nunu, Indrawati Nur Isnaeni Oroh, Nelvie E. Paat, Meidy I. Padang, Elyakim Tande Paneo, Fitrianty Pangerapan, Sonny . Pangkey, Milka Magrita Pare, Yormi Karto Pareda, Marlin Paulina Amanda Sadondang, Paulina Amanda Pawama, Shinta D. Pilat, Juddy Julian Pingkan Elni Wowor, Pingkan Elni Pioh, Felly T.C. Poluan, Dayna M. Poluan, Lungchin Pricilia Joice Pesak Pricilia Pricilia Pua, Brenda Yusensie Pu’o, Sofyarifani Putri, Eggi Widya Rahmad Mahmud, Rahmad Rahmatia Lestari Arly Raisa Stephanie Janis Ramadhan, Rabin Putra Rantung, Dramita Putri Ratu, Angeliq Thirzah Loraine Ratuela, Hillary S.P Rebecca Kapojos Renaldy Fernando Rolos, Renaldy Fernando Rifaldi Josua Muaja, Rifaldi Josua Robert Lambey Rondonuwu, Sientje Rudy J. Pusung Rudy Pusung Rundengan, Syaloom M. Rungkat, Via E. Runtuwene , Ellena Natasya Salindeho, Weldi Samosir, Mikhael Ramos Santoso, Fadhlurrahmah Saputra, Marddyanto Dwi Sembiring, Maya B. SENOBUA, Sriwahyuni Sherly Pinatik Silvana Pingkan Walalangi, Silvana Pingkan Sinaga, Indra Rolando Sinaga, Rani Cenni Sintje Rondonuwu, Sintje Sitaneley, Jeniffer Natashia Soda, Jeheskiel Solossa, Paulin P. Sonny Pangerapan, Sonny Stanley K Walandouw, Stanley K Stanley K. Walandouw Stanley Kho Walandouw Stanley Waladouw Stanly W. Alexander Stefanny Tabita Mutiara Sembung, Stefanny Tabita Mutiara Steven J. Tangkuman Steven Tangkuman Sumanti, Alva Oktavianus Sundah, Prisilia L. F. Syawie, Faresz Aldi Syermi S.E. Mintalangi Tangeren, Rachel Tangkau, Pricilia R. E. Taroreh, Merry Virginia Tasikrede, Chicilia C. Tene, Johanes Herbert Timporok, Alfa Juanda Tinangon, Jantje J Tingginehe, Nurgita Tompodung, Graciela Tongian, Felix Treesje Runtu Tuatanassy, Sesillia Tulenan, Rudolof A. Tulle, Synta Tumbelaka, Dean Enriqe Tumundo, Michael TURAMBI, Florensia Tuturoong, Anggreani Tuwaidan, Regina Laurensana Ulimpa, Yohanis S. Usman, Yuliasari Ventje Ilat Veronika Debora Koapaha Victorina Z. Tirayoh Wangarry, Reynold Wangke, Anneke Wantasen, Meidiansjah Azhar Warongan, Jessy Warongan, Jessy D. L Watulingas, Grendy WEKU, Priscilia Weku, Priscillia Widiana, I Gusti A.E Winston Pontoh Wiyadi, Nadia K. Wiyono, Suyatno Woinalang, Anestasye Agnes Worotikan, Jenefer Hermina Wurangian, Mecky Yunita E. Baris Yusni Husain, Yusni