Articles
PERENCANAAN LABA BERDASARKAN ANALISIS BIAYA, VOLUME, LABA PADA PT. MULTI FOOD MANADO.
Kembi, Luke David;
Sondakh, Jullie J.;
Tirayoh, Victorina Z.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 4 (2014): Jurnal EMBA, HAL 233- 363
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.417 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.4.2014.6274
Perencanaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan karena akan mempengaruhi kelancaran maupun keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuannnya. Untuk itu perlu disusun perencanaan laba agar kemampuan yang dimiliki PT Multi Food Manado dapat dikerahkan secara terkoordinir. Teknik perencanaan laba yang dapat digunakan yaitu dengan analisis cost-volume-profit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui volume penjualan, Break Even Point, Margin of Safety, Contribustion Margin dan Operating Leverage di PT Multi Food Manado. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa data penjualan, data biaya tetap, dan biaya variabel tahun 2010-2012. Hasil perhitungan analisis cost-volume-profit menunjukkan bahwa perencanaan laba tahun 2010-2012 dan taksiran data penjualan 2013-2014 PT. Multi Food Manado sudah optimal dilihat dari tingkat laba yang dihasilkan dan tingkat margin of safety yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pimpinan perusahaan sebaiknya menerapkan analisis biaya-volume-laba dalam pengambilan keputusan perencanaan laba. Kata kunci : analisis, biaya, volume, laba.
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, UKURAN PERUSAHAAN, OPINI AUDIT, DAN REPUTASI KAP TERHADAP AUDITOR SWITCHING SECARA VOLUNTARY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Fauziyyah, Wanda;
Sondakh, Jullie J.;
Suwetja, I Gede
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1206.007 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v7i3.24849
Abstrak: Dalam praktik jasa akuntan publik, pemerintah mengeluarkan aturan mengenai rotasi Kantor Akuntan Publik (KAP) maupun akuntan publik. Salah satu isu auditor switching ini adalah adanya perusahaan yang melakukan pergantian auditor secara voluntary, isu ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor apa yang menyebabkan perusahaan melakukan penggantian auditor sebelum batas waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh financial distress, ukuran perusahaan, opini audit, dan reputasi KAP terhadap auditor switching. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 20013-2018. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder, berupa laporan auditan perusahaan jasa yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2018. Terdapat 270 perusahaan yang memenuhi kategori sampel dengan jumlah sampel sebanyak 45 pengamatan yang berasal dari pengamatan selama 6 tahun. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik. selanjutnya data yang telah dikumpulkan dan dianalisa tersebut diolah dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa opini audit berpengaruh signifikan terhadap auditor switching. Sedangkan financial distress, ukuran perusahaan, dan reputasi KAP audit tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan perusahaan untuk melakukan auditor switching. Perusahaan kedepannya lebih memperhatikan kondisi keuangannya agar bisa menjadi pertimbangan kepada investor untuk berinvestasi. Kata Kunci: financial distress, ukuran perusahaan, opini audit, reputasi KAP, auditor switching
PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PERUSAHAAN ROTI LIDYA MANADO
Kapojos, Rebecca;
Sondakh, Jullie J.;
Waladouw, Stanley
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1090 - 1211
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.29 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.2.2014.4515
Sistem Activity Based Costing (ABC) dapat menyediakan informasi perhitungan biaya yang lebih baik dan dapat membantu manajemen mengelola perusahaan secara efisien serta memperoleh pemahaman yang lebih baik atas kekuatan, kelemahan dan keunggulan kompetitif perusahaan. Sehingga dengan metode ABC dapat menyajikan informasi harga pokok produksi (HPP) secara cermat dan akurat bagi kepentingan manajemen. Tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan HPP dengan menggunakan metode yang diterapkan perusahaan Roti Lidya saat ini dengan harga pokok yang dihasilkan dengan metode ABC. Metode analisis yang digunakan adalah analisa deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa perhitungan HPP menggunakan ABC memberikan hasil yang lebih tinggi dari cara tradisional pada perusahaan Roti Lidya. Sistem tradisional memberikan perhitungan harga HPP yang lebih rendah dibandingkan dengan metode Activity Based Costing, dikarenakan perhitungan dengan sistem tradisional hanya menggunakan satu cost driver sehingga banyak terjadi distorsi biaya dan menghasilkan perhitungan HPP yang tidak relevan. Perusahaan sebaiknya mengevaluasi kembali sistem pembebanan biaya dalam menentukan HPP. Kata kunci: activity based costing, harga pokok produksi
ANALISIS PENERAPAN E-SPT DAN E-FILING DALAM UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK (STUDI KASUS DI KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA MANADO)
Tumuli, Apriliani Kasandra;
Sondakh, Jullie J;
Wokas, Heince R.N
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 3 (2016): JE Vol. 4 No. 3 Hal. 102-221
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.777 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v4i3.13657
Direktorat Jenderal Pajak melakukan berbagai inovasi baru dalam bidang perpajakan yaitu dengan pemanfaatan teknologi dan informasi sehingga terciptalah aplikasi komputer dalam sistem administrasi perpajakan seperti e-SPT dan e-Filing untuk memudahklan para wajib pajak sehingga dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan kewajiban perpajakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan e-SPT dan e-Filing, tingkat kepatuhan wajib pajak yaitu ketepatan waktu melapor pajak menggunakan e-SPT dan e-Filing, serta kepatuhan wajib pajak sebelum dan sesudah penerapan e-Filing. Objek penelitian dilaksanakan di KPP Pratama Manado. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan e-SPT dan e-Filing di KPP Pratama Manado mengalami peningkatan jumlah pengguna tiap tahunnya, Kepatuhan wajib pajak yaitu ketepatan waktu melapor pajak menggunakan e-SPT dan e-Filing pun mengalami peningkatan dari tahun 2013 dengan tahun pajak 2012 sampai tahun 2015 dengan tahun pajak 2014, dan kepatuhan wajib pajak sebelum dan sesudah penerapan e-Filing meningkat setiap tahunnya, sehingga dapat disimpulkan penerapan e-SPT dan e-Filing berhasil meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam menyanpaikan SPT Tahunan di KPP Pratama Manado. Kata Kunci : e-SPT, e-Filing, Kepatuhan Wajib Pajak.
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT. BPR DANA RAYA MANADO
Dedi, Gerald W. J.;
Sondakh, Jullie J.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2 (2017) HAL. 955
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (633.793 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.5.2.2017.16055
Abstrak:Sektor pajak yang diberlakukan di Indonesia diantaranya adalah Pajak Penghasilan yang juga merupakan kontribusi terbesar dalam penerimaan pajak dalam negeri. Setiap tahun setelah tahun pajak berakhir, para wajib pajak akan memenuhi kewajibannya mengisi dan menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan PPh Badan yang merupakan sarana bagi wajib pajak untuk melaporkan sekaligus menghitung dan menetapkan besarnya pajak penghasilan terutang dalam tahun pajak yang bersangkutan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui penerapan akuntansi pajak penghasilan badan yang dilakukan PT.BPR Dana Raya Manado. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data deskriptif, dimana informasi yang digunakan berupa laporan keuangan yang dalam hal ini laporan perhitungan laba-rugi dan neraca, serta data-data lain yang diperlukan untuk perhitungan pajak penghasilan terutang. Hasil penelitian menunjukkan besarnya pajak penghasilan pasal 25 tahun 2015 sebesar Rp. 2.336.107.785 dan besarnya pajak penghasilan terutang pasal 29 kurang (lebih) bayar tahun 2015 sebesar Rp. 1.271.214.295.Pajak penghasilan terutang diperoleh setelah dilakukan perhitungan atas laporan laba-rugi perusahaan dengan ketentuan-ketentuan perpajakan yang berlaku. Kata Kunci : pajak , PPh badan
EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL PEMBIAYAAN MUSYARAKAH PADA PT. BANK MUAMALAT KANTOR CABANG MANADO
Handayani, Nova;
Sondakh, Jullie J.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 743-859
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.996 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.4.1.2016.11870
Keberadaan instrumen perbankan syariah tidak hanya bermotifkan keuntungan tapi juga bertujuan sosial ekonomi. Dalam perbankan konvensional, sebagian dana mengalir ke industri yang besar dan perusahaan multinasional. Perbankan syariah yang menggunakan sistem bagi hasil akan membuat keuangan atau pendanaan bank yang akan didistribusikan lebih merata karena kriteria dari perbankan syariah melihat dari sisi produktifnya suatu usaha dan mementingkan pengusaha kelas kecil dan menengah. Musyarakah merupakan akad kerjasama atas bagi hasil, dimana dalam akad musyarakah, para mitra berkontribusi dalam modal maupun kerja. Tujuan penelitian  untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang pengendalian internal pembiayaan musyarakah pada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan penerapan sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektivitas pengendalian internal pembiayaan musyarakah. Hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi yang diterapkan Bank Muamalat Manado telah menunjang efektivitas pengendalian internal pembiayaan musyarakah Perusahaan sebaiknya mengontrol sistem informasi akuntansi dalam pembiayaan musyarakah secara berkesinambungan demi menunjang efektivitas pengendalian sistem informasi perusahaan tersebut. Kata kunci: sistem informasi akuntansi, pengendalian internal, pembiayaan musyarakah
PENGARUH PROSEDUR REVIU TERHADAP KUALITAS REVIU LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA UTARA
Bekaiang, Agustina Fice;
Sondakh, Jullie J.;
Kalalo, Meily Y. B
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2. (2017). HAL 847
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (565.924 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v5i2.16001
ABSTRAK : Kesalahan dalam penyajian laporan keuangan pemerintah daerah dapat dikurangi dengan adanya reviu. Reviu adalah prosedur penelusuran angka-angka dalam laporan keuangan, permintaan keterangan, dan analitik. Hasil reviu yang berkualitas haruslah memenuhi kriteria tepat waktu (timelines), lengkap (disclosure) dan informatif. Menurut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 8/PMK.09/2015 tentang Standar Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Daerah menyebutkan kualitas pelaksanaan reviu harus memenuhi kriteria : waktu pelaksanaan, kompetensi pereviu, tahapan reviu, kertas kerja reviu, pelaporan reviu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prosedur reviu terhadap kualitas reviu laporan keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Minahasa Utara. Hasil penelitian menunjukan thitung> ttabel(4,530 > 1,68) dan (Sig.) 0,000 < 0,05 artinya bahwa prosedur reviu berpengaruh signifikan terhadap kualitas reviulaporan keuangan pemerintah daerah. Kata Kunci : Prosedur Reviu, Kualitas Reviu, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
EVALUASI PENERAPAN PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP BERDASARKAN PSAK NO.16 PADA RSUP PROF.DR.R.D. KANDOU MANADO
Koapaha, Veronika Debora;
Sondakh, Jullie J.;
Pusung, Rudy J.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 116 -235
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.683 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.3.2014.5435
Aktiva tetap memiliki peran penting untuk kelancaran operasional perusahaan. Maksimalisasi terhadap peran tersebut membutuhkan kebijakan yang tepat dalam pengelolaan aktiva tetap. Para pengambil keputusan akan sangat memerlukan alat informasi mengenai aktiva tetap yaitu akuntansi aktiva tetap. Penelitian ini bertujuan menilai sejauh mana perusahaan telah menerapkan kebijakan akuntansi aktiva tetap yang sesuai dengan teori, berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.16 Â dalam aktivitas perusahaan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian disimpulkan RSUP Prof.Dr.R.D Kandou menjalankan kegiatan akuntansinya berpedoman pada kebijakan akuntansi perusahaan yang sudah mengarah pada PSAK No.16. Pengukuran aktiva tetap dilakukan sesuai kebijakan perusahaan, pengakuan aktiva tetap perusahaan sesuai dengan standar akuntansi keuangan, perusahaan menyusutkan aktiva tetapnya menggunakan metode saldo menurun dimana hal ini belum sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, perusahaan menghentikan aktiva tetap yang sudah tidak digunakan dengan cara menghapus aktiva tetap dari daftar kepemilikan dan melepasnya dengan cara dihibahkan. Perusahaan telah menyajikan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan dan mengungkapkan sejumlah informasi dalam catatan atas laporan keuangan. Pihak manajemen disarankan melakukan revaluasi secara teratur, agar perusahaan bisa memastikan jumlah tercatat tidak berbeda pada akhir periode pelaporan. Kata kunci: aktiva tetap, psak no.16
ANALISIS REAKSI HARGA SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH TAX AMNESTY PERIODE PERTAMA (STUDI KASUS SAHAM SEKTOR PROPERTI YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA)
Manik, Sutra;
Sondakh, Jullie J.;
Rondonuwu, Sintje
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5. NO.2 (2017). HAL. 734
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (631.801 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.5.2.2017.15989
Abstrak: Kebijakan tax amnesty diprediksi akan memberikan tambahan pendapatan negara melalui dana yang masuk melalui repatriasi maupun uang tebusan. Dana yang masuk diharuskan berada di Indonesia minimal 3(tiga) tahun untuk di investasikan. Kebijakan tax amnesty diyakini memiliki kandungan informasi terhadap pasar modal Indonesia sehingga akan memberikan reaksi terhadap harga saham. Penelitian ini menggunakan metode studi peristiwa (event study) dengan periode pengamatan selama 10 hari bursa mulai dari tanggal 11 Juli 2016 sampai dengan 15 Juli 2016 dan 19 Juli 2016 sampai dengan 25 Juli 2016, yaitu 5 hari sebelum dan 5 hari setelah pengumuman pemberlakuan tax amnesty periode pertama. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada perbedaan harga saham di sektor properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada saat sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman tax amnesty periode pertama resmi diberlakukan. Pengujian dilakukan terhadap rata-rata abnormal return yang diuji secara simultan. Pengujian dilakukan dengan SPSS 23 dengan alat uji paired sample t test. Pengujian statistik paired sample t test menunjukkan nilai yang tidak signifikan yang dilihat dari t hitung < t tabel, yang artinya tidak terdapat perbedaan abnormal return pada saat sebelum dan sesudah pengumuman tax amnesty periode pertama resmi berlaku. Hasil penelitian tersebut didukung dengan data dari Bursa Efek Indonesia yang mengatakan bahwa dana tax amnesty masih mengendap di bank gateway dan dana yang masuk ke pasar modal masih minim. Selain itu informasi tax amnesty dapat diterima secara luas, sehingga investor dapat mengantisipasi.Kata Kunci : Tax amnesty, abnormal return, bank gateway.
EVALUASI SISTEM DAN PROSEDUR BELANJA MODAL DI DINAS KESEHATAN KOTA MANADO
Watulingas, Grendy;
Sondakh, Jullie J;
Datu, Christian
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE. VOL 5 NO 2 (2017) HAL.1060 -1192
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (550.68 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.5.2.2017.16064
Abstrak:Indonesia adalah Negara Pemerintahan yang mengatur jalannya perkembangan ekonomi di Indonesia. Good governance merupakan agenda pokok reformasi yang diharapkan dapat secara konsisten oleh pemerintah daerah, akuntabilitas yang baik disertai tranparansi dan keterbukaan mengontrol untuk memperbaiki sistem dan prosedur pemerintah daerah. Belanja modal merupakan kegiatan pemerintah yang meningkatkan kinerja instansi agar mencapai tujuan yang diharapkan yaitu penyerapan anggaran yang efektif melalui Belanja Modal Pengadaan Barang dan Jasa. Peraturan Menteri Dalam Negeri No.64 Tahun 2013 dan Peraturan Pemerintah No.71 Tahun 2010 menjadi pedoman bagi setiap instansi pemerintah yang menjadi pelaksana pengadaan barang/jasa pemerintah dan pengguna barang dan jasa. Penelitian saat ini bertujuan untuk mengetahui Apakah Sistem dan Prosedur Belanja Modal pada Dinas Kesehatan Kota Manado yang diterapkan sudah Efektiv. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa sistem dan prosedur Belanja Modal pada Dinas Kesehatan Kota Manado sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan telah terencana dengan baik sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang telah ditetapkan. Kiranya Dinas Kesehatan Kota Manado, pada tahun anggaran 2018 dan selanjutnya dalam Sistem dan Prosedur Belanja Modal pengadaan barang/jasa berpedoman pada peraturan pemerintah yang berlaku. Kata kunci: belanja modal,pengadaan, barang, jasa, pemerintah.