Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengelolaan Keuangan Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud Pareda, Marlin; Sondakh, Jullie J; Ilat, Ventje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 2 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 2 Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i2.18431

Abstract

Abstract. The Regional Budget (APBD) is established to improve the capacity of local government in providing services to the community. The Regional Budget (APBD) is an annual form of the Regional Long-Term Development Plan (RPJPD) as well as the Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) are set up in accordance to the vision and mission of the regional head. The Regional Budget (APBD) is prepared by the Regional Government, discussed and approved by the Regional House of Representatives (DPRD). It is thus becoming a legal product, in form of Regional Regulation (Perda) and must be followed by all institutions in the region. This study aims to analyze the financial management of the Regional Government of Talaud Islands Regency. This is a qualitative exploratory research. Data were obtained through in-depth interviews and documentation studies. Key informants are determined by purposive sampling to obtain accurate information. Interviews were conducted by using semi-structured in-depth interviews. The triangulation method was used in order to test the validity or credibility of data and data sources. Results showed that in the process of local government financial management from planning and budgeting and implementation process has been referring to Permendagri No. 13 of 2006 on Guidelines for Management of regional finances but there are still obstacles that are 1) Bureaucratic Structure, (2) Resources, (3) Communication, (4) Disposition or Attitude, (5) Budget Limitations. Keywords: Regional Financial Management, Obstacles.Abstrak. Dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maka disusunlah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran Pendapatan dan  Belanja Daerah (APBD) merupakan wujud tahunan dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dibuat dari visi dan misi kepala daerah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipersiapkan oleh Pemerintah Daerah, dibahas dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sehingga pada akhirnya menjadi produk hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) yang harus diikuti oleh segenap lembaga di daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data diperoleh melalui teknik wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Informan kunci ditentukan secara purposive sampling untuk mendapatkan hasil informasi yang tepat dan akurat. Wawancara menggunakan In-depth interview jenis semi terstruktur. Metode triangulasi digunakan dalam pengujian validitas atau kredibilitas data dan sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pengelolaan keuangan daerah pemerintah daerah mulai dari proses perencanaan dan penganggaran dan pelaksanaan dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah belum optimal masih terdapat hambatan-hambatan yaitu 1) Struktur Birokrasi, (2) Sumber Daya, (3) Komunikasi, (4) Disposisi atau Sikap, (5) Keterbatasan Anggaran.Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Daerah, Hambatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Sistem E-audit Pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara Pesak, Pricilia Joice; Sondakh, Jullie J; Gamaliel, Hendrik
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 2 (2019): Goodwill Vol.10 No.2 Juli- Desember 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i2.26378

Abstract

Abstract. This study aims to analyze factors that influence usage of e-Audit system in Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara using techonology acceptance model (TAM). This study was conducted on auditors who have been using e-Audit system. This is a quantitative research with structural relationship approach. Data were obtained by questionnaires which were distributed to 60 auditors of BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara and documentation study. The data were analysed by Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM) and used SmartPLS software 3.2.7 The results of the study indicate that the factors that influence the use of the e-Audit system are external variables of characteristics system relevant through perceived usefulness, terminology through perceived ease of use, perceived usefulness, attitude using the e-Audit system and behavioral intentions using the e-Audit system. On the other hand, perceived ease of use is found to be a factor that does not affect the actual use or use of e-Audit system. Keywords: e-Audit System, Technology Acceptance Model (TAM)Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan sistem e-Audit pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dengan menggunakan Techonology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini dilakukan pada auditor BPK yang menggunakan sistem e-Audit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei bersifat hubungan struktural. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 60 auditor BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara dan studi dokumentasi. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial Least Square Structural Equation Model (PLS-SEM), dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.2.7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penggunaan atau pemakaian sesungguhnya sistem e-Audit adalah variabel eksternal karakteristik sistem relevan melalui kegunaan persepsian, variabel eksternal karakteristik sistem terminologi melalui kemudahan penggunaan persepsian, kegunaan persepsian, sikap menggunakan sistem e-Audit dan niat perilaku menggunakan sistem e-Audit. Sedangkan, faktor yang tidak berpengaruh terhadap penggunaan atau pemakaian sesungguhnya sistem e-Audit adalah kemudahan penggunaan persepsian.Kata Kunci: sistem e-Audit, Technology Acceptance Model (TAM)
Analisis Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada Laporan Tahunan Perusahaan Manufaktur Sektor Barang Konsumsi yang Go Public di Bursa Efek Indonesia (BEI) Wiyono, Suyatno; Sondakh, Jullie J
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 2 (2019): Goodwill Vol.10 No.2 Juli- Desember 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i2.24919

Abstract

Abstract. This study aims to examine and analyze the influence of company size, company growth, profitability and public ownership of shares on CSR disclosures on annual reports of consumer goods manufacturing sector companies which have been go public on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This is a quantitative research. The population in this study were 50 manufacturing companies in the consumer goods sector with a sample of 27 companies determined by purposive sampling technique. This research employed secondary data and multiple regression analysis. Multiple regression analysis was conducted with SPSS version 25. The results showed that company size influences positively and significantly CSR disclosure, the company's growth does not influence positively and significantly CSR disclosure, profitability influences positively but does not influence significantly CSR disclosure, and public share ownership does not influence positively and significantly CSR disclosure.Keywords: Disclosure, corporate social responsibility, size, growth, profitability, public share ownership.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas dan kepemilikan saham oleh publik terhadap pengungkapan CSR pada laporan tahunan perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang sudah go publik di BEI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi dengan sampel penelitian yakni berjumlah 27 perusahaan data yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan menggunakan analisis data regresi logistik dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR, pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR, profitabilitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan CSR, kepemilikan saham publik tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan CSR.Kata kunci: Pengungkapan, tanggung jawab sosial, ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, kepemilikan saham publik.
Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility pada Perusahaan Perbankan Konvensional di Indonesia Pare, Yormi Karto; Sondakh, Jullie J; Morasa, Jenny
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 2 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 2 Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i2.18631

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik perusahaan yang terdiri dari Profitabilitas (X1), Komposisi Dewan Komisaris(X2), Ukuran Perusahaan (X3) dan Umur Perusahaan (X4) terhadap variabel dependen Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu laporan tahunan dan laporan berkelanjutan. Sampel yang digunakan sebanyak 142 tahun perusahaan dari populasi 165 tahun ini diambil dari 33 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas, Komposisi Dewan Komisaris dan Ukuran Perusahaan berpengaruh negatif terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility, sedangkan Umur Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Nilai koefisien determinasi masing-masing variabel adalah sebagai berikut  Profitabilitas 0.576, Komposisi Dewan Komisaris 0,621, Ukuran Perusahaan 0,071 dan Umur Perusahaan 0,004.Kata Kunci: Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Profitabilitas, Komposisi Dewan Komisaris, Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan. 
Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah (Pada SKPD Kabupaten Minahasa Selatan) Mamahit, Fernando Andreas; Sondakh, Jullie; Ilat, Ventje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 1 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 1 Juni 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i1.15327

Abstract

Abstract. Gaining a regional autonomy by local government means it is the authority for them to manage their own households and lesser interference of the central government. The local government has the right and the broad authority to use the financial resources provided under the requirement. However, with such broad authority, it does not mean that local governments can use the financial resource without any clear direction and purpose. This study is intended to analyze and obtain evidence of the influence of human resource capacity, utilization of information technology and the application of financial accounting system towards the quality of local government financial statements in ​​South Minahasa. This is a quantitative research. Primary data were collected by questionnaires. They were distributed to financial managers (financial administration officers, finance technical enforcement officers and the treasurer) in the Working Units of South Minahasa Regency. The population in this research is 153 finance staff in the Working Unit of South Minahasa Regenc. Respondents were Inspectorate, regional secretary, council secretariat, services and office. 82 respondents were participated within this research. Data was analysed by multiple regression analysis, f test and t test. The result of this research found that Human Resource Capacity, Utilization of information technology and aplication area of financial accounting system simultaneously and significantly influence the quality of Financial Statement information of local goverment in South Minahasa Regency. Keywords : the quality of financial statements, human resource capacity, utilization of information technology, financial accounting system implementation. Abstrak. Dengan adanya otonomi daerah diberikan kewenangan yang luas untuk mengurus rumah tangganya sendiri dengan sesedikit mungkin campur tangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah mempunyai hak dan kewenangan yang luas untuk menggunakan sumber-sumber keuangan yang dimilikinya sesuai dengan kebutuhan. Namun demikian dengan kewenangan yang luas tersebut, tidaklah berarti bahwa pemerintah daerah dapat menggunakan sumber-sumber keuangan yang dimilikinya sekehendaknya, tanpa arah dan tujuan yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti pengaruh kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan sistem akuntansi keuangan daerah pada pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Jenis penelitian ini ditinjau dari tujuan penelitian merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan metode analisis linier berganda Lokasi penelitian dilakukan di Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada Pengelola Keuangan (Pejabat Penatausahaan Keuangan, Pejabat Pelaksana Teknis Keuangan dan Bendahara Pengeluaran) pada Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) di Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah 153 pengelola keuangan yang tersebar pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan antara lain :Inspektorat, Sekretariat Daerah, Sekretariat Dewan, Dinas, Badan, Kantor, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 82 responden. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda (multiple regresi) Uji F dan Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah secara simultan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kualitas Informasi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci : Kualitas Laporan Keuangan, Kapasitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah
Analisis Potensi Penerimaan Retribusi Daerah pada Pemerintah Kabupaten Gorontalo Liputo, Rahma Dewi; Sondakh, Jullie J; Warongan, Jessy
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 2 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 2 Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i2.17893

Abstract

Abstract. This study aims to determine and analyze the potential of local retribution revenue, the constraints of local retribution and efforts to overcome those constraints of local retribution revenue in Gorontalo Regency. This is a qualitative research and case study approach. Data were obtained through in-depth interviews, documentation study and observation. The results showed that the potential of each type of retribution in Gorontalo Regency is classified as follows: 1) Local retributions belong to the prime classification are the retributions on the use of regional property, building permits and noise permits; 2) Potential local retributions are from health service, market service, wholesaler/retailer, terminals and recreation areas and sports;3) Developing local retributions are classified as from motor vehicle and telecommunication towers; 4) underdeveloped retributions are from collected garbage, public roadside parking, special parking area, abattoir, local product sales and route permit. The constraints in gaining those retribution revenues are: 1)inadequate of human resources in terms of quantity and quality; 2) inadequate facilities; 3) lack of supervision; 4) insufficient of  sanctions; 5) lack of taxpayer awareness; 6) lack of socialization and 7) lack of coordination. The efforts made to overcome those constraints are by: 1) intensifying the implementation of  regional retribution intensification; 2) intensifying regional retribution extensification and 3)Local Government needs to provide incentive rewards to regional work units for their well achievements. Keywords: Local Retribution and Local RevenueAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis potensi penerimaan retribusi daerah, kendala-kendala penerimaan retribusi daerah dan upaya-upaya untuk mengatasi kendala-kendala penerimaan retribusi daerah di Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui teknik wawancara yang mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa  potensi penerimaan  retribusi di Kabupaten Gorontalo diklasifikasikan sebagai berikut:1) Retribusi daerah yang tergolong klasifikasi prima adalah adalah retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi izin mendirikan bangunan dan retribusi izin gangguan/keramaian; 2) Retribusi daerah yang tergolong potensial adalah retribusi pelayanan kesehatan, retribusi pelayanan pasar, retribusi pasar grosir/pertokoan, retribusi terminal dan retribusi tempat rekreasi dan olahraga; 3) Retribusi daerah yang tergolong  berkembang adalah retribusi pengujian kendaraan bermotor dan retribusi menara telekomunikasi; 4) Retribusi daerah yang tergolong terbelakang adalah retribusi persampahan/kebersihan, retribusi parkir tepi jalan umum, retribusi tempat parkir khusus, retribusi rumah potong hewan,  retribusi penjualan produk usaha daerah dan retribusi izin trayek. Kendala-kendala penerimaan retribusi di Kabupaten Gorontalo adalah: 1) Sumber Daya Manusia secara kuantitas dan kualitas belum memadai; 2) Fasilitas yang kurang memadai; 3) Kurangnya pengawasan; 4) Penerapan sanksi yang belum maksimal; 5) Kurangnya kesadaran wajib retribusi; 6) Kurangnya sosialisasi dan 7) Kurangnya koordinasi. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala penerimaan retribusi daerah di Kabupaten Gorontalo yaitu: 1) Menggiatkan pelaksanaan intensifikasi retribusi daerah; 2) Menggiatkan pelaksanaan ekstensifikasi retribusi daerah dan 3) Pemerintah Kabupaten Gorontalo memberikan insentif kepada SKPD yang melaksanakan pemungutan retribusi daerah atas pencapaian kinerja tertentu.Kata kunci: Retribusi Daerah dan Pendapatan Asli Daerah
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI, PERAN INTERNAL AUDIT, PENDIDIKAN, DAN KUALITAS PELATIHAN TERHADAP KETERANDALAN LAPORAN KEUANGAN PADA SKPD PEMERINTAH KABUPATEN HALMAHERA UTARA Dodopo, Yoki; Sondakh, Jullie; Tinangon, Jantje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 1 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 1 Juni 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i1.15306

Abstract

Abstract. This research aims to test the influence of such independent variables as the organizational commitment, Accounting Internal Control, The Role Of Internal Audit, Education, and the quality of training to such dependent variables as the reliability of the financial report of local government. This research uses a quantitative approach, using primary data through questionnaires. The respondents in this study were  the employees who processes the financial administration and those who make financial report at the Local Working Unit (SKPD) in North Halmahera Regency Government. The population used for this research is a group of financial staff which is about 298 people in each of the SKPD, and the samples taken are  75 respondents. The data were analyzed using multiple linear regression analysis and the data were tested by using SPSS program version 22. The results of a multiple linear regression analysis shows that partially, the organizational commitment, accounting internal control, the role of internal audit, education, and the quality of training give positive impacts and significant effects to the reliability of the financial report of local government. The result of the test also shows that simultaneously, the good organizational commitment, accounting internal control, the role of internal audit, education, and quality of training give positive impacts and significant effects to the reliability of financial report of local government. The value of the coefficient of determination indicates that the organizational commitment, accounting internal control, the role of internal audit, education, and quality of training is 49.70%, and the remaining 50.30% is affected by other factors which are not included in this model of research. Keywords : Organizational Commitment, Internal Control Of Accounting, The Role Of Internal Audit, Education, Quality Of Training, The Reliability Of Financial Report.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL UNTUK PELAYANAN PUBLIK (Studi pada kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara) Tamawiwy, Julius; Sondakh, Jullie J; Warongan, Jessy D.L
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 7, No 2 (2016): Goodwill Vol. 7 No. 2 Desember 2016
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v7i2.13555

Abstract

The main objective of regional autonomy is to improve public services and promote the local economy in Indonesia. Capital expenditures for public services is used to finance expenditure in investing activities (add assets) aimed at improving public infrastructure that results can be used directly by the public. Developed regions tend to maintain the structure of expenditure into maintenance expenditure. The shift in spending patterns in the local government often triggered concerns about the extent to which the amount of local revenue affects the pattern of local government spending, especially capital expenditure for public services. This study purposes to analyze growth of revenue (PAD), the ​​fiscal decentralization, financial effectiveness and efficiency of the Local Government Financial Management to the capital expenditure for public services. The method used is quantitative method with a sampling technique using judgment sampling which took samples with consideration of the availability of data in the Local Government Financial Statements Reports in the Province of North Sulawesi by 10 districts/cities of Local Government in North Sulawesi since 2010 to 2015. The analytical method used is a multiple regression using SPSS 20 application assistance. The results show that PAD  growth is effect as positive and significant capital expenditures for public services, fiscal decentralization is negative effect and not significant toward capital expenditures for public services, effectiveness  and efficiency of local financial is  effect as positive but not significant toward capital expenditures for public services..
Pengaruh Faktor-Faktor Individual Terhadap Perilaku Etis Auditor Pada Inspektorat Provinsi Gorontalo Abdul, Yusrin; Sondakh, Jullie J; Tinangon, Jantje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 2 (2019): Goodwill Vol.10 No.2 Juli- Desember 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i2.25605

Abstract

Abstract. This study aims to know and analyze the effects of individual factors namely internal locus of control, intellectual intelligence, emotional intelligence, and spiritual intelligence on the ethical behavior of the Gorontalo Provincial Inspectorate auditors. This is a quantitative research. The population in this study was all staff of the Gorontalo Provincial Inspectorate. Samples are auditors having certification of the Auditor's Functional Position (JFA). This study included 44 respondents. Data were collected by questionnaires. Data were analysed by multiple regression and SPSS program. The results of the study showed that an internal locus of control affects increasing auditor ethical behavior. Intellectual intelligence (IQ) increases auditor ethical behavior. Emotional Intelligence (EQ) increases auditor ethical behavior. Spiritual Intelligence (SQ) does not increase the auditor's ethical behavior.Keywords: Internal Locus of Control, Intellectual Intelligence, Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence on the Ethical BehaviorAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui dan menganalisis pengaruh faktor-faktor individual yakni locus of control internal, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap perilaku etis auditor Inspektorat Provinsi Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Inspektorat Provinsi Gorontalo dengan sampel penelitian yakni auditor memiliki sertifikasi Jabatan Fungsional Auditor (JFA) yang berjumlah 44 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan analisis data regresi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Locus of Control Internal berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor. Kecerdasan Intelektual (IQ) berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor. Kecerdasan Emosional (EQ) berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor. Kecerdasan Spiritual (SQ) tidak berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor.Kata kunci : Locus of Control Internal, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Perilaku Etis
ANALISIS BIAYA DIFERENSIAL DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJUAL LANGSUNG ATAU MEMPROSES LEBIH LANJUT KOMODITI KACANG TANAH DI KAWANGKOAN (STUDI PADA UD. KACANG KAYLA DAN UD. KACANG LADY) Walalangi, Silvana Pingkan; Sondakh, Jullie J.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.4 No.1 (2016) Hal. 974-1096
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.89 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.1.2016.11850

Abstract

Pengambilan keputusan merupakan salah satu fungsi manajer. Dan pengambilan keputusan memerlukan biaya, seperti biaya diferensial atau biaya inkremental. Analisis biaya diferensial sangat diperlukan sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh perusahaan dalam usaha meningkatkan laba dan mengurangi kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keputusan yang paling tepat yang bisa diambil oleh manajemen dalam pengambilan keputusan menjual langsung atau memproses lebih lanjut komoditi kacang tanah menggunakan informasi akuntansi diferensial yaitu dengan membandingkan antara biaya diferensial yang akan dikeluarkan saat menjual langsung dan memproses lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada UD. Kacang Kayla dan UD. Kacang Lady dilihat dari biaya yang dikeluarkan menunjukkan bahwa gambaran tentang peran dari akuntansi diferensial dalam pengambilan suatu keputusan jangka pendek, dimana pihak perusahaan UD. Kacang Kayla lebih baik memproses lebih lanjut kacang tanah karena laba diferensial lebih tinggi dari pada menjual langsung, dan Pimpinan UD. Kacang Lady sebaiknya  menjual langsung produknya karena laba diferensial lebih tinggi dari pada memproses lebih lanjut. Kata kunci : biaya diferensial, pengambilan keputusan, menjual langsung, memproses
Co-Authors Abdul, Yusrin Ade Astalia Pratiwi Agus T. Poputra Ahmad, Surya H Aldy, Watupongoh Risky ALLAN, FRANSISCO Andea, Selint Gar Anneke Wangkar Anneke Wangkar Apriliani Kasandra Tumuli, Apriliani Kasandra Ardi Manuel Lomboan, Ardi Manuel Ardiansyah M. Kadadia, Ardiansyah M. Arunde, Intan Fransiska Arya Pratama Dera, Arya Pratama Astyta Permata Simbawa, Astyta Permata Aumaila, Vallen Bawon, Dwi Nugraha Pratiwi Bekaiang, Agustina Fice Beribe, Anna Ina Wae Bong, David Christian Boyoh, Jonathan Karlo Brenda Tirie, Brenda Candri J. Tambuwun, Candri J. Christian, Pongtuluran Andri Claudia W.M Korompis CORNELLIA, Tabitha Deisy Cristy Soputan Cynthia Amanda, Cynthia Dalonto, Miswati Datu, Christian V. Daud, Rahmatia M Dedi, Gerald W. J. Dedy Kurniawan Kiay Demak, Dedy Kurniawan Deisye Charoline Pulumbara Dhullo Afandi Djaafara, Baharudin Djauhar, Nurdiyanti Dodopo, Yoki Driyana Ibrahim, Driyana Effendhi, Ria A. Elisa Levina Rorong Evan, Ariel Fauziyyah, Wanda Fauziyyah, Wanda Firginia Byll Franciska, Regina Mariana Gagola, Ledy Gamaliel, Hendrik . Gerungai, Natalia Y. T. Gerungai, Natalia Y. T. Go, Edward Ricardo Grace B. Nangoi Hangga Wicaksono Murti Harijanto Sabijono Hebimisa, Marce Takasili Heince R. N. Wokas Heince R.N Wokas Heince R.N. Wokas, Heince R.N. Heince Wokas Hendrik Gamaliel Hendrik Gamaliel Hendrik Manossoh, Hendrik Herman Karamoy Hermanto, Marius . I Gede Suwetja Indra R. Balak, Indra R. Inggriani Elim Iroth, Natasia Jantje J. Tinangon Jantje Tinangon Jenny Morasa Jessy D. L. Warongan, Jessy D. L. Jessy D.L Warongan, Jessy D.L Jessy D.L. Warongan, Jessy D.L. Johannis, Lady M. Jounica Zsezsa Sabhatini Warouw, Jounica Zsezsa Sabhatini Julius Nazario Sigar Julius Tamawiwy, Julius JUMRI, PAULINA THERESIA RAHAYU KAHAR, Nadia Anggriani Kalalo, Meily Y. B Kapojos, Peter Marshall Karatahi, Adelheid KARWUR, JONES M. Karwur, Natanael Kneefel, Engelita O. Kodoati, Anjeline Kolang, Engelina Aprilia Fergenia Komalig, Jeniver A. M. Korompis, Claudia W. M. Korompis, Sheren Kotambunan, Belinda I. S. Laowo, Theresia Ekkleisia LASALEWO, Ummi Aiman Latjandu, Lady L. Lidia Mawikere Lintje Kalangi Liputo, Rahma Dewi Lohonauman, Hans Luke David Kembi Mailoor, Jefri Herbert Makalare, Zevania Meysha Malawere, Natalia Christina Mallu, Crista Malonda, Jacky Jonathan Mamahit, Fernando Andreas Mamuko, Eflin R. Manegeng, Peggy Natasia Mangayuk, Elma Natasha Mangirang, Regina M. Manik, Sutra Manimbaga, Federicky Manoppo, Mentari P. Manurung, Lucky Jansen Mapanawang, Maria Angelitha Maradesa, Djeini Mararu, Gandi Marchell Tandri, Marchell Marellu, Afke Margie Christanty Poluan, Margie Christanty Marietta Sylvie Bolang Maruru, Widya Mawikere, Lidia M Megi Afrilia, Megi Meiby Angelia Andaki, Meiby Angelia Meilisa, Tumilaar Alvionita Meilivia Suak Meily Kalalo Meily Y. B. Kalalo, Meily Y. B. Meisiang, Yuyun Meruntu, Lenfiane Kristefa Meryll Michelle Makatengkeng Metusala, Melissa J. Miftahul Jannah Akuba, Miftahul Jannah Mokoginta, Given Mokoginta, Mia Istiana Moniaga, Maura Agustin Angelica Moray, Thiara Gabriela Muchtar, Maria Gabrielle Mufarokhah, Arifatul Mumu, Ablessy Naibaho, Friska Nainu, Rismawaty Nathania Ch. E. Sasuwuk, Nathania Ch. E. Neghe, Iriany Nicky, Sengkey K. Nikita Angelita Maria Nangoy, Nikita Angelita Maria Nofry, Sampoel Johanes Nongkan, Berry C. Nova Handayani, Nova Novi Budiarso Novi S. Budiarso, Novi S. Novi Swandari Budiarso Nunu, Indrawati Nur Isnaeni Oroh, Nelvie E. Paat, Meidy I. Padang, Elyakim Tande Paneo, Fitrianty Pangerapan, Sonny . Pangkey, Milka Magrita Pare, Yormi Karto Pareda, Marlin Paulina Amanda Sadondang, Paulina Amanda Pawama, Shinta D. Pilat, Juddy Julian Pingkan Elni Wowor, Pingkan Elni Pioh, Felly T.C. Poluan, Dayna M. Poluan, Lungchin Pricilia Joice Pesak Pricilia Pricilia Pua, Brenda Yusensie Pu’o, Sofyarifani Putri, Eggi Widya Rahmad Mahmud, Rahmad Rahmatia Lestari Arly Raisa Stephanie Janis Ramadhan, Rabin Putra Rantung, Dramita Putri Ratu, Angeliq Thirzah Loraine Ratuela, Hillary S.P Rebecca Kapojos Renaldy Fernando Rolos, Renaldy Fernando Rifaldi Josua Muaja, Rifaldi Josua Robert Lambey Rondonuwu, Sientje Rudy J. Pusung Rudy Pusung Rundengan, Syaloom M. Rungkat, Via E. Runtuwene , Ellena Natasya Salindeho, Weldi Samosir, Mikhael Ramos Santoso, Fadhlurrahmah Saputra, Marddyanto Dwi Sembiring, Maya B. SENOBUA, Sriwahyuni Sherly Pinatik Silvana Pingkan Walalangi, Silvana Pingkan Sinaga, Indra Rolando Sinaga, Rani Cenni Sintje Rondonuwu, Sintje Sitaneley, Jeniffer Natashia Soda, Jeheskiel Solossa, Paulin P. Sonny Pangerapan, Sonny Stanley K Walandouw, Stanley K Stanley K. Walandouw Stanley Kho Walandouw Stanley Waladouw Stanly W. Alexander Stefanny Tabita Mutiara Sembung, Stefanny Tabita Mutiara Steven J. Tangkuman Steven Tangkuman Sumanti, Alva Oktavianus Sundah, Prisilia L. F. Syawie, Faresz Aldi Syermi S.E. Mintalangi Tangeren, Rachel Tangkau, Pricilia R. E. Taroreh, Merry Virginia Tasikrede, Chicilia C. Tene, Johanes Herbert Timporok, Alfa Juanda Tinangon, Jantje J Tingginehe, Nurgita Tompodung, Graciela Tongian, Felix Treesje Runtu Tuatanassy, Sesillia Tulenan, Rudolof A. Tulle, Synta Tumbelaka, Dean Enriqe Tumundo, Michael TURAMBI, Florensia Tuturoong, Anggreani Tuwaidan, Regina Laurensana Ulimpa, Yohanis S. Usman, Yuliasari Ventje Ilat Veronika Debora Koapaha Victorina Z. Tirayoh Wangarry, Reynold Wangke, Anneke Wantasen, Meidiansjah Azhar Warongan, Jessy Warongan, Jessy D. L Watulingas, Grendy WEKU, Priscilia Weku, Priscillia Widiana, I Gusti A.E Winston Pontoh Wiyadi, Nadia K. Wiyono, Suyatno Woinalang, Anestasye Agnes Worotikan, Jenefer Hermina Wurangian, Mecky Yunita E. Baris Yusni Husain, Yusni